Shanum terbangun ketika mendengar suara alarm ponselnya. Diliriknya ponselnya yang menunjukkan pukul 16.15, lalu menoleh ke arah tubuh putrinya yang masih terlelap. Pelan-pelan Shanum menepuk pantat putrinya.
"Miki, ayo bangun nak. Sudah sore, mandi, sholat asar. Katanya pengen tahu petis" bisik Shanum berulang.
Miki kemudian mengerjap-kerjapkan mata coklatnya sambil melihat mommynya. "Jam berapa mom?" tanyanya dengan suara serak khas bangun tidur.
"Sudah jam setengah lima. Ayo bangun, mandi, sholat terus kita kulineran. Selain tahu petis, pumpkin mau apa lagi?" tanya Shanum sambil bangun lalu menyiapkan handuk dan peralatan mandi.
"Mi-chan mau jagung bakar dekat Citraland terus nanti kita makan es puter conglik ya mom." rayu Miki.
"Boleh tapi kita berangkat sehabis Maghrib yaaaa" jawab Shanum seraya memberikan handuk ke Miki.
"Oke mom" Miki segera masuk ke kamar mandi, sedangkan Shanum membuka ponselnya.
Ada banyak email dan WhatsApp soal pekerjaan dari Ferdi dan papanya. Shanum membalas semua email dan WhatsApp penting tentang pekerjaan. Lalu mulai membaca pesan dari putranya yang ngedumel nggak bisa makan lumpia makanan favoritnya. Shanum tersenyum, Mamoru memang sok dramatis, tampaknya terlalu banyak bergaul dengan pakdhe Mike eh Uncle Mike jadi ketularan.
Namun pesan dari mamanya yang membuatnya panik.
Mama : Num, mama dapat info kalau Hiro terbang ke Indonesia cuma mama tidak tahu ke Jakarta atau kemana.
Segera Shanum menelpon Niken mamanya.
"Assalamualaikum" sapa mama Niken.
"wa'alaikum salam ma. Info yang mama dapat valid kah?" tanya Shanum panik.
"Valid sayang. Kamu tahu kan pak Mushashi pilotnya Alex, tadi siang melihat pesawat pribadi Hiro sudah siap-siap tinggal landas. Lalu pak Mushashi iseng tanya dengan petugas landasan dan mengatakan bahwa Hiro akan ke Indonesia. Pak Mushashi lapor ke Alex dan Alex lapor ke papa dan mama"
Seketika kepala Shanum terasa pusing.
"Sayang? Num? Kamu masih disana?" panggil mama Niken panik.
"Tapi Shanum off the radar kan ma?" tanya Shanum setelah menata hatinya.
"Insyaallah masih nak. Cuma andaikan Hiro bisa bertemu kamu, alangkah baiknya agar masalah kalian tidak berlarut-larut. Kalau kalian mau pisah, segeralah tapi kalo kalian mau rujuk, bicarakan."
"Ma! Aku sudah tidak mau berurusan dengan dia! Kalaupun kami bertemu pada akhirnya, aku hanya ingin dia tandatangan surat cerai kami. Selanjutnya biar pengacara yang urus!" desis Shanum kesal berusaha menahan suaranya agar Miki tidak mendengarnya.
"Mama hanya berdoa diberikan jalan yang terbaik buat kalian dan anak-anak. Ingat Num, memang ada bekas suami atau bekas istri tapi tidak ada bekas anak. Toh kamu sudah memberikan pelajaran pada wanita j4l4ng itu dengan bogem mentah hingga membuat hidungnya patah dua tempat dan rahang retak" kekeh mama Niken mengingat betapa barbarnya putri bungsunya yang menguasai krav maga.
"Masih untung tidak aku tendang hingga patah kaki dia!" sahut Shanum geram jika mengingat kejadian yang membuatnya memutuskan meninggalkan Hiro.
"Tenang saja sayang, usai kejadian itu, si bitchy itu sudah tidak ada nama dimanapun. Dia berurusan dengan orang dan keluarga yang salah." ucap mama Niken.
