Eps 18

Perlahan jari Rafael mulai bergerak dengan pelan, Zergio yang memang masih berada di sisi Rafael tak sengaja melihat itu.

"Tuan muda kalian seperti nya akan sadar." ucap Zergio dengan masih menatap jari tangan Rafael.

Jack dan James yang mendengar itu segera bangkit berdiri dan mendekati Rafael.

Saat itu juga mereka melihat Rafael mulai membuka mata nya, setelah berhasil menyesuaikan kedua mata nya Rafael dapat melihat kedua bodyguard nya dan Zergio di kedua sisi tubuh nya.

"Jam cepat panggil dokter."

James mengangguk lalu segera menekan tombol untuk memanggil dokter, tak lama dokter pun datang dan segera memeriksa Rafael.

Setelah memberitahu kan bahwa Rafael sudah melewati masa kritis nya dokter itu pun pergi, sedangkan Rafael yang sedari awal sadar masih belum membuka mulutnya sama sekali.

"Tuan muda, apa anda ingin minum?." tanya Jack.

Rafael diam tak menjawab, dia bahkan tak menoleh sama sekali pandangan nya kosong seperti benar-benar tidak ada kehidupan dalam diri Rafael.

Zergio yang melihat itu benar-benar merasa aneh.

"Rafael?." panggil nya dengan datar.

"....."

"Rafael aku ingin kau jujur, siapa yang membuat mu berada di sini?."

"....."

"Ck!."

Zergio berdecak kesal, kesabaran nya di uji oleh manusia di depan nya ini.

"Rafa.."

"Diam!!."

Satu kata yang keluar dari bibir Rafael itu seketika membuat Zergio diam, bukan karena takut.

Tapi dia sangat terkejut dengan nada dingin Rafael yang lebih dingin dari biasanya, ini benar-benar seperti bukan Rafael bahkan Jack dan James pun ikut dibuat terkejut.

Setelah mengatakan satu kalimat itu Rafael tak lagi bersuara, begitupun dengan Zergio.

"Baiklah aku akan kembali ke perusahaan, untuk sementara biar aku yang memimpin perusahaan." ucap Zergio setelah dia merasa tidak ada yang akan dia lakukan lagi di ruangan itu.

"Baiklah tuan Zergio, saya titipkan perusahaan pada anda, saya dan Jack akan bergantian membantu anda nanti."

Zergio mengangguk lalu dia menatap Rafael.

"Cepatlah sembuh aku tidak ingin terus-terusan di repot kan oleh mu."

Setelah mengatakan itu Zergio pun pergi, lagi-lagi ruangan kembali hening setelah kepergian Zergio.

....

"Deon?."

Deon menoleh saat mendengar panggilan dari wakil CEO sekaligus sahabat nya itu, Deon yang tadi nya sedang membaca berkas itu seketika menghentikan nya.

"Kenapa?."

Liam berjalan mendekati Deon lalu duduk di kursi yang berada di hadapan Deon.

"Kau tau perusahaan SH Corp?."

Deon mengangguk "tau, kenapa memang nya?."

"Kau juga tau bukan tentang kabar perusahaan itu yang sudah di ujung tanduk alias bangkrut?."

Deon lagi-lagi mengangguk "lalu?."

"Perusahaan itu sekarang mulai kembali melebarkan sayap nya, bahkan perusahaan itu sekarang lebih baik dari sebelumnya.

Perusahaan itu sudah jauh lebih besar dan lebih maju, aku benar-benar heran hanya dalam waktu 2 bulan perusahaan SH Corp bisa menjadi stabil dengan pesatnya."

Deon yang mendengar itu hanya diam.

"Lalu memang nya kenapa jika perusahaan itu menjadi lebih besar? bukan kah tidak ada rugi nya juga bagi diri ku ataupun perusahaan kan?." jawab Deon dengan heran.

Liam yang mendengar itu berdecak.

"Ck, memang nya kau tidak penasaran siapa orang yang memimpin SH Corp hah?."

Deon menggeleng "tidak sama sekali, tidak ada untungnya juga untuk ku."

Liam mendatarkan wajahnya "tidak ada untungnya kau bilang? memang nya kau tidak merasa Dejavu hah?."

Deon terdiam lalu memandang Liam, Liam menghela nafas lalu mulai mengutarakan apa maksud perkataan nya tadi.

"Ini bukankah seperti dirimu dulu? kau dulu juga mengambil alih perusahaan ini saat sedang di ujung tanduk dan nyaris bangkrut.

Kau dan aku benar-benar memulai kembali perusahaan dari bawah, hanya dengan mengandalkan kejeniusan dan kepintaran ku kita memulai bangkit kembali walaupun itu memang sangat sulit.

Apa kau benar-benar tak merasa Dejavu? bayangkan, perusahaan SH Corp dua bulan lalu benar-benar hampir akan gulung tikar, perusahaan itu benar-benar sudah tidak ada harapan untuk kembali beroperasi.

