KEKALAHAN

Akan aku akhiri semua ini, AJIAN KANURAGAN BANDAYUDHA : NAGA KAMBAL BINJAKA!" Wijaya mengeratkan kedua kepalan tangannya, muncul dua siluet naga merah padam memutari tangan Wijaya.

"AAAARGH," Wijaya Kusuma melesat menuju tiga bola Azula Agni beruntun.

Di bawah kedua telapak kaki Wijaya Kusuma muncul aura merah menyala, mendorong Wijaya Kusuma melebihi batas kecepatan dirinya seperti booster Nitrous Oxide System (NOS).

"SHUUAA....SWUUUSH....," Wijaya Kusuma menabrak bola azula agni pertama,"BAM". Wijaya Kusuma berhasil menerobos lurus menuju bola azula agni kedua bertubrukan kembali,"BAM". Wijaya Berhasil menerobos kembali, Wijaya menambahkan booster kecepatannya, "SWUUSH...SHUAAA...," Wijaya Kusuma melesat lebih cepat dengan mata yang lebih tajam kembali menabrak bola azula agni yang ketiga, "BOOOOM...".

"Berhasil, rasakan itu bocah tengik!, berani kau macam macam denganku!" gumam Maung Sanjaya dengan tersenyum lebar.

Senyum lebar itu berubah menjadi wajah yang murung, ketika Wijaya Kusuma berhasil menerobos bola azula agni yang ketiga. Maung Sanjaya membelalakan mata dan mencoba menghindar namun Wijaya Kusuma terlalu cepat, hanya bisa menyilangkan dada untuk menahan serangan Wijaya Kusuma, "BOOOOOOOOM", silangan tangan di dadanya sebagai pertahanan terlepas sehingga pertahanannya terbuka, Maung Sanjaya terpental sangat jauh lima kilometer dari tempatnya berdiri menahan pukulan Wijaya, "SWIIIIIIING."

"SHUA...SWUSH...", melihat Maung Sanjaya pertahanannya terbuka Wijaya kembali melesat cepat menuju Maung Sanjaya yang masih melayang terpental, Maung Sanjaya tidak bisa memprediksikan pola serangan Wijaya Kusuma. Maung Sanjaya kembali jadi samsak Wijaya Kusuma di pukul rahangnya dari bawah, tubuh Maung Sanjaya terpental ke atas 10 meter di atas tanah. Wijaya sedikit berlutut, menumpukan kakinya sebagai tolakan untuk meloncat menuju Maung sanjaya, Wijaya mendaratkan tendangan ke perut Maung Sanjaya,"BAM".

Wijaya Kusuma berhasil membuat perut Maung Sanjaya berlubang,"Aaaakh," Maung Sanjaya muntah darah sangat banyak dari mulutnya.

"BRUK", tubuh Maung Sanjaya jatuh ke tanah. Wijaya pun berputar beberapa kali dan turun perlahan, "TAP.TAP.SYUT."

"Uhuk,uhuk,uhuk, aku tak menyangka kau bocah tengik bisa membuatku semangat bertarung dan bisa mengalahkanku, aku mengakuimu dan jagalah rakyat Kerajaan Maung. Aku memberikan warisanku padamu, ketika kau terbangun warisanku sudah ada di depanmu berupa batu mustika Maung Loka, Kitab pancer agni saansinu munda, dan mahkota Kurusetra Bishava.

BATU MUSTIKA MAUNG LOKA

Batu mustika yang berwana merah mengkilap seperti batu ruby, ukurannya bulat kecil seperti telur burung puyuh yang dimiliki leluhur terkuat siluman harimau dan esensi jiwa Maung Loka yang bermanifestasi. Bagi pemilik batu mustika ini Seluruh siluman Maung akan tunduk dan patuh kepada pemilik batu mustika ini. Maung Loka adalah leluhur binatang suci yang menjaga Bimantala Javaruka.

