8. Kopi ?? siapa..

"Ah loe bikin gue gak selera makan Sha" mendorong mangkuk menjauh dari hadapannya.

" Yukk balik ke ruangan aja"

" Gak selera makan gimana loe mangkuk loe aja udah kering gitu sardin"

Dinda hanya terkekeh, sementara Metta menggelengkan kepalanya.

.

.

🍁🍁

Akhirnya mereka beranjak pergi meninggalkan kantin, jam istirahat pun sudah akan berakhir.

Metta berjalan lesu, aura kekhwatiran terlihat jelas diwajahnya.

Berkali kali terlihat dahinya mengkerut, bibir kecilnya ikut mengerucut.

"Udah loe tenang aja Sha, jangan terlalu khawatir, loe menyedihkan tau gak kalo kayak gini"

" Hem, gue gak apa apa " tukas Metta.

Mereka pun sampai ke gedung divisi tempat mereka bekerja. Yaa gedung perkantoran itu memang luas terdapat beberapa divisi didalamnya. Sementara mereka bagian dari Divisi umum.

"Mbak sha"

Metta menoleh ke arah suara, mas paijo Office boy yang selalu wara wiri di divisi umum.

"Iya mas paijo kenapa?"

"Ini mbaknya ada kiriman buat mbaknya." Mas Paijo imenyerahkan paperbag pada Metta.

Metta menerimanya, melihat isi paperbag yang masih terasa panas dan aroma khas menyeruak dari dalamnya.

"Eemmm, wangi bangett sha" sambil ikut melongo ke dalam paperbag tersebut, menghirup dalam dalam aroma yang keluar dari paperbag itu.

"Kayaknya kopi deh ini." ucap Dinda

"Dari siapa yaa mas, perasaan aku gak ada order kopi hari ini" ucap Metta heran.

"Aduuh kurang tau yaa mbaknya Sha soalnya saya cuma nerima aja, pas kurirnya nanyain mbaknya."

"Saya bilang saya kenal mbaknya, kurir nya juga udah nunggu agak lama, tapi mbaknya gak dateng dateng makanya saya terima" ucapnya panjang lebar.

"Mana muka saya di foto lagi mbaknya". tambahnya lagi "Katanya buat tanda bukti," sambil terkekeh.

Dinda tertawa geli mendengar celoteh mas paijo, dan menyela.

"Mas kalo aku bisa nebak aku dapet hadiah yaah " ucapnya.

Paijo mengkerutkan dahinya, menatap heran kepada Dinda, kemudian beralih menatap Metta yang malah terlihat menarik sudut bibirnya.

"Apaan mbaknya, saya gak ngerti" ucapnya kemudian menggaruk kepalanya yang tak gatal.

" Kata Nya yang terdapat pada kata mbak ada berapa?" goda Dinda.

Metta ikut mengkerutkan dahi, memikirkan pertanyaan yang konyol yang diucapkan sahabatnya itu.

"Waduh saya gak ngitung mbaknya" balas Mas Paijo tersipu.

"6 mas" jelas Dinda sambil tertawa.

Mas paijo yang tersipu berlalu meninggalkan mereka berdua, "mbaknya Din bisa aja" tambahnya lagi.

Membuat Dinda dan Metta tertawa.

" Ya sudah mas, terima kasih yaa."

Paijo mengangguk, " Kalo begitu saya permisi dulu mbaknya Sha, mbknya Din"

 

Metta berfikir siapa yang mengirim kopi itu kepadanya. Menerka nerka orang yang dengan sengaja memberi nya kopi itu sambil terus berjalan menuju meja kerja nya, diikuti Dinda dibelakangnya.

Metta mengeluarkan kopi itu dari dalam paper bag, menyimpan kopi rasa matcha latte diatas meja nya, melihat kedalam paperbag mencari siapa tau ada note ucapan.

"Nah ini dia" ucapnya setelah menemukan sebuah note kecil terselip didalam paperbag .

Mengambilnya dan kemudian membaca dalam hati.

Mettasha klyna.

"Satu bab buruk dalam hidup tidak berarti itu adalah akhir, tetapi itu adalah awal dari babak baru dalam hidupmu "

Sepenggal tulisan itu lah yang Metta baca. Kemudian mengerutkan dahi tidak mengerti.