Tapi tiba-tiba perusahaan itu mulai kembali melebarkan sayap nya bahkan ini lebih pesat dari sebelumnya hanya dalam waktu dua bulan Deon.

Dua bulan itu waktu yang sangat sebentar! sedangkan kita dulu membutuhkan waktu hampir satu tahun hanya untuk membuat perusahaan ini kembali seperti awal!!."

Liam memandang Deon dengan geram setelah bercerita dengan nada kesal.

"Jadi maksud mu.."

"Ya kau benar! bukankah akan sangat menguntungkan jika kita bekerja sama dengan perusahaan itu? kau memang tidak berfikir bagaimana jenius nya orang yang berada di balik SH Corp sekarang?.

Aku berani jamin 100% jika SH Corp saat ini sudah tidak di pimpin oleh tuan Smith, karena aku tau bagaimana tuan Smith sudah putus asa saat tau perusahaan nya tidak bisa kembali seperti semula."

Deon mengangguk setuju mendengar ucapan Liam.

"Tapi aku ingin mencari tahu terlebih dahulu siapa yang memimpin perusahaan itu, aku tidak ingin asal mengambil langkah begitu saja tanpa pertimbangan."

"Baiklah, aku akan menyuruh anak buah ku mencari tahu siapa pemimpin di balik perusahaan itu."

Setelah mengatakan itu Liam pun keluar dari ruangan Deon, sedangkan Deon segera mengambil handphone nya lalu menghubungi seseorang.

"Cari tahu siapa pemimpin SH Corp yang sekarang." perintah Deon setelah panggilan terhubung.

"Untuk apa kak? tumben sekali, apa pemimpin perusahaan itu mencari masalah dengan mu?."

"Tidak Ken, kakak hanya ingin tahu saja."

Ken yang mendengar itu mengangguk "baiklah aku akan mencari tahu nya sekarang, aku akan mengabari kakak lagi setelah berhasil mendapatkan informasi nya."

"Baiklah, terimakasih."

Setelah panggilan itu terputus Deon pun kembali melanjutkan pekerjaan nya, sedangkan Ken yang tadi mendapatkan tugas dari Deon pun segera beranjak dari tempatnya.

"Mau kemana?." tanya Sean yang baru saja keluar dari dalam lift.

"Keruangan ku, kak Deon menyuruhku untuk mencari tahu pemimpin perusahaan SH Corp."

Sean yang mendengar itu mengernyit heran lalu kembali ikut memasuki lift bersama Ken.

"Kenapa kau ikut masuk?." tanya Ken dengan heran.

"Aku penasaran kenapa kak Deon menyuruh mu untuk mencari tahu pemimpin perusahaan SH Corp.

Apa kau tahu alasan nya?." tanya Sean.

Ken mengangkat bahu nya lalu menggeleng.

"Aku pun tidak tahu, saat aku tanya dia hanya bilang 'kakak hanya ingin tahu saja'."

Ting

Pintu lift terbuka di lantai 5 mansion itu, lalu Ken dan Sean pun berjalan keluar dari lift.

"Aku yakin pasti ada sesuatu yang hendak dia lakukan, tidak mungkin dia tiba-tiba menyuruh mu untuk mencari tahu pemimpin perusahaan itu jika tidak ada sesuatu."

Ken mengangguk setuju "kita lihat saja, apa yang akan aku dapat dari penelusuran kali ini."

.....

Deon Eleseo Maxime

Pewaris keluarga Halbert CEO HL Company dan bos mafia, penerus ayah Devin Halbert.

Liam Elard Xabilo.

Wakil CEO HL Company dan sahabat Deon.

Sean Egerton.

Tangan kanan Deon sekaligus penembak jitu terbaik yang ada di dunia bawah.

Ken Darius Xabilo.

Tangan kanan kedua Deon sekaligus Hacker terbaik dan adik Liam.

(Fyi, disini Liam ga ngijinin Ken buat berurusan sama dunia bawah karena dia tau cerita tentang kematian Devin 'anak kandung kakek Deon' tapi karena Ken yang memang keras kepala dia terus berhubungan dengan dunia bawah sembunyi-sembunyi di bantu Sean sama Deon.

Karena Deon tau Ken sangat ingin mengembangkan bakat nya karena itu Deon selalu ngebantu Ken, dan dia pun selalu ngelindungin Ken dari para musuh nya, baik musuh dunia bawah ataupun bisnis).

Terpopuler

Comments

LegiSutri

LegiSutri

20. penasaran thor.., kpingin Rafael cpt2 tau klrg Ayahnya..

2021-11-22

1

A-Zumi ArEnd

A-Zumi ArEnd

double up Thor 🤟

2021-11-21

2

Neva Lina P

Neva Lina P

lanjut lagi thor kuyang hehe😁😁

q bner2 gk sabar nunggu bls dandam nya Rafael sama keluarga alexander..
haha kalo bisa bikin perusahaan nya bangkrut trus di ambil alih deh sama fael. 😊

2021-11-21

2

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!