MAHKOTA KURUSETRA BHEVARA

Mahkota penguasa tujuh binatang Suci penjaga benua Nusantara yang terletak di setiap Bimantala. Bagi pemilik mahkota ini seluruh siluman di benua nusantara akan tunduk dan patuh. Dengan syarat bisa memilik batu mustika setiap leluhur binatang suci.

*Di luar gua*

Sudah satu jam Wijaya Kusuma berada di dalam gua, Maung Bodas mondar mandir khawatir tentang Wijaya Kusuma.

"Apakah tuanku berhasil mengalahkan leluhur?" tanya Maung Bodas dalam batinnya.

Saking gelisahnya Maung bodas kadang berdiri terus mondar mandir gak jelas, berbaring terus berguling ke kiri dan ke kana seperti kucing kecil yang imut.

"Semoga saja dewata agung melindunginya," gumam Maung Bodas sambil meringkuk di tanah dan memejamkan mata.

Tiba tiba ada gempa kecil, Maung Bodas yang sedang meringkuk malas-malasan kaget dan membelalakan mata, gempa itu terjadi hanya 10 detik.

Setelah gempa kecil mereda ia menatap langit di bukit maung loka yang aneh, matahari berwarna jingga dan memancarkan panas dua kali lipat.

"Jangan-jangan?".

Rasa penasarannya muncul dan memejamkan matanya membuka mata batinnya.

Segel kerajaan Maung bodas yang di pasang leluhur Maung sanjaya hancur seketika, "KRAAK...KRAAK...PRANG...", seperti suara kaca retak kemudian pecah dinding gaib transparan yang berwarna jingga hancur menghilang seketika.

"Luar biasa tuanku aku tak menyangka dia bisa lulus ujian leluhur Maung sanjaya," gumam Maung Bodas penuh kebanggan.

Sementara itu di kerajaan Maung Bodas riuh ramai para Maung Lodaya yang sudah berbentuk manusia tiba-tiba berubah jadi harimau semua, mereka kaget dan segera berlari ke arah istana kerajaan. Mereka semua berkumpul di halaman istana kerajaan dengan rasa Khawatir, di tambah raja dan pasukan yang pergi menemui Wijaya Kusuma belum kembali menambah kekhawatiran mereka. Total yang berkumpul di depan halaman istana kerajaan Maung Bodas 9000 Maung Lodaya.

Namun anehnya ketika segel yang dipasang leluhur Maung Sanjaya hancur Para Maung Lodaya yang berada di level taruna, jagatama, dan naik ke level Ksatria inggil. Para Maung Lodaya yang di level Ksatria naik level dendawa inggil.

Di halam istana Kerajaan Maung Bodas seperti ada pesta besar, 9000 Maung Lodaya mengeluarkan suara ledakan, riuh ramai sekali. Para Maung Lodaya tubuhnya berubah sedikit lebih besar dengan kulit loreng hitam dan bulu kuning.

BANG...BANG...BANG...BANG...

Para Maung Lodaya pun meraung keras, "GROAAAR...GROAAAR...GROAAAR...".

Maung Bodas yang berada di luar mulut gua Maung Loka pun naik level dari tahap dendawa ingggil naik ke tahap praburata baharu, tubuhnya bertambah dua kali lipat besar dari sebelumnya dengan loreng hitam dan bulu di semua badannya berwarna putih bersih.

BAM...

Maung Bodas meraung panjang dan keras, "GROOOOOOOOOAAAAARRRR".

"Di temoat lain dalam hutan belantara*

Di seluruh daratan Javaruka terjadi fenomena alam gempa kecil, sinar matahari berubah sedikit warna jingga. Panasnya hampir dua kali lipat seperti biasanya.

GREG...GREG...GREG...GREG...

Seorang resi yang sedang bermeditasi terbuka matanya karna kaget dengan gempa kecil itu. Dia mengedarkan pandangannya ke seluruh bimantala javaruka, sebagai seorang resi pandangan persepsinya luar biasa, bisa melihat hampir seluruh dataran bimantala javaruka begitu akurat. Namun ada satu tempat yang tidak bisa ia tembus persepsinya yaitu bukit Maung Loka.

