chapter 13

Di kampus, ada seorang murid yang selalu duduk di pojokan. Dia memiliki tubuh yang sama seperti Kimora. Hanya saja penampilannya sedikit agak culun. Dengan kacamata besarnya dan juga rambut kepang dua.

Saat itu wanita itu sedang berjalan di kantin. Tapi ada segerombol wanita yang dengan sengaja mengganggunya. Salah satu dari mereka mengulurkan kakinya ketika wanita culun itu lewat.

Gedubrakkkk..

Nampan yang berisi semangkok bakso dan minuman tersebut tumpah. Dan mengenai pakaiannya.

Eh, bukannya pada menolong wanita tadi. Semua yang ada di kantin malah tertawa. Sepertinya hal semacam itu sudah terbiasa terjadi dilingkup kampus tersebut. Pembullyan, perundungan kepada mereka yang dianggap lemah.

Seketika Kimora berdiri dan membantu wanita tersebut. Bukan sok peduli, tapi setidaknya Kimora masih memiliki hati nurani.

"Ka...kamu siapa?" gadis itu bertanya dengan lirih, bersamaan dengan air mata yang netes dipipi.

"Aku Kimora, biar aku bantu!" Kimora memapah wanita itu dan mengajaknya duduk di mejanya.

Kimora juga membantu wanita itu membersihkan bajunya dengan memberinya sapu tangan. Tanpa mempedulikan bisik-bisik tetangga orang-orang yang ada di kantin tersebut.

"Kenapa kamu nggak balas diginiin?" tanya Kimora yang menyimpan amarahnya.

Wanita itu menundukan kepalanya. Dia sepertinya tidak berani berkata. Tapi dari sudut pandang Kimora, terlihat jelas jika wanita itu sebenarnya emosi. Tapi tak tahu kenapa wanita itu hanya diam saja. Mungkinkah takut, atau terbiasa.

"Kamu sering diginiin?" tanya Kimora lagi. Dan, wanita tersebut hanya menganggukan kepalanya.

"Kamu nggak punya temen?" wanita itu menggelengkan kepalanya.

"Kalau gitu, mau nggak kamu berteman dengan aku?" Kimora menawarkan dirinya menjadi teman wanita itu.

Ternyata, wanita itu sangat antusias menyambut permintaan Kimora. Seperti dia sudah bosan sendirian. Bosan menyimpan semua ini sendirian. Kalau dia punya teman, setidak dia punya seseorang yang akan menguatkannya.

"Aku Kimora," Kimora memperkenalkan dirinya.

"Aku Sashi, makasih ya kamu mau berteman sama aku. Ini pertama kalinya, semenjak masuk kuliah, ada orang yang mau berteman dengan aku." ucap Sashi sedih.

"Kenapa?"

"Mereka tidak mau berteman dengan cewek gendut kayak aku." Kimora menghela nafasnya. Mungkin itu sebabnya, Kimora juga belum mendapat teman selama beberapa hari menjadi mahasiswa di universitas tersebut.

Kehidupan di kota memang tidak semudah yang dibayangkan. Kebanyakan dari mereka berteman dengan circle yang sama. Entah dari segi materi, atau dari segi penampilan atau good looking. Mereka akan bersaing untuk menjadi sang penguasa.

Sementara wanita bertubuh tambun seperti Kimora dan Sashi, tidak masuk dalam daftar mereka. Dan biasanya mereka akan menyiptakan circle mereka sendiri.

"Kamu anak baru?" tanya Sashi yang baru melihat Kimora.

"Iya, belum ada seminggu masuk sini." Kimora dan Sashi sudah akrab meskipun baru pertama kali bertemu.

Dan ternyata mereka juga satu jurusan di kelas yang sama pula.

Melihat Sashi yang akrab dengan Kimora. Membuat Angel merasa memiliki mainan baru. Apalagi Kimora juga sama seperti Sashi. Yaitu memiliki badan gemuk.

Angelica, atau lebih dikenal Angel. Memiliki bentuk badan yang ideal. Dia juga cantik dengan kulit sawo matang. Itu sebabnya dia menjadi sombong, dan suka membully mereka yang memiliki bentuk tubuh yang gemuk atau terlalu kurus. Dia merasa seolah dirinya paling sempurna.

Angel juga memiliki empat sahabat yang semuanya juga seksi dan langsing. Mereka juga sama seperti Angel. Suka mengolok mereka yang memiliki kekurangan di segi postur atau penampilan.

Kelima wanita tersebut merupakan anak dari keluarga kaya. Salah satu dari mereka adalah anak dari direktur perusahaan besar di kota itu.

Meskipun mereka cantik dan kaya. Tapi mereka memiliki sifat sombong dan suka merendahkan orang lain.

"Cie yang punya udah punya temen." sindir Angel mendekat ke meja Sashi dan Kimora.

"Mereka cocok juga, sama-sama memiliki kelebihan. Kelebihan lemak maksudnya." ucap Fina salah satu dari mereka.

