NovelToon NovelToon
Transmigrasi Ke Tubuh Istri Idiot Sang CEO

Transmigrasi Ke Tubuh Istri Idiot Sang CEO

Status: sedang berlangsung
Genre:Transmigrasi / CEO / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:7.5k
Nilai: 5
Nama Author: Aplolyn

Karin terbangun dalam novel medioker sebagai istri idiot CEO dingin, Arlan. Mengetahui nasib tragis tokoh aslinya, Karin memutuskan berpura-pura tetap idiot agar tidak diceraikan dan dibuang.

Namun, tingkah konyolnya justru membuat Arlan yang biasanya kaku mulai merasa bingung sekaligus tertarik.

Di tengah intrik keluarga besar dan ancaman pelakor, Karin harus menyeimbangkan aktingnya yang absurd dengan rasa cinta yang mulai tumbuh nyata.

Apakah rahasia transmigrasinya akan terungkap, ataukah ia akan selamanya menjadi istri kesayangan sang CEO dalam topeng kebodohan yang lucu dan menggemaskan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aplolyn, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 10

"Gerakkan satu bidak, Karin. Atau aku akan menyuruh pelayan membuang semua stok es krim cokelat di lemari pendingin," ancam Arlan, suaranya tenang tapi mematikan.

Karin terbelalak. Ancaman tingkat dewa! Dengan tangan gemetar, ia meraih bidak kuda berwarna putih. Ia memikirkannya lama sekali, pura-pura berkeringat dingin, lalu memindahkan kuda itu... ke luar papan catur. Ia meletakkan kuda cokelat itu di atas taplak meja, jauh dari papan.

Arlan mengangkat alisnya. "Apa yang kau lakukan?"

"Kudanya lompat pagar, Kak," jawab Karin dengan wajah sangat serius. "Dia lihat gajah hitam di seberang sana punya belali panjang. Dia takut disedot, jadi dia kabur ke hutan."

Arlan menatap bidak kuda yang tergeletak di atas taplak meja. "Itu tidak valid dalam aturan catur, Karin. Kuda hanya bisa bergerak membentuk huruf L di dalam papan."

"Tapi kakinya sakit, Kak! Kalau dipaksa jalan huruf L, nanti kudanya pincang. Nggak tega dong," balas Karin, lalu dengan cepat ia meraih bidak pion putih. "Nih, aku ganti pakai semut aja. Semut jalannya lurus, kan?" Ia meletakkan pion itu di baris paling depan.

Arlan menghela napas panjang. Ia memijat pelipisnya, menatap papan catur itu, lalu menatap istrinya. "Gerakkan bidakmu dengan benar. Atau aku makan semuanya."

Mata Karin berbinar. "Boleh dimakan?!"

Sebelum Arlan bisa memproses kalimatnya, Karin sudah menyambar Ratu cokelat putih dari papan. Dengan cepat, ia membuka bungkus foil tipisnya dan menggigit kepala Ratu itu.

"Enak!" celetuk Karin dengan mulut penuh cokelat. "Rasanya seperti tanah, tapi manis. Kak Arlan mau? Ratu-nya sudah aku gigit, jadi tinggal badannya."

Arlan membeku. Tangannya yang sedang hendak memindahkan bidak gajah berhenti di udara. Ia menatap istrinya yang sedang mengunyah bidak ratu seharga ratusan ribu rupiah per bijinya dengan wajah bahagia.

"Kau... memakan ratumu sendiri?" tanya Arlan, suaranya terdengar sangat lelah.

"Iya, Kak. Kalau nggak dimakan, nanti dia pingsan. Perutnya keroncongan. Lagian dia pakai mahkota berat, nanti lehernya sakit," jelas Karin dengan logika yang sama sekali tidak masuk akal, lalu menyodorkan sisa tubuh Ratu cokelat itu ke mulut Arlan. "Nih, Kak. Buka mulutnya."

