NovelToon NovelToon
Queen Mafia Di Tubuh Pewaris Lemah

Queen Mafia Di Tubuh Pewaris Lemah

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Reinkarnasi / Mafia
Popularitas:18.9k
Nilai: 5
Nama Author: Kasmawati

Chloe Weiss, pewaris tunggal di keluarga Weiss tapi nasibnya tidak seindah yang dibayangkan, Chloe dengan kondisinya yang sehat harus menelan pil pahit, saat ibu kandungnya meninggal dunia.

Ayah dan ibu tirinya bersekongkol memasukkannya ke rumah sakit jiwa, dan menguasai seluruh harta kekayaan yang di tinggalkan oleh ibunya.

Tapi setelah lima tahun kemudian, Chloe kembali dengan jiwa yang berbeda untuk merenggut apa yang menjadi miliknya.

Bukan hanya itu saja, Chloe juga mengambil calon suami saudara tirinya, dan apa yang di lakukannya itu membuat Ayah dan ibu tirinya sangat murka.?

Siapakah sosok jiwa yang berada di tubuh Chloe Weiss, gadis yang di kenal sangat lamah dan bodoh?

Apakah jiwa yang berada di tubuh Chloe Weiss itu juga mempunyai dendam dengan seseorang di kehidupan sebelumnya sehingga Alam dan semesta memberikannya kehidupan kedua.?

Yang penasaran, ikuti terus ceritanya sampai akhir 🤗🤗🥰.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kasmawati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ingin Menguji

Sesampainya di perusahaan Weiss Group, Chloe langsung menuju ke ruangannya. Di dalam sudah ada Elsa yang menunggunya.

Chloe masuk dan langsung duduk di kursi kebesarannya. Di atas mejanya bertumpuk berkas-berkas penting.

Elsa segera menghampirinya dan duduk di depannya.

"Apa Erivo melihat Kakak?" tanya Elsa.

Chloe menyandarkan punggungnya ke sandaran kursi. "Tidak... tapi aku yakin saat ini Erivo sedang mencari tahu tujuanmu berada di kota ini."

Elsa mengangguk pelan. "Apa sebaiknya aku melakukan penyamaran, Kak? Supaya aku bisa selalu berada di samping Kakak. Dan jika Erivo menemukan info tentangku, setidaknya dia tidak akan langsung mengaitkannya dengan Kakak."

Chloe mengetuk meja pelan. Tok. Tok. Tok.

"Selama Kakak menduduki kursi direktur perusahaan Weiss Group ini, aku belum pernah terlihat di publik seperti apa sosok asisten Chloe Weiss. Jadi ini kesempatan untuk melakukan penyamaran," lanjut Elsa.

Chloe menatap Elsa cukup lama. Lalu tertawa pelan. "Kau memang sangat cerdas. Baik, lakukan penyamaran itu. Waktu kita berada di Geneva tidak banyak. Setelah semuanya beres, kita akan kembali ke Zurich."

"Baik, Kak," ucap Elsa.

Chloe meraih salah satu map coklat di hadapannya dan membukanya. "Itu adalah bukti kecurangan yang dilakukan Dimas Sanjaya. Bukan hanya Dimas Sanjaya saja yang terlibat, tapi semua pihak divisi keuangan," jelas Elsa.

Chloe tidak menjawab. Ia hanya fokus membaca.

Halaman demi halaman. Transfer. Invoice fiktif. Tanda tangan palsu. Semua lengkap.

DUG

Chloe menutup map itu. Tatapannya dingin. "Lima puluh miliar," desis Chloe. "Mereka pikir aku buta?"

Elsa mengangguk. "Dan ini baru 30%. Sisanya ada di laptop Dimas Sanjaya. Yang sekarang berada di gudang Tuan Victor."

Chloe bersandar. "Jadi pusatnya ada di sana."

"Iya, Kak. Gudang di pinggir kota. Dijaga lima belas orang," jawab Elsa.