"Salah orang kali yaa Din" serunya pada Dinda.

Dinda menarik kartu itu dari tangan metta,

terlihat dahinya ikut mengerut juga dan membacanya dengan pelan.

"Gak jelas banget Sha, sangat misterius" Dinda menggidigkan bahunya.

Metta mengangguk, tanda setuju dengan perkataan Dinda.

" Gimana kalau misalkan ini kopi pencari tumbal" selidik Diana.

" Tumbal apa sih"

" Ya tumbal, misalkan biar usaha nya lancar, harus numbalin perempuan yang punya ciri tertentu" Mata nya bulak balik memperhatikan Metta.

"Atau bisa juga buat santet kali, ya ya awas jangan jangan loe mau disantet lewat kopi ini"

" Pemikiran loe kali ini bener bener gila, loe percaya hal begituan, parah loe" tukas Metta setelah mendengar kemungkinan kemungkinan tak jelas dari sahabatnya.

" Yaa Udah kalo gitu minum aja, sayang kalo dibuang mubazir Sha"

" Yee loe yang bilang santet lah, tumbal lah tapi takut mubazir gimana sih otak loe peak banget."

" Ya itu kan kemungkinan terburuk Sha menurut gue, tapi setelah dipikir pikir lagi, mana ada yaa"

" Tau ahk, dah buat loe aja deh gue masih kenyang"

"Ah elu biasa juga gak ada yang kelewat kalo gratis, hahhaa" ucap Dinda meleos kembali ke meja kerjanya, dengan kopi rasa matcha itu ditangannya.

Metta terduduk dimeja kerjanya, menatap layar komputer didepan nya namun tak digunakannya.

Berfikir kira kira siapa yang mengirimkan kopi dan sebuah note kecil itu, tak ada orang yang dicurigainya pula.

Siapa kira kira ya.

Metta tidak lagi sedang dekat dengan siapa pun, tidak sedang berusaha dekat ataw mendekati. Salah kirim? jelas tidak, karena namanya ada di note kecil itu.

" Lantas siapa" Metta berfikir dengan keras, namun tidak menemukan jawaban.

" Orang iseng dikantor? gak mungkin juga, mereka mana ada waktu untuk hal beginian.

" Atau bocah aneh tadi lagi? tidak mungkin juga dia bahkan gak tau nama gue"

Itu lah rentetan pertanyaan monolog Metta, jari mungilnya mengetuk ngetuk meja, tapi tetap tidak ada jawaban.

" Sudahlah, lama lama pusing juga mikirin hal begitu"

Metta melanjutkan pekerjaan nya yang sempat tertunda. Tak lagi memikirkan kiriman kopi yang terimanya.

Cukup sudah hari ini dia mengalami banyak kejadian, rasanya sudah lelah dan ingin segera pulang.

" Pulang?? bagaimana nanti gue pulang," Metta meraup wajah dengan kedua tangannya.

Satu lagi hal yang harus di pikirkannya sekarang.

Metta akhirnya berjalan menuju pantry, rasanya dia membutuhkan sesuuatu untuk menenangkan dirinya.

Mengambil cangkir, kemudian mengisinya dengan sesendok kopi latte, menambahkan air panas kemudian mengaduknya perlahan.

" Lho kok ngopinya disini?"

" Ah, iya nih Pak Hendra" jemari nya belum berhenti mengaduk.

" Bukan nya sudah ada kopi tadi,"

" Kok Pak Hendra bisa tau,"

" Lah iyaa tadi kan.." Hendra belum selesai dengan perkataan nya harus terhenti karena suara bariton dari ujung ruangan.

" Hendra"

Hampir saja Metta tersedak karena kaget dengan suara atasan nya yang sudah dipastikan sedang marah itu.

" Aku kesana dulu Sha,"

Metta mengangguk dan mengelap ujung bibirnya. Sementara pikiran nya melayang

Apa Hendra yang sudah mengirimkan kopi itu? Benarkah? Memang kenapa?

Metta kembali ke meja kerjanya, masih dengan fikiran yang memenuhi kepalanya,

Hendra..? menjentikkan jari nya.

