NovelToon NovelToon
KITA,LUKA DAN DUNIA LUAR

KITA,LUKA DAN DUNIA LUAR

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Mengubah Takdir / Penyelamat
Popularitas:272
Nilai: 5
Nama Author: Selya

Namaku Arsyila Nadira
Keluarga ku masih utuh Namun retak.

Di rumah ini aku punya dua nama,
"beban keluarga"saat piring pecah karena Ayah melemparnya ke Ibu.
Dan "tidak ada"saat mereka berdua lupa, aku masih duduk di meja makan saat mereka bertengkar.

Ibuku yang punya banyak hutang membuat amarah ayah melonjak setiap hari.

Aku terpaksa terjun sebagai 'wanita malam '
untuk merubah ekonomi keluarga ku.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Selya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 10

Arsyila memandangi seragam nya yang sebentar lagi akan ia lepaskan.Berat hatinya meninggalkan pekerjaan tercintanya itu,dan beralih menjadi pengasuh di rumah Rey.

Hari ini terakhir ia menginjakan kaki di apotik tempatnya bekerja.Entah bagaiman respon teman-temannya nanti.Tapi memang bukan tanpa alasan,Arsyila harus membalas Budi pada Rey atas semua kebaikan nya.

Sejak dari tadi perasaan nya tegang.Ia sudah mempersiapkan untuk memberanikan diri berkata pada bos nya kalau ia harus resign.Namun,kerinduan yang mendalam dirasakan oleh Arsyila ketika harus meninggalkan tempat ia bekerja.

Ia melangkah pelan masuk ke dalam tempat kerjanya.Rizki yang sekarang cuek namun memandangi Arsyila penuh keanehan.

"apa yang akan dilakukan nya sekarang?"Gumam Rizki pelan.

Arsyila bekerja seperti biasa,bergurau dengan teman-teman nya untuk hari yang terakhir.Entah ia masih bisa bertemu dengan teman-teman nya lagi atau tidak jika nanti ia sudah bekerja bersama Rey.

Suasana gudang yang hening.Arsyila sedang menunggu Rizki datang,ia akan meminta maaf pada Rizki.Rizki datang dengan wajah cuek nya,namun Arsyila memulai pembicaraan duluan walaupun agak sedikit malu.

"Riz... Maafkan aku kalau selama ini aku ada salah,"ujar Arsyila pelan.

"kamu gak salah apa-apa kok,"Jawab Rizki dengan nada cuek.

"besok aku sudah tidak bekerja disini lagi,"ujar Arsyila memegang tangan Rizki.

Ada salah paham dalam diri Rizki,Rizki mengira Arsyila sudah asyik dengan pekerjaan barunya menjadi seorang pemandu lagu di sebuah hiburan malam.

"oh- mungkin uang yang di dapat lebih besar ya dan gak perlu capek daripada harus bekerja normal di apotik yang gajiannya tak seberapa !"Rizki menyindir halus.

"aku sudah tau... Kamu mungkin akan merespon seperti ini.Tapi ini tidak seperti yang kamu kira Riz,"Arsyila mencoba menjelaskan.

Rizki tidak mempedulikan nya lalu ia pergi begitu saja ke depan meninggalkan Arsyila sendirian di gudang.Dan satu lag teman baik Arsyila yang harus di beritahu oleh nya—Putri.

"Put... Maafin aku kalau selama ini aku punya salah ! Hari ini aku harus resign dari pekerjaan ini,"ucapnya pelan.

Beda dengan Rizki yang cuek,putri justru terkejut mendengar pengakuan Arsyila yang ingin Resign begitu saja.

"Loh memangnya kamu mau pindah kerja di mana... Syil,"Tanya Putri dengan sedikit sedih.

"aku mau jadi art yang gajiannya lebih besar.Kamu tau sendiri kan aku butuh uang banyak untuk melunasi semua hutang ibuku,"jawab Arsyila.

Putri memeluk Arsyila,Teman baiknya itu besok tidak lagi menginjakan kaki di tempat nya bekerja sekarang.Namun Arsyila janji kalau ada waktu luang ia akan menemui putri.

Rasanya sudah lega bagi Arsyila karena sudah berpamitan dengan teman-temannya.Dan waktunya untuk bicara dengan bos Arsyila.

"Ma-maaf Bos... Arsyila perlu bicara,"Ucapnya dengan nada sopan.

"katakan saja !"Jawab bos nya singkat.

"Arsyila ingin mengajukan resign.Terimakasih atas kebaikan Bos selama saya bekerja disini,"gumamnya pelan.

"kamu mau pindah kerja di mana Syila ?"Tanya bos sambil menghitung gajian terakhir Arsyila.

Arsyila hanya terdiam,tidak mau melontarkan sepatah kata pun.Bos Arsyila kemudian menyetujui keputusan Arsyila dan akan membayar gajian Terakhir Arsyila.

"ini gajian terakhir kamu,terimakasih ya sudah membantu cukup lama di apotik saya,"ujar Bos Arsyila.

