Shuwan Mey

"Seperti yang aku katakan sebelumnya, kondisi penyakitmu ini disebabkan oleh faktor psikologis. Setelah semalaman melakukan observasi padamu, tidak ada masalah fisik yang ditemukan. Temuilah psikolog dan psikiater untuk membantumu, aku tidak bisa membantu apa-apa lagi." ucap dr. Jerome.

Semalam memang Bayu telah menginap di rumah sakit untuk menjalani NPT atau Nocturnal Penile Tumescence. Hasilnya sama saja, secara fisik dia baik-baik saja.

"Akan lebih baik jika kamu bisa bertemu dengan cinta pertamamu itu dan menyelesaikan masalah di antara kalian secara baik-baik. Mungkin kamu bisa mengeluarkan beban-beban yang selama ini tidak bisa tersampaikan. Siapa tahu bisa membuatmu semakin mudah melupakannya."

"Kalaupun tidak bisa, menemui psikolog atau psikiater juga langkah yang tepat. Mereka bisa memberikan kata-kata sugesti agar kamu bisa melupakan masa lalu yang menyakitkan."

Bayu tersenyum, "Terima kasih atas usahanya, dokter."

"Aku harap kamu tidak menyerah."

"Pasti. Aku pamit dulu."

"Ya, take care!"

Bayu merenung di dalam mobilnya memikirkan perkataan dr. Jerome. Benarkah semua ini terjadi karena rasa sakit hatinya kepada Prita? Benarkah selama ini ia bisa disebut stress karena terus memikirkan wanita itu? Sungguh mencengangkan, seorang Bayu yang tak segan membunuh orang bisa stress gara-gara masalah wanita.

Ia mulai ragu, mungkin dokter itu memang tidak bisa menyembuhkannya sehingga mencari-cari alasan lain sebagai pembenaran. Toh selama 5 tahun ini dia tetap bisa hidup seperti biasa, bahkan bisnis-bisnisnya berkembang dengan sangat baik. Yah, meskipun ia akui belum bisa sama sekali melupakan cinta pertamanya.

Bayu menggelengkan kepalanya, mengusir segala pikiran buruk yang ada di otaknya. Ia mulai melajukan mobilnya meninggalkan area parkiran rumah sakit.

Saat melintasi area taman kota yang cukup sepi, ia melihat sepertinya ada seorang wanita yang sedang diganggu oleh dua orang lelaki berpakaian preman. Ia hampir saja mengabaikan apa yang dilihatnya karena ia merasa bukan urusannya juga dan dia bukanlah seorang pahlawan. Tapi, semakin mobilnya mendekati mereka, ternyata ia mengenal wanita yang sedang diganggu itu.

Tanpa basa-basi Bayu segera menepikan mobil dan menghampiri mereka.

"Ada apa ini?" tanyanya dengan penuh percaya diri.

"Bayu!" Shuwan Mey terkejut melihat kehadiran Bayu yang tiba-tiba datang di sana.

"Heh! Ngapain kamu kesini? Jangan ikut campur sesuatu yang bukan urusanmu!" kata salah seorang di antara mereka yang sepertinya dalam kondisi mabuk. Ia mengacungkan pisau ke arah Bayu dan mencoba menakut-nakuti.

Bayu melepaskan kancing di kedua lengannya kemudian melipat kemejanya sebatas siku. Ia kembali maju seolah sudah siap untuk berkelahi dua lawan satu. Ya, untuk apa takut dengan penjahat sekelas mereka. Dia sudah biasa menghadapi orang-orang yang lebih berbahaya dari mereka.

"Wah, nantangin ini orang!" salah satu penjahat lainnya ikut mengambil pisau yang terselip di pinggangnya. Ia lantas maju mencoba menghunuskan pisaunya ke arah Bayu.

Dengan gesit Bayu bisa menghindari serangan dari orang itu. Ia bahkan bisa membalasnya dengan menendang punggung orang itu hingga jatuh tersungkur ke tanah.

