Identitas Kakek Putih dan Kakek Hitam

“Apa kabar?”

“Qing Long!”

Singa langit itu tersentak kaget mendengar ucapan dari kakek putih. Karena di dunia tengah ini tidak ada yang mengetahui namanya. Bahkan di dunia dewa hanya beberapa saja yang mengetahui siapa namanya dan nama naga langit penjaga gerbang istana langit.

Semua penghuni dunia dewa hanya tahu bahwa dua penjaga gerbang itu adalah dua binatang dewa yaitu singa langit dan naga langit. Tapi mereka tidak tahu dengan nama mereka. Hal ini merupakan perintah dari kaisar langit kepada mereka berdua untuk merahasiakan nama mereka.

“Siapa kalian sebenarnya? Darimana kalian mengetahui namaku?” tanya Qing Long sambil menaikkan kewaspadaannya. Kini dia merasa bahwa dua kakek di hadapannya itu bukanlah sosok yang sembarangan.

“Ada apa dengan ekspresi wajahmu itu Qing Long yang agung? Kenapa kau sangat terkejut?” tanya kakek putih seolah-olah sedang terheran.

“Jangan basa-basi! Cepat katakan darimana kalian mengetahui namaku atau aku tidak akan segan!” Qing Long kembali berkata dengan wajah yang terlihat marah.

“Hohoho. Apa kau ingin bermain-main sejenak dengan kami?” tanya kakek putih lagi sambil tersenyum menyeringai.

“Kalianlah yang memaksaku!” ucap Qing Long sambil berteriak.

WHUUSSSSSSHH!!!

Api biru berkobar dengan hebat di tubuhnya, tanda suci di keningnya bersinar dengan sangat terang. Kemudian Dia mengambil sikap tempur. Namun sesaat setelah dia bersiap untuk menyerang, tiba-tiba saja.

WOOOOOSSHHHH!!

GRROOOAAAAAARRRRRRRR!!!!!

“Eh???”

Qing Long sangat terkejut dan tampak tak percaya dengan apa yang dia lihat di depannya.

Kakek putih berubah menjadi sosok naga putih yang sangat besar dan sangat agung. Kobaran api putih bercampur petir berwarna hitam yang berderak-derak menyelimuti seluruh tubuhnya. Besar tubuh Qing Long bahkan hanya setengahnya saja.

Naga itu mengenakan mahkota yang megah di kepalanya, berkaki empat, dan mempunyai sayap di punggungnya. Terlihat sebuah lingkaran berwarna biru cerah mengambang di atas kepala naga itu yang menunjukkan bahwa dia adalah penguasa dari rasnya.

Tubuh Qing Long bergetar hebat. Seluruh sendi-sendi tubuhnya terasa lemas. Nyalinya menciut seketika itu juga.

“Ya-yang mulia leluhur dewa naga.” Qing Long berkata lirih dengan ketakutan.

Mata naga itu terpejam sangat tenang. Lalu sesaat kemudian mata emasnya terbuka.

DUUUUMMMMM!!

Ledakan teredam dari energi yang sangat besar meledak saat naga itu membuka matanya.

Tubuh Qing Long yang terkena ledakan energi itu terhempas dengan keras ke arah sebuah batu besar tak jauh dari tempatnya. Tubuhnya menabrak batu itu hingga menyebabkannya menjadi hancur berkeping-keping. Qing Long menyemburkan darah dari mulutnya yang menandakan bahwa dia terluka di bagian dalam hanya karena ledakan energi tersebut.

Qing Long tak percaya dengan kejadian yang baru saja dia alami. Untuk sesaat dia mematung di antara serpihan batu itu. Setelah tersadar, segera saja Qing Long merubah wujudnya menjadi seorang pemuda tampan berambut biru dengan tanda suci api berwarna biru di keningnya. Sesaat setelah itu, dia langsung menghamburkan dirinya, bersimpuh dan bersujud di hadapan naga itu.

“Mohon ampun yang mulia leluhur dewa naga Shen Ling. Yang hina ini telah melakukan kesalahan besar. Mohon yang mulia menghukum yang hina ini.” Qing Long berucap dengan suara yang terdengar sangat ketakutan. Bahkan seluruh tubuhnya kini terlihat bergetar.

