"Jadwal kita selanjutnya kemana?"
Bayu menyandarkan punggung pada sandaran sofa mobil. Ia melonggarkan sedikit dasi yang seharian melilit di lehernya. Rasanya sudah sangat letih seharian bergumul dengan berkas-berkas di perusahaan. Malam hari, ia masih harus melakukan kunjungan rutin ke klub malamnya.
"Hari ini ke King Crown dan Bubu Baba, Bos. Apa Anda punya rencana lain?"
Alex fokus pada kemudinya. Selain sebagai asisten, sepertinya dia juga merangkap sebagai sopir. Sebelumnya ada sopir yang selalu mengantar mereka berdua. Tapi, semenjak Alex memiliki SIM, Bayu selalu menyuruhnya untuk menjadi sopir pribadi.
"Tidak, aku tidak ada rencana lain."
Bayu membuka ponselnya, memeriksa beberapa pesan yang masuk.
"Bos?"
"Ya, kenapa?"
"Boleh saya bekerja memakai baju santai saja? Saya tidak betah memakai pakaian seperti ini."
Pakaian yang Alex maksud adalah setelan jas dan kemeja kerja. Sudah satu tahun Alex resmi bekerja di perusahaan menjadi asisten Bayu. Tapi, tiga tahun sebelumnya dia sudah ditraining perusahaan untuk bisa mendampingi Bayu.
Bayu menyunggingkan senyum, "Kamu sudah bosan menjadi anak buahku?"
Mendengar perkataan Bayu membuat Alex merinding. Kata-kata itu sangat menakutkan baginya.
"Tidak, Bos."
"Dulu aku juga sepertimu saat masih muda. Bertahanlah, lama-lama juga akan terbiasa. Kamu kelihatan keren memakai baju seperti itu."
"Baik, Bos."
Alex tak bisa membantah bosnya. Sebagai anak muda, kehidupan kantor yang terjadwal benar-benar bukan dunianya. Dia menginginkan kehidupan yang santai, banyak waktu luang mengerjakan apa yang ingin dilakukan sekehendak hati. Tapi, satu hal yang masih ia anggap beruntung. Bayu mengijinkannya bermain game saat tak ada pekerjaan.
"Alex, hentikan mobilnya di depan sebentar."
Alex melihat daerah sekitar dan langsung tahu tempat yang Bayu maksud. Kafe Saranghae milik wanita yang Bayu cintai. Dulu Alex sering datang ke sana untuk memata-matai Prita. Alex juga yang mencuri kode akses pintu ruangan Prita sehingga Bayu dulu bisa masuk ke kafe itu.
"Bos, apa kita akan masuk?" tanya Alex setelah memberhentikan mobilnya di depan kafe.
"Tidak. Aku hanya ingin melihat dari sini saja."
Bayu menurunkan kaca jendelanya memandangi keramaian pengunjung di kafe itu. Tak banyak yang berubah. Hanya saja Prita tak lagi ada di sana mengurusi kafenya. Sudah lama kafe itu beralih tangan dikelola oleh Egi, mantan sekertaris Ayash, bersama istrinya yang bernama Raya.
"Apa kafe ini juga sedang Bos incar?"
Bayu tertawa kecil mendengar pertanyaan Alex. Bayu memang sering meminta bantuannya untuk mengambil alih aset usaha yang ia incar, terutama dengan yang berhubungan dengan Prita.
Bayu kembali memandang ke arah luar jendela. Matanya menangkap sosok yang ia kenali. Egi. Kedua mata mereka sempat bertemu. Bayu langsung menutup kembali kaca mobilnya.
"Jalankan mobilnya!"
Alex menurut. Ia kembali menjalankan mobilnya tanpa menanyakan apapun.
Bayu kembali menyandarkan punggungnya pada sandaran kursi. Ia memejamkan matanya sejenak. Prita kembali hadir dalam pikirannya. Selama lima tahun tak pernah sehari saja ia melupakannya.
Alex melirik kaca spion memperhatikan bosnya di belakang yang tampak lesu.
"Kalau kangen, temui saja Bos. Orangnya kan ada di Singapura."
"Hahaha.... maksudmu siapa?"
"Nona Prita, Kan? Bos sedang memikirkannya."
"Ehm! Tidak juga."
"Kenapa Bos tidak mencoba berkencan dengan wanita lain? Kan banyak wanita cantik yang tertarik dengan Anda."
Bayu terdiam. Dia juga sudah cukup sering berdekatan dengan wanita lain tapi semuanya tak ada yang bisa membuatnya tertarik.
"Oh, iya. Kakak cantik dari Kota J yang model itu sudah lama juga ya tidak mengunjungi bos."
"Karla?"
"Iya, Kak Karla. Dia kan yang kelihatan paling tertarik dengan Anda."
"Karla sudah menikah."