Satu orang lagi penjahat yang tampak mabuk ganti mencoba menyerang Bayu. Tapi Bayu hanya tertawa terbahak-bahak melihat polahnya. Untuk jalan saja sempoyongan, mengacung-acungkan pisau berputar-putar ke arah yang salah. Ia seperti sedang melihat pertunjukan orang tolol.

Sedang asyik bermain-main dengan orang mabuk di hadapannya, orang yang tadi ia tendang ke tanah ternyata sudah bangkit dan hendak menusuknya dari belakang. Reflek Bayu mencekal pergelangan orang itu, kemudian merebut pisau yang ada di genggamannya dan membuangnya jauh ke arah parit.

Orang itu tidak menyerah. Ia masih berusaha menyerang Bayu dengan tangan kosong. Dari segi bela diri, orang itu cukup lumayan mahir meakipun belum ada apa-apanya jika dibandingkan dengan Bayu. Itu sudah pasti. Bayu merupakan orang yang terlatih sejak kecil. Segala macam bentuk bela diri sempat ia pelajari, bahkan cara menggunakan senjata tajam juga sudah ia kuasai sejak usia remaja. Mungkin jika di Jepang ia sudah menjadi seorang ninja.

Sementara, Shu yang menonton di dekat mobilnya masih harap-harap cemas melihat Bayu yang berkelahi dengan kedua preman itu. Ia takut Bayu akan terluka. Apalagi mereka membawa senjata.

"Ampun, Pak!" pekik orang yang sedari tadi melawan.

Bayu berhasil membekuk orang itu hingga tersungkur ke tanah dalam kondisi babak belur.

"Apa yang kamu mau dari wanita itu?" Bayu menginterogasinya dengan tatapan mata mengintimidasi.

"Kami hanya ingin merebut mobilnya saja."

"Bohong! Kalau hanya ingin mengambil mobilnya, tidak perlu kan membawa senjata?"

"I... ini hanya untuk menakut-nakuti saja."

"Halah! Dilihat dari cara bertarungmu, aku tahu kamu mahir merkelahi dan menggunakan senjata. Kamu ingin mencelakai orang, kan? Sampai bawa-bawa teman pemabuk seperti dia."

"Sumpah! Kami belum pernah membunuh orang. Kami hanya merampok saja."

"Kalau mau dapat uang jangan merampok, tapi cari kerja!"

"Lha, pekerjaan kami kan memang rampok, Pak? Kalau nggak ngerampok malah namanya nggak kerja."

"Benar juga, ya." gumam Bayu membenarkan logika orang itu. "Maksudku kerja yang benar, bukan jadi rampok. Jadi pemulung kek, tukang parkir, kan bisa... masih banyak pekerjaan lain, kan?"

"Yah, Pak! Cuma rampok pekerjaan yang simpel, tidak butuh ijasah atau keahlian khusus selain kemampuan menakuti orang. Hehehe.... "

"Sampai kamu bertemu aku lagi masih jadi perampok, mati kamu, ya!"

Bayu mengambil dompet dari saku celananya. Ia mengeluarkan sekitar dua puluh lembar uang berwarna merah dan memberikannya kepada lelaki yang sudah dihajarnya habis-habisan.

"Ini buat berobat dan modal cari kerja. Awas saja kalau nanti masih jadi rampok."

"Makasih, Pak." orang itu terlihat senang sekali mendapatkan uang itu.

"Pergi sana, bawa sekalian temanmu yang teler itu!" perintah Bayu sembari menunjuk ke arah lelaki pemabuk yang sudah terkapar di tanah.

Shu yang melihat kejadian itu terlihat berbinar matanya. Bayu tampak keren seperti pahlawan penolong. Apalagi dia juga berbaik hati memberikan uang kepada penjahat itu. Membuatnya semakin kagum.