Chloe menatap Elsa. "Kau bisa masuk?"

Elsa tersenyum miring. "Kalau untuk meracik satu botol racun yang bisa melumpuhkan lima belas orang dalam sepuluh detik? Bisa, Kak."

Chloe tertawa kecil. "Aku sangat bangga mempunyai sahabat sepertimu."

Elsa menunduk. "Terima kasih, Ratu."

Hening beberapa detik.

Chloe membuka laci. Mengeluarkan ponsel baru. "Ganti nomormu mulai hari ini. Namamu Elsa Mayer. Sekretaris Direktur. Dan besok kau leluasa keluar-masuk mansion keluarga Reinhard."

Elsa mengangguk. "Baik, Kak."

"Dan setelah ini, apa Kakak akan menceritakannya kepada Tuan Nicholas dan Erivo?" tanya Elsa.

Chloe menatap keluar jendela. Langit Geneva mulai menggelap.

"Tidak," ucap Chloe pelan.

Elsa terkejut. "Tapi, Kak... Tuan Nicholas adalah mertua Kakak. Dia berhak tahu apa yang telah dilakukan adik laki-lakinya saat ini."

Chloe menggeleng. "Nicholas terlalu menjaga nama baik keluarga besar Reinhard. Kalau aku memberikan bukti ini sekarang, maka dia akan menutupinya. Demi reputasi."

DUG

Elsa mengangguk paham. "Lalu Erivo?"

Chloe tersenyum miring. "Erivo... Aku mau mengujinya."

"Menguji?"

Chloe berbalik. Tatapannya tajam. "Kalau dia benar-benar menganggapku istrinya, di malam Gala Dinner nanti, saat Tuan Victor dan Levin berseteru dan aku menunjukkan semua buktinya, dia harus berpihak kepadaku. Rela melawan keluarganya sendiri. Tapi kalau tidak... berarti dia tidak pernah berubah. Dia masih sama seperti dulu."

Elsa menarik napas. "Itu terlalu kejam, Kak."

Chloe berdiri. "Dunia bawah tidak butuh orang baik, Elsa. Dunia bawah butuh orang yang menang."

Lalu ia meraih flashdisk yang ada di atas meja. "Salin semua bukti ini. Buat dua copy. Satu lagi..."

"Untuk siapa, Kak?"

"Untuk dikirim ke email dewan direksi Weiss Group. Jam sebelas malam di Gala Dinner nanti. Tepat setelah aku berhasil membuat Victor, Livia, dan Levin saling berseteru."

DUG

Elsa mengerti. "Jadi setelah kita berhasil mengambil laptop Dimas Sanjaya, langsung kita bom dari dalam."

Chloe mengangguk. "Tepat. Supaya pada saat mereka mati karena saling membunuh di Gala Dinner, besok paginya seluruh Geneva tahu. Weiss Group berada di ambang kehancuran bukan karena ulah Erivo Reinhard. Tapi karena tikus-tikus di dalamnya."

Elsa mengepalkan tangan. "Kakak sangat jenius."

Chloe meraih tasnya. "Pulanglah. Aku juga ingin pulang. Rasanya aku sedikit lelah."

"Baik, Kak. Jaga diri Kakak dengan baik," ucap Elsa.

"Kau juga. Dan saat kau menyelinap masuk ke gudang itu, kau harus berhati-hati," balas Chloe.

---

Sesampainya di mansion, Chloe melangkah masuk. Di ruang tengah sudah ada Eleanor yang menunggunya.

Wanita paruh baya itu segera berdiri saat melihat menantunya pulang.

"Kemarilah, Nak," ucap Eleanor dengan senyum lembut.

Chloe menghampiri ibu mertuanya itu. Di atas meja sudah ada paperbag besar dan juga kotak beludru.

Eleanor menggenggam tangan Chloe. "Bagaimana hari ini? Pasti sangat melelahkan ya, Nak?"

Chloe tersenyum tipis. "Lumayan, Ma."