Arsyila mengemasi barang-barangnya di apotik,berpamitan dengan teman-temannya dengan penuh haru dan kemudian pulang tengah hari itu.

"aku sudah mengambil keputusan yang tepat.Semoga aku bisa membalas Budi ku pada Rey,"gumamnya pelan.

.

Ia melangkah meninggalkan apotik yang kini hanya tinggal kenangan,Ia melepas seragam kerjanya dan keluar pulang.Rizki yang memandangi Arsyila dengan tatapan serius, sebenarnya ia masih menyimpan rasa pada Arsyila.Namun karena kesalahpahaman nya,Rizki kini jadi pelan-pelan harus menjauhi Arsyila.

Arsyila yang sedang memesan taxi online untuk mengantarnya pulang,namun Mobil milik Rey sudah menunggu nya di depan apotik.

"Hey ngapain pesan-pesan taxi online segala.Ayo masuk !"perintah Rey dengan wajah tengil nya.

"kamu ini kerjaannya ngikutin aku terus,"gerutu Arsyila.

Arsyila pergi bersama Rey,namun bukan menuju ke rumah Arsyila melainkan pergi ke rumah Rey untuk mengenalkan Arsyila pada ibu dan adiknya.

"kenapa kamu tidak menyewa asisten rumah tangga saja,"Tanya Arsyila dengan heran.

"ibuku gak pernah cocok dengan asisten rumah tangga atau pengasuh yang aku pilihkan... Akhirnya aku mengurusnya sendiri tapi aku kewalahan jika harus mengurus bisnis dan juga ibu,"gumam Rey sembari menyetir.

"apa ibu kamu akan cocok dengan ku ?"Tanya Arsyila lagi.

"coba saja... Ibu pasti akan suka wanita penyayang seperti kamu,"Rey memuji Arsyila dengan sedikit senyuman.

Arsyila terdiam,menahan malu gara-gara Rey berlebihan memuji dirinya.

Rumah megah bak istana.Pagar keliling yang tinggi menjulang,air mancur di halaman depan yang menyambut siapa saja yang datang.

Arsyila terpukau melihat keindahan rumah Rey yang ternyata mewah sekali.Sebuah rumah di kawasan elit dengan penjagaan yang ketat dua puluh empat jam.

Cctv terpasang di setiap sudut ruangan,begitu ia melangkah menuju di depan pintu,ia harus memencet bel terlebih dahulu.Hati Arsyila ragu untuk masuk ke dalam rumah mewah milik Rey.Takut sepatu murahan nya mengotori lantai rumah Rey yang bersih dan wangi.

"kenapa kamu seperti terlihat gugup begitu ?"Tanya Rey sambil memencet bel rumahnya.

"aku minder masuk ke rumah orang kaya... Takut sepatu murahan ku ini mengotori lantai rumah kamu,"ucapnya dengan wajah menunduk.

Ting tong...

Suara bel terdengar dari dalam rumah,ibu Rey segera membuka pintu itu perlahan.Ibu Rey yang sudah paruh baya,rambutnya memutih namun tetap terlihat elegan.

"masuk Rey,ini siapa ?"Tanya nyonya Bella—ibu Rey sambil memandangi Arsyila dari ujung kaki sampai ujung kepala.

"perkenalkan Bu... Saya Arsyila teman nya Rey,"Arsyila memperkenalkan diri sambil berjabat tangan.

Walaupun Nyonya Bella berasal dari keluarga terpandang,namun ia sangat menghargai orang bawah seperti Arsyila.Apalagi yang datang adalah teman wanita Rey,selama ini Rey membawa wanita yang hanya mengincar hartanya saja.

"masuk Nak... Selamat datang di rumah ibu,"perintah Nyonya Bella dengan nada yang lemah lembut.

Rey terkejut,ibunya terkesan lemah lembut kepada Arsyila.Arsyila duduk di ruang tamu dengan perasaan canggung nya.

"Arsyila mulai besok akan menjadi pengasuh ibu dan teman belajar Laura(adik Rey),"perjelas Rey kepada ibunya.

"wah ibu senang sekali Rey,kamu dapat darimana wanita baik seperti ini ? Jadinya ibu kan sekarang ada teman ngobrol,"Raut wajah Nyonya Bella yang kelihatan sangat senang.

"terimakasih nyonya sudah menerima saya bekerja disini,"ucap Arsyila dengan nada serius.

"panggil saja ibu...,"celetuk nyonya Bella.

Perkenalkan pertama di rumah Rey berhasil membuat ibu Rey merasa senang.Rey juga lega akhirnya ia bisa fokus mengurus bisnis karena sekarang ada yang mengurus ibunya di rumah.

Arsyila akan mulai bekerja besok pagi.Hari ini ia sedikit perkenalan dengan ibu Rey.Walaupun Arsyila tadinya minder,tapi ia senang karena bisa meluluhkan hati Nyonya Bella.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!