"Dan pria itu juga berurusan dengan wanita yang salah yang memiliki keluarga sama hebatnya dengan keluarganya!" balas Shanum. Bagaimana tidak, selama tujuh tahun terakhir ini, keluarganya bisa menutup akses informasi dirinya.
"Kalaupun kamu bertemu dengannya, hadapi nak. Apapun keputusanmu, mama dan papa selalu mendukungmu. Ingat harus kepala dingin jika mengambil keputusan, agar tidak salah melangkah. Ya sudah, segera mandi, sholat asar sudah jam segini. Kalian mau kulineran di simpang lima kan?"
"Kok mama tahu kami ke Semarang?"
"Tahu lah, kan mama tanya bik Sum gara-gara wa papa dan mama tidak kamu baca" omel mama Niken.
"Tadi kami tidur ma, jadi hp aku silent" bela Shanum.
"Iyaaa deh. Ya sudah, have fun yaaa kalian berdua. Hati-hati. Assalamualaikum"
"Wa'alaikum salam ma. Salam buat papa" tutup Shanum.
Miki yang sudah selesai mandi tampak segar dan cantik dengan daster batik anak-anak berwarna biru dan rambut coklatnya diikat sembarangan.
"Siapa telepon mom?" tanyanya sambil menyiapkan mukena dan sajadah untuk dirinya dan mommnya.
"Oma telepon. Tunggu mommy mandi dan wudhu yaaa, habis itu kita sholat jama'ah". Shanum pun melesat ke kamar mandi.
"Oke mom" Miki pun membuka ponselnya dan mulai membrowsing makan malam apa yang enak di area Simpang Lima. Kali ini Miki ingin jalan-jalan berdua dengan mommnya tanpa harus naik mobil.
***
Kamar presidential suite
Hiro sudah bersiap-siap mengenakan kaos santai warna coklat tua, celana pendek sebatas lutut warna putih dan sepatu Converse putih. Tidak lupa kamera Canonnya dibawanya. Dirinya merasa tidak sabar untuk melihat istri dan putrinya secara langsung setelah tujuh tahun.
Jam Tag Heuer nya sudah menunjukkan pukul 18.15 Hiro lalu bersiap-siap untuk mengikuti Shanum dan Miki. Sebuah pesan di ponselnya masuk dengan tulisan
'Nyonya dan nona kecil sudah turun ke lobby tuan, ini sedang menunggu lift'.
Hiro segera membuka pintu kamarnya, tidak lupa mengambil key card-nya lalu menutupnya pelan agar Shanum tidak mendengar karena memang di lantai 8 tidak ada orang selain Rudy yang menyamar dan kedua wanita beda usia yang sedang menunggu lift. Setelah lift pertama terbuka, Shanum dan Miki segera masuk dan Hiro segera menuju ke lift satunya.
Begitu lift yang dinaiki Hiro terbuka, tampak Shanum dan Miki melintas di hadapannya namun untungnya di beberapa lantai pada saat lift turun banyak orang masuk sehingga Hiro sedikit terhalang walaupun dia memiliki tubuh termasuk tinggi, 188cm.
Shanum sendiri tidak menyadari kehadiran suaminya di lift satunya karena sibuk ngobrol dengan putrinya yang antusias ingin kuliner macam-macam.
Hiro akhirnya keluar dari lift dengan tetap menjaga jarak agar tidak ketahuan dia menguntit istri dan anaknya. Rudy sudah dia kasih kode untuk segera menyusulnya.
Dan ini sekarang dirinya CEO AJ Corp berubah profesi menjadi seorang penguntit dan yang dikuntit adalah wanita yang sangat dicintai dan dirindukannya.
***
Daddy Hiro mau nguntit mommy Shanum
***
Halo.
Kenapa author milih Semarang dan Solo, soalnya Author dari dua kota itu.
Hehehehehe.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 89 Episodes
Comments
Umi Rohmani
hapal banget setiap sudut solo,Semarang 😂😂 Manahan ny kykny sekitaran belakang SMA 4 y
2025-02-28
1
Nur Bahagia
masa sih cool gitu selingkuh.. duhh hiro hiroo
2024-08-21
1
Ray Aza
pantes hapal bangeeettt nama wilayah dan jalannya... 😃😃😃
2024-08-08
1