Dalam waktu satu setengah jam, Shanum sampai di kota Semarang. Kini dia sampai di pintu keluar tol Tembalang. Pelan Shanum membangunkan Miki.
"Pumpkin, sudah sampai Tembalang nih. Sayang, sudah sampai Semarang" Shanum menepuk-nepuk paha putrinya. Tak lama suara gumaman khas bangun tidur terdengar.
"Sampai mana ini mom?" tanya Miki sambil mengucek-ucek matanya.
"Tembalang nak. Mau kemana? Langsung Juwana?"
"Mi-chan masih kenyang mommy. Kita ke Lawang Sewu ajah gimana? Bis itu nanti kita baru ke Juwana." Miki menatap Shanum masih dengan muka bantalnya
"Ayo, siapa takut" Shanum lalu mengarahkan mobilnya ke arah jalan pemuda.
Sesampainya di jalan pemuda, Shanum mencari tempat parkir yang ditujukan untuk pengunjung Lawang Sewu. Setelah mendapatkan parkir, dengan menggandeng Miki, keduanya masuk ke dalam bangunan peninggalan Belanda yang sekarang menjadi museum. Miki sendiri sangat menyukai struktur bangunan yang selesai dibangun tahun 1919.
Lawang Sewu Semarang.
Sekilas info tentang Lawang Sewu dirancang oleh Cosman Citroen, dari perusahaan JF Klinkhamer dan ** Quendag.Ini dirancang dalam Gaya Hindia Baru, istilah yang diterima secara akademis untuk Rasionalisme Belanda di Hindia. Mirip dengan Rasionalisme Belanda, gaya adalah hasil dari upaya untuk mengembangkan solusi baru untuk mengintegrasikan preseden tradisional (klasisisme) dengan kemungkinan teknologi baru. Ini dapat digambarkan sebagai gaya transisi antara Tradisionalis dan Modernis, dan sangat dipengaruhi oleh desain Berlage .
Konstruksi dimulai pada tahun 1904 dengan bangunan A, yang selesai pada tahun 1907. Sisa kompleks selesai pada tahun 1919. Awalnya digunakan oleh Nederlandsch-Indische Spoorweg Maatschappij, perusahaan kereta api pertama di Belanda Timur. Hindia
Setelah Jepang menginvasi Indonesia pada tahun 1942, tentara Jepang mengambil alih Lawang Sewu. Ruang bawah tanah gedung B diubah menjadi penjara, dengan beberapa eksekusi terjadi di sana. Ketika Semarang direbut kembali oleh Belanda dalam pertempuran di Semarang pada Oktober 1945, pasukan Belanda menggunakan terowongan yang mengarah ke gedung A untuk menyelinap ke kota. Pertempuran terjadi, dengan banyak pejuang Indonesia sekarat. Lima karyawan yang bekerja di sana juga tewas.
Setelah perang, tentara Indonesia mengambil alih kompleks. Ia kemudian dikembalikan ke perusahaan kereta api nasional . Pada tahun 1992 dinyatakan sebagai Properti Budaya Indonesia .
*sumber Wikipedia*
Usai berkeliling di Lawang Sewu, Miki menarik tangan mommynya yang menandakan dia sudah mulai lapar. Shanum melihat jam tangan sector nya di pergelangan tangan kirinya yang menunjukkan pukul 12.15.
"Anaknya mommy udah laper yaaa?" Miki mengangguk. "Yuk kita ke Juwana"
Keduanya lalu menuju arah pintu keluar Lawang Sewu lalu menuju parkiran. Shanum membayar parkir lalu menjalankan mobilnya menuju jalan Pandanaran lalu memarkirkan di depan Bank BRI. Shanum memakaikan topi NY Yankees ke kepala Miki agar tidak kepanasan lalu dia memakai topi yang sama. Ibu dan anak itu berjalan menuju pusat oleh-oleh Juwana usai mengunci mobilnya.
***
Sementara itu di Kota Solo.
Bik Sum bersiap-siap menuju mesjid dekat rumah mereka untuk ikut shalat dhuhur. Bersamaan dengan keluarnya pak RT dari rumahnya. Melihat bik Sum berjalan sendirian, pak RT pun bertanya.
"Lho bik Sum sendirian?" tanya pak RT.
"Njih pak. Kulo piyambakan ( saya sendirian )" jawab Bik Sum.
"Mbak Shanum ma non Miki kemana? Kalau Abang kan pergi sama mbak Nabila"
"Mbak Shanum sareng non Miki tindhak wonten Semarang. Kadosipun Bade jalan-jalan".