Angel dan yang lainnya pun tertawa mendengar olokan Fina ke Sashi dan Kimora. Mereka seakan sangat puas telah mengejek Kimora dan Sashi.

Sashi dan Kimora berusaha untuk tidak menggubris Angel and the geng. Mereka lebih memilih beranjak dari tempatnya dan meninggalkan mereka yang masih saja meneriakan ejekan ke mereka berdua.

Seolah mereka tidak peduli mengenai perasaan Sashi dan Kimora yang telah mereka hina. Sebenarnya saat itu, Kimora ingin sekali membalas hinaan mereka. Tapi Sashi melarangnya, dengan alasan tidak mau semakin menambah masalah.

"Kenapa sih kamu takut banget sama mereka?" Kimora merasa sangat kesal.

"Aku nggak mau buat masalah, karena aku takut beasiswa aku akan dicabut kalau aku buat masalah di kampus." jawab Sashi kembali membuat Kimora merasa kasihan kepada teman barunya tersebut.

"Ya udah jangan sedih lagi! Gimana kalau nanti siang kita main ke mall?" ajak Kimora berusaha menyenangkan hati Sashi.

"Boleh," Sashi juga sangat antusias. Pasalnya selama ini dia ingin main ke mall, tapi tidak pernah ada yang menemaninya. Ditambah lagi, setiap pulang kuliah dia harus bekerja paruh waktu.

Sekali-kali libur kerja dan cuci mata boleh kan.

Sashi tinggal di asrama sekolah. Dia dibesarkan di sebuah panti asuhan. Untuk membiayai hidupnya, dia bekerja paruh waktu di sebuah kafe sebagai pemain piano, dan juga pelayan di sebuah kedai minuman. Untuk biaya kuliah, dia mendapat beasiswa.

****

Di kantor, Alfarezi merasa pusing karena Ines kembali ngambek. Alfarezi menolak diajak liburan ke Jepang. Begitulah Ines, saat dia mau, maka harus dituruti. Apalagi selama ini Alfarezi terus memanjakannya.

Kali ini sebenarnya dia bukannya mau menolak. Tapi karena saat ini memang perusahaannya sedang ada masalah. Alfarezi tidak bisa sembarangan menghambur-hamburkan uang untuk hal yang tidak terlalu penting.

"Sudah saatnya kamu fokus kepada istri sah kamu!" ucap Boy sembari menyandarkan tubuhnya di kursi dan memejamkan matanya.

"Kalau kamu masih cerewet mending kamu pergi dari sini, anj*ng!!" Alfarezi berseru kepada Boy.

"Aku cuma peringatin aja!" Boy masih santai menghadapi amarah Alfarezi. Dia sudah lama mengenal Alfarezi dan tahu temtramen Alfarezi. Tapi Boy tidak pernah takut karena itu.

Seumpama mereka bertarung, Alfarezi bukanlah tandingan Boy.

"Boy, menurut kamu, kenapa kakek jodohin aku sama Kimora?" tanya Alfarezi ingin mendengar pendapat Boy.

"Kakek kamu ingin melindungi kamu." jawab Boy.

"Melindungi dari siapa? Terus apa hubungannya dengan Kimora? Emang siapa dia?" Alfarezi penasaran dengan apa yang katakan Boy.

"Cepat atau lambat, kamu akan tahu maksud dan tujuan kakek kamu." Boy tidak mau memberitahu Alfarezi secara langsung. Dia sangat suka bermain teka teki.

"Brengs*k, kenapa kamu senang sekali bermain tebak-tebakan?" Alfarezi tentu tidak puas dengan jawaban Boy yang ambigu.

Terpopuler

Comments

Cahaya Warna

Cahaya Warna

tau gitu, bodoh jgn dipiara, cari tau dooong...mikiiiiiir.....

2022-09-09

1

Ir Bella Ana

Ir Bella Ana

cuek aja kali .... biarpun dibully dan GK ada teman

2021-11-30

0

🌈 𝙎𝙩𝙚𝙥𝙝 𝙈𝙘𝙆𝙚𝙣𝙣𝙖

🌈 𝙎𝙩𝙚𝙥𝙝 𝙈𝙘𝙆𝙚𝙣𝙣𝙖

untung gw kagak pernah di bully meskipun gw bongsor kek buntelan wkwkwk, bagi yg dibully kalian semangat dan jangan mau ditindas harus LAWANNN!!!!