Hendra? apa alasan dia mengirimkan kopi itu sama gue?

Nama itu terus berulang di dalam kepalanya, atas dasar apa Hendra mengirimkan kopi, padahal sebelumnya mereka tidak terlalu akrab, atau karena Metta selalu menutup dirinya sendiri.

.

.

.

.

🍁🍁🍁

Ada sebagian yang sudah aku revisi,

Jadi daripada aku crazy up mending aku revisi dulu biar enak.😂

🐸Lapor belum ada yang baca.

Eeh..

Salam geje😘

Terpopuler

Comments

Bzaa

Bzaa

semangat otor😘

2022-07-04

0

Komalasari Hidayat Prasodjo

Komalasari Hidayat Prasodjo

othornya lucu juga nih 😁😁😁✌️

2022-03-29

0

Pipit Sopiah

Pipit Sopiah

tanda tanya besar......

2022-02-23

0

lihat semua
Episodes
1 1.Dasar Bocah
2 2.Dasar bocah 2
3 3.Gara gara Mini konser
4 4.Bengong loe
5 Tulang punggung ( Bukan, dia Manekin)
6 Rel..kereta api?
7 7. Stadium Akhir
8 8. Kopi ?? siapa..
9 Akhirnya Bertemu
10 Berikan Alamat Rumah Kakak
11 Hanya memanggil saja
12 12. Sumber Kebahagian
13 13.Driver gak tau diri
14 14.Nyaris bertemu
15 15. Tentang kita ( Faiz Dinandra)
16 16.Mengaku kekasih( Faiz Dinandra 2)
17 Ayoo Buka bajumu
18 Tempat Rahasia
19 Dapet Berondong donk
20 Ciuman pertama
21 kakak, tunggu aku!
22 Couple Helm
23 Dua adik sudah cukup
24 Alan Alfiansyah
25 Rencana Alan
26 Rencana Alan 2
27 Es Batu
28 Dasar tidak Peka..
29 Marahnya Farrel ( kejadian tak terduga)
30 Rapuh ( Jangan pergi)
31 Apa semalam kita?
32 Hentikan aku atau tuntaskan sampai selesai.
33 Salah memilih lawan ( Astaga, mimpi)
34 Rubah kecil ( Tasya Kirani )
35 Bolehkah aku cemburu?
36 Panggil dia Kekasihnya Farrel
37 Kencan??( Ungkapan Hati)
38 Si pengganggu..Metta(Sha) bukan Ta(Sya)
39 Apa kita jadian?
40 Baru saja jadian..
41 Pajak jadian
42 Panggil aku Calon kakak ipar ( Pajak jadian 2)
43 Keresahan Andra
44 Aku memang beruntung
45 Kejadian di salon
46 Salah lagi, kalah lagi
47 Rubah kecil datang lagi ( Restu)
48 Restu 2
49 Hanya Kamu
50 Gantungan inisial
51 FlashBack On
52 Kembali bekerja
53 Berdamailah dengan masa lalu
54 Biasakan diri
55 Doa sahabat
56 Cacing kepanasan
57 Pemilik rasa ( Kecewa)
58 Pemilik rasa 2
59 Penyebab semua masalah
60 Kesalahpahaman lagi(Penyesalan Tasya)
61 You are my Hero
62 Prasangka
63 Mauku kamu
64 Gak minta tapi gak nolak
65 Ngapel pacar( Misi kenangan)
66 Misi Kenangan( kereta Api)
67 Misi Kenangan (Kereta Api 2)
68 Misi Kenangan 3
69 Bandung (Hadiah dari Hati)
70 1 Love You Just the way u are
71 Perpisahan VS Pertemuan
72 Penyesalan Faiz
73 Foto keluarga
74 Pantas Bahagia
75 Doraemon