"Apa yang terjadi?, aku harap ini bukan suatu pertanda buruk!" kata seorang resi berambut putih dan berjanggut putih mengenakan pakaian pendeta hindu berwarna putih sambil mengelus jenggotnya. Resi ini tahu bukit Maung Loka adalah tempat binatang suci berada, jika ada fenomena gempa kecil ini ada kemungkinan mustika batu binatang suci Maung Loka ada yang mengambilnya.

Resi berjanggut dan berkuncung putih berdiri kemudian menghilang dari tempat pertapaannya.

*Kembali ke tempat Wijaya Kusuma*

Maung sanjaya tiba-tiba tubuhnya memudar dan perlahan menghilang, muncul batu mustika Maung Loka melayang terbang dan Wijaya Kusuma bergegas melesat cepat menangkapnya.

Maung Sanjaya adalah leluhur terakhir penjaga warisan batu mustika binatang Suci Maung Loka. Sudah 10000 tahun lebih ia menjaganya baik ketika masih hidup maupun sudah mokswa dan meninggalkan roh penjaga berbentuk dirinya sendiri di bukit Maung Loka.

Kesadaran Wijaya Kusuma diruangan kosong putih perlahan menghilang dan ia kembali ke tubuhnya. Perlahan membuka matanya, dan merasakan dalam genggamannya ada sebuah batu lalu membuka genggaman tangannya, batu mengkilap berwarna merah yaitu batu mustika Maung Loka.

Di depanya ada sebuah peti kayu berukuran sedang dengan panjang 60 centimeter, lebar 30 centimeter dan tinggi 20 centimeter. Perlahan Wijaya Kusuma membuka peti kayu itu, "KRIEET." Dalam peti kayu beralaska. kain sutra merah, ada mahkota dan kitab pancer agni saansinu munda, dan menyimpan keduanya di dalam Ripela Aksa,"SYUUUT."

Mendengar suara raungan panjang dan keras dari luar gua,"GROOOAAAAAAAAAR". Wijaya Kusuma segera beranjak dari tempat persemediaanya untuk keluar gua.

Setelah Keluar gua Maung loka, Wijaya Kusuma terkejut melihat seekor harimau sangat besar melebihi besarnya Maung Bodas, namun keberadaan Maung Bodas tidak ada di tempat Maung bodas menunggunya. Wijaya berjalan perlahan penuh kewaspadaan, Wijaya berpikir bahwa Maung Bodas telah dimakan oleh harimau yang Wijaya lihat sekarang.

Namun ketika melihat tanda mahkota dan segel abadi di kening harimau putih itu ia langsung bergegas menyapa, "Saudaraku, kamu berubah cepat sekali baru saja aku tinggal sebentar, heheh."

Maung Bodas yang berdiri dengan gagah tiba-tiba berlutut dan menundukan kepalanya sebagai tanda hormat, "gusti terima kasih telah menyelamatkan rakyat maung bodas dari kekangan segel yang memenjarakan kami selama ribuan tahun, Kami kerajaan Maung Bodas akan berjanji sumpah setia padamu."

"Sudah tak perlu sungkan saudaraku, ini adalah hukuman untukku yang telah membunuh saudaramu, semoga kematian mereka di tanganku sebagai kematian seorang ksatria sejati. Sekarang aku sudah menyelesaikan hukumanku, mari kita kembali ke para maung lodaya untuk menyembuhkannya. Tapi sebelum itu kita akan masuk ke goa bleta permoda untuk mengambil madu hitamnya dan inti jiwa kakek serta neneku, mari bergegas!, kita tak boleh membuat mereka menunggu!" tegas Wijaya Kusuma.

Wijaya Kusuma naik ke punggung Maung Bodas, mereka melesat cepat menuju goa bleta Permoda. Setelah mereka sampai di depan gua, mereka pun masuk ke dalam terlihat sarang Bleta permoda yang besar berwarna hitam pekat.

Wijaya Kusuma mengaktifkan reinka aksa, dan bola azula agni sebesar bola basket keluar dari ripela aksa di telapak tangan kiri Wijaya Kusuma.