2021-11-29

0

lihat semua
Episodes
1 Chapter 1
2 chapter 2
3 chapter 3
4 chapter 3
5 chapter 4
6 chapter 5
7 chapter 6
8 chapter 7
9 chapter 8
10 chapter 9
11 chapter 10
12 chapter 11
13 chapter 12
14 chapter 13
15 chapter 14
16 chapter 15
17 chapter 16
18 chapter 17
19 chapter 18
20 chapter 19
21 chapter 20
22 chapter 21
23 chapter 22
24 chapter 23
25 chapter 24
26 chapter 25
27 chapter 26
28 chapter 27
29 chapter 28
30 chapter 29
31 chapter 30
32 chapter 31
33 chapter 32
34 chapter 33
35 chapter 34
36 chapter 35
37 chapter 36
38 chapter 37
39 chapter 38
40 chapter 38
41 chapter 39
42 chapter 40
43 chapter 41
44 chapter 42
45 chapter 43
46 chapter 44
47 chapter 45
48 chapter 46
49 chapter 47
50 chapter 48
51 chapter 49
52 chapter 50
53 chapter 51
54 52
55 chapter 53
56 chapter 54
57 chapter 55
58 chapter 56
59 chapter 57
60 chapter 58
61 chapter 59
62 chapter 60
63 chapter 61
64 chapter 61
65 chapter 62
66 chapter 63
67 chapter 64
68 chapter 65
69 chapter 66
70 chapter 67
71 chapter 67
72 chapter 67
73 chapter 67
74 chapter 68
75 chapter 69
76 chapter 70
77 chapter 71
78 chapter 72
79 chapter 73
80 chapter 74
81 chapter 75
82 chapter 76
83 chapter 77
84 chapter 78
85 chapter 79
86 chapter 80
87 chapter 81
88 chapter 82
89 chapter 83
90 chapter 84
91 chapter 85
92 chapter 86
93 chapter 87
94 chapter 88
95 chapter 89
96 chapter 90
97 chapter 91
98 chapter 92
99 chapter 93
100 chapter 94
101 chapter 95
102 chapter 96
103 chapter 97
104 chapter 98
105 chapter 99
106 chapter 100
107 chapter 101
108 chapter 102
109 chapter 103
110 chapter 104
111 chapter 105
112 chapter 106
113 chapter 107
114 chapter 108
115 chapter 109
116 chapter 110
117 chapter 111
118 chapter 112
119 chapter 113
120 chapter 114
121 chapter 115
122 chapter 116
123 chapter 117
124 chapter 118
125 chapter 119
126 chapter 120
127 chapter 121
128 chapter 122
129 chapter 123
130 chapter 124
131 chapter 125
132 Pengumuman
Episodes

Updated 132 Episodes

1
Chapter 1
2
chapter 2
3
chapter 3
4
chapter 3
5
chapter 4
6
chapter 5
7
chapter 6
8
chapter 7
9
chapter 8
10
chapter 9
11
chapter 10
12
chapter 11
13
chapter 12
14
chapter 13
15
chapter 14
16
chapter 15
17
chapter 16
18
chapter 17
19
chapter 18
20
chapter 19
21
chapter 20
22
chapter 21
23
chapter 22
24
chapter 23
25
chapter 24
26
chapter 25
27
chapter 26
28
chapter 27
29
chapter 28
30
chapter 29
31
chapter 30
32
chapter 31
33
chapter 32
34
chapter 33
35
chapter 34
36
chapter 35
37
chapter 36
38
chapter 37
39
chapter 38
40
chapter 38
41
chapter 39
42
chapter 40
43
chapter 41
44
chapter 42
45
chapter 43
46
chapter 44
47
chapter 45
48
chapter 46
49
chapter 47
50
chapter 48
51
chapter 49
52
chapter 50
53
chapter 51
54
52
55
chapter 53
56
chapter 54
57
chapter 55
58
chapter 56
59
chapter 57
60
chapter 58
61
chapter 59
62
chapter 60
63
chapter 61
64
chapter 61
65
chapter 62
66
chapter 63
67
chapter 64
68
chapter 65
69
chapter 66
70
chapter 67
71
chapter 67
72
chapter 67
73
chapter 67
74
chapter 68
75
chapter 69
76
chapter 70
77
chapter 71
78
chapter 72
79
chapter 73
80
chapter 74
81
chapter 75
82
chapter 76
83
chapter 77
84
chapter 78
85
chapter 79
86
chapter 80
87
chapter 81
88
chapter 82
89
chapter 83
90
chapter 84
91
chapter 85
92
chapter 86
93
chapter 87
94
chapter 88
95
chapter 89
96
chapter 90
97
chapter 91
98
chapter 92
99
chapter 93
100
chapter 94
101
chapter 95
102
chapter 96
103
chapter 97
104
chapter 98
105
chapter 99
106
chapter 100
107
chapter 101
108
chapter 102
109
chapter 103
110
chapter 104
111
chapter 105
112
chapter 106
113
chapter 107
114
chapter 108
115
chapter 109
116
chapter 110
117
chapter 111
118
chapter 112
119
chapter 113
120
chapter 114
121
chapter 115
122
chapter 116
123
chapter 117
124
chapter 118
125
chapter 119
126
chapter 120
127
chapter 121
128
chapter 122
129
chapter 123
130
chapter 124
131
chapter 125
132
Pengumuman

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!