Qing Long masih bersujud menempelkan keningnya di permukaan tanah jurang menunggu jawaban dari Shen Ling.

Shen Ling hanya diam saja tak memberi tanggapan. Qing Long terlihat semakin ketakutan.

“Qing Long. Dimana keagunganmu? Dimana keangkuhan dan kesombonganmu tadi?” tanya Shen Ling dengan suara yang menggelegar.

Glekkk.

Qing Long menelan ludahnya kasar.

“Hamba tidak berani yang mulia. Hamba sungguh tidak berani,” kata Qing Long lagi dengan ketakutan. Dia semakin merendahkan tubuhnya bersujud di hadapan Shen Ling.

Qing Long mengumpati dirinya sendiri dalam hati karena tidak menyadari keberadaan Shen Ling. Kini dia hanya bisa pasrah apabila hidupnya berakhir di jurang ini.

Siapa yang tidak tahu Shen Ling sang leluhur dewa naga? Dewa pertama yang ada di dunia atas. Bahkan kaisar langit pun akan bersujud jika bertemu dengannya karena bisa dibilang Shen Ling adalah leluhur semua bangsa dewa. Seluruh penghuni ketiga dunia tahu siapa itu Shen Ling.

Di dunia tengah, banyak yang menyembah Shen Ling sebagai dewa, dan hanya Shen Ling lah yang paling pantas menjadi dewa bagi mereka.

“Qing Long,” ucap Shen Ling dengan suara menggelegar.

“Hamba yang mulia.” Qing Long menjawab dengan suara yang bergetar.

“Qing Long,” ucap Shen Ling Lagi.

“Hamba yang mulia.” Qing Long kembali menjawab dengan suara yang masih bergetar dan ketakutan. Dia merasa bahwa hidupnya akan segera berakhir.

Sementara kakek hitam yang dari tadi diam kini terlihat sedang menahan tawa melihat Shen Ling mengerjai Qing Long. Sesaat setelah itu dia kembali diam menjaga wibawanya.

Lalu setelah itu Shen Ling kembali merubah wujudnya kembali menjadi kakek putih.

“Bangunlah!” perintah Shen Ling.

“Hamba tidak berani yang mulia,” jawab Qing long ketakutan.

“Kau berani melawan perintahku?” tanya Shen Ling menaikkan suaranya.

Mendengar itu, Qing Long langsung berdiri tegap secepat kilat.

“Qing Long, ada yang mau aku tanyakan kepadamu,” ucap Shen Ling.

“Silahkan yang mulia, apa yang ingin yang mulia tanyakan akan hamba jawab.” Qing Long menjawab dengan gemetar.

“Aku yakin kau pasti tahu identitas cucu kami itu.” Shen Ling berucap sambil mengelus jenggot panjangnya.

Qing Long paham arah ucapan dari Shen Ling.

“Mohon maaf yang mulia. Sebelum hamba menjawabnya, apakah hamba boleh menanyakan sesuatu?” Qing Long bertanya dengan sangat hati-hati.

Shen Ling menganggukkan kepalanya.

“Bukankah yang mulia sedang eee.” Kata-kata Qing Long terhenti karena tidak berani melanjutkan ucapannya.

Shen Ling yang tau apa yang akan ditanyakan oleh Qing Long lalu berkata, “Aku tahu apa yang ingin kau tanyakan.”

“Ya, saat itu aku memang dihukum oleh yang agung. Aku dihukum di jurang ini karena pertempuranku dulu dengan leluhur dewa iblis.

Di sini, kekuatan kami ditekan hingga ke tingkat raja dewa tahap awal karena hukum batas antara dunia tengah dengan dunia atas.

Setelah sepuluh juta tahun, kini kekuatan kami meningkat ke tingkat raja dewa tahap kesembilan,” jelas Shen Ling.

Qing Long menganggukkan kepala karena dia juga tahu apa itu hukum batas.

“Yang mulia, apa itu pendekar raja dewa? Lalu, siapakah yang ada di sebelah anda yang mulia?” tanya Qing Long lagi.

“Sudahlah. Suatu saat kau akan mengetahuinya seiring berjalannya waktu,” jawab Shen Ling.

Dan untuk dia...

WHOOOOOSSSSSHHHH!