Wijaya kusuma melepar bola azula agni ke sarang bleta permoda, seketika ribuan bleta permoda keluar dari sarang hitamnya. Wijaya melesat cepat, sebelum sarang bleta permoda terbakar habis dan menyerap habis madu hitamnya, "SYUUT."

Ribuan bleta Permoda jatuh ke tanah lemah tak berdaya, salah satu bleta permoda tubuhnya lebih besar dari bleta permoda lainnya dan mempunyai mahkota kecil dikepalanya, dia adalah Bleta Bora pemimpin para bleta permoda.

Melihat rakyatnya lemah tak berdaya ia pun menjatuhkan diri ketanah dengan menundukan kepala, "ampuni kami gusti, ampuni kami, maafkan kami jika bersalah!".

"Sekarang kalian tahu apa salahnya?" tanya Wijaya dengan mata yang tajam.

"Ti-tidak, gusti," ucap Bleta Bora dengan rasa takut di wajahnya.

"Kalian telah mencelakai kakek dan neneku, cepat kembalikan inti jiwa mereka!, kalau tidak akanku bakar semua sampai habis jadi debu kalian semua!" ancam Wijaya Kusuma dengan penuh kebencian.

Bleta Bora mengeluarkan dua bola jiwa seukuran bola kasti berwarna merah dan biru serta memberikannya pada Wijaya Kusuma. Wijaya Kusuma menyimpannya pada ripela aksa di telapak tangan kanannya.

"Terima kasih, kalian semua ku maafkan tapi aku ingin menjadi sahabat kalian. Aku harap tidak ada permusuhan lagi di antara kita lagi!, maukah kau melakukan kontrak abadi denganku?. Aku tahu kalian ragu sebagai gantinya aku tidak akan memperlakukan sebagai budak tapi aku akan selalu melindungi dan menjaga kalian, percayalah!" tegas Wijaya Kusuma.

Bleta Bora menyetujuinya, Wijaya menyerap azula agni yang membakar sarang hitam dan menyembuhkan ribuan bleta permoda dengan ajian jagat saksana kusuma jiwanya sehingga energi mananya habis dan chakranya tinggal 5%.

"Aku akan kembali lagi beberapa hari lagi , persiapkan diri kalian akan pindah tempat dari sini!" perintah Wijaya Kusuma.

"Sendiko yang mulia!" ucap ribuan bleta permoda serentak.

Wijaya Kusuma dan Maung Bodas pergi meninggalkan gua bleta permoda menuju para maung lodaya yang terluka parah di perbatasan bagian dalam alas apuy penangsang.

Terima kasih para readers masih setia membaca Novel pertama author Ksatria langit nusantara.

mohon maaf jika tulisannya masih amburadul, masih terus memperbaiki.

Semoga para readers bisa menikmatinya.

yuk nikmati membaca sambil minum kopi jeng gorengan singkong.