Eleanor membuka paperbag itu. Di dalamnya ada gaun hitam elegan dan mewah. "Ini, Nak. Mama pilihkan untukmu khusus Gala Dinner nanti. Biar semua orang tahu, jika istri Erivo Reinhard lah yang paling cantik dan anggun."

DUG

Chloe menerima gaun itu. "Terima kasih, Ma."

Lalu Eleanor mengambil kotak beludru. Membukanya. Kalung berlian berkilau di dalamnya.

"Dan ini," bisik Eleanor. "Kalung warisan keluarga Reinhard. Biasanya hanya diberikan kepada istri penerus utama."

Chloe terdiam. Tangannya sedikit gemetar saat menerima kotak itu.

Eleanor memasangkan kalung itu ke leher Chloe. "Sangat cantik. Dan pas di lehermu."

Chloe menatap cermin. Kalung itu terasa berat. Bukan karena berliannya, tapi karena maknanya.

Sebagai Queen Daisy, sosok wanita yang tidak disukai Eleanor karena derajatnya lebih tinggi dari keluarga Reinhard, Chloe merasa tidak pantas menerimanya. Apalagi pernikahannya dengan Erivo tidak sepenuhnya sah. Pernikahan ini hanya sementara.

Dan cepat atau lambat Eleanor akan mengetahui siapa Chloe sebenarnya. Dan jika itu terjadi, maka Eleanor pasti tidak akan sesayang ini lagi kepadanya.

Dalam hati Chloe berkata, "Tidak masalah. Untuk sementara ini aku terima semua pemberiannya. Dan pada saat urusanku di Geneva selesai, maka aku akan pergi."

Eleanor mengusap pipi Chloe. "Nak... Mama tahu awalnya kau dan Erivo menikah karena kau hanya menggantikan posisi adik tirimu yang tiba-tiba pergi. Tapi mama sangat beruntung mempunyai menantu sepertimu. Kau cerdas dan kau juga sangat hebat."

DUG

Chloe menunduk. "Aku... tidak seperti apa yang Mama katakan."

"Jangan merendah," ucap Eleanor. "Mama sudah tua. Mama hanya ingin melihat keluarga ini utuh. Erivo butuh wanita sepertimu. Kuat. Cerdas. Tidak lemah."

Chloe mengepalkan tangannya. Dalam hati ia kembali berkata, "Kalau dia tahu siapa aku sebenarnya, maka saat ini juga dia akan memohon kepadaku untuk meninggalkan putranya."

Eleanor tersenyum. "Sudah, pergilah ke kamarmu. Sebentar lagi pelayan akan mengantarkan makan malam untukmu. Kau pasti sangat lelah, jadi Mama meminta pelayan untuk mengantar makanan ke kamarmu saja."

Chloe mengangguk. "Baik, Ma. Terima kasih atas semuanya."

Eleanor tersenyum lembut. "Oh ya, Erivo ada di ruang kerja papanya. Sepertinya mereka berdua sedang membahas sesuatu yang cukup penting. Kau jangan menunggunya."

Chloe mengangguk. "Baik, Ma."

Ia membungkuk sedikit, lalu melangkah pergi dari sana. Masuk ke dalam lift menuju lantai dua mansion.

Sesampainya di dalam kamar.

KLIK

Chloe menutup pintu kamar.

Ia bersandar di pintu. Napasnya sedikit kacau. Lalu ia menyentuh kalung di lehernya. Dingin.

Ponselnya bergetar. Pesan masuk dari Elsa: "Di ruang kerja. Tuan Nicholas dan Erivo sudah mengetahui tujuan ku berada di kota ini. Dan mereka sedang berbicara serius. Berhati-hatilah. Semoga mereka tidak mengetahui rencana kita."

Chloe memejamkan mata. "Baik. Aku tahu apa yang harus aku lakukan."

---

Jangan lupa dukungannya ya guys 🙏 🙏 😊 🥰.

