Eps 9

Deon Eleseo Maxime, pria tampan berumur 23 tahun itu seorang CEO muda dari perusahaan HL Company.

Perusahaan terbesar no 2 di dunia, Deon berhasil membawa perusahaan yang hampir bangkrut itu menjadi perusahaan yang berkembang kembali.

Perusahaan yang menjadi sangat besar hingga cabang nya berada di negara-negara lain, kejeniusan Deon benar-benar membuat dia menjadi seseorang yang hebat.

Tak di ragukan lagi, semua orang bahkan mengenal CEO muda itu.

Dengan di bantu asisten pribadi nya, Liam Elard Xabilo, 25 tahun.

Mereka berdua mengelola perusahaan HL Company dengan baik, Liam yang memang sama pintar nya dengan Deon dan memiliki pengaruh yang cukup besar juga sangat di takuti dan di segani seperti Deon.

"Kakek." panggil Deon pada pria tua yang sedang duduk memandangi bunga-bunga di depan nya.

Pria tua itu menoleh, dia tersenyum melihat cucu nya itu.

"Deon, ada apa cucu kakek?." tanya nya dengan tersenyum.

Deon tersenyum kecil, dia memeluk sang kakek lalu duduk di hadapan nya.

"Tidak ada, kakek selalu duduk sendirian disini, apa sebegitu bagus nya bunga-bunga itu sampai kakek sangat menyukai nya?."

Sang kakek tersenyum, dia mengelus rambut Deon dengan lembut.

"Kau pasti tau bukan kenapa kakek sangat suka duduk menatap bunga-bunga itu? Ayah mu pasti sudah menceritakan nya."

Deon terdiam mendengar itu, ya dia tau.

"Apa kakek benar-benar tidak mau keluar dari zona nyaman kakek? ini sudah lewat beberapa tahun kek, dan kakek masih tetap seperti ini."

Sebelum sang kakek menjawab, seseorang menyela nya terlebih dahulu.

"Deon jangan seperti itu, bagaimana pun dia anak kandung kakek mu, dia anak satu-satunya yang kakek mu punya.

Jadi tidak mudah untuk melupakan nya, kau harus tau bukan hanya kakek mu yang masih terjebak dengan masa lalu.

Daddy pun masih terjebak dalam masa lalu kelam Daddy, dan rasa bersalah Daddy pun masih ada sampai sekarang itu sulit untuk di hilangkan.

Walaupun kakek mu sudah ribuan kali mengatakan "tidak apa-apa, ini bukan salah mu, ini takdir kita tidak bisa menyalahkan siapapun disini" tapi tetap saja Daddy selalu merasa bersalah."

Deon yang mendengar itu terdiam, dia menatap sang Daddy yang sekarang sudah duduk di samping sang kakek.

"Carlos?."

"Aku hanya memberi tahu dia saja Dad, Daddy tenang saja aku tidak marah sama sekali." Carlos tersenyum dan mengelus rambut Deon, putra satu-satunya dirinya itu.

Dan juga cucu satu-satunya keluarga Halbert.

.....

Ken Darius Xabilo, 20 tahun.

Pria tampan dengan gigi kelinci itu saat ini baru memasuki usia 20 tahun, dia yang masih berkuliah di salah satu universitas yang paling terkenal di NY itu tengah serius menatap komputer yang berada di depan nya.

Tangan nya dengan lincah menekan satu persatu keyboard yang berada di depan nya, kaca mata yang bertengger di hidup mancung nya benar-benar menambah kesan ketampanan laki-laki itu.

"Kakak ku saat ini tengah berada di China, ternyata dia lebih dulu berangkat kesana." gumam nya dengan serius.

Setelah mengetahui dimana letak keberadaan sang kakak dia pun beralih melacak keberadaan seseorang yang memang tujuan utama nya berada di ruangan itu.

Kalian pasti tau bukan siapa kakak Ken? Yap! Liam Elard Xabilo.

Pintu ruangan itu terbuka, lalu setelah nya seseorang muncul dengan membawa beberapa minuman dan makanan.

Sean Egerton, 21 tahun.

Sean Egerton, laki-laki yang masih berumur 21 tahun itu sama seperti Ken saat ini masih berkuliah dan satu universitas dengan Ken.

Pria tampan dengan bibir seksi nya itu bisa di bilang sahabat baik Ken, mereka sudah lama berkecimpung di dunia ini bersama dengan Deon.

Sedangkan sang kakak Ken, dia tidak mengetahui sama sekali jika sang adik memiliki pekerjaan seperti ini.

Liam hanya menyuruh seseorang untuk selalu mengawasi Ken, mengawasi setiap pergerakan adik nya itu.

Bukan Ken nama nya jika dia tidak memiliki banyak akal bulus, bahkan suruhan sang kakak saat ini sudah menjadi anak buah nya.

"Ken, apa masih lama?." tanya Sean lalu dia pun duduk di kursi dekat sahabat nya itu.