Terpopuler

Comments

Henry Takaendengan

Henry Takaendengan

mau kadih hadiah tapi belum cukup

2021-09-25

1

Jumanto Anto

Jumanto Anto

makin seru ceritanya

2021-09-18

1

lihat semua
Episodes
1 ANAK LANGIT
2 NAGA BADRANAYA
3 SHINTADEWI PUNTADEWA BAGIAN 1
4 SHINTADEWI PUNTADEWI BAGIAN 2
5 KITAB JAGAT BUANA BAGIAN 1
6 KITAB JAGAT BUANA BAGIAN 2
7 KITAB JAGAT BUANA BAGIAN 3
8 MELATIH WIJAYA KUSUMA
9 AJIAN KANURAGAN BHANDAYUDA : BALADEWA
10 BERBURU UNTUK MENINGKATKAN KEKUATAN
11 TURUN GUNUNG
12 AJIAN ZAMANKHWALA JAGAT SAKSANA
13 MENCARI RAMUAN PENYEMBUH UNTUK RAJA DAN RATU
14 MENCARI RAMUAN PENYEMBUH UNTUK RAJA DAN RATU
15 PERTEMUAN KEMBALI DENGAN MAUNG BODAS
16 WARISAN MAUNG SANJAYA
17 KEKALAHAN
18 LAHIRNYA KAISAR PENJAGA BINATANG SUCI
19 KEMBALI PULANG
20 MENYEMBUHKAN RAJA ANGGA DAN RATU ADININGRUM
21 NEGOSIASI, KESEPAKATAN, DAN HADIAH
22 PERPINDAHAN KE DESA LEMBARAWA
23 DESA LEMBARAWA
24 BERTARUNG DENGAN JATMIKO
25 HAL YANG TAK TERDUGA
26 MAPUTI AKSA (MATA PUTIH)
27 PEMBANTAIAN SILUMAN TIKUS TANAH BAGIAN 1
28 PEMBANTAIAN SILUMAN TIKUS TANAH BAGIAN 2
29 PEMBANTAIAN SILUMAN TIKUS TANAH BAGIAN 3
30 KESEDIHAN YANG MENDALAM
31 PENGATURAN DESA LEMBARAWA.
32 PERMINTAAN UJIAN KELULUSAN LEBIH AWAL
33 UJIAN KELULUSAN AWAL BAGIAN 1
34 UJIAN KELULUSAN AWAL BAGIAN 2
35 MENCIPTAKAN AJIAN BARU
36 AWAL KEMELUT KEKOSAWAAN MAJAPAHIT
37 PENINGKATAN BLETA BORA
38 MENGHABISI KONGKENG, BONGKENG, DAN CONGKENG BAGIAN 1
39 MENGHABISI KONGKENG, BONGKENG, DAN CONGKENG BAGIAN 2
40 TAIGA MAUNG LOKA
41 1 VS 102
42 PENGEJARAN BERAKHIR TRAGIS
43 PENYERBUAN SERIGALA MALAM
44 KEHANCURAN BANDIT DIRGACITRA
45 KEMENANGAN YANG MENYEDIHKAN
46 MASA LALU EMPU CULUK BAGIAN 1
47 MASA LALU EMPU CULUK BAGIAN 2
48 UJIAN KELAYAKAN
49 SILUMAN KARBARA SAYUTA
50 SELAMAT DATANG SAUDARA BARU
