Flashback : Awal Mula

Langkah kaki yang berlarian terdengar memenuhi lorong kamar di sebuah hotel berbintang. Terlihat sekelompok orang berbaju hitam sedang berusaha mengejar gadis remaja berambut sebahu. Gadis itu terus berlari tanpa tahu arah, hingga seseorang menarik tangannya dan membekap mulutnya yang memekik terkejut.

Pria itu membawanya masuk ke salah satu kamar. Mendengar sekelompok orang itu kehilangan jejak, ia melepas bekapan tangannya. Gadis itu menghela nafas lega.

"Terima kasih," ucapnya bersungguh-sungguh. Pria itu tidak menjawab, tapi terlihat seperti sedang menahan sesuatu.

"Tu– tuan?" Dian terkejut saat pria itu tiba-tiba jatuh, segera ia menangkap tubuhnya.

"Tuan, anda baik-baik saja?" Diandra ikut panik terhadap penolongnya.

Pria itu menatap gadis berwajah manis dengan pandangan tak terbaca. Dengan pandangan memohon ia berkata, "Maafkan aku." Diandara tidak dapat memahami maksud pria itu, namun tiba-tiba saja tubuhnya sudah dibawa dan dihempaskan di atas ranjang.

Diandra memberontak, tapi pria itu mencekal tangannya di atas kepala sehingga bibirnya bebas menjalar di tubuhnya. Tanpa aba-aba, pria itu mencium bibir Dian dengan rakus, seolah itu adalah makanan yang tak boleh di sia-siakan.

"Hentikan ..." Air mata Dian mengalir begitu saja, ia tak memiliki kekuatan untuk melawan. Pria ini tak memberi kesempatan untuk bergerak atau membela diri.

"Aku akan memberikan apa saja setelah ini," bisiknya di telinga Dian.

Hingga Dian merasakan sesuatu merobek bagian dirinya. Ia memejamkan mata menahan sakit disertai air mata yang terus mengalir. Takdir macam apa yang sedang dihadapinya.

Maafkan aku Tuhan, aku tidak dapat menjaga kesucianku.

-

-

-

"Nico!" Suara menggelegar pria dewasa membangunkan sepasang manusia yang masih terlelap.

Dian menggenggam erat selimut yang menutupi tubuh polosnya saat melihat banyak pasang mata menatap kearah dirinya dan pria disampingnya dengan marah.

"Kakek ..."

Tuan besar keluarga Abraham, pemilik perusahaan terbesar di Indonesia itu menatap murka pada cucu pertamanya, Nicolas Abraham.

"Malam ini aku ingin melihat surat nikah sudah ada di mejaku! Kau dan gadis itu," putusnya, membuat Dian dan Nico membulatkan mata.

Semua orang menatap terkejut, terutama wanita paruh baya yang menatapnya tidak suka. Dian yakini jika wanita itu merupakan Nyonya keluarga Abraham dan disebelah wanita itu ada pria paruh baya lainnya yang tidak lain adalah Tuan kedua setelah tuan besar.

Dian hanya memilih diam, menundukkan kepalanya tanpa menatap semua mata itu. Tidak ada ekspresi sedih atau tertekan di wajahnya, ia menerima semua takdirnya dengan ikhlas.

Malam itu, buku nikah keduanya benar-benar ada di meja Tuan besar. Nico dan Dian resmi menjadi suami istri pada malam itu.

Keduanya ditempatkan di kamar yang sama. Malam yang seharusnya menjadi malam pertama bagi pengantin baru berganti menjadi malam dimana semua penyesalan bermula.

"Jangan terlalu berharap dengan pernikahan ini. Aku memiliki kekasih dan akan menikahinya setelah dia kembali."

Nico menyerahkan sebuah map berisi aset dan beberapa kekayaan keluarga Abraham sebagai jaminan serta bayaran atas perbuatannya pada Diandra.

Ia masih memiliki perasaan, setelah apa yang ia lakukan pada gadis muda ini, tidak mungkin membiarkannya begitu saja. Terlebih sang kakek adalah orang yang dermawan, sudah jelas ia akan menerima Diandra dengan tangan terbuka.

"Aku tidak akan menceraikan mu. Tapi maaf, aku akan tetap menikahi kekasihku."

Kakeknya tidak akan suka dengan keputusannya jika sampai ia menceraikan Diandra. Satu-satunya cara yang ia pikirkan hanyalah berupa poligami. Namun, ia tidak tahu jika kebanyakan wanita tidak menyukai hal seperti ini.

"Bagaimana jika aku ingin berpisah?" Dian menatap Nico datar.

"Itu keputusanmu, setidaknya kakek tahu bahwa kau yang menginginkannya." Nico tidak tahu apa yang ada dipikiran Diandra saat ini. Gadis ini sangat tenang, tidak ada ketakutan dimatanya.

"Kalau begitu biarkan aku melayanimu sebagai istri sampai hari itu tiba." Diandra mengambil map diatas meja itu. "Kita sepakat."

Ini akan menjadi akhir dari masa depannya. Diandra dapat menebak apa yang akan terjadi selanjutnya. Ia hanya perlu menunggu waktu. Satu hal yang ia pegang, ia telah menjadi istri dari seorang suami, maka ia wajib melayaninya dengan baik. Tidak peduli pernikahan ini diingankan atau tidak.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

...Mampir juga yukk disini🥰...