"Kamu tidak apa-apa?" tanya Bayu.

"Ah, iya. Aku tidak apa-apa. Terima kasih sudah menolong."

"Kamu kenapa bisa ada di sini?"

"Ban mobilku bocor. Tadi aku turun ngecek. Tiba-tiba mereka berdua datang nodongin senjata minta kunci mobil. Beruntungnya pas ada kamu lewat."

"Lain kali kalau mobil bermasalah di jalan, menepi saja. Terus, telepon orang terdekat untuk menjemput. Kalau tidak ada ya bisa telepon polisi. Jangan keluar mobil sendiri, bahaya."

"Iya, akan aku ingat."

"Ayo masuk ke mobilku."

"Hah?" Shu melongo mendengar ajakan Bayu.

"Kamu mau tetap di sini bersama mobilmu yg bocor?"

Shu menggeleng.

"Makanya ikut aku. Kamu mau kemana biar aku antar."

"Aku mau kembali ke kantorku."

"Oke."

Bayu menarik tiba-tiba tangan Shu, membuat wajah wanita itu seketika memerah karena malu. Perlakuan Bayu menurutnya itu suatu hal yang patriotis dan romantis.

Terpopuler

Comments

Nur Lizza

Nur Lizza

smg shu dpt menggantikn posisi prita di hati bayu

2023-04-28

0

Umie Irbie

Umie Irbie

bayu jangan dama shu😫😩😡😡😡😡😡😡😡😡 samaalex aja donk thor

2021-09-13

1

lihat semua
Episodes
1 PROLOG
2 Mafia itu Bernama Bayu
3 Alex Si Asisten
4 Mafia Belum Move On
5 Wanita dari Holly Hotel
6 Wanita dari Holly Hotel 2
7 Teman yang Gila
8 Bisnis dan Makan Malam
9 Si Agresif Karla
10 Diagnosa Dokter
11 Teman Laknat
12 Shuwan Mey
13 Holly Hotel
14 Pura-Pura Cinta
15 Perjalanan ke Singapura
16 Anak Lelaki yang Mirip denganku
17 Miss Prita?
18 Bermain dengan Daniel
19 Paman Misterius
20 Pertemuan yang Mendebarkan
21 Bayangkan Rasanya Menjadi Aku
22 Galau
23 Kunjungan Mama Maya
24 Perlakuan yang Berbeda
25 Rencana Pulang ke Indonesia
26 Malam yang Kacau
27 Malam yang Kacau 2
28 Mafia Vs Pemuda Songong
29 Sisi Lain Shu
30 Calon Kakak Ipar yang Menyebalkan
31 Karyawan Minata Food
32 Jangan Pulang!
33 Pacar Pak Bayu
34 Pacar Pak Bayu 2
35 Shu Wanita Seperti Apa?
36 Hasil Tes DNA
37 Kembali ke Indonesia
38 Bertemu Shuwan dan Bayu
39 Bertemu Shuwan dan Bayu 2
40 Ikut Papa ke Kantor
41 Masih Terasa Menyesakkan
42 Uncle Yu is Daddy?
43 Jangan Lupa Like
44 Prasangka
45 Bertemu Raya
46 Hampir Tertabrak
47 Di Lorong Gang Sepi
48 Sikap Mama Maya
49 Shuwan dan Moreno
50 Menghabiskan Malam Bersama
51 Penyerbuan
52 Penyerbuan 2
53 Penyerbuan 3
54 Mainan untuk Daniel
55 Anak Adopsi
56 Anak Adopsi 2
57 Anak Adopsi 3
58 Keisengan Bayu
59 Mansion Tengah Hutan
60 Mansion Tengah Hutan 2
61 Arga Ingin Menikah?
62 Klab Diambang Kebangkrutan
63 Kecelakaan
64 Kecelakaan 2
65 Pertengkaran di Rumah Sakit
66 Dalang di Balik Layar
67 Penyakit Daniel
68 Gara-Gara Golongan Darah O-
69 Pertemuan Manager Klab
70 Daniel Bangun
71 Penyelidikan Dimulai
72 Daniel Sakit Kanker?
73 Menjenguk Daniel
74 Berdamai dengan Keadaan
