TEMU KANGEN

"Kenapa belum sampai?" tanya Liora dengan tidak sabarnya.

"Sabar, Sayang," sahut Max.

"Aku juga tidak sabar bertemu kakak," sambung Xavera.

Liora, Maxim serta Xavera menunggu di bandara khusus untuk menyambut helikopter yang mengantarkan putranya pulang. Sehari semalam ketiganya menunggu sebab perjalanan Brazil-Indonesia memerlukan waktu lebih dari dua puluh empat jam.

"John ... coba kamu pantau. Sudah ada penampakan helikopter belum," ucap Maxim.

John juga ikut menunggu Sky yang akan datang. Tugasnya memantau penampakan helikopter di angkasa. John melihat ke atas dengan teropong miliknya.

"Belum ... mungkin sebentar lagi. Mereka akan terlambat karena pasti akan berhenti di tempat lain," ucapnya tanpa memandang Maxim dan masih fokus melihat ke angkasa.

Helikopter akan mengantar Sky ke bandara internasional Brazil. Dari situ akan mendarat mengunakan pesawat komersil, lalu singgah ke negara terdekat, lalu naik lagi helikopter untuk sampai ke Indonesia. Itu dilakukan demi keamanan dari serangan musuh.

"Tanyakan pada petugas sana. Sudah ada tanda-tanda belum," kata Max kembali.

"Sabar, Tuan. Nanti juga datang. Capek harus naik ke atas sana," kata John.

Buang-buang waktu bagi John untuk bertanya pada petugas mengenai radar pesawat yang akan datang. Apalagi itu akan membuang konsentrasi bagi petugas, jadi ada baiknya menunggu saja.

"Itu helikopternya," seru John.

Maxim merebut teropong yang ada di tangan John. "Biar aku lihat sendiri." Max melihat helikopter yang mulai mendekat. Ia tersenyum dan rasa bahagia membuncah dalam sanubarinya.

Liora serta Xavera bangkit dari duduk mereka takkala melihat helikopter yang sudah mendarat di landasan dengan aman dan selamat.

Sosok tampan dengan memakai jaket kulit serta sepatu boots khas militer keluar dari dalam sana dengan tas punggung di bahu.

Liora mengenal sosok bermata biru terang yang melangkah dengan ditemani oleh seorang pria. Buliran bening tanpa sadar terjatuh di pipi. Rasa haru membuncah dalam benak setelah delapan belas tahun tidak pernah menyentuh putranya sendiri.

Hanya sebuah foto serta bertatap layar ponsel saja Liora melihat Sky. Kini ia dapat melihat putranya sendiri serta dapat menyentuh pria yang sudah tumbuh besar dengan wajah tampan.

"Sky," seru Liora.

"Mommy." Sky membuang ransel yang ia pegang lalu berlari menghampiri Liora. "Mommy ... Sky sangat rindu."

Liora tak kuasa menahan air mata bahagia. "Mommy terlebih lagi merindukan dirimu." Pelukan hangat tidak terelakkan lagi. Selama dua puluh tahun, baru kini keduanya dapat bersentuhan.

"Sky," seru Maxim.

"Daddy." Sky turut memeluk Maxim. "Sky juga rindu dengan Daddy."

Mata Sky melirik seorang gadis yang menundukkan kepalanya. Gadis pemalu yang lahir dengan hanya berjarak kurang lebih setahun dari umurnya.

"Xavera," tegur Sky. Pria itu menghampiri sang adik yang begitu pemalu. "Kamu tidak merindukanku?"

Gadis itu tampak malu-malu padahal tadi ia sangat antusias untuk segera bertemu Sky. Kini kakaknya sudah berada di depan mata, tetapi ia dilanda kegugupan.

Xavera mengangkat kepalanya sedikit. "Iya."

Sky tertawa kecil lalu berhambur memeluk adiknya. "Kakak rindu denganmu."

"Aku juga," balas Xavera.

"Kamu cantik rupanya," puji Sky.

Wajah Xavera merona malu mendengarnya. Gadis itu tertunduk kembali. Liora serta Max geleng-geleng kepala melihat perilaku anak perempuannya. Entah menuruti siapa sifat Xavera yang begitu pemalu.