Arlan menatap sisa cokelat di tangan istrinya. Otak briliannya yang biasa memproses strategi bisnis tingkat tinggi, mendadak crash saat mencoba menganalisis perilaku istrinya.

Ia menatap papan catur yang berantakan. Ia menatap bidak kuda yang kabur di atas meja. Ia menatap Karin yang sedang menjilati jari-jarinya yang lengket oleh cokelat.

Perlahan, ketegangan di bahu Arlan mengendur. Tatapan curiga dan tajam di matanya memudar, digantikan oleh rasa pasrah yang mendalam.

Dia benar-benar idiot, batin Arlan, meyakinkan dirinya sendiri. Tidak ada orang jenius yang akan memakan bidak ratunya sendiri hanya karena alasan perutnya keroncongan. Dia murni... tidak punya otak.

Arlan menutup matanya sejenak, lalu membuka kembali. "Sudah. Hentikan. Makan sarapanmu yang sebenarnya."

Karin tersenyum lebar, merasa selamat. Langkah kedelapan berhasil! CEO dingin menyerah dan percaya kalau aku benar-benar bodoh! Cokelat ini rasanya manis, tapi kemenangan ini jauh lebih manis!

Namun, kemenangan Karin tidak bertahan lama. Ponsel Arlan bergetar di atas meja. Layar menampilkan nama: Eyang Dirgantara.

Wajah Arlan yang tadinya sedikit rileks langsung kembali dingin, bahkan lebih dingin dari biasanya. Ia mengangkat panggilan itu. "Ya, Eyang."

Karin tidak bisa mendengar suara dari seberang sana, tapi ia bisa melihat bahu Arlan yang tiba-tiba menjadi kaku.

"Baik, Eyang. Aku mengerti. Malam ini di acara amal... Ya, Karin akan ikut. Tentu saja."

Arlan menutup ponselnya. Ia menatap Karin yang sedang sibuk menyusun sisa bidak catur menjadi menara.

"Karin," ucap Arlan, suaranya terdengar sangat berat. "Malam ini Eyang pulang dari luar negeri. Beliau mengadakan acara amal keluarga besar. Beliau... ingin melihatmu secara langsung."

Karin berhenti menyusun menara cokelatnya. Eyang Dirgantara. Kakek Arlan. Orang yang menjodohkan mereka. Dalam novel, pria tua ini sangat membenci wanita bodoh dan tidak becus. Jika ia melihat Karin yang asli, ia akan langsung menyuruh Arlan menceraikannya dan mengambil kembali semua hak waris Karin.

"Eyang marah ya, Kak?" tanya Karin pelan, pura-pura takut.

"Eyang tidak marah. Tapi beliau punya standar tinggi untuk istri cucunya," jawab Arlan, menatap Karin lekat-lekat. "Malam ini, kau harus tampil sempurna. Jangan bertingkah aneh. Jangan bicara tentang ulat sutra, kuda yang kabur, atau ratu yang lapar. Mengerti?"

Karin mengangguk cepat. "Siap, Komandan! Aku akan jadi istri yang sempurna dan elegan!"

Arlan mengangguk, tapi matanya masih menyisakan sedikit kekhawatiran. Ia tidak tahu apakah ia bisa mempercayai "kesempurnaan" istrinya malam ini.

Di dalam hati, Karin sedang berteriak. Tampil sempurna di depan Eyang?! Tapi kalau aku terlalu pintar, Eyang akan curiga aku menyembunyikan niat jahat! Kalau aku terlalu bodoh, Eyang akan menyuruh Arlan menceraikanku! Ini bukan ujian, ini neraka!

1
Susi Nugroho
Lanjut
Susi Nugroho
Lanjutannya di tunggu
Susi Nugroho
Lanjut
ALEXIS A.😇
up kak
Susi Nugroho
Lanjut
Kucingku Hitam
seruu😍
lanjut kn thor💪
Susi Nugroho
,Lanjut
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!