75 Rencana Pernikahan
76 Asal Dendam
77 Dean Hilang
78 Shuwan Kepergok Selingkuh
79 Shuwan Kepergok Selingkuh 2
80 Aku Tidak Mau Putus
81 Kemoterapi untuk Daniel
82 Perkara Anak Haram
83 Ayash vs Bayu
84 Kemoterapi Pertama
85 Menguatkan Daniel
86 Hari Pernikahan Irgi dan Raeka
87 Let's Divorce
88 Let's Divorce 2
89 Titik Terang yang Masih Samar
90 The Last Date
91 The Last Date 2
92 Makan Siang dengan Tuan Zetian
93 Mempercepat Rencana
94 Menginap di Rumah Sakit
95 Skandal Perselingkuhan
96 Skandal Perselingkuhan 2
97 Sidang Putusan Perceraian
98 Rapat Pemegang Saham
99 Kami Sudah Bercerai
100 Klarifikasi Isu
101 Obrolan Sebelum Tidur
102 Why?
103 Kamu Cemburu?
104 Let's Be Friend
105 Curhatan Antar Teman
106 Raya Akan Melahirkan
107 Kepergian Ayash
108 Cara Bersenang-Senang
109 Pernikahan Andin dan Arga
110 Keputusan Mencengangkan
111 Aku Baik-Baik Saja
112 Cara Menghilangkan kesedihan
113 Mencoba Hal Baru
114 Alasan Perceraian
115 Kamu Harus Berterima Kasih
116 Mati Rasa
117 Pergi Ke Club
118 Pergi Ke Club 2
119 Hukuman yang Pantas
120 Aku Butuh Bantuanmu
121 Memutuskan Berkencan
122 Putus dengan Shuwan
123 Tiga Srikandi
124 Ada yang Panas
125 Ada yang Panas 2
126 Obatku Canduku
127 Anak Pak Bayu
128 Perusahaan Milik Ayah
129 Perusahaan Milik Ayah 2
130 Mengantar Dean
131 Dua Orang yang Terluka
132 Berita Gembira
133 Kembali ke Kota J
134 Penculikan Dean
135 Hari Operasi Daniel
136 Ancaman
137 Usaha Penyelamatan
138 Bernafas Lega
139 Super Heronya Dean
140 Interogasi Polisi
141 Kedatangan Shuwan Mey
142 Pengakuan
143 Mengobati Luka
144 Lelaki yang Tidaksabaran
145 Arga dan Anak Perempuan
146 Kisah Tentang Meisya
147 Sudut Pandang Daniel
148 Peristiwa Tak Terduga
149 Bertemu Teman Lama
150 Dilema Karla
151 Bertemu Opa Samuel
152 Bayu Mengamuk
153 Menginap Di Mansion Samuel
154 Another Mission
155 Mama, Daddy, dan Daniel
156 Pesan dari Prita
157 Pikirkalah Kembali
158 Permintaan Sahabat
159 Menuju Altar Pernikahan
160 Sepotong Kisah Masa Lalu
161 Menemui Prita
162 Persiapan Malam Pertama
163 Malam Pertama yang Gagal
164 Malam Pertama yang Gagal 2
165 Menjadi Satu
166 Terlena
167 Selamat Pagi
168 Calon Duda dan Janda
169 Keegoisan Samuel
170 Bayu Vs Anak-Anak
171 Daniel ingin Menginap
172 Kecurigaan
173 Pertemuan di Makam
174 Sikap Mama Maya 2
175 Ikut Latihan Menembak
176 Kick Boxing
177 Di Tempat Panahan
178 Marah Kepada Bayu
179 Perbincangan di Ranjang
180 Camping
181 Penguntit
182 Penguntit 2
183 Mendadak Nonton Konser
184 Mencari Istri yang Nakal
185 Akhirnya Istri Nakal Ditemukan
186 Mobil Bergoyang
187 Hukuman
188 Jangan Dekati Istriku!
189 Telepon dari Suami
190 Bertemu Rafa
191 Menjemput Anak
192 Gosip di Kantor
193 Prita Menjadi Sasaran