76 Peringatan kematian(Tabur bunga)
77 Dipecat secara tidak hormat
78 Muak
79 Terungkap
80 Rapat Direksi
81 Yes, i'do
82 Backstreet lagi
83 Penculikan
84 Menculik Rasa
85 Janji Bastian
86 Rumah sakit
87 Pacar Over Protective
88 Kepala Divisi baru
89 Kepala Divisi baru 2( Hampir meledak)
90 Titik terendah seorang Faiz
91 Belajar belanja
92 Itu....anu!
93 Rencana Ayah
94 Rencana Ayah 2
95 Rencana Ayah 3( Bernegosiasi)
96 Bernegosiasi 2
97 Let's Fight together
98 Kakak, menurutlah!
99 Gedung Utama
100 Hasil akhir(Menjelang peresmian)
101 Kerja sama keluarga
102 Bahagia tidak?
103 Kedatangan Dinda
104 Perasaan seorang ibu
105 kunjungan mendadak.
106 Kunjungan mendadak 2
107 Kunjungan mendadak 3(Kekhawatiran Ibu)
108 Tidak akan!
109 Salah faham
110 Drama
111 Sama- sama Egois
112 Lepaskan!
113 Sayang, lihatlah aku
114 Makan malam
115 Saran Bunda menyesatkan
116 Saran Bunda menyesatkan 2
117 Saran Bunda oke juga
118 Urusan yang tertunda
119 Aksi Tiwi
120 Aksi Tiwi 2 ( Gagal)
121 Siapa dia
122 Cemas
123 Shock...
124 Aku ingin melihatnya
125 Membuat khawatir
126 Modus orang sakit
127 Suster cinta
128 Suster cinta 2
129 Album Foto
130 Aib berponi
131 Tuan bercelana merah
132 Posesif manja
133 Penguping
134 Obrolan Tiga perempuan
135 Cinta dan Cita
136 Cinta dan Cita 2 (Chef gemulai)
137 Mimisan
138 Tiga hari lagi
139 Sama-sama kepala dua
140 Calon tunangan
141 Resah tanpa kabar
142 Aku melihat semuanya
143 Kebodohan apa?
144 Ayo mengumpat lagi.
145 Password ponsel
146 Selamat 20 tahun El, ( Doble pesta)
147 Doble pesta 2
148 latihan
149 Kejarlah cita mu
150 kejarlah cita mu 2
151 Gosip tetangga
152 Gosip tetangga 2
153 Gosip Tetangga 3
154 Gadis berambut merah
155 Murah hanya pada...
156 Akhirnya
157 Terlalu jujur
158 Doni Vs Tiwi
159 Doni Vs Tiwi 2
160 My cherry
161 Teman lama
162 Perdebatan di mobil
163 Seorang kakak
164 Seorang kakak 2
165 Seorang kakak 3
166 Temani aku
167 Obat paling manjur
168 Obat manjur 2
169 Sebentar lagi
170 Sebentar lagi 2
171 locked by you, only you
172 I Love You Like Crazy
173 Don't cry baby
174 Don't cry baby (2)
175 Jewelry eternity
176 Jewelry eternity 2
177 Perfect future wife
178 Cari penyakit
179 Cari penyakit 2
180 Masalah diantara rencana bahagia
181 Masalah diantara rencana bahagia2
182 Masalah diantara rencana bahagia 3
183 Masalah diantara rencana bahagia4
184 Masalah diantara rencana bahagia5
185 Masalah terurai bebas
186 Astaga
187 Astaga 2
188 Ada apa dengan Andra
189 Suddenly a bride
190 Suddenly a bride 2
191 Pesta resepsi
