Nebeng Pada Pemburu Guild Harimau Andalas

Entah mengapa, ada rasa bangga didalam diriku saat membaca komentar di Channel YouTube milikku. Apalagi dalam sekejap saja, aku sudah memiliki lima juta Subscribers, dan banyak komentar menunggu aksi gilaku lagi.

Untuk sementara Aku mematikan Live streaming YouTube milikku, karena ingin melihat pendapatan saat melawan Dark Elf tadi.

Untuk membeli beberapa Skill saja, aku harus menghabiskan tumbal sebesar 180 keping emas atau setara 18 juta rupiah, itu adalah pengeluaran yang sangat mahal dan hanya dalam sekali pakai saja atau bisa dipakai selama berada dalam Pintu Dunia Bawah.

Aku membunuh tiga Dark Elf dan mendapatkan 270 keping emas—satu Dark Elf seharga 90 keping emas. Namun, Sistem Dukun lansung memotong hutangku, sehingga Aku cuma menerima 135 Keping Emas saja. Lumayanlah.

Armor Naga Surgawi telah rusak dan tak bisa dipakai lagi, dengan terpaksa Aku membeli item baru dan aku kehilangan 100 keping emas lagi. Hehehe ... akhirnya tinggal 35 keping emas saja ditangan, atau setara 350 ribu, tapi lumayanlah, setara gaji harian.

Aku kemudian memilih jalur lorong lain dan terus maju ke bagian terdepan, bergabung dengan Guild Harimau Andalas yang tengah berhadapan dengan monster Level 65.

Sungguh kebetulan yang tidak disangka-sangka akan bertemu dengan tim yang paling kubenci. Aku masih mengingat perlakuan mereka terhadapku sebelumnya. Namun, kini Aku tak bisa membalas mereka secara langsung, karena aku sedang live streaming lagi, tetapi aku memiliki ide untuk membuat malu mereka.

“Yo, semua subscribers channel YouTube Dukun Zul, gua lagi melawan monster Level 65, nih dan kebetulan bertemu dengan Sarah!” kataku langsung mengarahkan kamera kearahnya yang sedang bertarung melawan monster semut seukuran mobil Avanza. “Apakah kalian lihat, dia begitu hebat dengan sihir apinya yang membakar semut-semut imut itu yeahahaha ....”

“Wah Sarah hebat sekali!”

“Dukun Zul, lihatin Saga juga!”

“Jimin juga, dong!”

Para subscribers channel YouTubeku meminta menyorot kamera ke rekan-rekan Sarah. Namun, aku malah menyorot kamera ke arah Annisa, Pemburu asal Malaysia yang menjadi anggota Guild Harimau Andalas juga.

“Apakah kalian sudah melihat pemandangan yang langka itu. Nah, saatnya pertujukan,” kataku lagi, tetap tak mau menyorot anggota laki-laki dari Pemburu top dunia, Guild Harimau Andalas.

Aku membidik monster semut dengan Panah Petir Pitaloka dari barisan belakang tim Pemburu Guild Harimau Andalas.

Dengan cepat anak panah langsung mengenai monster semut, walaupun ia berusaha menghindar. Karena aku menggunakan Skill Lock, yang mengunci target tanpa bisa menghindar, kecuali harus melawan balik.

“Satu!”

“Dua!”

“Lima!”

“Sepuluh!”

Aku dengan sengaja menghitung dengan suara keras, monster semut yang hancur lebur oleh Panah Petir Pitaloka, sehingga tim Pemburu lainnya menatap terkejut kearahku.

“Suara itu, seperti orang yang kukenal,” gumam Sarah memandangku. Namun, aku pura-pura tak mengenalnya dan terus membidik monster semut.

Lagi-lagi aku membuat kehebohan di channel YouTubeku, mereka memintaku untuk melawan monster Level 90 lagi, tetapi aku menolak dengan alasan item armorku telah rusak dan beresiko berhadapan seorang diri melawan monster Level 90, padahal aku sudah membeli item armorku lagi.

Namun, kalau dihitung-hitung tak menguntungkan melawan monster Level tinggi, kalau hanya dapat membunuh satu dua monster saja dan hanya akan menghancurkan armor Naga Surgawi saja—yang tumbalnya sangat mahal.

Beberapa media massa juga mulai membuat berita bom-bastis dengan mengatakan aku setara dengan satu tim Guild Pemburu top dunia. Untung saja Saga dan yang lainnya belum mengetahui berita itu, kalau mereka tahu, entah ditaruh di mana muka mereka.

Balas dendamku langsung berhasil, karena aku hampir menyamai jumlah monster yang berhasil kubunuh dengan pencapaian mereka.

Berkali-kali Saga melotot menatapku, tetapi aku masa bodoh saja, Aku tak takut dia menyerangku tiba-tiba, karena aku sudah membeli item perisai otomatis yang akan melindungiku saat terkena damage (kerusakan akibat serangan, istilah dalam game) serangannya. Walaupun harganya lumayan mahal juga, sih—30 Koin Emas, dan hanya sekali pakai saja.