51 USAHA YANG CUKUP KERAS
52 RAIVAJA (PEDANG PEMBELAH LANGIT)
53 ISTANA JULANG EMAS
54 RENCANA PENINGKATAN
55 MELELAHKAN
56 HABISLAH SUDAH
57 TONTONAN MENARIK
58 KEBERHASILAN
59 KEPANIKAN WARGA DESA SOKA
60 PENGIRIMAN
61 LENYAPNYA PAMILYA SAPUTRA
62 KERJASAMA JANGKA PANJANG
63 PAMILYA KUSUMA YANG TERSEMBUNYI
64 TANTANGAN RAJA SURYA BAGIAN 1
65 TANTANGAN RAJA SURYA BAGIAN 2
66 TANTANGAN RAJA SURYA BAGIAN 3
67 AKU KALAH?
68 MANGGALA MELEDAK?
69 SUDAH SEMBUH
70 MEMPERBAIKI PUSAKA PASOPATI
71 RENCANA LICIK WIJAYA
72 DUO KELINCI
73 DUO KELINCI
74 PERANG GERILYA BAGIAN 1
75 PERANG GERILYA BAGIAN 2
76 PERANG GERILYA BAGIAN 3
77 PENGUMUMAN
78 PERANG GERILYA BAGIAN 3 (revisi)
79 PERANG GERILYA BAGIAN 4
80 PERANG GERILYA BAGIAN 5
81 PERANG GERILYA BAGIAN 6
82 PERANG GERILYA BAGIAN 7
83 DIRUNDUNG KESEDIHAN
84 HATI-HATI
85 HILANGNYA KEKHAWATIRAN
86 JALAN KELUAR
87 AKHIRNYA BERTEMU DENGAN YANG DICARI
88 MENYEMBUHKAN NYAI SINDANG BARANG
89 TERKAGET
90 KERIBUTAN
91 MATI JUGA MUSUH DALAM SELIMUT
92 MELATIH AJIAN PANCER BANU (ELEMEN AIR)
93 SANG MAHA JENIUS
94 MEMULAI PENYERANGAN
95 TRIO KELINCI
96 WIJAYA VS RAH TENGGER
97 1 JUTA? 10 JUTA JUGA SIAP DILAWAN
98 ANJASMARA SASONGKO
99 TERDESAK? JANGAN BERMIMPI!
100 TERLUKA PARAH
101 TABIB JENIUS
102 KEBERHASILAN
103 PENGUMUMAN
104 ANARGHYA WIJAYA
105 UJIAN MENJADI MURID
106 AGNI PITAYAN (PEDANG TUJUH API)
107 SAYEMBARA BAGIAN 1
108 SAYEMBARA BAGIAN 2
109 SAYEMBARA 3 KEMENANGAN TELAK
110 SAYEMBARA 4 PANGERAN BERUNTUNG
111 ANCAMAN PERANG KEMBALI
112 INFORMASI DUNIA BENUA NUSANTARA
113 PEREBUTAN WILAYAH BAGIAN 1 MEMPERTAHANKAN IBU PERTIWI
114 PEREBUTAN WILAYAH BAGIAN 2 PESAN TERAKHIR
115 PEREBUTAN WILAYAH BAGIAN 3 TERSELAMATKAN
116 SELAMAT TINGGAL
117 UNEG-UNEG AUTHOR
118 HILANG INGATAN (SEASON 1 END)
Episodes