192 Royal Suite Room for MP
193 Royal Suite Room for MP2
194 Royal Suite Room for MP3
195 Royal Suite Room for MP4
196 Surprise lagi
197 Dia tidak akan berhenti
198 Doni terjebak permainannya
199 Temui aku malam ini, atau....
200 Eric Vs Doni
201 She is my wife
202 She is my wife 2
203 Aku takut jatuh
204 Terakhir melihatmu
205 Semua akan baik-baik saja
206 Hari Terakhir di negara B
207 Hari Terakhir di negara B 2
208 Kembali pulang
209 Perdebatan pertama setelah menikah
210 Gak bisa nanti ...
211 Menginap di rumah mertua
212 Menginap di rumah mertua2
213 Lebih penting dari ujian negara
214 Bukan hal penting
215 Mengantar Nissa
216 Mengantar Nissa 2(Semakin penasaran)
217 Aku tidak akan merebutmu, tapi...
218 Jamuan makan
219 Jamuan makan 2
220 Welcome home my beloved wife
221 Welcome home my beloved wife 2
222 Undangan makan malam
223 Undangan makan malam 2
224 Obsesi Chaira
225 Farrel, KELUAR KAU!
226 Membuatku menginginkannya.
227 Fikir saja sendiri
228 Biar Tahu Rasa
229 Kakak galak, tapi aku suka
230 Kakak!!!
231 Kakak luar biasa ..Naughty wife
232 Pengumuman.
233 Semakin manja
234 Bodoh kau Doni
235 Papah Doni
236 Bertemu Nissa
237 Keraguan Doni
238 Keraguan Doni 2
239 Ada ada saja
240 Gara-gara obat gatal
241 Manja luar biasa
242 Penyakit yang tidak ada obat
243 Bahagia Vs sedih
244 Tiwi Kritis
245 Menemui ibu Tiwi
246 Calon Papa ngidam
247 Bersenang-senang
248 Gejala ibu hamil
249 Kondisi Tiwi
250 Terlambat mengenalmu
251 Ini kenyataan, bukan mimpi
252 Ini kenyataan bukan mimpi 2
253 Ke sekolah Andra
254 Hadiah untuk Andra
255 Kak Doni ngapain?
256 Kak Doni ngapain 2
257 Saranghae...
258 Jangan suka nyosor, nanti khilaf
259 Katanya
260 Penggerebekkan
261 Kantor polisi
262 Akhirnya pulang
263 Ibu ter-the best
264 Papa El gak jelas
265 Sampai kapan
266 Amarah Farrel
267 Lakukanlah
268 Pillow talk
269 Rasanya semakin enak
270 Bisa jadi Jodoh
271 Jangan khawatir
272 Jangan ikut campur
273 Ibu hamil semakin berani
274 Manisnya mengalahkan gula
275 Masih tidak percaya.
276 Tidak boleh dapet yang baik?
277 Doni ternyata takut setan
278 Tia vs Doni ( Kecanduan Farrel)
279 Ruanganku atau Lobby
280 F&M Empire
281 Tia VS Nissa
282 Masih Suasana Peresmian
283 Kakak yang semakin manja
284 Wanita jadi-jadian
285 Story Telling Papa El
286 Perasaan Doni
287 Perjanjian (Tia & Doni)
288 Sikap Tia menyebalkan
289 Hadiah Doni
290 Mengatakan semuanya
291 Tidak ada gunanya marah
292 Akhir bahagia
293 Terima kasih
294 Promo novel baru "Istri Sewaan"
Episodes