1
Adi Sudiro
kenapa setiap paragrap ada DUG sangat menganggu
kas. maa29: Maaf kalo mengganggu ya guys 🙏😊 ( DUG) itu adalah kata tegang dan itu salah satu karakter utama dari cerita ini jadi wajar jika banyak kata ( DUG)-nya. 🙏😊
total 1 replies
Muft Smoker
duuuh deg2an ,, perang ke Dua siap d mulai ,, semoga mereka semua bisa plang dg Selamat ,,

dtggu kelanjutan ny kak ,,
😊😊😊🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹
kas. maa29: ssiiaaapppp proses 🤗🤗🤗
total 1 replies
Muft Smoker
berasa lgi jaga bayi yg baru lahir yx bpa2 sekalian 🤭🤭🤣🤣🤣
Muft Smoker
waah bakal ad perang besaar niih ,,
dtggu kelanjutan ny yx kak
kas. maa29: siaappp proses 🤗🤗🤗🙏😊
total 1 replies
Muft Smoker
Tyson?? Mike Tyson??
pensiun dr petinjuu jdi mafia dy skraaang ,,
🤭🤭🤭🤭😆😆
Muft Smoker
kak mafia makan steak pake nasi??
🤭🤭🤭🤭🤣🤣🤣🤣 gembul amat kak ,, kasihan kak jgn di kasih nasi nnti ngantuk mereka ,, 😆😆😆😆
Muft Smoker
ok kak ,, kalo bsok kk gx double up ,, aq lngsung samperin ke sana ,, lewat jalur mimpi ,, 😂😂😂😂
Muft Smoker: 🤭🤭🤭🤭🤗🤗🤗🤗🤗
total 2 replies
Ayudya
kalian semua harus selamat dan akan hidup bahagia🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰
Ayudya
lanjut kak
kas. maa29: proses 🤗🤗
total 1 replies
Ayudya
ayo Quen balaskan semua dendam mu
Wenty Lucia Wardhani
ceritanya bagus kenapalah likenya dikit author ...
Wenty Lucia Wardhani: terlalu sekali padahal ini ceritanya aku tunggu 🤗🤗
total 3 replies
Muft Smoker
wah kk nonton gx ajk2😂😂😂😂😂 ,,


gpp kak ,,
dtggu kelanjutan ny ,,
penasaran sypa sebenarny MR. T ini ,,
Mr Tukiman?
Mr Tukul???
atau
Mr Tuyul???
krn dy kn gx pernah muncul Dan di sebut bayangan ,,
fix ni bukan org ,,
tp tuyul ,,
makany di panggil Mr.T ,,
🤭🤭🤭🤭😂😂😂😂
kas. maa29: 🤣🤣🤭🤭🤭🤭
total 3 replies
Muft Smoker
duuuh deg2an kak,,
Kali ni km bakal mati kalajengking tuaa ,,
Muft Smoker: 😁😁😁😁😁😁😁😁
total 2 replies
Muft Smoker
panik gx ,, paniik gx ,, paniik laaa masa gx ,, 🤣🤣🤣
Ayudya
lanjut kak
kas. maa29: siappp 🤗
total 1 replies
Muft Smoker
lanjuuut kak ,,
semangat queen ,, mlm ini km pasti menang ,,
Muft Smoker
kak bunyi DUG ny berasa si queen kesandung mulu ,,
🤭🤭😂😂
Muft Smoker: 🤭🤭🤭🤭🤭🤭🤭😁😁😁
total 2 replies
Muft Smoker
tonjok aj sa ,, anggap aj hadiah buat masa lalu ,, dsaat dy gx bisa tegas dg pilihan,, tonjok aj sampe benjol ,, gx bakal ad yg marahin koq🤭🤭😁😁😁
Muft Smoker
di bab ini berasa si erivo lgi marahin mak ny ,, 😂😂😂😂
Muft Smoker
duuuh kak nanggung loo ,,
kas. maa29: heheheee,l😁😁🤣🙏
total 3 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!