WRRAAAAAAAAAGHHHHH!!!

HAHAHAHAAA!!

HAHAHAHAHAHAAAA!!!

Kakek hitam berubah menjadi iblis raksasa yang sangat besar. Besarnya hampir sama dengan wujud naga Shen Ling. Raksasa itu mempunyai dua tanduk di kepalanya. Matanya berwarna hitam pekat. Tampak seluruh tubuhnya terselubungi oleh api hitam yang berkobar dan suatu energi berwarna merah darah yang berdesing.

Iblis raksasa itu memakai zirah perang pada tubuhnya. Di atas kepalanya terdapat sebuah lingkaran berwarna hitam pekat yang menunjukkan bahwa dia adalah penguasa dari rasnya. Sama seperti Shen Ling.

Ya, dia adalah sang leluhur dewa iblis Mo Jin. Dewa yang kedua setelah Shen Ling.

BAAAAAMMMM!!

Seketika itu tubuh Qing Long langsung jatuh tengkurap di tanah karena tekanan dari iblis raksasa yang diarahkan kepadanya. Nafasnya tercekat, seluruh tubuhnya tiba-tiba menggigil ketakutan, dan seluruh kekuatannya seolah menghilang tanpa sebab.

“Siaaaal. Nasib malang apalagi yang menimpaku?” Qing Long berkata dalam hati sambil mempertahankan kesadarannya agar tidak pingsan. Sekarang dia sadar bahwa dialah semut yang sebenarnya.

“Sudahlah Jin.” Shen Ling berkata kepada Mo Jin.

Tekanan energi itu lalu menghilang seketika, dan Mo Jin berubah kembali ke dalam wujud manusianya. Qing Long pun akhirnya bisa bernafas lega.

“Qing Long, Mo Jin yang sekarang tidaklah sama dengan Mo Jin yang dulu. Sekarang dia adalah sahabatku. Kau berilah hormat kepadanya.” Shen Ling berkata kepada Qing Long.

Qing Long terlihat seperti masih tidak percaya dengan yang diucapkan oleh Shen Ling, tapi dia tidak berani membantah perintah Shen Ling.

BUUUGH!

Qing Long menjatuhkan diri dan bersujud di hadapan Shen Ling. “Hamba memberi hormat kepada yang mulia leluhur dewa iblis Mo Jin.”

“Sudah-sudah. Bangunlah bayi kucing!” perintah Mo Jin.

“Terima kasih atas kemurahan hati yang mulia.” Qing Long berkata lalu kembali berdiri.

“Cepat sekarang kau katakan identitas cucu kami itu!” perintah Mo Jin.

Lalu Qing Long mulai menjelaskan siapa Ling Jin yang sebenarnya serta menjelaskan hal-hal mengenai Ling Jin kepada kedua kakek itu. Qing Long juga memberitahu mereka bahwa dia ditugaskan untuk menjaga Ling Jin sampai waktunya tiba.

Mo Jin manggut-manggut mendengarkan penjelasan dari Qing Long.

“Hmm. Ini terdengar sedikit rumit. Semoga saja waktunya masih sempat,” ucap Mo Jin dengan wajah yang serius.

Terpopuler

Comments

Lanjut dulu tor

2023-09-22

0

merah jambu

merah jambu

haaaaa

2021-12-03

0

A.0122

A.0122

woah leluhur naga dan iblis, apa identitas ling jin adalah pangeran mahkota kaisar langit

