Hiro dan Rudy duduk di ruang tengah sambil melihat iPad yang dipegang asistennya. Di layar papan pipih itu terdapat berbagai macam gambar rumah yang lokasinya tidak jauh dari rumah Shanum. Semalam hingga pagi ini, banyak tawaran yang masuk ke email Rudy dari beberapa teman-teman propertinya.
Hiro memilah-milah mana yang cocok untuknya. Setelah memilih dua rumah dan satu apartemen di area kota barat, Rudy membuat janji temu dengan agen properti yang memegang listingan itu agar dipersiapkan untuk segera disurvei besok. Hiro ingin hari ini dia habiskan dengan Shanum dan Miki berjalan-jalan mencari mobil untuk dirinya.
"Aku hari ini jalan bertiga saja Rud. Kamu kembali ke kantor besok baru kau temani aku survei rumah yang tadi sudah aku pilih."
"Tuan tidak perlu pengawal?" Rudy merasa cemas juga, bagaimana pun Hiro adalah CEO AJ Corp walaupun di Solo tidak banyak orang yang mengenalnya kecuali para pengusaha besar.
"Siapa yang akan mengenaliku di Solo? Kabar aku datang kesini pun, hanya keluarga yang tahu. Kepala cabang AJ Corp disini kan namamu yang ada, tidak ada namaku." jawab Hiro cuek. "Beda kalau di Jakarta, banyak orang yang mengenali diriku."
"Tapi saya tetap kirim pengawal tuan walaupun hanya dua orang. Meskipun Solo tidak sebesar Jakarta sih."
"Terserah kamu saja Rud, asalkan tidak mengganggu acara aku bersama Shanum dan Miki".
"Baik tuan."
***
Pukul 10 pagi, Hiro sudah siap-siap hendak pergi dengan Shanum dan Miki. Setelah berdebat sebelumnya hendak beli mobil apa, akhirnya Hiro mengalah membeli mobil yang harganya masuk akal.
"No Range Rover, Hiro! Aku tahu kamu penggemar mobil itu dan mobil mahal lainnya tapi sekali-kali hiduplah low profile".
"Kemarin kan udah ikut gaya hidupmu, Shan."
Shanum mendelik. "Bukan berarti hari ini kamu kembali dengan stylemu yang lama!"
Hiro akhirnya diam daripada kena omel Shanum walaupun sejujurnya dia lebih suka mendengarnya.
Kini dia menanti kedua wanitanya yang sedang berdandan sembari menelpon pihak dealer meminta mobil yang dicarinya ada stok atau tidak. Beruntung mobil sport yang harganya di bawah koleksi mobil-mobilnya baik di Dubai atau Tokyo ada unitnya. Hiro langsung memesannya agar istrinya tidak bisa menolak ketika mereka nanti sampai.
"Ayo berangkat" suara Shanum terdengar usai Hiro selesai menelpon dan Hiro terpana melihat gaya Shanum yang disusul Miki yang sama stylish nya.
"Whoah, istriku dan princessku keren" pujinya. .
"Dari dulu Dad" jawab Miki dengan gaya narsisnya yang mirip dengan ayahnya.
"Iya dah, princess Daddy emang cantik" Hiro menowel hidung putrinya.
Ketika melihat Shanum membawa kunci mobil, Hiro langsung merebutnya.
"Aku yang nyetir, kamu duduk manis saja Shan!" ucapnya sambil berjalan ke mobil.
"Kan kamu nggak tahu jalan!" seru Shanum.
"Apa gunanya dirimu sebagai GPS di sebelahku?" cengir Hiro.
Shanum hanya menghela nafas panjang lalu masuk ke mobil.
***
Style nya mommy Shanum
Kalau ini gayanya Miki
Daddy Hiro jalan-jalan
***
Mobil HRV Prestige hitam itu meluncur menuju ke sebuah dealer merk ternama. Shanum sendiri sudah curiga suaminya bertindak seenaknya karena dia langsung masuk dengan yakin setelah memarkirkan mobil.
Sontak orang-orang di kantor dealer itu terpesona dengan hadirnya ketiga keluarga yang fisiknya boleh dibilang paripurna. Seorang pria memakai pakaian kantor rapi dengan dasi hitam dan celana hitam datang menghampiri Hiro dan keluarganya.
"Dengan pak Hiroshi Jordan? Saya Lukman manager disini. Mari saya antar untuk melihat unit yang bapak pesan tadi." Pria bernama Lukman mendampingi Hiro, sedangkan Shanum dan Miki berjalan di belakangnya. Keempatnya menuju ke sebuah mobil sport warna hitam yang berada di belakang.
"Perfect!" Hiro menghampiri mengecek mobil sport itu.
Shanum hanya menghela nafas panjang. Lagi-lagi dia seenaknya sendiri.
"Mommy, Otosan no kuruma wa kakkoi!" seru Miki antusias.
Iya nak, mobil Daddy mu memang keren sesuai seleranya.
"Miki suka kah?" tanya Hiro dengan bahasa Jepang.
"Mmmm!" angguk Miki bahagia. Lalu Hiro mengajak Miki melihat interior mobilnya.
Shanum memperhatikan interaksi ayah dan putrinya yang sangat akrab. Ikatan darah memang tidak bisa bohong.
"Bagaimana pak Jordan?" tanya Lukman.
"Oke mas Lukman, saya ambil unit ini karena putri saya juga suka". jawab Hiro sambil menggandeng Miki.