Terpopuler

Comments

Siti Amanah

Siti Amanah

ini pertama ku baca bagus karakternya bagus alurnya menyentuh banget sampe mataku berembun.

2025-03-13

2

Fitri Ernimalina

Fitri Ernimalina

akhirnya ku menemukan mu..

2025-03-20

0

guntur 1609

guntur 1609

kejam kau nik

2025-03-15

0

lihat semua
Episodes
1 Prolog
2 Flashback : Awal Mula
3 Sudah Ada Mama
4 Bahagia?
5 Penyesalan yang Terlambat
6 Menjadi Orang Asing
7 Flashback : Sepenting Itukah Sebuah Status?
8 Flashback : Menderita Sendirian
9 Sedikit Harapan
10 Harta Bukan Segalanya
11 Perbedaan Kasta
12 Yang Tersisa dari Dian
13 Mama Dian
14 Perasaan Akrab
15 Takdir Bukanlah Kebetulan
16 Tujuan Akhir adalah Bahagia
17 Flashback : Akan Ku Coba
18 Emilio
19 Ketemu!!
20 Flashback : Tujuanku, Semangat ku, Hidupku, Anakku.
21 Sederhana, Namun Berharga
22 Ikatan Batin
23 Jangan Ambil Dia!
24 Sifat Asli yang Tersembunyi
25 Bukan Akhir, tapi Baru Dimulai
26 Gangguan Kecemasan
27 Menyesali Keputusan
28 Dian Berbeda
29 Biarkan Aku Pulang!
30 Kesempatan Tidak Datang Dua Kali
31 Kehangatan yang Begitu Nyata
32 Pertunjukan Menarik
33 Kau Istriku, Bukan Ja*langku!
34 Maaf ....
35 Satu Sisi yang Berbeda
36 Flashback : Bukan Anak Haram
37 Flashback: Neraka
38 Luka yang Tak Dapat Sembuh
39 Histerektomi
40 Apapun Alasannya
41 Sudah Berbeda
42 Kenalan Lama
43 Saat itu ....
44 Saatnya Bebas
45 Terungkap
46 Bagian dari Rencana
47 Fakta Lain
48 Tidak Apa-apa
49 Rico
50 Memulai Kembali
51 Ricard
52 Neraka (2)
53 Singkat, namun Membekas
54 Stok Kesabaran
55 Kalau Begitu Lihat
56 Kegelapan Lain
57 Mama Tidak Jahat
58 Kedatangan Rea
59 Gangguan Kepribadian
60 Johan
61 Tidak Bernafas
62 Ruang Seni
63 Ruang Seni (2)
64 Bersama Mama
65 Bertemu Johan
66 Keputusan Rico
67 Mengakui
68 Gadis Kecil Mama
69 Salah Waktu
70 Melakukannya dengan Benar— Sekali Lagi (End)
71 Extra Part
72 NOVEL BARU
73 P
74 Miss. Rich (new)
Episodes

Updated 74 Episodes

1
Prolog
2
Flashback : Awal Mula
3
Sudah Ada Mama
4
Bahagia?
5
Penyesalan yang Terlambat
6
Menjadi Orang Asing
7
Flashback : Sepenting Itukah Sebuah Status?
8
Flashback : Menderita Sendirian
9
Sedikit Harapan
10
Harta Bukan Segalanya
11
Perbedaan Kasta
12
Yang Tersisa dari Dian
13
Mama Dian
14
Perasaan Akrab
15
Takdir Bukanlah Kebetulan
16
Tujuan Akhir adalah Bahagia
17
Flashback : Akan Ku Coba
18
Emilio
19
Ketemu!!
20
Flashback : Tujuanku, Semangat ku, Hidupku, Anakku.
21
Sederhana, Namun Berharga
22
Ikatan Batin
23
Jangan Ambil Dia!
24
Sifat Asli yang Tersembunyi
25
Bukan Akhir, tapi Baru Dimulai
26
Gangguan Kecemasan
27
Menyesali Keputusan
28
Dian Berbeda
29
Biarkan Aku Pulang!
30
Kesempatan Tidak Datang Dua Kali
31
Kehangatan yang Begitu Nyata
32
Pertunjukan Menarik
33
Kau Istriku, Bukan Ja*langku!
34
Maaf ....
35
Satu Sisi yang Berbeda
36
Flashback : Bukan Anak Haram
37
Flashback: Neraka
38
Luka yang Tak Dapat Sembuh
39
Histerektomi
40
Apapun Alasannya
41
Sudah Berbeda
42
Kenalan Lama
43
Saat itu ....
44
Saatnya Bebas
45
Terungkap
46
Bagian dari Rencana
47
Fakta Lain
48
Tidak Apa-apa
49
Rico
50
Memulai Kembali
51
Ricard
52
Neraka (2)
53
Singkat, namun Membekas
54
Stok Kesabaran
55
Kalau Begitu Lihat
56
Kegelapan Lain
57
Mama Tidak Jahat
58
Kedatangan Rea
59
Gangguan Kepribadian
60
Johan
61
Tidak Bernafas
62
Ruang Seni
63
Ruang Seni (2)
64
Bersama Mama
65
Bertemu Johan
66
Keputusan Rico
67
Mengakui
68
Gadis Kecil Mama
69
Salah Waktu
70
Melakukannya dengan Benar— Sekali Lagi (End)
71
Extra Part
72
NOVEL BARU
73
P
74
Miss. Rich (new)

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!