"Benarkah? Tapi sepertinya dia sangat mencintai Bos."
"Karla tidak pernah benar-benar mencintai seseorang, Alex. Dia hanya mencintai uang. Dia menikah juga karena uang, bukan karena mencintai orangnya."
Bayu jadi memikirkan Karla. Wanita itu memang sangat cantik, seksi, dan menggairahkan. Dia sudah pernah tidur dengannya beberapa kali. Karla tipe wanita yang aktif ketika di ranjang. Dia dapat membangkitkan gairah lawan mainnya dengan mudah.
Namun, semua berbeda sejak Bayu merasakan pengalaman seksnya dengan Prita. Wanita perawan pertama yang pernah ia setubuhi sampai sekarang masih terngiang-ngiang momen indah itu. Momen yang selalu ingin ia ulang berkali-kali bahkan setiap hari.
Prita tipe wanita yang penurut. Entah itu karena takut atau alasan lain, membuat Bayu bersemangat setiap menghabiskan momen mesra dengannya. Ekspresi wajahnya saat bercinta dan suara-suara lengkuhan yang seksi masih tergambar jelas dalam memorinya.
Bayu memang tipe dominan, lebih menyukai wanita yang tampak pasrah daripada wanita yang terlalu agresif apalagi ingin mendominasi. Prita sangat berbeda dengan ******-****** yang pernah menemani tidurnya. Mungkin karena itu, dia sudah tidak lagi tertarik dengan wanita lain.
Andaikan bisa menemukan wanita pengganti, dia haruslah sebelas dua belas dengan Prita. Dan sepertinya di dalam dunianya tidak ada lagi wanita seperti itu. Yang biasa ia temui, wanita nakal dan agresif yang memamerkan kemolekan tubuhnya di klub malam. Bayu sama sekali tak lagi tertarik dengan wanita semacam itu.
"Sebenarnya Anda mudah saja jika ingin menculik Nona Prita dari suaminya. Saya bersedia akan membantu."
"Kamu ingin aku menjadi perusak rumah tangga orang?"
"Kalau itu yang Bos inginkan saya siap melakukan apapun. Bos kan sangat mencintainya, untuk apa terus duduk diam kalau bisa merebutnya? Untuk apa Bos bekerja keras mengambil alih usaha-usaha yang seharusnya menjadi milik Nona Prita? Bukankah lebih mudah jika Bos fokus mendapatkan wanita itu daripada mengembalikan harta-hartanya?"
"Alex, aku punya rencana lain. Sekarang aku tidak ingin memakai cara paksa karena sudah terbukti selalu gagal. Aku tak ingin menjadi perusak rumah tangganya. Jika rumah tangganya harus rusak, maka harus Prita sendiri yang merusaknya, bukan aku. Aku ingin melihat dia memohon-mohon padaku. Dan aku pastikan hal itu akan terjadi. Entah dengan membuat usaha suaminya bangkrut atau menghancurkan kehidupan orang yang dia sayangi, lihat saja, saat itu dia akan memohon-mohon padaku."
Bayu sangat tahu Prita wanita yang berhati lembut. Dia tak akan tega jika melihat orang yang disayanginya berada dalam kesulitan. Dia lebih baik mengorbankan dirinya daripada orang yang disayangi menderita. Itulah kelebihan sekaligus kelemahan Prita.
"Bos memilih bermain cantik kali ini?"
"Tentu. Seperti Red Wyne yang ada tapi keberadaannya entah dimana. Diam-diam tumbuh kuat dan besar di balik bayang-bayang. Siapa yang akan tahu kalau nantinya Red Wyne bisa menguasai kota ini."
"Saya masih menyayangkan Bos bermusuhan dengan ayah Anda sendiri. Seandainya kalian bisa bersatu, pasti Red Wyne akan lebih cepat menjadi besar."
"Kamu salah. Red Wyne tidak akan lahir jika aku masih ada di bawah ayahku. Dia paling tidak suka ada kekuatan tandingan."
"Lagipula, dia sendiri yang menginginkan semua ini. Maka aku hancurkan Tiger King di kota ini."
"Apa kamu masih ingin menjadi bagian Tiger King?"
"Tidak, tidak... saya suka bersama denganmu, Bos. Tolong jangan buang aku."
"Hahaha... kamu masih sangat berharga bagiku, Alex. Aku tidak akan membuangmu."
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 301 Episodes
Comments
Nur Lizza
smg perasa bayu gk jd kenyataan dn smg athor menurunkn cewek seperti prita shngga bayu dpt melupakn prita
2023-04-28
0
Nur Syuhada
mulai season 1 sampe season 2 tetap suka sama Bayu
2021-11-27
2
Yeyen Dhevan
hmmmm ko gtu sih bayu cari cwe lain aja lg
2021-10-21
0