Updated 294 Episodes

1
1.Dasar Bocah
2
2.Dasar bocah 2
3
3.Gara gara Mini konser
4
4.Bengong loe
5
Tulang punggung ( Bukan, dia Manekin)
6
Rel..kereta api?
7
7. Stadium Akhir
8
8. Kopi ?? siapa..
9
Akhirnya Bertemu
10
Berikan Alamat Rumah Kakak
11
Hanya memanggil saja
12
12. Sumber Kebahagian
13
13.Driver gak tau diri
14
14.Nyaris bertemu
15
15. Tentang kita ( Faiz Dinandra)
16
16.Mengaku kekasih( Faiz Dinandra 2)
17
Ayoo Buka bajumu
18
Tempat Rahasia
19
Dapet Berondong donk
20
Ciuman pertama
21
kakak, tunggu aku!
22
Couple Helm
23
Dua adik sudah cukup
24
Alan Alfiansyah
25
Rencana Alan
26
Rencana Alan 2
27
Es Batu
28
Dasar tidak Peka..
29
Marahnya Farrel ( kejadian tak terduga)
30
Rapuh ( Jangan pergi)
31
Apa semalam kita?
32
Hentikan aku atau tuntaskan sampai selesai.
33
Salah memilih lawan ( Astaga, mimpi)
34
Rubah kecil ( Tasya Kirani )
35
Bolehkah aku cemburu?
36
Panggil dia Kekasihnya Farrel
37
Kencan??( Ungkapan Hati)
38
Si pengganggu..Metta(Sha) bukan Ta(Sya)
39
Apa kita jadian?
40
Baru saja jadian..
41
Pajak jadian
42
Panggil aku Calon kakak ipar ( Pajak jadian 2)
43
Keresahan Andra
44
Aku memang beruntung
45
Kejadian di salon
46
Salah lagi, kalah lagi
47
Rubah kecil datang lagi ( Restu)
48
Restu 2
49
Hanya Kamu
50
Gantungan inisial
51
FlashBack On
52
Kembali bekerja
53
Berdamailah dengan masa lalu
54
Biasakan diri
55
Doa sahabat
56
Cacing kepanasan
57
Pemilik rasa ( Kecewa)
58
Pemilik rasa 2
59
Penyebab semua masalah
60
Kesalahpahaman lagi(Penyesalan Tasya)
61
You are my Hero
62
Prasangka
63
Mauku kamu
64
Gak minta tapi gak nolak
65
Ngapel pacar( Misi kenangan)
66
Misi Kenangan( kereta Api)
67
Misi Kenangan (Kereta Api 2)
68
Misi Kenangan 3
69
Bandung (Hadiah dari Hati)
70
1 Love You Just the way u are
71
Perpisahan VS Pertemuan
72
Penyesalan Faiz
73
Foto keluarga
74
Pantas Bahagia
75
Doraemon
76
Peringatan kematian(Tabur bunga)
77
Dipecat secara tidak hormat
78
Muak
79
Terungkap
80
Rapat Direksi
81
Yes, i'do
82
Backstreet lagi
83
Penculikan
84
Menculik Rasa
85
Janji Bastian
86
Rumah sakit
87
Pacar Over Protective
88
Kepala Divisi baru
89
Kepala Divisi baru 2( Hampir meledak)
90
Titik terendah seorang Faiz
91
Belajar belanja
92
Itu....anu!
93
Rencana Ayah
94
Rencana Ayah 2
95
Rencana Ayah 3( Bernegosiasi)
96
Bernegosiasi 2
97
Let's Fight together
98
Kakak, menurutlah!
99
Gedung Utama
100
Hasil akhir(Menjelang peresmian)
101
Kerja sama keluarga
102
Bahagia tidak?
103
Kedatangan Dinda
104
Perasaan seorang ibu
105
kunjungan mendadak.
106
Kunjungan mendadak 2
107
Kunjungan mendadak 3(Kekhawatiran Ibu)
108
Tidak akan!
109
Salah faham
110
Drama
111
Sama- sama Egois
112
Lepaskan!
113
Sayang, lihatlah aku
114
Makan malam
115
Saran Bunda menyesatkan
116
Saran Bunda menyesatkan 2
117
Saran Bunda oke juga
118
Urusan yang tertunda
119
Aksi Tiwi
120
Aksi Tiwi 2 ( Gagal)
121
Siapa dia
122
Cemas
123
Shock...
124
Aku ingin melihatnya
125
Membuat khawatir
126
Modus orang sakit
127
Suster cinta
128
Suster cinta 2
129
Album Foto
130
Aib berponi
131
Tuan bercelana merah
132
Posesif manja
133
Penguping
134
Obrolan Tiga perempuan
135
Cinta dan Cita
136
Cinta dan Cita 2 (Chef gemulai)
137
Mimisan
138
Tiga hari lagi
139
Sama-sama kepala dua
140
Calon tunangan
141
Resah tanpa kabar
142
Aku melihat semuanya
143
Kebodohan apa?
144
Ayo mengumpat lagi.
145
Password ponsel
146
Selamat 20 tahun El, ( Doble pesta)
147
Doble pesta 2
148
latihan
149
Kejarlah cita mu
150
kejarlah cita mu 2
151