"Mom, Dad ... kenalkan." Sky menunjuk rekannya. "Dia pendampingku. Namanya Judy."

Judy mengulurkan tangan. "Saya Judy, Tuan, Nyonya, Nona."

Liora serta Max menyambut uluran tangan Judy, tetapi tidak bagi Xavera. Ia enggan untuk bersentuhan dengan seorang pria tidak dikenal.

"Xavera ... ayo sambut uluran tangan Judy," ucap Sky.

"Maaf, Nak. Xavera tidak terbiasa dengan orang baru," sahut Liora.

Judy mengangguk mengerti. "Tidak apa-apa, Nyonya."

"Ya sudah ... ayo kita pulang. Grandmom, grandpa serta lainnya sudah menunggu kepulanganmu," sambung Maxim.

Para pengawal sudah berjejer mengawal para majikannya masuk ke dalam mobil. Khusus bagi Liora serta Xavera ada pengawal wanita yang menemani.

...****************...

Iring-iringan mobil masuk ke dalam halaman luas mansion. Mertua Max sekaligus para sahabat keluar untuk melihat sosok yang selama dua puluh tahun tidak mereka temui.

Alex sudah sangat tua serta penyakit sudah mulai menyerangnya. Sedangkan Berli juga sudah tidak muda lagi. Keduanya juga sudah tinggal bersama Max dan Liora. Sedangkan Kedua opa yaitu tuan Wijaya, Wiliam serta oma Sky sudah lama meninggalkan dunia ini.

"Sky," panggil Alex. Pria itu masih bisa berdiri dengan tongkat sebagai penyangga.

"Granpa," seru Sky dengan berhambur memeluk Alex.

"Cucuku sudah besar dan gagah," ucap Alex dengan senangnya.

"Sky ... selamat datang, Sayang," seru Berli.

"Grandmom." Sky memeluk Berli. "Aku sangat merindukanmu, Sweetheart."

Berli tertawa geli. "Cucuku sangat tampan."

Sky kemudian beralih memeluk Jo, Jason, Hera, keluarga Brian serta keluarga Vino serta pamannya sendiri Larry. Semuanya memang tengah berkumpul di mansion Maxim demi menyambut kedatangan sang pewaris.

"Daddy tidak pernah mengubah mansion ini. Semuanya persis seperti yang kamu tinggalkan, meski kamu tidak mengingatnya," ucap Maxim.

Sky mengangguk. "Dekorasinya sama seperti yang aku lihat waktu kita saling bertatap muka di video."

"Mommy memang tidak mengubahnya. Saat kamu kembali, Mommy ingin menghabiskan waktu mengenang masa-masa kecilmu," sahut Liora.

Sky meraih mobil mainan yang tersusun rapi di rak. Barang-barang masa kecilnya tetap berada di kamar tidur, bahkan tempat tidur saja masih belum dipindah. Sky mengerti ... pasti kedua orangtuanya akan berada di kamar ini ketika rindu melanda.

"Sky sudah berada di sini. Kita bisa saling berbagi kisah dan melepas rindu," ucapnya kepada Max serta Liora.

"Jangan pergi lagi, Sayang. Mommy tidak akan sanggup jika kamu pergi lagi," ucap Liora sembari memeluk putranya dengan erat.

Sky tersenyum. "Sky akan berada di hati Mommy meski tubuh ini tidak dapat Mommy lihat."

Liora mengeleng. "Jangan bicara begitu. Mommy akan mengurungmu agar tidak keluar rumah."

Maxim tertawa mendengarnya. "Sayang ... kamu belum tahu siapa Sky?"

"Anakku bukan seorang mafia. Dia akan menjadi pengusaha sepertimu. Bila perlu jadi artis saja," tutur Liora.

"Iya, Ma. Sky akan menjadi pengusaha."

Sky hanya membuat mamanya merasa senang dengan keinginan itu. Bagaimanapun ia sudah menjadi pemimpin klan Black Devil dan Sky akan bisa bebas jika sudah mendapatkan pengantinya.