194 Dia Masih Bisa Tersenyum
195 Appetizer
196 Hukuman Bagi yang Bersalah
197 Masalah di Perusahaan
198 Perbincangan Rahasia
199 Berita tentang Shuwan dan Moreno
200 Menggugurkan Kandungan?
201 Putri yang Kembali pada Singgasananya
202 Pengecekan Data Perusahaan
203 Kepergian Bayu
204 Hari Tanpa Bayu
205 Mentraktir Teman
206 Teman Baru
207 Rasa Kesepian
208 Perjalanan Menuju Dermaga
209 Kepulangan yang Tertunda
210 Bayu Menghilang
211 Perombakan Jabatan di Perusahaan
212 Berita Buruk yang Menyakitkan
213 Selepas Mengantar Andin
214 Mama Merindukan Daddy
215 Kembali ke Malam Itu
216 Perbincangan Pagi di Desa
217 Dijemput Ben
218 Karena Mabuk
219 Mimpi Indah
220 Jalan Bersama Raeka
221 Makna Kebahagiaan
222 Pertemuan Kalangan Atas
223 Permintaan Maaf Arga
224 Suami dan Mantan Suami
225 Dibawa Lari
226 Pertemuan Suami Istri
227 Takdir Seorang Mafia
228 Awal Mula Perlawanan
229 Menyamar
230 Perjalanan Darat Ke Kota J
231 Terlihat Abnormal
232 Mengunjungi Mansion Samuel
233 Membawa Ben
234 Bertemu Bara
235 Pergi ke Undangan Makan Malam
236 Prita Mendengar Rencana Perjodohan
237 Hal Gila dari Bayu
238 Aksi Tim Fredi
239 Malam yang Berat
240 Kemarahan Prita dan Alex
241 Menuju Bagaskara Corp
242 Peristiwa di Bagaskara Corp
243 Peristiwa di Bagaskara Corp 2
244 Peristiwa di Bagaskara Corp 3
245 Bara dan Ayahnya
246 Dimana Prita?
247 Penangkapan Bayu
248 Penangkapan Bayu 2
249 Ayash Menjenguk Prita
250 Ayash Mengunjungi Bayu
251 Memberi Penguatan
252 Mafia yang Berubah
253 Will You Marry Me?
254 Prita Kembali Sadar
255 Berita yang Mengagetkan
256 Peristiwa Malam
257 Kekesalan Bayu
258 Tamu yang Dibawa Bara
259 Pertemuan yang Terasa Singkat
260 Rengekan Daniel
261 Kedatangan Bapak Jendral
262 Perlombaan di Sekolah
263 Perlombaan di Sekolah 2
264 Siapa yang Jelek?
265 Kemenangan Bersama
266 Kembali ke Rumah
267 Kepanikan di Pagi Hari
268 Berita Kehamilan
269 Sebuah Keluarga Impian
270 Shuwan dan Bayinya
271 Shuwan dan Bayinya 2
272 Wasiat Shuwan
273 Pemakaman Shuwan
274 Mau Menengok Bayi?
275 Acara Makan Bersama
276 Acara Makan Bersama 2
277 Titik Terang Penyebab Kematian Shuwan
278 Permintaan Arsya
279 Ibu Hamil Ngambek
280 Saran dari Dokter
281 Kecemburuan Bayu
282 Nasib Yana
283 Belanja Kebutuhan Bayi
284 Karla Perusak Mood
285 Hot Daddy Idola
286 Tragedi dan Firasat
287 Prita Akan Melahirkan
288 Kelahiran Baby Dylan
289 Kelahiran Baby Dylan 2
290 Welcome to Our Family
291 Extra Part : Meminta Restu
292 Extra Part: Trip to Japan
293 Extra Part: Trip to Japan 2
294 Extra Part: Bulan Madu
295 Extra Part: Dean
296 Extra Part: Daniel
297 Visual Pemain
298 Extra Part: Dylan
299 PURA-PURA MISKIN
300 ISTRI ANTAGONIS JADI KESAYANGAN
301 Penghangat Ranjang Suami Orang
Episodes

