KITAB JAGAT BUANA BAGIAN 1

CWUSZHSH...

Raja angga sabil menggendong putri shintadewi, tiba di depan sebuah goa berukuran diameter 10 meter tinggi 20 meter, ya goa yang cukup besar. Raja angga melangkah masuk ke dalam mulut gua.

TAP...TAP...TAP....

Terlihat sebuah formasi ilusi berbentuk naga merah yang sangat besar yang tidur menjaga mulut gua, bagi yang bukan pamilya puntadewa ini hanya sebuah goa yang dijaga naga merah besar. Ketika orang lain yang masuk maka formasi ilusi naga akan meraung sehingga membuat nyali ciut.

Raja angga menempelkan tangan pada moncong naga merah besar untuk meng konfirmasi dirinya adalah salah satu petinggi di pamilya puntadewa.

SRIING...

Tangannya di selimuti aura biru tipis, terlihat sebuah portal berukuran 3 meter, raja Angga masuk portal itu.

SYUURP....

Sementara di istana Kumara bergegas mencari Ratu Adiningrum di aula istana, ratu sedang duduk di singgasananya yang berada di samping singgasana raja Angga.

"Lapor yang mulia ratu, hamba membawa pesan dari yang mulia raja Angga." ucap kumara sambil membungkukan hormat pada sang ratu lalu memberikan sebuah gulunga surat.

"Terima kasih baladika adilaga, kalian boleh pergi." ucap ratu dengan wajah penuh kekhawatiran.

"Sendiko, yang mulia ratu, hamba dan para prajurit undur diri." ucap kumara sambil mundur dengan membungkukan badannya.

Ratu Adiningrum membuka gulungan surat yang diberikan kumara. Surat itu berisi pesan darurat kepada sang ratu untuk menyusulnya ke tempat rahasia pamilya punta dewa.

"Ternyata mimpiku benar-benar terjadi, oh dewata agung maafkan hamba ini yang tidak bisa menjaga anak hamba ini." ucapnya penuh penyesalan dan khawatir hingga ia tak terasa meneteskan air mata.

Segera ia mengambil bola bening sebesar 2 kepalan tangan dan mengulurkan telapak tangannya dengan energi chakra, bola bening itu bersinar hijau terang.

SRIIING...

CWUSZHZH...

Seketika muncul 10 pria paruh menggunakan jubah berwarna hitam, berlogo bawang merah dan bawang putih dibelakang jubahnya menggunakan ikat kepala berwarna putih.

"Ada apa gerangan, yang mulia ratu memanggil kami dengan pesan darurat?." Ucap pemimpin salah satu pria berjubah hitam dengan membungkukan badan dengan hormat.

"Lebih baik kita langsung cepat ke tempat rahasia."perintah ratu

"Sendiko, yang mulia ratu."ucap salah satu pemimpin berjubah hitam.

"AJIAN PANCER BUMI : MELIPAT BUMI."ucap serentak kesepuluh pria berjubah hitam dan Ratu Adiningrum.

CWUSZHZH...CWUSZHZH...CWUSZHZH...

Seketika mereka menghilang dari pandangan.

*POV Kekosawaan Siliwangi*

Di istana agung kekosawaan, para raja sedang berkumpul membahas adanya batu mustika seukuran bola baseball berwarna jingga di pintu gerbang kotaraja Gajah Saluyu. Akibat batu mustika itu jatuh 2 ksatria binting, seketika, 2 bargawa, 5 bargawa Slira, dan juga 10 bargawa sura tewas seketika.

"Hormat yang mulia, hamba melaporkan batu mustika itu sudah kami amankan di gudang harta perbendaharaan kekosawaan," ucap baladika adilaga senopati Bomawikhata yang berlutut satu kaki dan wajah menunduk.

"Baik, terima kasih Senopati Bomawikhata. panggil beberapa peneliti untuk memecahkannya," titah Sri Maharaja Baduga.

"Sendiko yang mulia kosawa, hamba pamit undur diri," Senopati Bomawikhata yang berlutut dengan satu kaki dan menunduk wajahnya, kemudian berjinjit mundur untuk pamit.