"Putra kita memang akan menjadi pengusaha, Liora," sahut Max dengan menatap Sky. Sedangkan yang ditatap hanya menyunggingkan senyum.

Semuanya melepas rindu pada pria yang akan menguasai seluruh harta kekayaan Maxim. Berbagi kisah selama mereka ditinggal Sky dan begitu pula sebaliknya.

Hanya masa-masa sekolah saja Sky menceritakan pengalamannya di negeri orang. Sedang pengalaman ia latihan menjadi seorang mafia, ia tutup rapat-rapat.

Sahabat Maxim memang mengetahui Sky menjadi penerus Black, tetapi anak-anak serta cucu dari para sahabat Max tidak ada yang tahu. Mereka menyimpan rapat-rapat rahasia itu dari keluarga hingga kerabat.

Bahkan Xavera saja tidak tahu kakaknya menjadi pemimpin dunia hitam. Yang ia tahu, Max selalu mengatakan Sky pergi keluar negeri untuk belajar dengan seorang teman.

Bersambung.

Dukung Author dengan vote, like dan koment.

Terpopuler

Comments

Weny Yuniestin

Weny Yuniestin

oke next

2022-03-07

0

Wakhidah Dani

Wakhidah Dani

welcome home sky

2021-12-15

0

Lailatul Mufida

Lailatul Mufida

senangnya pada kumpul... temu kangen, aq jg kangen banget ma dad max,,

2021-11-02

0

lihat semua
Episodes
1 SKY SYLVESTONE
2 KEHIDUPAN SEKOLAH
3 MELAWAN
4 PENYELAMAT
5 MENGGODA
6 MENGANTAR PERGI
7 TEMU KANGEN
8 KEHANCURAN
9 PANGGILAN
10 AKU HARUS PERGI
11 COMEBACK
12 AMARAH PUNCAK
13 TAWARAN
14 ITALIA
15 MATIUS
16 PERSIAPAN
17 TEMPUR
18 DUA MATA PEDANG
19 INFORMAN
20 MOTEL
21 BUBUK
22 MERENCANAKAN
23 MENGHABISI
24 PESTA
25 MENJADI PRIA
26 GOL
27 DIJUAL
28 BUKAN DIA
29 AKSI SERA
30 AKSI TRIO
31 TERGANTUNG SERA
32 TERASA SUSAH
33 MENJEBAK
34 KLAN TAMBO
35 SOHI VS SERA
36 PETA SUDAH DI TANGAN
37 MENYELAMATKAN SERA
38 ADA APA DENGAN SKY
39 AKU CEMBURU
40 MEMBUJUK
41 SORRY SERA
42 MENYELAMATKAN BLACK
43 ASAL MULA PETA KELIMA
44 I LOVE U
45 PETA LABIRIN
46 BERBURU
47 GUA HARTA
48 SANDERA
49 PENGKHIANAT
50 TUGAS BELUM SELESAI
51 HIDUP BERSAMA
52 MATI BERSAMA KENANGAN
53 CALON ISTRI
54 TUNANGAN
55 PEMBUNUH BAYARAN
56 MISI BARU
57 MENERIMA MISI
58 USA
59 ULAH ADDY
60 MY BABY
61 RENCANA GAGAL
62 AROMA YANG SAMA
63 SELIDIK
64 BOLEH BERTANYA
65 MEMBIARKAN PERGI
66 CURIGA
67 SAATNYA BERMAIN
68 SERASA MENANTU
69 CEMBURU
70 ELIVIA BERDUKA
71 PAGI RINDU
72 AKSI
73 Berpindah
74 PERSIAPAN
75 INGGRIS
76 IKUTAN
77 SERBU
78 GAME OVER
79 SALING MEMAKI
80 SELAMAT
81 ATURAN BARU KLAN
82 PENGKHIANAT CINTA
83 MELAMAR
84 PERSIAPAN PERNIKAHAN
85 BERSATUNYA DUA INSAN
86 SAMPAI TAKDIR MEMISAHKAN
87 EXTRA PART : ADDY AND FAMILY 1
88 EXTRA PART : ADDY DAN FAMILY 2
89 EXTRA PART : ADDY AND FAMILY 3
90 EXTRA PART : ADDY AND FAMILY 4
91 EXTRA PART : ADDY AND FAMILY 5
92 EXTRA PART : ADDY AND FAMILY 6
93 EXTRA PART : ADDY AND FAMILY 7
94 EXTRA PART : ADDY AND FAMILY 8
95 EXTRA PART : ADDY AND FAMILY 9
96 EXTRA PART : ADDY AND FAMILY 10
97 EXTRA PART : ADDY AND FAMILY 11
98 EXTRA PART : ADDY AND FAMILY 12
99 EXTRA PART : ADDY AND FAMILY 13
100 EXTRA PART : AKHIR SEGALANYA
Episodes