2021-10-21

0

lihat semua
Episodes
1 Pengumuman
2 Meteor dan Bayi Laki-laki
3 Kakek Putih dan Kakek Hitam
4 Situasi Di Istana.
5 Ling Jin
6 Sebuah Ramalan
7 Tak Terpecahkan
8 Kakek yang Protektif
9 Qing Long
10 Identitas Kakek Putih dan Kakek Hitam
11 Pertempuran Shen Ling Vs Mo Jin
12 Dantian Alam
13 Perkenalan dan Kembali Pulang
14 Anak Laki-laki yang Pingsan
15 Perpisahan
16 Tetua Yu Yin
17 Kenyataan Pahit dan Teman Baru
18 Xin Xiao Yu
19 Kedatangan Rombongan Kaisar
20 Hadiah Untuk Yin Mei Lin
21 Amarah Terpendam Ling Jin
22 Terbukanya Dantian Alam
23 Elemen Kegelapan
24 Kitab Dewa Iblis
25 Yin Mei Lin Yang Berubah
26 Bermain Peran
27 Mu Yinfeng Yang Malang
28 Pertemuan Kembali
29 Menjadi Buronan I
30 Menjadi Buronan II
31 Amukan Yin Mei Lin
32 Keputusan Ling Jin
33 Mengunjungi Mo Lianfeng
34 Memasuki Dunia Buatan Shen Ling
35 Kelicikan Patriak Mu Bai
36 Aliansi Bintang Hitam
37 Melawan Tetua Agung Fang Dan I
38 Melawan Tetua Agung Fang Dan II
39 Kekhawatiran Ling Jin
40 Turnamen Benua Tengah I
41 Turnamen Benua Tengah II
42 Serangan Aliansi Bintang Hitam
43 Ling Jin Melawan Dua Patriak
44 Kemunculan Pasukan Iblis
45 Mode Iblis
46 Pedang Dosa
47 Pahlawan Kota Changlin
48 Pertengkaran Segitiga
49 Huang Xiuren
50 Dua Hati Mulai Bersemi
51 Menghancurkan Keluarga Besar Chang I
52 Menghancurkan Keluarga Besar Chang II
53 Kebenaran Terungkap
54 Bing Xie
55 Tehnik Linghun
56 Klan Naga Iblis
57 Merampok Perampok
58 Sembilan Gerbang Jiwa
59 Dewa Obat
60 Shi Shen Zhe Sang Pembantai Dewa
61 Pohon Kegelapan Abadi dan Embun Iblis
62 Kecemburuan Bao Chun dan Kedatangan Qing Long
63 Terbukanya Kitab Dewa Naga
64 Lima Pangeran Neraka
65 Kabar Peperangan
66 Segel Maha Dewa Mulai Terkikis
67 Makan Bersama
68 Hari Peperangan
69 Formasi Kuno Xiwang Xunhuan
70 Reinkarnasi Dewa Panah Xin Chen
71 Tujuan Xin Chen
72 Nama yang Tidak Bisa Disebutkan
73 Kutukan Budak
74 Kedatangan Shen Ling dan Mo Jin
75 Kemalangan Qing Long dan Xin Chen
76 Mimpi Buruk Ling Jin
77 Perbincangan Bao Chun dan Han Jieru
78 Penasbihan Penguasa Bangsa Iblis Dimulai
79 Bertemu Kakek Buyut
80 Jiu Huangzi
81 Rasa Terima Kasih Ling Jin
82 Pemimpin Baru Klan Naga Iblis
83 Kota Zhongyang
84 Membantu Desa Bianyuan
85 Menaklukkan Kekaisaran Tang - Sekte Halilintar I
86 Menaklukkan Kekaisaran Tang - Sekte Halilintar II
87 Menaklukkan Kekaisaran Tang - Sekte Tombak Api (Kemunculan Sang Naga Raksasa)
88 Memasuki Dunia Jiwa
89 Mencari Informasi
90 Menaklukkan Kekaisaran Tang - Sekte Kelelawar Darah
91 Firasat Buruk Qing Long
92 Menyerang Istana Kekaisaran Tang
93 Menyerang Istana Kekaisaran Tang II
94 Menyerang Istana Kekaisaran Tang III - Kemunculan Sang Iblis Raksasa
95 Bao Chun Menipu Qing Long
96 Pertemuan yang Tidak Disadari
97 Menjadi Alkemis Besar - Hanya Perlu Membayangkannya Saja!
98 Rencana Pertunangan
99 Ling Jin Sang Pengacau
100 Kegundahan Bao Chun
101 Tunjukkan Usahamu, Jendral!
102 Bandit Salah Sasaran
Episodes

