Hari berlalu begitu cepat, pernikahan Keenan dan Kinanti hanya tinggal menghubungi hari saja. Semua sudah di persiapkan dengan sederhana, mulai dari gaun dan dekorasi pelaminan.
Kondisi Kinanti juga sudah lebih baik, kini ia tidak memerlukan kursi roda lagi untuk berjalan karena perawatan yang rutin ia lakukan dengan dibantu oleh Keenan.
"Ken, kamu mau kemana?" tanya Kinanti ketika berpapasan dengan Ken yang sudah rapi dengan pakaian yang tidak biasa ia pakai sebelumnya.
"Mulai hari ini dan seterusnya aku akan membantu papa di kantor, sebelum hari pernikahan aku akan melihat-lihat dan mengenal kinerja perusahaan terlebih dulu." Jawab Ken kemudian pergi meninggalkan Kinanti begitu saja.
"Mengapa terkadang aku merasa kamu dingin padaku, Ken." Gumam Kinanti lirih seraya menyeka sesuatu yang hampir keluar dari ujung matanya.
Sementara Ken, ia diajak oleh sang papa untuk mengunjungi kantor yang kemungkinan nanti akan di pimpin oleh nya. Karyawan menyambut kedatangan Ken dengan ramah dan tangan terbuka.
"Mungkin beberapa disini sudah ada yang mengenal putra saya, tetapi saya akan memperkenalkan di lagi. Dia adalah Keenan, putra sulung saya yang ke depannya akan menjadi teman kerja kalian. Benar sekali, Ken akan menjadi karyawan magang selama 3 bulan dan selama itu pula kalian boleh melakukan wewenang kalian padanya." Ucap Harun panjang lebar pada karyawan yang mendengarkan nya dengan baik.
"Kalian mengerti?" tanya Harun pada puluhan karyawannya itu.
"Mengerti, Pak." Jawab nya serempak.
"Ken, selamat datang di kantor ya." Sambut Harun menjabat tangan Keenan.
"Terimakasih banyak, Pak Harun." Balas Ken profesional.
Ia tidak masalah sama sekali ketika sang papa mengatakan dirinya harus menjadi karyawan magang terlebih dahulu untuk melihat kinerja dan kemampuan yang dia punya.
***
Kini Keenan bersama sang papa ada diruangan pimpinan, atau lebih jelasnya adalah ruangan Harun. Mereka sama sama sedang menatap kearah luar jendela yang menampilkan pemandangan gedung gedung tinggi dengan desain masing-masing.
"Kau sudah siap kan, Ken?" tanya Harun tanpa menatap putranya.
"Aku takut, Pa. Aku takut jika nantinya hanya akan membuat hatinya sakit," jawab Keenan menoleh kearah sang papa.
Harun ikut menoleh, tangannya terulur untuk memegang bahu Ken kemudian menepuknya pelan. "Papa tahu, karena papa juga pernah ada di posisi kamu dulu. Tapi seperti yang papa bilang, yakinlah dan berusaha untuk menerimanya," tukas Harun menjelaskan dengan penuh pengertian.
"Situasinya berbeda, Pa. Saat itu mama tahu bahwa papa tidak mencintai mama, sementara Kinanti? yang dia tahu adalah aku mencintainya padahal kenyataannya itu tidak, Pa." Timpal Ken menundukkan kepalanya sedikit.
"Kalo begitu kamu masalahnya, Ken." Ucap Harun membuat Keenan bingung.
"Maksud papa?" tanya Ken tidak mengerti.
"Jika Kinanti mengatahui kamu mencintainya, maka cobalah untuk mencintai Kinanti. Lagipula selama ini kamu tidak menjalin kasih dengan siapapun jadi tidak mungkin kamu patah hati karena tidak menikahi kekasihmu." Jelas Harun diakhiri helaan nafas berat.
"Berapa lama waktu yang papa butuhkan untuk mencintai mama?" tanya Keenan membuat Harun terdiam mencoba mengingat masa masa pernikahannya dulu.
"Kurang lebih 1 bulan, memang singkat, tapi papa memang telah jatuh cinta pada mama mu hanya dalam 1 bulan. Sikap nya yang begitu tulus membuat hati papa tergerak dengan sendirinya dan mungkin kamu akan merasakan hal yang sama pada Kinanti." Jawab Harun menepuk bahu Keenan kemudian beranjak untuk melanjutkan pekerjaannya.
Keenan masih berdiri di tempatnya, ia menyaring setiap ucapan sang papa dan mencoba untuk memahaminya. Semoga saja hatinya benar benar bisa menerima Kinanti bahkan berharap akan mencintai gadis itu kelak.
BISMILLAH DULU KEN
BERSAMBUNG.................
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 92 Episodes
Comments
Marhaban ya Nur17
di saat kinan nanti tau semua nya nyaho lu ken wkkwkw
2024-04-28
0
sherly
bener kata papa Harun masalahnya itu ada dikamu.....Ken kamu tu harusnye menunjukkan kasih sayang Ama Kinan biar dia yakin kamu tu emang tunangannya...
2024-02-17
0
meE😊😊
kok jd bingung ya seolahw ken dsni yg mndrta pdhl jauh lbh mndrta kinan klo kinan tau yg sbner y.. jgn trllu cuek ken krn klo kinan tau knytaan y mngkn kinan akn smkin bnci pdamu..
bru koment dr awal bab abiss bkin gmess kenan y
2021-11-13
3