Mama Dian

Brukk ....

Seorang wanita yang tergesa-gesa tidak sengaja menabrak Dian yang sedang berdiri memilih salah satu pakaian. Isi tas tangan wanita itu berserakan di sekitar Dian berdiri. Dian tak bergeming dari tempatnya, hanya menoleh melihat sang pelaku.

Melihat wanita itu berlutut karena terjatuh, Dian hendak membantunya berdiri, namun wanita itu dengan kasarnya menyentak tangan Dian. Ia meraih kasar tas dan barang-barang nya yang tercecer.

"Apa kau tidak punya mata?!" sarkasnya pada Dian setelah berdiri kembali, membuat orang-orang berkumpul seperti menonton pertunjukan.

Dian tidak menjawab, ia justru hanya diam menatap wanita itu lekat. Wanita itu kesal karena Dian masih mampu berdiri tegak dan menatapnya datar.

"Kau yang menabrakku," jawab Dian akhirnya, mengangkat sebelah alisnya.

"Kau!" Gertakan wanita itu sedikit tertahan saat menyadari situasi bukan hanya mereka disana. Ia memperhatikan penampilan Dian yang tidak biasa. Semua yang melekat padanya bukan barang-barang murah.

"Mama ..." Suara anak kecil mengisi keheningan disana. Dian beralih menatap anak laki-laki yang berlari ke arah wanita itu.

"Rico!" Wanita itu terkejut.

"Mama ... jangan tinggalkan Rico." Anak bernama Rico itu memegang erat baju ibunya. Wajahnya sembab dengan sisa air mata yang masih membekas disana.

"Apa yang kau katakan." Wanita itu menggeram tertahan. Ia terlihat panik dengan pandangan menebak semua orang.

"Apa dia meninggalkan putranya?"

"Kulihat dia berlari tergesa-gesa, mungkin hendak pergi secepatnya."

"Dia bahkan menabrak nona muda itu. Orang tua macam apa dia."

"Ikut aku!" Menarik anak itu segera menjauh dari kerumunan.

Dian tidak mengalihkan pandangannya dari mereka. Wajah anak itu membuatnya iba. Usianya mungkin lebih muda dari Emilio. Tapi, tampaknya sang ibu tak memperlakukannya dengan baik.

Dian tanpa sadar mengikuti hingga ke parkiran mall. Benar saja, Dian mendengar suara tangisan. Wanita itu membentak bahkan mendorong anak laki-laki itu hingga tersungkur.

"Sudah kubilang jangan mengikutiku! Kau tuli, hah?" bentaknya, tangisan anak itu semakin mengeras.

"Mama ... Rico takut," isaknya.

"Aku bukan mama mu! Jangan panggil aku mama," teriak wanita itu hendak pergi lagi.

"Mama ..." Rico mengejar dan memeluk kaki ibunya.

"Anak sialan. Pergi!" Menyentak kakinya, Rico kembali tersungkur.

Sakit, sakit sekali pemandangan yang dilihatnya. Dian mengepalkan tangannya marah. Ia benci wanita yang berstatus ibu namun berkelakuan seperti binatang. Ia semakin benci saat mengetahui siapa wanita itu.

Melly ... kau tidak berubah.

"Kalau begitu jangan mencarinya lagi!" Wanita bernama Melly itu kembali dibuat terkejut dengan kehadiran Dian.

"Jangan ikut campur!" Nampaknya Melly tak mengenali wanita di depannya ini.

"Jika kau tidak menginginkannya lagi, berikan dia padaku." Menunjuk Rico yang menggeleng.

Melly menatap Dian. Sebenarnya ia tak peduli dengan anak itu, tapi mengambil sedikit keuntungan tak masalah, bukan?

"Baik."

"Tidak, Mama. Rico ingin bersama Mama." Rico menolak. "Diam!" bentak Melly lagi.

"Kau tahu tidak ada yang gratis, kan?" Melly tersenyum licik. "Katakan saja," jawab Dian datar.