Updated 102 Episodes

1
Pengumuman
2
Meteor dan Bayi Laki-laki
3
Kakek Putih dan Kakek Hitam
4
Situasi Di Istana.
5
Ling Jin
6
Sebuah Ramalan
7
Tak Terpecahkan
8
Kakek yang Protektif
9
Qing Long
10
Identitas Kakek Putih dan Kakek Hitam
11
Pertempuran Shen Ling Vs Mo Jin
12
Dantian Alam
13
Perkenalan dan Kembali Pulang
14
Anak Laki-laki yang Pingsan
15
Perpisahan
16
Tetua Yu Yin
17
Kenyataan Pahit dan Teman Baru
18
Xin Xiao Yu
19
Kedatangan Rombongan Kaisar
20
Hadiah Untuk Yin Mei Lin
21
Amarah Terpendam Ling Jin
22
Terbukanya Dantian Alam
23
Elemen Kegelapan
24
Kitab Dewa Iblis
25
Yin Mei Lin Yang Berubah
26
Bermain Peran
27
Mu Yinfeng Yang Malang
28
Pertemuan Kembali
29
Menjadi Buronan I
30
Menjadi Buronan II
31
Amukan Yin Mei Lin
32
Keputusan Ling Jin
33
Mengunjungi Mo Lianfeng
34
Memasuki Dunia Buatan Shen Ling
35
Kelicikan Patriak Mu Bai
36
Aliansi Bintang Hitam
37
Melawan Tetua Agung Fang Dan I
38
Melawan Tetua Agung Fang Dan II
39
Kekhawatiran Ling Jin
40
Turnamen Benua Tengah I
41
Turnamen Benua Tengah II
42
Serangan Aliansi Bintang Hitam
43
Ling Jin Melawan Dua Patriak
44
Kemunculan Pasukan Iblis
45
Mode Iblis
46
Pedang Dosa
47
Pahlawan Kota Changlin
48
Pertengkaran Segitiga
49
Huang Xiuren
50
Dua Hati Mulai Bersemi
51
Menghancurkan Keluarga Besar Chang I
52
Menghancurkan Keluarga Besar Chang II
53
Kebenaran Terungkap
54
Bing Xie
55
Tehnik Linghun
56
Klan Naga Iblis
57
Merampok Perampok
58
Sembilan Gerbang Jiwa
59
Dewa Obat
60
Shi Shen Zhe Sang Pembantai Dewa
61
Pohon Kegelapan Abadi dan Embun Iblis
62
Kecemburuan Bao Chun dan Kedatangan Qing Long
63
Terbukanya Kitab Dewa Naga
64
Lima Pangeran Neraka
65
Kabar Peperangan
66
Segel Maha Dewa Mulai Terkikis
67
Makan Bersama
68
Hari Peperangan
69
Formasi Kuno Xiwang Xunhuan
70
Reinkarnasi Dewa Panah Xin Chen
71
Tujuan Xin Chen
72
Nama yang Tidak Bisa Disebutkan
73
Kutukan Budak
74
Kedatangan Shen Ling dan Mo Jin
75
Kemalangan Qing Long dan Xin Chen
76
Mimpi Buruk Ling Jin
77
Perbincangan Bao Chun dan Han Jieru
78
Penasbihan Penguasa Bangsa Iblis Dimulai
79
Bertemu Kakek Buyut
80
Jiu Huangzi
81
Rasa Terima Kasih Ling Jin
82
Pemimpin Baru Klan Naga Iblis
83
Kota Zhongyang
84
Membantu Desa Bianyuan
85
Menaklukkan Kekaisaran Tang - Sekte Halilintar I
86
Menaklukkan Kekaisaran Tang - Sekte Halilintar II
87
Menaklukkan Kekaisaran Tang - Sekte Tombak Api (Kemunculan Sang Naga Raksasa)
88
Memasuki Dunia Jiwa
89
Mencari Informasi
90
Menaklukkan Kekaisaran Tang - Sekte Kelelawar Darah
91
Firasat Buruk Qing Long
92
Menyerang Istana Kekaisaran Tang
93
Menyerang Istana Kekaisaran Tang II
94
Menyerang Istana Kekaisaran Tang III - Kemunculan Sang Iblis Raksasa
95
Bao Chun Menipu Qing Long
96
Pertemuan yang Tidak Disadari
97
Menjadi Alkemis Besar - Hanya Perlu Membayangkannya Saja!
98
Rencana Pertunangan
99
Ling Jin Sang Pengacau
100
Kegundahan Bao Chun
101
Tunjukkan Usahamu, Jendral!
102
Bandit Salah Sasaran

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!