Di kamar besar yang di desain begitu mewah dengan perpaduan warna grey dan hitam kini hampir tak berbentuk. Kamar yang tadinya begitu suram semakin terlihat menakutkan saat Nico tak segan-segan menghancurkan banyak barang.
Nico menghancurkan apa saja yang dilihatnya termasuk cermin besar yang kini hanya menyisakan kepingan-kepingan kaca. Tak ada satupun yang berani mendekat dan menghentikan. Mita pun hanya bisa menangis menyaksikan kepedihan putranya.
Pria itu frustasi. Bukan pertama kali Nico dibuat gila oleh keadaan. Sekuat apapun ia mencoba, perasaan itu membuatnya kalah.
"Nico ... sudah cukup, Nak. Hentikan, Mama mohon." Mita meremas dadanya sakit, air matanya terus mengalir.
"Dia bahkan gemetar melihatku. Semenakutkan itukah aku?" Nico meremas rambutnya kuat. Pria itu terduduk lemas disamping ranjang.
"ARGHHH!! DIANN!! MAAFKAN AKUU!! MAAFKAN PAPAA!!" Teriakan putus asa Nico kembali terdengar sekian kalinya. Teriakan yang begitu menyayat hati bagi siapapun yang mendengarnya. Air mata sudah membanjiri wajah lusuh itu.
Ya Tuhan, apa ini karmaku?
Dengan takut-takut Mita mendekati Nico. Putranya itu sudah meringkuk memeluk lutut dengen menyedihkannya. Nico terlihat seperti mayat hidup yang kehilangan jiwa. Pandangan matanya kini hanya menatap kosong.
Tak terbayangkan betapa sakitnya hati seorang ibu yang menyaksikan penderitaan anaknya sendiri, sedangkan saat itu mereka tak dapat memberi jalan keluar. Bisakah waktu kembali diputar? Jika bisa, Mita rela mengorbankan nyawanya demi sebuah waktu.
"Nico–" Mita terisak. Tangannya mencoba menyentuh tubuh lemah yang selalu menolaknya itu dengan perlahan. Nico tak bergeming. Mita akhirnya memberanikan diri untuk memeluknya.
"Maafkan Mama– maaf. Kau bisa membunuhku jika itu bisa mengobati sedikit rasa sakit mu."
"Mama akan bicara pada Dian. Mama akan bersujud padanya agar mau kembali pada kita. Mama akan lakukan apa saja–"
"Kenapa tidak sejak dulu?"
Deg!
"Kenapa tidak sejak dulu Mama menahannya?" Nico melepas dekapan Mita. Me…
Ketika Takdir Kembali Memilih
Ikatan Batin
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 75 Episodes
Comments
Ayu
Aku kok ikut menangis thor lihat keadaan Nico hancur seperti itu
2025-08-08
0
dewi_nie
aku baca lagi tak bosan2 ceritanya seru bikin kangen.
2025-08-16
0
Rosegold💍
Mengapa hanya menyalahkan ibunya. Nico sendiri yg melepaskannya dan berkahwin sblm penceraian itu berlaku. Itu sgt menyakitkan. Apa nico lupa dgn kesalahannya?
2025-11-07
1