"Mohon maaf yang mulia Kosawa Sri Maharaja Baduga jika hamba lancang!, hamba hanya ingin melaporkan mungkin sangat erat kaitannya dengan batu mustika itu. Balakosawa perbatasan kerajaan Kemuning Loka dan alas apuy penangsang memberitahukan, bahwa ada pertarungan di gunung Ciremai tepatnya di puncak alas apuy penangsang 1 hari yang lalu. Balakosawa malam itu sempat tujuh benda seperti batu melayang kemudian terbang berpencar, salah satunya menuju ke istana agung kekosawaan. Hanya itu saja yang Mulia Kosawa Sri maharaja Baduga," Ucap Raja Kemuning Loka Citrabaya kemuning.

"Terima kasih raja Citrabaya, mungkin ini akan menjadi petunjuk!" ucap Sri Maharaja Baduga.

"Ini sudah menjadi tugas hamba yang mulia kosawa," ucap raja Citrabaya Kemuning.

"Dengan begini Kemuning Loka masih punya muka di depan yang mulia kosawa, kalau tidak habis sudah tak ada cara lain untuk membujuk Kosawa agar mau memberikan bantuan kelonggaran terkait kegagalan panen dan kurangnya upeti yang di setorkan ke kosawaan," batin Raja Citrabaya Kemuning.

"Cih, dasar muka tebal cari muka sudah jelas-jelas raja sampah masih berani bertutur kata," batin Raja Satrunjaya Marangga, raja kerajaan Majalaya.

"Rasanya aku muak dengan tingkah laku raja sampah itu, punya wilayah yang bagus namun tidak bisa memanfaatkannya. Pamilyanya juga sampah, aku akan membuat rencana untuk merebut kerajaan sampah itu, lihat saja nanti!" batin Raja Bimarata Danurjaya, raja kerajaan caruban nagari.

Kerajaan Caruban Nagari, kerajaan Majalaya, Kerajaan Kemuning Loka dan kerajaan Brabang sari wilayahnya berdampingan dan mempunyai beberapa konflik, terutama kerajaan Caruban Nagari dan kerajaan Kemuning Loka.

"Segera panggil irabazlea senopati Danurdara," titah Sri Maharaja Baduga.

Ksatria Binting maju menghadap Sri Maharaja Baduga, "Sendiko yang Mulia Kosawa, hamba segera laksanakan titah yang mulia Kosawa!, hamba pamit undur diri!" Ucap ksatria binting sambil berlutut dengan satu kaki dan menundukan kemudian berjinjit mundur untuk pamit.

Setelah beberapa saat ksatria binting membawa irabazlea Senopati Danurdara dan ksatria binting kembali berjaga, "Hamba menghadap yang mulia Kosawa!, hamba menunggu perintah!" Ucap Danurdara.

"Bawa prajurit tingkat ksatria berammatia endacaka, avancuesa, dan kerkuesa menuju gunung Ciremai di puncak alas apuy penangsang untuk menyelidiki masalah ini," titah Sri Maharaja Baduga.

"Sendiko yang mulia kosawa!, titah paduka hamba segera laksanakan, hamba pamit undur diri!" Senopati Danurdara yang berlutut dengan satu kaki dan menunduk wajahnya, kemudian berjinjit mundur untuk pamit.

"Mohon maaf yang mulia kosawa, jika hamba lancang. Dua hari yang lalu hamba menerima gulungan surat dari kerajaan Brabang sari, isinya meminta izin untuk menamai salah satu anak dari putri Shintadewi bernama Wijaya Kusuma. Nama Kusuma adalah nama dari bagian pamilya Kusuma yang tidak bisa di pakai seenaknya jadi kerajaan Brabang sari meminta izin untuk mencatut nama Kusuma. Namun dari informasi yang hamba tahu putri Shintadewi sudah 1008 tahun telah menghilang dari Kerajaan Brabang Sari dan hilangnya tepat di Alas apuy penangsang. Hamba akan pergi ke kerajaan Brabang Sari, dan mencari informasi tersebut karna raja angga adalah sahabat saya, yang mulia kosawa," ucap raja dharma ayu Surya Kusuma.

"Terima kasih raja Surya, kamu selalu bisa di andalkan. Selalu punya pandangan luas menuju ke depan, tak heran kerajaan Dharma Ayu menjadi pilar pertama dan utama kekosawaan siliwangi," Puji Sri Maharaja Baduga.

"Terima kasih yang Mulia Kosawa, ini sudah menjadi kewajiban hamba. Kami juga akan berbuat yang terbaik untuk keberlangsungan kekosawan Siliwangi," ucap Raja Surya Kusuma dengab menunduk hormat dan menangkupkan tangannya.