Updated 118 Episodes

1
ANAK LANGIT
2
NAGA BADRANAYA
3
SHINTADEWI PUNTADEWA BAGIAN 1
4
SHINTADEWI PUNTADEWI BAGIAN 2
5
KITAB JAGAT BUANA BAGIAN 1
6
KITAB JAGAT BUANA BAGIAN 2
7
KITAB JAGAT BUANA BAGIAN 3
8
MELATIH WIJAYA KUSUMA
9
AJIAN KANURAGAN BHANDAYUDA : BALADEWA
10
BERBURU UNTUK MENINGKATKAN KEKUATAN
11
TURUN GUNUNG
12
AJIAN ZAMANKHWALA JAGAT SAKSANA
13
MENCARI RAMUAN PENYEMBUH UNTUK RAJA DAN RATU
14
MENCARI RAMUAN PENYEMBUH UNTUK RAJA DAN RATU
15
PERTEMUAN KEMBALI DENGAN MAUNG BODAS
16
WARISAN MAUNG SANJAYA
17
KEKALAHAN
18
LAHIRNYA KAISAR PENJAGA BINATANG SUCI
19
KEMBALI PULANG
20
MENYEMBUHKAN RAJA ANGGA DAN RATU ADININGRUM
21
NEGOSIASI, KESEPAKATAN, DAN HADIAH
22
PERPINDAHAN KE DESA LEMBARAWA
23
DESA LEMBARAWA
24
BERTARUNG DENGAN JATMIKO
25
HAL YANG TAK TERDUGA
26
MAPUTI AKSA (MATA PUTIH)
27
PEMBANTAIAN SILUMAN TIKUS TANAH BAGIAN 1
28
PEMBANTAIAN SILUMAN TIKUS TANAH BAGIAN 2
29
PEMBANTAIAN SILUMAN TIKUS TANAH BAGIAN 3
30
KESEDIHAN YANG MENDALAM
31
PENGATURAN DESA LEMBARAWA.
32
PERMINTAAN UJIAN KELULUSAN LEBIH AWAL
33
UJIAN KELULUSAN AWAL BAGIAN 1
34
UJIAN KELULUSAN AWAL BAGIAN 2
35
MENCIPTAKAN AJIAN BARU
36
AWAL KEMELUT KEKOSAWAAN MAJAPAHIT
37
PENINGKATAN BLETA BORA
38
MENGHABISI KONGKENG, BONGKENG, DAN CONGKENG BAGIAN 1
39
MENGHABISI KONGKENG, BONGKENG, DAN CONGKENG BAGIAN 2
40
TAIGA MAUNG LOKA
41
1 VS 102
42
PENGEJARAN BERAKHIR TRAGIS
43
PENYERBUAN SERIGALA MALAM
44
KEHANCURAN BANDIT DIRGACITRA
45
KEMENANGAN YANG MENYEDIHKAN
46
MASA LALU EMPU CULUK BAGIAN 1
47
MASA LALU EMPU CULUK BAGIAN 2
48
UJIAN KELAYAKAN
49
SILUMAN KARBARA SAYUTA
50
SELAMAT DATANG SAUDARA BARU
51
USAHA YANG CUKUP KERAS
52
RAIVAJA (PEDANG PEMBELAH LANGIT)
53
ISTANA JULANG EMAS
54
RENCANA PENINGKATAN
55
MELELAHKAN
56
HABISLAH SUDAH
57
TONTONAN MENARIK
58
KEBERHASILAN
59
KEPANIKAN WARGA DESA SOKA
60
PENGIRIMAN
61
LENYAPNYA PAMILYA SAPUTRA
62
KERJASAMA JANGKA PANJANG
63
PAMILYA KUSUMA YANG TERSEMBUNYI
64
TANTANGAN RAJA SURYA BAGIAN 1
65
TANTANGAN RAJA SURYA BAGIAN 2
66
TANTANGAN RAJA SURYA BAGIAN 3
67
AKU KALAH?
68
MANGGALA MELEDAK?
69
SUDAH SEMBUH
70
MEMPERBAIKI PUSAKA PASOPATI
71
RENCANA LICIK WIJAYA
72
DUO KELINCI
73
DUO KELINCI
74
PERANG GERILYA BAGIAN 1
75
PERANG GERILYA BAGIAN 2
76
PERANG GERILYA BAGIAN 3
77
PENGUMUMAN
78
PERANG GERILYA BAGIAN 3 (revisi)
79
PERANG GERILYA BAGIAN 4
80
PERANG GERILYA BAGIAN 5
81
PERANG GERILYA BAGIAN 6
82
PERANG GERILYA BAGIAN 7
83
DIRUNDUNG KESEDIHAN
84
HATI-HATI
85
HILANGNYA KEKHAWATIRAN
86
JALAN KELUAR
87
AKHIRNYA BERTEMU DENGAN YANG DICARI
88
MENYEMBUHKAN NYAI SINDANG BARANG
89
TERKAGET
90
KERIBUTAN
91
MATI JUGA MUSUH DALAM SELIMUT
92
MELATIH AJIAN PANCER BANU (ELEMEN AIR)
93
SANG MAHA JENIUS
94
MEMULAI PENYERANGAN
95
TRIO KELINCI
96
WIJAYA VS RAH TENGGER
97
1 JUTA? 10 JUTA JUGA SIAP DILAWAN
98
ANJASMARA SASONGKO
99
TERDESAK? JANGAN BERMIMPI!
100
TERLUKA PARAH
101
TABIB JENIUS
102
KEBERHASILAN
103
PENGUMUMAN
104
ANARGHYA WIJAYA
105
UJIAN MENJADI MURID
106
AGNI PITAYAN (PEDANG TUJUH API)
107
SAYEMBARA BAGIAN 1
108
SAYEMBARA BAGIAN 2
109
SAYEMBARA 3 KEMENANGAN TELAK
110
SAYEMBARA 4 PANGERAN BERUNTUNG
111
ANCAMAN PERANG KEMBALI
112
INFORMASI DUNIA BENUA NUSANTARA
113
PEREBUTAN WILAYAH BAGIAN 1 MEMPERTAHANKAN IBU PERTIWI
114
PEREBUTAN WILAYAH BAGIAN 2 PESAN TERAKHIR
115
PEREBUTAN WILAYAH BAGIAN 3 TERSELAMATKAN
116
SELAMAT TINGGAL
117
UNEG-UNEG AUTHOR
118
HILANG INGATAN (SEASON 1 END)

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!