Updated 301 Episodes

1
PROLOG
2
Mafia itu Bernama Bayu
3
Alex Si Asisten
4
Mafia Belum Move On
5
Wanita dari Holly Hotel
6
Wanita dari Holly Hotel 2
7
Teman yang Gila
8
Bisnis dan Makan Malam
9
Si Agresif Karla
10
Diagnosa Dokter
11
Teman Laknat
12
Shuwan Mey
13
Holly Hotel
14
Pura-Pura Cinta
15
Perjalanan ke Singapura
16
Anak Lelaki yang Mirip denganku
17
Miss Prita?
18
Bermain dengan Daniel
19
Paman Misterius
20
Pertemuan yang Mendebarkan
21
Bayangkan Rasanya Menjadi Aku
22
Galau
23
Kunjungan Mama Maya
24
Perlakuan yang Berbeda
25
Rencana Pulang ke Indonesia
26
Malam yang Kacau
27
Malam yang Kacau 2
28
Mafia Vs Pemuda Songong
29
Sisi Lain Shu
30
Calon Kakak Ipar yang Menyebalkan
31
Karyawan Minata Food
32
Jangan Pulang!
33
Pacar Pak Bayu
34
Pacar Pak Bayu 2
35
Shu Wanita Seperti Apa?
36
Hasil Tes DNA
37
Kembali ke Indonesia
38
Bertemu Shuwan dan Bayu
39
Bertemu Shuwan dan Bayu 2
40
Ikut Papa ke Kantor
41
Masih Terasa Menyesakkan
42
Uncle Yu is Daddy?
43
Jangan Lupa Like
44
Prasangka
45
Bertemu Raya
46
Hampir Tertabrak
47
Di Lorong Gang Sepi
48
Sikap Mama Maya
49
Shuwan dan Moreno
50
Menghabiskan Malam Bersama
51
Penyerbuan
52
Penyerbuan 2
53
Penyerbuan 3
54
Mainan untuk Daniel
55
Anak Adopsi
56
Anak Adopsi 2
57
Anak Adopsi 3
58
Keisengan Bayu
59
Mansion Tengah Hutan
60
Mansion Tengah Hutan 2
61
Arga Ingin Menikah?
62
Klab Diambang Kebangkrutan
63
Kecelakaan
64
Kecelakaan 2
65
Pertengkaran di Rumah Sakit
66
Dalang di Balik Layar
67
Penyakit Daniel
68
Gara-Gara Golongan Darah O-
69
Pertemuan Manager Klab
70
Daniel Bangun
71
Penyelidikan Dimulai
72
Daniel Sakit Kanker?
73
Menjenguk Daniel
74
Berdamai dengan Keadaan
75
Rencana Pernikahan
76
Asal Dendam
77
Dean Hilang
78
Shuwan Kepergok Selingkuh
79
Shuwan Kepergok Selingkuh 2
80
Aku Tidak Mau Putus
81
Kemoterapi untuk Daniel
82
Perkara Anak Haram
83
Ayash vs Bayu
84
Kemoterapi Pertama
85
Menguatkan Daniel
86
Hari Pernikahan Irgi dan Raeka
87
Let's Divorce
88
Let's Divorce 2
89
Titik Terang yang Masih Samar
90
The Last Date
91
The Last Date 2
92
Makan Siang dengan Tuan Zetian
93
Mempercepat Rencana
94
Menginap di Rumah Sakit
95
Skandal Perselingkuhan
96
Skandal Perselingkuhan 2
97
Sidang Putusan Perceraian
98
Rapat Pemegang Saham
99
Kami Sudah Bercerai
100
Klarifikasi Isu
101
Obrolan Sebelum Tidur
102
Why?
103
Kamu Cemburu?
104
Let's Be Friend
105
Curhatan Antar Teman
106