POV END

Terpopuler

Comments

Wak Jon

Wak Jon

🤔🤔🤔🤔🤔🤔🤔🤔🤔

2021-10-27

0

Whwha Barack Jie

Whwha Barack Jie

1008 tahun ? jadi bingung

2021-10-21

2

lihat semua
Episodes
1 ANAK LANGIT
2 NAGA BADRANAYA
3 SHINTADEWI PUNTADEWA BAGIAN 1
4 SHINTADEWI PUNTADEWI BAGIAN 2
5 KITAB JAGAT BUANA BAGIAN 1
6 KITAB JAGAT BUANA BAGIAN 2
7 KITAB JAGAT BUANA BAGIAN 3
8 MELATIH WIJAYA KUSUMA
9 AJIAN KANURAGAN BHANDAYUDA : BALADEWA
10 BERBURU UNTUK MENINGKATKAN KEKUATAN
11 TURUN GUNUNG
12 AJIAN ZAMANKHWALA JAGAT SAKSANA
13 MENCARI RAMUAN PENYEMBUH UNTUK RAJA DAN RATU
14 MENCARI RAMUAN PENYEMBUH UNTUK RAJA DAN RATU
15 PERTEMUAN KEMBALI DENGAN MAUNG BODAS
16 WARISAN MAUNG SANJAYA
17 KEKALAHAN
18 LAHIRNYA KAISAR PENJAGA BINATANG SUCI
19 KEMBALI PULANG
20 MENYEMBUHKAN RAJA ANGGA DAN RATU ADININGRUM
21 NEGOSIASI, KESEPAKATAN, DAN HADIAH
22 PERPINDAHAN KE DESA LEMBARAWA
23 DESA LEMBARAWA
24 BERTARUNG DENGAN JATMIKO
25 HAL YANG TAK TERDUGA
26 MAPUTI AKSA (MATA PUTIH)
27 PEMBANTAIAN SILUMAN TIKUS TANAH BAGIAN 1
28 PEMBANTAIAN SILUMAN TIKUS TANAH BAGIAN 2
29 PEMBANTAIAN SILUMAN TIKUS TANAH BAGIAN 3
30 KESEDIHAN YANG MENDALAM
31 PENGATURAN DESA LEMBARAWA.
32 PERMINTAAN UJIAN KELULUSAN LEBIH AWAL
33 UJIAN KELULUSAN AWAL BAGIAN 1
34 UJIAN KELULUSAN AWAL BAGIAN 2
35 MENCIPTAKAN AJIAN BARU
36 AWAL KEMELUT KEKOSAWAAN MAJAPAHIT
37 PENINGKATAN BLETA BORA
38 MENGHABISI KONGKENG, BONGKENG, DAN CONGKENG BAGIAN 1
39 MENGHABISI KONGKENG, BONGKENG, DAN CONGKENG BAGIAN 2
40 TAIGA MAUNG LOKA
41 1 VS 102
42 PENGEJARAN BERAKHIR TRAGIS
43 PENYERBUAN SERIGALA MALAM
44 KEHANCURAN BANDIT DIRGACITRA
45 KEMENANGAN YANG MENYEDIHKAN
46 MASA LALU EMPU CULUK BAGIAN 1
47 MASA LALU EMPU CULUK BAGIAN 2
48 UJIAN KELAYAKAN
49 SILUMAN KARBARA SAYUTA
50 SELAMAT DATANG SAUDARA BARU