"Sebentar lagi, tadi aku melacak keberadaan kakak ku terlebih dahulu."

Sean mengangguk.

"Ken, seperti nya orang itu akan menggagalkan rencana kita lagi.

Kau tau bukan bagaimana licik nya pria itu? bahkan dia dengan berani nya selalu menantang bos."

Ken menoleh sekilas lalu kembali fokus pada komputer nya.

"Kau tidak perlu khawatir, aku sudah meretas keamanan mereka dan merusak beberapa sistem di perusahaan dan markas besar mereka.

Jadi untuk sekarang mereka tidak akan mengganggu kita, karena besar kemungkinan mereka akan sibuk untuk membereskan keributan yang aku perbuat."

Sean yang mendengar itu menegakkan tubuhnya dan menatap Ken tak percaya.

"Seriously?."

Ken mengangguk.

"Tolong buka kan satu minuman untuk ku."

Sean dengan cepat membuka minuman itu dan memberikan nya pada Ken, dia kembali duduk dengan senang dan terkekeh pelan.

"Ken, good!."

Ken hanya bisa tersenyum miring dan kembali fokus pada komputer nya setelah menghabiskan minum nya.

"Bagaimana dengan bos?." tanya Ken setelah beberapa saat mereka di landa keheningan.

"Bos masih berada di rumah utama, dia akan segera datang untuk melanjutkan perbincangan tentang rencana kita."

Ken hanya mengangguk, lalu mereka pun kembali fokus dengan pekerjaan masing-masing.

....

Deon saat ini sedang berada di ruang tamu bersama sang Daddy, setelah tadi sang Daddy menegur nya.

"Deon, bagaimana perusahaan?." tanya Carlos setelah menyesap teh nya.

"Seperti yang Daddy tahu, perusahaan saat ini baik-baik saja."

"Lalu kenapa kau menyuruh sekretaris mu pergi ke China, Jepang dan Korea? Daddy dengar salah satu anak perusahaan sedang dalam masalah."

Deon yang mendengar itu menggaruk tengkuknya, dia berdehem pelan dan menatap sang Daddy dengan tersenyum kecil.

Carlos yang melihat itu hanya mengangkat sebelah alisnya, menatap heran sang putra.

"Sebenarnya itu hanya alasan saja, perusahaan saat ini baik-baik saja.

Aku mengirim Liam ke sana karena permintaan Ken, ayah tau sendiri bukan bagaiman Liam selalu mengawasi Ken?." jelas Deon.

Carlos yang mendengar itu hanya bisa mengangguk.

"Kau tidak melakukan hal aneh kan dengan kekuasaan mu itu?." Carlos menatap penuh selidik pada Deon.

"Tidak Dad, seperti yang kakek bilang saat ini kita sudah tidak berkecimpung dengan hal ilegal seperti itu lagi."

Carlos menghela nafas lega, dia menatap penuh bangga pada sang putra.

"Kau harus tau Deon, gunakan dengan sebaik mungkin kekuasaan yang ada padamu saat ini, Daddy bangga padamu.

Kau bisa membawa kembali kejayaan perusahaan kakek mu yang hampir bangkrut kala itu, bahkan perusahaan nya saat ini bisa menduduki perusahaan terbesar no 2 di dunia.

Dan kekuasaan mu di dunia bawah, jangan kau salah gunakan.

Ingat, Kakek mu sudah berhenti melakukan hal terlarang dan dia tidak melarang mu menjadi penerus nya karena dia percaya padamu, kau bisa menggunakan kekuasaan mu di dunia bawah asal tidak melakukan tindakan ilegal seperti nya."

Deon mengangguk "baik Dad, Daddy tidak usah khawatir."

"Baiklah, sekarang kau boleh pergi ke mansion mu, Daddy akan berkunjung pada nya sudah lama Daddy tidak mendatangi dia."

Carlos bangkit berdiri, begitupun dengan Deon yang menatap khawatir sang Daddy.

"Dad.."

Carlos menggeleng dia tersenyum dengan kecil.

"Daddy baik-baik saja, Daddy hanya merindukan dia Deon."

Kalian bisa nebak?.

Kalo bingung sama jalan ceritanya, emang sengaja wkwk.

Baca baik-baik kalian pasti faham hehe.

Baiklah, papay, jangan lupa like, coment ya!.

Follow IG author: @nonggaii_07

IG nya Rafael: rafael._alexander

Terpopuler

Comments

Callysta Nungrum Amira

Callysta Nungrum Amira

akhirnya up juga,ini keturunan devin halbert?kok marganya sama sih

2021-11-11

1

LegiSutri

LegiSutri

semua akan terungkap saat pertemuannya dgn Rafael. percaya tdk percaya sang kakek pasti akan percaya dgn cerita rafael..

2021-11-10

1

r_lin.kanz (hiatus dulu)

r_lin.kanz (hiatus dulu)

Halbert? Kek marga bapak nya si Rafael Benedict gak sih?? Devin Halbert?

2021-11-10

3

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!