Raya Akan Melahirkan
107
Kepergian Ayash
108
Cara Bersenang-Senang
109
Pernikahan Andin dan Arga
110
Keputusan Mencengangkan
111
Aku Baik-Baik Saja
112
Cara Menghilangkan kesedihan
113
Mencoba Hal Baru
114
Alasan Perceraian
115
Kamu Harus Berterima Kasih
116
Mati Rasa
117
Pergi Ke Club
118
Pergi Ke Club 2
119
Hukuman yang Pantas
120
Aku Butuh Bantuanmu
121
Memutuskan Berkencan
122
Putus dengan Shuwan
123
Tiga Srikandi
124
Ada yang Panas
125
Ada yang Panas 2
126
Obatku Canduku
127
Anak Pak Bayu
128
Perusahaan Milik Ayah
129
Perusahaan Milik Ayah 2
130
Mengantar Dean
131
Dua Orang yang Terluka
132
Berita Gembira
133
Kembali ke Kota J
134
Penculikan Dean
135
Hari Operasi Daniel
136
Ancaman
137
Usaha Penyelamatan
138
Bernafas Lega
139
Super Heronya Dean
140
Interogasi Polisi
141
Kedatangan Shuwan Mey
142
Pengakuan
143
Mengobati Luka
144
Lelaki yang Tidaksabaran
145
Arga dan Anak Perempuan
146
Kisah Tentang Meisya
147
Sudut Pandang Daniel
148
Peristiwa Tak Terduga
149
Bertemu Teman Lama
150
Dilema Karla
151
Bertemu Opa Samuel
152
Bayu Mengamuk
153
Menginap Di Mansion Samuel
154
Another Mission
155
Mama, Daddy, dan Daniel
156
Pesan dari Prita
157
Pikirkalah Kembali
158
Permintaan Sahabat
159
Menuju Altar Pernikahan
160
Sepotong Kisah Masa Lalu
161
Menemui Prita
162
Persiapan Malam Pertama
163
Malam Pertama yang Gagal
164
Malam Pertama yang Gagal 2
165
Menjadi Satu
166
Terlena
167
Selamat Pagi
168
Calon Duda dan Janda
169
Keegoisan Samuel
170
Bayu Vs Anak-Anak
171
Daniel ingin Menginap
172
Kecurigaan
173
Pertemuan di Makam
174
Sikap Mama Maya 2
175
Ikut Latihan Menembak
176
Kick Boxing
177
Di Tempat Panahan
178
Marah Kepada Bayu
179
Perbincangan di Ranjang
180
Camping
181
Penguntit
182
Penguntit 2
183
Mendadak Nonton Konser
184
Mencari Istri yang Nakal
185
Akhirnya Istri Nakal Ditemukan
186
Mobil Bergoyang
187
Hukuman
188
Jangan Dekati Istriku!
189
Telepon dari Suami
190
Bertemu Rafa
191
Menjemput Anak
192
Gosip di Kantor
193
Prita Menjadi Sasaran
194
Dia Masih Bisa Tersenyum
195
Appetizer
196
Hukuman Bagi yang Bersalah
197
Masalah di Perusahaan
198
Perbincangan Rahasia
199
Berita tentang Shuwan dan Moreno
200
Menggugurkan Kandungan?
201
Putri yang Kembali pada Singgasananya
202
Pengecekan Data Perusahaan
203
Kepergian Bayu
204
Hari Tanpa Bayu
205
Mentraktir Teman
206
Teman Baru
207
Rasa Kesepian
208
Perjalanan Menuju Dermaga
209