"Mari pak, Bu. Kita bereskan administrasi nya".
Hiro membayar mobilnya dengan black card-nya Dan meminta diantarkan besok pagi karena hari ini dia akan jalan-jalan. Selesai semuanya, Hiro bersama Shanum dan Miki menuju parkiran.
"Sekarang kita mau kemana Princess?" tanya Hiro ketika ketiganya sudah masuk mobil.
"Kemuning!" seru Miki antusias.
"Apa itu?" tanya Hiro ke arah Shanum sambil menyetir keluar area dealer mobil.
"Kebun teh" jawab Shanum.
"Oke kita kesana!" sahut Hiro sambil menyeting GPS nya.
"Bale Branti ya Dad" Miki paling suka menikmati suasana resto yang berada di daerah kemuning Karanganyar. "Nanti sore kita wedhangan di tempatnya pak Mul. Wedang jahenya enak."
"Anything for you princess".
***
Setelah memakan waktu sekitar satu jam, Hiro dan keluarganya sampai di sebuah restoran khas Jawa dengan banyak joglo disana bernama Bale Branti. Karena mereka datang pada hari kerja, suasana tidak sepenuh seperti akhir pekan atau tanggal merah. Hanya beberapa orang saja yang menikmati makan siang di restoran itu.
Miki langsung menuju ke rumah joglo di depan yang merupakan tempat favoritnya. Hiro dan Shanum mengikuti putri mereka.
"Mommy, aku pesen langsung yaaa" serunya ketika seorang pelayan datang.
"Iyaaa, bilang mbaknya tunggu mommy" Shanum merasa tidak nyaman pada sepatunya lalu melihat di bawah solnya.
"Kenapa Shan?" tanya Hiro yang bingung Shanum berhenti lalu menghampirinya.
"Entah, ini sepatuku kenapa"
Hiro berjongkok dan mengangkat kaki kanan Shanum yang reflek memegang bahu Hiro agar tidak jatuh.
"Ini ada baut menusuk sol sepatumu Shan" ucap Hiro sambil mencabut baut itu. Shanum menapakkan kaki kanannya lagi.
"Pantas tadi kok gak enak. Kena dimana yaaa"
"Bahaya ini kalau kena ban mobil" Hiro lalu membuang baut itu ke tempat sampah.
"Thanks"
Hiro melirik. "Gadha embel-embel 'mas' gitu Shan?"
Shanum hanya tersenyum lalu duduk di sebelah Miki.
"Mommy NO! Mommy duduk sama Daddy!" usir Miki.
"Lho? Kok gitu?"
"Iya kursi ini buat Ni-chan biarpun lagi ke Harvard."
Mau ga mau Shanum duduk bersebelahan dengan Hiro. Pria tampan itu mengedipkan sebelah matanya ke Miki yang dibalas Miki dengan senyuman smirk.
"Mau pesan apa bapak? ibu?" tanya pelayan itu sopan namun matanya tidak lepas dari wajah Hiro yang cuek membaca menu. Shanum yang melihatnya merasa sebal.
"Saya pesan Branti black tea, ketela goreng madu, sop buntut, dan nasi putih satu. Miki sudah pesan apa? Suamiku, mau pesan apa?" tanya Shanum kepada kedua orang di mejanya.
Miki memandang mommynya geli "Miki sudah pesan kentang trumpah, iced lively lime tea sama sup manten".
"Nggak pake nasi?"
"Nanti minta punya mommy ajah dikit."
"Suamiku mau pesan apa?" Hiro nyaris tergelak mendengar panggilan istrinya namun tahu Shanum lagi jutek akhirnya ditahannya niat menggodanya.
"Samakan saja dengan pesananmu sayang".
"Ya udah itu ajah mba pesanannya yang punya saya di dobel."
Pelayan itu memastikan lagi pesanan Shanum namun matanya tetap melirik ke arah Hiro yang menatap Miki dengan kode tertentu ke putrinya. Miki pun terkikik.
"Itu saja ya Bu. Baik, boleh saya bawa buku menunya". Shanum memberikan semua buku menunya.
"Bawa saja mba. Menuh-menuhi meja saja!" jawabnya judes.
Setelah pelayan itu pergi, Hiro dan Miki langsung tertawa terbahak-bahak. Shanum yang kesal, bingung melihat keduanya tertawa.
"Ada apa? Kenapa kalian tertawa?"
"Mommy lucu!" ucap Miki di sela-sela ketawanya.
"Hah? Lucu kenapa?"
"Sayang, kalau jealous bilang dong!" goda Hiro sambil memeluk Shanum dan mencium pelipisnya.
"Hah? Siapa yang jealous?" elak Shanum namun tak urung pipinya memerah.
"MOMMY!" seru Hiro dan Miki bersamaan.
Shanum hanya menutup mukanya malu.
***
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 89 Episodes
Comments
Ray Aza
sopar ini mah.... tp daerah situ horor deh.. wkwkwkkkk..
2024-08-08
0
⚘️💙⚘️ Neng Gemoy ⚘️💙⚘️
Miki jail nih yaaa .... 🤭🤭😁
2023-11-01
1
⚘️💙⚘️ Neng Gemoy ⚘️💙⚘️
uluh uluuuuh ... itumah sodara 1 buyut beda nasib sama apanjah dan inopah .... 🤭🤭😅😅😅😅
2023-11-01
1