“Dia sangat menjengkelkan, seperti ingin meledek kita saja,” keluh Jimmi dengan menggunakan bahasa Inggris.

“Betul, bagaimana kalau kita lumpuhkan saja, kalau begini terus pamor kita akan meredup. Aku yakin namanya sudah melejit, karena dia terus berbicara di depan drone kamera,” sahut Hotaru yang paling merasa terhina, karena Sihir petirnya kalah kuat dari Sihir petirku.

“Jangan! Tindakan itu akan membuat kita menjadi kriminal. Lebih baik aku meminta ayah mengirim beberapa Assassin dari mafia Banteng88 saja,” sahut Saga merasa familiar denganku, ia langsung curiga aku adalah Zulkarnain yang dihajarnya beberapa hari yang lalu.

Sebenarnya dengan kehadiranku, tim Pemburu Guild Harimau Andalas lebih mudah memasuki Pintu Dunia Bawah yang paling terdalam. Kini kami sudah melawan monster Level 99 dan aku tetap menjadi support dari belakang—tidak mengambil resiko berhadapan langsung dengan para monster. Dengan begini, kami selangkah lagi akan menutup Pintu Dunia Bawah ini, karena seluruh lorong berakhir di tempat bos monster berada.

Pemimpin Guild Harimau Andalas juga ikut dalam perburuan ini, bersama 25 Pemburu Level 90-an. Aku baru tahu, bahwa Guild Harimau Andalas ternyata memiliki Pemburu Level tinggi, tetapi yang mengherankan adalah mereka tidak pernah tampak di media.

“Akhirnya kita memasuki ruangan bos,” kata Annisa, senang dengan pencapaian mereka.

“Hei, kau! Jangan sampai keberadaan kami diketahui oleh media, atau kau tak akan tenang di sisa hidupmu,” ancam salah satu Pemburu yang datang bersama Pemimpin Guild Harimau Andalas itu padaku.

Sejak melawan monster Level 96, Aku telah mematikan live streamingku, karena dipaksa berhenti oleh Pemimpin Guild Harimau Andalas. Mereka ternyata ingin pencapaian ini nanti dipersembahkan kepada tim Saga.

Wajarlah, nama Saga, Sarah dan yang lainnya begitu terkenal; ternyata selama ini ada tim bayangan yang membantu mereka.

Memang banyak pihak yang meragukan kehebatan mereka, tak mungkin Pemburu yang tak memiliki Pemburu Level 100, tetapi bisa menutup Pintu Dunia Bawah tingkat maksimum. Namun, tak ada yang berani mengusutnya, karena beberapa wartawan yang mencoba membuat berita miring tentang tim Pemburu Guild Harimau Andalas, keesokan harinya, wartawan itu telah ditemukan tak bernyawa.

Apalagi desas-desusnya Pemimpin Guild Harimau Andalas juga adalah Pemimpin mafia Banteng88, belum lagi mereka memiliki banyak pendukung di pemerintahan dan militer.

Aku kemudian menatap Pemburu yang berbicara arogan padaku itu dan aku tak menjawabnya—Aku malah menjauh darinya, sehingga ia tampak geram dan ingin memukulku, tetapi dengan Skill Lightning Step, aku sudah berpindah jauh darinya.

Tak butuh lama, Bos monster Golem Level 100 yang berada di ruangan terakhir langsung hancur akibat dikeroyok bersama-sama, aku juga melepaskan satu anak panah, agar mendapat hadiah membunuh Bos monster.

Sungguh cara yang licik, tetapi masa bodoh saja, yang penting tetap dapat walaupun harus dibagi rata dengan semuanya.

Karena Pintu Dunia Bawah akan tertutup, aku ingin kembali dengan menggunakan Skill Lightning Step, tetapi tiba-tiba mereka malah menyerangku—untung saja aku membeli Skill Perisai dan aku langsung kabur dengan Skill Teleportasi.

Untuk saat ini mereka pasti mengira aku telah mati, karena tidak ada di sana lagi, padahal aku sudah kabur. Dengan senyum lebar, aku langsung berbaring di tempat tidurku. Karena aku langsung menggunakan Skill Teleportasi ke Bekasi timur, rusunawa tempat tinggalku.

...Bersambung...

Terpopuler

Comments

Elias Lee

Elias Lee

Tadi 180 keping emas setara 18jt, sekarang 35 keping emas setara 350rb. Ini cara ngitungnya gimana ya?

2025-02-12

2

👑Meylani Putri Putti

👑Meylani Putri Putti

ini seperti masuk dunia game ya

2021-12-15

1

nonk sa

nonk sa

lanjuuut next episode

2021-12-08

0

lihat semua
Episodes

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!