"Berikan aku sepuluh miliar, maka anak itu milikmu."

"Mama ..." Rico tidak menyangka ibunya akan menjualnya, apalagi melihat wajah datar Dian membuatnya takut.

"Hanya itu? Yakin tidak kurang?" Biarkan wanita ini menyesal suatu hari nanti karena lebih memilih uang daripada anaknya sendiri.

"Ya, hanya itu," katanya bersedekap. "Ok." Dian membuka tas, mengambil sebuah cek. Ia menulis nominal yang Melly sebutkan dan memberikannya pada wanita itu. Melly tersenyum puas.

"Sebelumnya, aku ingin kau menulis pernyataanmu disini. Setelah ini, Rico akan menjadi milikku. Kau tidak berhak mengganggunya lagi." Dian memberi selembar kertas dan bolpoin.

"Jangan khawatir, lagipula aku tak peduli." Merampas kertas itu. Melly mulai menulis kesepakatan mereka dan di akhiri tanda tangan di atas materai. Wanita itu telah lepas tanggung jawab terhadap Rico dan digantikan oleh Diandra.

Melly langsung pergi setelahnya. Melihat anak itu hendak mengejar ibunya lagi, Dian langsung bergerak cepat menahannya. Anak itu terkejut dan memberontak, namun Dian memeluknya, memberi kata-kata penenang. Rico terdiam sembari terus terisak, membuat hati Dian semakin terenyuh.

"Mama meninggalkan Rico," isaknya terus.

"Tidak apa-apa, ada Mama Dian disini," bisik Dian mengelus punggung Rico.

"Rico hanya punya mama," katanya lagi.

Apa yang terjadi? Bukankah Melly sudah menikah dengan Nico? Dian awalnya berpikir jika Rico merupakan anak dari wanita itu dan mantan suaminya. Tapi mengapa sekarang keadaan keduanya cukup memprihatinkan? Melly tidak lagi terlihat seperti kalangan atas, berbeda dengan dulu yang selalu tampil modis bak sosialita.

Rico dan Nico. Bukankah nama itu hampir sama? Apa yang terjadi selama beberapa tahun ini. Hal apa yang tidak ia ketahui? Mengapa Nico tidak bersama mereka?

"Rico, dengar." Dian mengelus wajah tampan itu. "Mulai sekarang mama Rico adalah Mama Dian, bukan mama Melly."

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Terpopuler

Comments

lovina

lovina

bego apa tolol sok baik..paling males novel yg tdk masuk akal kek gini

2025-03-05

0

sherly

sherly

aneh banget si dian nih... baik sih boleh tp ngk gitu juga caranya... kalo si Melly menelantarkan anaknya laporkan...