Updated 100 Episodes

1
SKY SYLVESTONE
2
KEHIDUPAN SEKOLAH
3
MELAWAN
4
PENYELAMAT
5
MENGGODA
6
MENGANTAR PERGI
7
TEMU KANGEN
8
KEHANCURAN
9
PANGGILAN
10
AKU HARUS PERGI
11
COMEBACK
12
AMARAH PUNCAK
13
TAWARAN
14
ITALIA
15
MATIUS
16
PERSIAPAN
17
TEMPUR
18
DUA MATA PEDANG
19
INFORMAN
20
MOTEL
21
BUBUK
22
MERENCANAKAN
23
MENGHABISI
24
PESTA
25
MENJADI PRIA
26
GOL
27
DIJUAL
28
BUKAN DIA
29
AKSI SERA
30
AKSI TRIO
31
TERGANTUNG SERA
32
TERASA SUSAH
33
MENJEBAK
34
KLAN TAMBO
35
SOHI VS SERA
36
PETA SUDAH DI TANGAN
37
MENYELAMATKAN SERA
38
ADA APA DENGAN SKY
39
AKU CEMBURU
40
MEMBUJUK
41
SORRY SERA
42
MENYELAMATKAN BLACK
43
ASAL MULA PETA KELIMA
44
I LOVE U
45
PETA LABIRIN
46
BERBURU
47
GUA HARTA
48
SANDERA
49
PENGKHIANAT
50
TUGAS BELUM SELESAI
51
HIDUP BERSAMA
52
MATI BERSAMA KENANGAN
53
CALON ISTRI
54
TUNANGAN
55
PEMBUNUH BAYARAN
56
MISI BARU
57
MENERIMA MISI
58
USA
59
ULAH ADDY
60
MY BABY
61
RENCANA GAGAL
62
AROMA YANG SAMA
63
SELIDIK
64
BOLEH BERTANYA
65
MEMBIARKAN PERGI
66
CURIGA
67
SAATNYA BERMAIN
68
SERASA MENANTU
69
CEMBURU
70
ELIVIA BERDUKA
71
PAGI RINDU
72
AKSI
73
Berpindah
74
PERSIAPAN
75
INGGRIS
76
IKUTAN
77
SERBU
78
GAME OVER
79
SALING MEMAKI
80
SELAMAT
81
ATURAN BARU KLAN
82
PENGKHIANAT CINTA
83
MELAMAR
84
PERSIAPAN PERNIKAHAN
85
BERSATUNYA DUA INSAN
86
SAMPAI TAKDIR MEMISAHKAN
87
EXTRA PART : ADDY AND FAMILY 1
88
EXTRA PART : ADDY DAN FAMILY 2
89
EXTRA PART : ADDY AND FAMILY 3
90
EXTRA PART : ADDY AND FAMILY 4
91
EXTRA PART : ADDY AND FAMILY 5
92
EXTRA PART : ADDY AND FAMILY 6
93
EXTRA PART : ADDY AND FAMILY 7
94
EXTRA PART : ADDY AND FAMILY 8
95
EXTRA PART : ADDY AND FAMILY 9
96
EXTRA PART : ADDY AND FAMILY 10
97
EXTRA PART : ADDY AND FAMILY 11
98
EXTRA PART : ADDY AND FAMILY 12
99
EXTRA PART : ADDY AND FAMILY 13
100
EXTRA PART : AKHIR SEGALANYA

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!