Gosip tetangga
152
Gosip tetangga 2
153
Gosip Tetangga 3
154
Gadis berambut merah
155
Murah hanya pada...
156
Akhirnya
157
Terlalu jujur
158
Doni Vs Tiwi
159
Doni Vs Tiwi 2
160
My cherry
161
Teman lama
162
Perdebatan di mobil
163
Seorang kakak
164
Seorang kakak 2
165
Seorang kakak 3
166
Temani aku
167
Obat paling manjur
168
Obat manjur 2
169
Sebentar lagi
170
Sebentar lagi 2
171
locked by you, only you
172
I Love You Like Crazy
173
Don't cry baby
174
Don't cry baby (2)
175
Jewelry eternity
176
Jewelry eternity 2
177
Perfect future wife
178
Cari penyakit
179
Cari penyakit 2
180
Masalah diantara rencana bahagia
181
Masalah diantara rencana bahagia2
182
Masalah diantara rencana bahagia 3
183
Masalah diantara rencana bahagia4
184
Masalah diantara rencana bahagia5
185
Masalah terurai bebas
186
Astaga
187
Astaga 2
188
Ada apa dengan Andra
189
Suddenly a bride
190
Suddenly a bride 2
191
Pesta resepsi
192
Royal Suite Room for MP
193
Royal Suite Room for MP2
194
Royal Suite Room for MP3
195
Royal Suite Room for MP4
196
Surprise lagi
197
Dia tidak akan berhenti
198
Doni terjebak permainannya
199
Temui aku malam ini, atau....
200
Eric Vs Doni
201
She is my wife
202
She is my wife 2
203
Aku takut jatuh
204
Terakhir melihatmu
205
Semua akan baik-baik saja
206
Hari Terakhir di negara B
207
Hari Terakhir di negara B 2
208
Kembali pulang
209
Perdebatan pertama setelah menikah
210
Gak bisa nanti ...
211
Menginap di rumah mertua
212
Menginap di rumah mertua2
213
Lebih penting dari ujian negara
214
Bukan hal penting
215
Mengantar Nissa
216
Mengantar Nissa 2(Semakin penasaran)
217
Aku tidak akan merebutmu, tapi...
218
Jamuan makan
219
Jamuan makan 2
220
Welcome home my beloved wife
221
Welcome home my beloved wife 2
222
Undangan makan malam
223
Undangan makan malam 2
224
Obsesi Chaira
225
Farrel, KELUAR KAU!
226
Membuatku menginginkannya.
227
Fikir saja sendiri
228
Biar Tahu Rasa
229
Kakak galak, tapi aku suka
230
Kakak!!!
231
Kakak luar biasa ..Naughty wife
232
Pengumuman.
233
Semakin manja
234
Bodoh kau Doni
235
Papah Doni
236
Bertemu Nissa
237
Keraguan Doni
238
Keraguan Doni 2
239
Ada ada saja
240
Gara-gara obat gatal
241
Manja luar biasa
242
Penyakit yang tidak ada obat
243
Bahagia Vs sedih
244
Tiwi Kritis
245
Menemui ibu Tiwi
246
Calon Papa ngidam
247
Bersenang-senang
248
Gejala ibu hamil
249
Kondisi Tiwi
250
Terlambat mengenalmu
251
Ini kenyataan, bukan mimpi
252
Ini kenyataan bukan mimpi 2
253
Ke sekolah Andra
254
Hadiah untuk Andra
255
Kak Doni ngapain?
256
Kak Doni ngapain 2
257
Saranghae...
258
Jangan suka nyosor, nanti khilaf
259
Katanya
260
Penggerebekkan
261
Kantor polisi
262
Akhirnya pulang
263
Ibu ter-the best
264
Papa El gak jelas
265
Sampai kapan
266
Amarah Farrel
267
Lakukanlah
268
Pillow talk
269
Rasanya semakin enak
270
Bisa jadi Jodoh
271
Jangan khawatir
272
Jangan ikut campur
273
Ibu hamil semakin berani
274
Manisnya mengalahkan gula
275
Masih tidak percaya.
276
Tidak boleh dapet yang baik?
277
Doni ternyata takut setan
278
Tia vs Doni ( Kecanduan Farrel)
279
Ruanganku atau Lobby
280
F&M Empire
281
Tia VS Nissa
282
Masih Suasana Peresmian
283
Kakak yang semakin manja
284
Wanita jadi-jadian
285
Story Telling Papa El
286
Perasaan Doni
287
Perjanjian (Tia & Doni)
288
Sikap Tia menyebalkan
289
Hadiah Doni
290
Mengatakan semuanya
291
Tidak ada gunanya marah
292
Akhir bahagia
293
Terima kasih
294
Promo novel baru "Istri Sewaan"

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!