51 USAHA YANG CUKUP KERAS
52 RAIVAJA (PEDANG PEMBELAH LANGIT)
53 ISTANA JULANG EMAS
54 RENCANA PENINGKATAN
55 MELELAHKAN
56 HABISLAH SUDAH
57 TONTONAN MENARIK
58 KEBERHASILAN
59 KEPANIKAN WARGA DESA SOKA
60 PENGIRIMAN
61 LENYAPNYA PAMILYA SAPUTRA
62 KERJASAMA JANGKA PANJANG
63 PAMILYA KUSUMA YANG TERSEMBUNYI
64 TANTANGAN RAJA SURYA BAGIAN 1
65 TANTANGAN RAJA SURYA BAGIAN 2
66 TANTANGAN RAJA SURYA BAGIAN 3
67 AKU KALAH?
68 MANGGALA MELEDAK?
69 SUDAH SEMBUH
70 MEMPERBAIKI PUSAKA PASOPATI
71 RENCANA LICIK WIJAYA
72 DUO KELINCI
73 DUO KELINCI
74 PERANG GERILYA BAGIAN 1
75 PERANG GERILYA BAGIAN 2
76 PERANG GERILYA BAGIAN 3
77 PENGUMUMAN
78 PERANG GERILYA BAGIAN 3 (revisi)
79 PERANG GERILYA BAGIAN 4
80 PERANG GERILYA BAGIAN 5
81 PERANG GERILYA BAGIAN 6
82 PERANG GERILYA BAGIAN 7
83 DIRUNDUNG KESEDIHAN
84 HATI-HATI
85 HILANGNYA KEKHAWATIRAN
86 JALAN KELUAR
87 AKHIRNYA BERTEMU DENGAN YANG DICARI
88 MENYEMBUHKAN NYAI SINDANG BARANG
89 TERKAGET
90 KERIBUTAN
91 MATI JUGA MUSUH DALAM SELIMUT
92 MELATIH AJIAN PANCER BANU (ELEMEN AIR)
93 SANG MAHA JENIUS
94 MEMULAI PENYERANGAN
95 TRIO KELINCI
96 WIJAYA VS RAH TENGGER
97 1 JUTA? 10 JUTA JUGA SIAP DILAWAN
98 ANJASMARA SASONGKO
99 TERDESAK? JANGAN BERMIMPI!
100 TERLUKA PARAH
101 TABIB JENIUS
102 KEBERHASILAN
103 PENGUMUMAN
104 ANARGHYA WIJAYA
105 UJIAN MENJADI MURID
106 AGNI PITAYAN (PEDANG TUJUH API)
107 SAYEMBARA BAGIAN 1
108 SAYEMBARA BAGIAN 2
109 SAYEMBARA 3 KEMENANGAN TELAK
110 SAYEMBARA 4 PANGERAN BERUNTUNG
111 ANCAMAN PERANG KEMBALI
112 INFORMASI DUNIA BENUA NUSANTARA
113 PEREBUTAN WILAYAH BAGIAN 1 MEMPERTAHANKAN IBU PERTIWI
114 PEREBUTAN WILAYAH BAGIAN 2 PESAN TERAKHIR
115 PEREBUTAN WILAYAH BAGIAN 3 TERSELAMATKAN
116 SELAMAT TINGGAL
117 UNEG-UNEG AUTHOR
118 HILANG INGATAN (SEASON 1 END)
Episodes