( Mbak Shanum dan non Miki pergi ke Semarang. katanya mau jalan-jalan )
Pak RT manggut-manggut. "Ati-ati ya bik. Kalau ada apa-apa, hubungi saya atau ibu ya"
"Njih pak. Maturnuwun." Keduanya berpisah karena tempat sholat pria dan wanita terpisah.
Tanpa mereka sadari, di belakang keduanya ada seseorang yang mendengarkan percakapan mereka. Usai tahu apa yang terjadi, orang itu langsung menelpon seseorang.
"Iya tuan. Keduanya di Semarang. Tampaknya menginap"
"..."
"Baik tuan. Saya tetap berjaga disini"
Pria itu lalu menyimpan ponselnya dan kembali ke warung di belakangnya.
***
Pusat Oleh-oleh Juwana Semarang.
Shanum dan Miki menikmati makan siang mereka. Dua nasi putih, dua porsi bandeng serani dan dua es teh manis sudah ada di meja mereka menanti untuk disantap. Miki lalu memimpin doa makan dengan sang mommy dan segera menyantap hidangan di depannya.
seperti sang mommy yang tidak mau makan cabai, Miki pun menyingkirkan potongan cabai merah itu namun dia mencari-cari potongan belimbing wuluh favoritnya.
"Tahu gitu tadi Mi-chan minta belimbing wuluhnya yang banyak ya mom" ucapnya dengan mulut penuh.
"Besok kalau Miki masih pengen makan lagi, boleh kok kesini lagi sebelum kita pulang solo dan jangan lupa minta belimbing wuluh nya yang banyak" sahut Shanum.
Keduanya lalu menghabiskan makan siang mereka. Shanum lalu melihat ponselnya yang sedari tadi tidak dia cek sama sekali karena asyik berfoto-foto bersama Miki. Dia hanya membuka WhatsApp untuk mengirimkan foto-foto mereka ke Mamoru. Shanum yakin putranya sudah terlelap karena perbedaan waktu 12 jam lebih dulu di Semarang dan di Boston sudah malam.
Miki sendiri melihat-lihat hasil foto yang diberikan mommynya di galeri ponselnya. Dalam hatinya dia sangat memuji kecantikan mommynya yang selalu dikaguminya.
'Mommyku sangat cantik tapi kenapa Daddy menyia-nyiakan wanita seperti mommy'.
Miki dan Mamoru sudah tahu siapa Daddy mereka, kenapa sang mommy begitu murkanya kepada Daddynya hingga meninggalkannya. Mamoru berhasil mengorek data yang disimpan Opa nya dengan kecerdasan yang dimilikinya. Si kembar begitu takjub ketika mengetahui siapa ayah mereka, CEO AJ Corp, Hiroshi Al Jordan. Mereka pun tahu bagaimana usaha mommynya untuk berpisah dengan Daddynya selalu dipersulit.
Miki menatap Shanum yang sedang mengetik sesuatu di ponselnya. Mommy, don't worry. Kita semua akan mendukung mommy apapun keputusannya jika sudah bertemu Daddy.
Shanum yang merasa diperhatikan putrinya pun menoleh. "Ada apa sayang?"
"Mommy sangat cantik" puji Miki.
Wajah Shanum memerah. "Duh pumpkin, kenapa tiba-tiba memuji mommy?"
Miki hanya tersenyum. "Emang ga boleh Mi-chan memuji mommy sendiri?"
"Boleh sayang. Mommy malah senang dipuji anak sendiri. So, jadi kita menginap?"
Miki mengangguk antusias. "Kita nginep dimana mom?"
"Kamu maunya dimana?"
"Hotel Ciputra ya mom, biar nanti sore kita bisa beli tahu petis Prasojo" tawar Miki.
"Oke princess. Sudah selesai kan makannya, yuk beli camilan di bawah trus kita ke hotel Ciputra" ajak Shanum sambil mengulurkan tangannya ke Miki yang disambut putrinya dengan senang hati.
***
Mommy Shanum Putri Pratomo
Mamoru Jasir Al Jordan
Miki Jasmine Al Jordan
Daddy Hiroshi Jayden Al Jordan
---
Itu visual mnrt aku
Kalau berbeda dari imajinasi kalian, ya maapkeun.
😁😁😁
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 89 Episodes
Comments
Fitriana Muflihatul Afidah
oh ya thor, novel pertama othor judulnya apa?
2024-11-21
1
Aba Bidol
Suka visualnya 😍😍
2024-06-19
1
Ninik Rochaini
visual ny cakep2...ini novel ke 7 yg aq bc...meski tdk berurut tp msh mudeng aq kak...suka novel mu kak... /Drool/
2024-05-20
1