Kepulangan yang Tertunda
210
Bayu Menghilang
211
Perombakan Jabatan di Perusahaan
212
Berita Buruk yang Menyakitkan
213
Selepas Mengantar Andin
214
Mama Merindukan Daddy
215
Kembali ke Malam Itu
216
Perbincangan Pagi di Desa
217
Dijemput Ben
218
Karena Mabuk
219
Mimpi Indah
220
Jalan Bersama Raeka
221
Makna Kebahagiaan
222
Pertemuan Kalangan Atas
223
Permintaan Maaf Arga
224
Suami dan Mantan Suami
225
Dibawa Lari
226
Pertemuan Suami Istri
227
Takdir Seorang Mafia
228
Awal Mula Perlawanan
229
Menyamar
230
Perjalanan Darat Ke Kota J
231
Terlihat Abnormal
232
Mengunjungi Mansion Samuel
233
Membawa Ben
234
Bertemu Bara
235
Pergi ke Undangan Makan Malam
236
Prita Mendengar Rencana Perjodohan
237
Hal Gila dari Bayu
238
Aksi Tim Fredi
239
Malam yang Berat
240
Kemarahan Prita dan Alex
241
Menuju Bagaskara Corp
242
Peristiwa di Bagaskara Corp
243
Peristiwa di Bagaskara Corp 2
244
Peristiwa di Bagaskara Corp 3
245
Bara dan Ayahnya
246
Dimana Prita?
247
Penangkapan Bayu
248
Penangkapan Bayu 2
249
Ayash Menjenguk Prita
250
Ayash Mengunjungi Bayu
251
Memberi Penguatan
252
Mafia yang Berubah
253
Will You Marry Me?
254
Prita Kembali Sadar
255
Berita yang Mengagetkan
256
Peristiwa Malam
257
Kekesalan Bayu
258
Tamu yang Dibawa Bara
259
Pertemuan yang Terasa Singkat
260
Rengekan Daniel
261
Kedatangan Bapak Jendral
262
Perlombaan di Sekolah
263
Perlombaan di Sekolah 2
264
Siapa yang Jelek?
265
Kemenangan Bersama
266
Kembali ke Rumah
267
Kepanikan di Pagi Hari
268
Berita Kehamilan
269
Sebuah Keluarga Impian
270
Shuwan dan Bayinya
271
Shuwan dan Bayinya 2
272
Wasiat Shuwan
273
Pemakaman Shuwan
274
Mau Menengok Bayi?
275
Acara Makan Bersama
276
Acara Makan Bersama 2
277
Titik Terang Penyebab Kematian Shuwan
278
Permintaan Arsya
279
Ibu Hamil Ngambek
280
Saran dari Dokter
281
Kecemburuan Bayu
282
Nasib Yana
283
Belanja Kebutuhan Bayi
284
Karla Perusak Mood
285
Hot Daddy Idola
286
Tragedi dan Firasat
287
Prita Akan Melahirkan
288
Kelahiran Baby Dylan
289
Kelahiran Baby Dylan 2
290
Welcome to Our Family
291
Extra Part : Meminta Restu
292
Extra Part: Trip to Japan
293
Extra Part: Trip to Japan 2
294
Extra Part: Bulan Madu
295
Extra Part: Dean
296
Extra Part: Daniel
297
Visual Pemain
298
Extra Part: Dylan
299
PURA-PURA MISKIN
300
ISTRI ANTAGONIS JADI KESAYANGAN
301
Penghangat Ranjang Suami Orang

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!