2025-04-01

0

Ds Phone

Ds Phone

baik sunguh hati nya

2025-02-28

0

lihat semua
Episodes
1 Prolog
2 Flashback : Awal Mula
3 Sudah Ada Mama
4 Bahagia?
5 Penyesalan yang Terlambat
6 Menjadi Orang Asing
7 Flashback : Sepenting Itukah Sebuah Status?
8 Flashback : Menderita Sendirian
9 Sedikit Harapan
10 Harta Bukan Segalanya
11 Perbedaan Kasta
12 Yang Tersisa dari Dian
13 Mama Dian
14 Perasaan Akrab
15 Takdir Bukanlah Kebetulan
16 Tujuan Akhir adalah Bahagia
17 Flashback : Akan Ku Coba
18 Emilio
19 Ketemu!!
20 Flashback : Tujuanku, Semangat ku, Hidupku, Anakku.
21 Sederhana, Namun Berharga
22 Ikatan Batin
23 Jangan Ambil Dia!
24 Sifat Asli yang Tersembunyi
25 Bukan Akhir, tapi Baru Dimulai
26 Gangguan Kecemasan
27 Menyesali Keputusan
28 Dian Berbeda
29 Biarkan Aku Pulang!
30 Kesempatan Tidak Datang Dua Kali
31 Kehangatan yang Begitu Nyata
32 Pertunjukan Menarik
33 Kau Istriku, Bukan Ja*langku!
34 Maaf ....
35 Satu Sisi yang Berbeda
36 Flashback : Bukan Anak Haram
37 Flashback: Neraka
38 Luka yang Tak Dapat Sembuh
39 Histerektomi
40 Apapun Alasannya
41 Sudah Berbeda
42 Kenalan Lama
43 Saat itu ....
44 Saatnya Bebas
45 Terungkap
46 Bagian dari Rencana
47 Fakta Lain
48 Tidak Apa-apa
49 Rico
50 Memulai Kembali
51 Ricard
52 Neraka (2)
53 Singkat, namun Membekas
54 Stok Kesabaran
55 Kalau Begitu Lihat
56 Kegelapan Lain
57 Mama Tidak Jahat
58 Kedatangan Rea
59 Gangguan Kepribadian
60 Johan
61 Tidak Bernafas
62 Ruang Seni
63 Ruang Seni (2)
64 Bersama Mama
65 Bertemu Johan
66 Keputusan Rico
67 Mengakui
68 Gadis Kecil Mama
69 Salah Waktu
70 Melakukannya dengan Benar— Sekali Lagi (End)
71 Extra Part
72 NOVEL BARU
73 P
74 Miss. Rich (new)
Episodes

Updated 74 Episodes

1
Prolog
2
Flashback : Awal Mula
3
Sudah Ada Mama
4
Bahagia?
5
Penyesalan yang Terlambat
6
Menjadi Orang Asing
7
Flashback : Sepenting Itukah Sebuah Status?
8
Flashback : Menderita Sendirian
9
Sedikit Harapan
10
Harta Bukan Segalanya
11
Perbedaan Kasta
12
Yang Tersisa dari Dian
13
Mama Dian
14
Perasaan Akrab
15
Takdir Bukanlah Kebetulan
16
Tujuan Akhir adalah Bahagia
17
Flashback : Akan Ku Coba
18
Emilio
19
Ketemu!!
20
Flashback : Tujuanku, Semangat ku, Hidupku, Anakku.
21
Sederhana, Namun Berharga
22
Ikatan Batin
23
Jangan Ambil Dia!
24
Sifat Asli yang Tersembunyi
25
Bukan Akhir, tapi Baru Dimulai
26
Gangguan Kecemasan
27
Menyesali Keputusan
28
Dian Berbeda
29
Biarkan Aku Pulang!
30
Kesempatan Tidak Datang Dua Kali
31
Kehangatan yang Begitu Nyata
32
Pertunjukan Menarik
33
Kau Istriku, Bukan Ja*langku!
34
Maaf ....
35
Satu Sisi yang Berbeda
36
Flashback : Bukan Anak Haram
37
Flashback: Neraka
38
Luka yang Tak Dapat Sembuh
39
Histerektomi
40
Apapun Alasannya
41
Sudah Berbeda
42
Kenalan Lama
43
Saat itu ....
44
Saatnya Bebas
45
Terungkap
46
Bagian dari Rencana
47
Fakta Lain
48
Tidak Apa-apa
49
Rico
50
Memulai Kembali
51
Ricard
52
Neraka (2)
53
Singkat, namun Membekas
54
Stok Kesabaran
55
Kalau Begitu Lihat
56
Kegelapan Lain
57
Mama Tidak Jahat
58
Kedatangan Rea
59
Gangguan Kepribadian
60
Johan
61
Tidak Bernafas
62
Ruang Seni
63
Ruang Seni (2)
64
Bersama Mama
65
Bertemu Johan
66
Keputusan Rico
67
Mengakui
68
Gadis Kecil Mama
69
Salah Waktu
70
Melakukannya dengan Benar— Sekali Lagi (End)
71
Extra Part
72
NOVEL BARU
73
P
74
Miss. Rich (new)

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!