Updated 118 Episodes

1
ANAK LANGIT
2
NAGA BADRANAYA
3
SHINTADEWI PUNTADEWA BAGIAN 1
4
SHINTADEWI PUNTADEWI BAGIAN 2
5
KITAB JAGAT BUANA BAGIAN 1
6
KITAB JAGAT BUANA BAGIAN 2
7
KITAB JAGAT BUANA BAGIAN 3
8
MELATIH WIJAYA KUSUMA
9
AJIAN KANURAGAN BHANDAYUDA : BALADEWA
10
BERBURU UNTUK MENINGKATKAN KEKUATAN
11
TURUN GUNUNG
12
AJIAN ZAMANKHWALA JAGAT SAKSANA
13
MENCARI RAMUAN PENYEMBUH UNTUK RAJA DAN RATU
14
MENCARI RAMUAN PENYEMBUH UNTUK RAJA DAN RATU
15
PERTEMUAN KEMBALI DENGAN MAUNG BODAS
16
WARISAN MAUNG SANJAYA
17
KEKALAHAN
18
LAHIRNYA KAISAR PENJAGA BINATANG SUCI
19
KEMBALI PULANG
20
MENYEMBUHKAN RAJA ANGGA DAN RATU ADININGRUM
21
NEGOSIASI, KESEPAKATAN, DAN HADIAH
22
PERPINDAHAN KE DESA LEMBARAWA
23
DESA LEMBARAWA
24
BERTARUNG DENGAN JATMIKO
25
HAL YANG TAK TERDUGA
26
MAPUTI AKSA (MATA PUTIH)
27
PEMBANTAIAN SILUMAN TIKUS TANAH BAGIAN 1
28
PEMBANTAIAN SILUMAN TIKUS TANAH BAGIAN 2
29
PEMBANTAIAN SILUMAN TIKUS TANAH BAGIAN 3
30
KESEDIHAN YANG MENDALAM
31
PENGATURAN DESA LEMBARAWA.
32
PERMINTAAN UJIAN KELULUSAN LEBIH AWAL
33
UJIAN KELULUSAN AWAL BAGIAN 1
34
UJIAN KELULUSAN AWAL BAGIAN 2
35
MENCIPTAKAN AJIAN BARU
36
AWAL KEMELUT KEKOSAWAAN MAJAPAHIT
37
PENINGKATAN BLETA BORA
38
MENGHABISI KONGKENG, BONGKENG, DAN CONGKENG BAGIAN 1
39
MENGHABISI KONGKENG, BONGKENG, DAN CONGKENG BAGIAN 2
40
TAIGA MAUNG LOKA
41
1 VS 102
42
PENGEJARAN BERAKHIR TRAGIS
43
PENYERBUAN SERIGALA MALAM
44
KEHANCURAN BANDIT DIRGACITRA
45
KEMENANGAN YANG MENYEDIHKAN
46
MASA LALU EMPU CULUK BAGIAN 1
47
MASA LALU EMPU CULUK BAGIAN 2
48
UJIAN KELAYAKAN
49
SILUMAN KARBARA SAYUTA
50
SELAMAT DATANG SAUDARA BARU
51
USAHA YANG CUKUP KERAS
52
RAIVAJA (PEDANG PEMBELAH LANGIT)
53
ISTANA JULANG EMAS
54
RENCANA PENINGKATAN
55
MELELAHKAN
56
HABISLAH SUDAH
57
TONTONAN MENARIK
58
KEBERHASILAN
59
KEPANIKAN WARGA DESA SOKA
60
PENGIRIMAN
61
LENYAPNYA PAMILYA SAPUTRA
62
KERJASAMA JANGKA PANJANG
63
PAMILYA KUSUMA YANG TERSEMBUNYI
64
TANTANGAN RAJA SURYA BAGIAN 1
65
TANTANGAN RAJA SURYA BAGIAN 2
66
TANTANGAN RAJA SURYA BAGIAN 3
67
AKU KALAH?
68
MANGGALA MELEDAK?
69
SUDAH SEMBUH
70
MEMPERBAIKI PUSAKA PASOPATI
71
RENCANA LICIK WIJAYA
72
DUO KELINCI
73
DUO KELINCI
74
PERANG GERILYA BAGIAN 1
75
PERANG GERILYA BAGIAN 2
76
PERANG GERILYA BAGIAN 3
77
PENGUMUMAN
78
PERANG GERILYA BAGIAN 3 (revisi)
79
PERANG GERILYA BAGIAN 4
80
PERANG GERILYA BAGIAN 5
81
PERANG GERILYA BAGIAN 6
82
PERANG GERILYA BAGIAN 7
83
DIRUNDUNG KESEDIHAN
84
HATI-HATI
85
HILANGNYA KEKHAWATIRAN
86
JALAN KELUAR
87
AKHIRNYA BERTEMU DENGAN YANG DICARI
88
MENYEMBUHKAN NYAI SINDANG BARANG
89
TERKAGET
90
KERIBUTAN
91
MATI JUGA MUSUH DALAM SELIMUT
92
MELATIH AJIAN PANCER BANU (ELEMEN AIR)
93
SANG MAHA JENIUS
94
MEMULAI PENYERANGAN
95
TRIO KELINCI
96
WIJAYA VS RAH TENGGER
97
1 JUTA? 10 JUTA JUGA SIAP DILAWAN
98
ANJASMARA SASONGKO
99
TERDESAK? JANGAN BERMIMPI!
100
TERLUKA PARAH
101
TABIB JENIUS
102
KEBERHASILAN
103
PENGUMUMAN
104
ANARGHYA WIJAYA
105
UJIAN MENJADI MURID
106
AGNI PITAYAN (PEDANG TUJUH API)
107
SAYEMBARA BAGIAN 1
108
SAYEMBARA BAGIAN 2
109
SAYEMBARA 3 KEMENANGAN TELAK
110
SAYEMBARA 4 PANGERAN BERUNTUNG
111
ANCAMAN PERANG KEMBALI
112
INFORMASI DUNIA BENUA NUSANTARA
113
PEREBUTAN WILAYAH BAGIAN 1 MEMPERTAHANKAN IBU PERTIWI
114
PEREBUTAN WILAYAH BAGIAN 2 PESAN TERAKHIR
115
PEREBUTAN WILAYAH BAGIAN 3 TERSELAMATKAN
116
SELAMAT TINGGAL
117
UNEG-UNEG AUTHOR
118
HILANG INGATAN (SEASON 1 END)

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!