NovelToon NovelToon
Nona Kota Di Posko Kkn

Nona Kota Di Posko Kkn

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:5.9k
Nilai: 5
Nama Author: Anshuu_

Alya Mahendra, gadis kota yang harus menjalani KKN di Desa Sukamaju, sebuah desa pelosok yang jauh dari kehidupan nyamannya. Karena tingkahnya yang sering mengeluh dan tak terbiasa hidup sederhana, teman-temannya mulai menjulukinya “Nona Kota.”

Di tengah hari-hari KKN yang penuh tantangan, ada Arga Pratama, cowok dingin dan kaku yang diam-diam sering membantu Alya meski wajahnya selalu terlihat tak peduli. Namun saat konflik mulai muncul di posko, mampukah Alya bertahan sampai akhir?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Anshuu_, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Sarapan Ala Orang Kaya..

Pagi perlahan semakin meninggi, menandakan siang sudah mulai mendekat. Udara yang tadi terasa begitu sejuk kini perlahan berubah hangat seiring matahari yang mulai naik perlahan di atas langit.

Satu per satu penghuni posko akhirnya mulai terbangun. Ada yang masih duduk sambil menguap lebar, rambut berantakan ke segala arah.

Ada yang refleks langsung mencari botol minum di antara barang bawaan mereka.

Ada juga yang justru masih meringkuk di tempat semalam, seolah belum siap menerima kenyataan bahwa mereka benar-benar harus menjalani hari-hari di tempat terpencil seperti ini.

Tak butuh waktu lama sampai akhirnya semua benar-benar sadar sepenuhnya.

Setelah memastikan semua sudah berkumpul, mereka pun kembali duduk melingkar di ruang utama rumah itu, tempat yang semalam berubah fungsi menjadi area tidur dadakan.

Suasana perlahan berubah serius, dan di situlah, perundingan pertama mereka sejak memulai KKN akhirnya dimulai.

Suasana di ruang utama kembali tenang saat Arga mulai membuka pembicaraan. Dengan posisi duduk bersila dan wajah serius seperti biasa, ia menatap satu per satu anggota kelompok yang kini kembali berkumpul.

“Nanti sekitar jam sepuluh kita ke rumah kepala desa buat silaturahmi,” ucap Arga tenang.

“Sekalian lihat kondisi desa ini lebih jauh. Terutama kita harus cari tahu apakah hari ini ada pasar, terus jaraknya seberapa jauh dan masih bisa dijangkau atau nggak.”

Arga sempat mengedarkan pandangannya ke sEluruh anggota kelompok sebelum kembali membuka suara.

“Soalnya kita nggak punya kendaraan buat pergi jauh. Kita juga harus tahu harga barang-barang di sini mahal atau enggak. Kita belum tahu kondisi desa ini sepenuhnya.”

Tidak ada yang menyela, semua orang memperhatikan Arga dengan saksama.

“Jadi untuk kebutuhan sementara… gimana kalau hari ini kita kumpulin uang seratus ribu per orang?”

Suasana di ruangan itu seketika berubah sunyi.

Sebagian terlihat saling melirik, sampai akhiRnya satu tangan perlahan terangkat.

“Ehm… maaf,” katanya pelan.

“Apa itu nggak terlalu sedikit ya, Arga?”

Kalimat itu langsung membuat Adrian yang sejak tadi diam spontan melotot.

“Hah? Sedikit?” Adrian menatap Alya tidak percaya.

“Itu udah banyak banget loh. Yang kayak gue ini anak kos bisa langsung pusing dengernya.”

Beberapa orang langsung saling pandang sebelum tawa kecil mulai terdengar di beberapa sudut ruangan.

Di sIsi lain, Nadia hanya mendecak pelan sambil melipat tangan di depan dada.

“Dih… caper banget,” sindirnya pelan.

Meski tidak terlalu keras, ucapan itu masih cukup jelas terdengar oleh beberapa orang di sekitar.

Alya jelas mendengar sindiran itu.

Namun bukannya membalas, ia hanya terdiam sambil menundukkan kepala sesaat, memilih mengabaikannya begitu saja.

Suasana mendadak terasa sedikit canggung, sampai akhirnya Kevin tiba-tiba memegangi perutnya.

“By the way… buat sarapan kita makan apa ya?” tanyanya.

“Gue udah laper banget ini.”

“Iya gue juga,” Dimas langsung menyahut sambil mengangkat tangan.

“Ehh… dari semalam sih lapernya.”

Ucapan Dimas seketika membuat Dion tertawa keras, jarinya refleks menunjuk ke arahnya.

“Hahaha… jangan-jangan bunyi perut semalam itu punya lo ya, Mas?”

Dimas langsung melirik tajam.

“Ya siapa juga yang nggak bakal laper kalau cuma makan mie semalam. Walaupun ada nasi sih… tapi sumpah nggak enak banget.”

Mendengar itu, Andre langsung ikut terkekeh kecil.

“Aduh… Mas-Mas kocak banget.”

“Mas-Mas bangke. Nama gue Dimas, anjir.”

Tawa kecil kembali terdengar memenuhi ruangan sederhana itu.

Setelah membiarkan suasana sedikit mencair, Arga akhirnya kembali membuka suara.

“Mungkin buat pagi ini kita nggak sarapan dulu. Nggak ada bahan yang bisa dimasak.”

“Buset…” Adrian langsung menjatuhkan tubuhnya ke belakang.

“Ini mah lebih menderita daripada hidup gue pas ngekos.”

Saat yang lain masih sibuk mengeluh, Alya akhirnya Membuka suara.

“Aku punya sereal sama susu… masih ada roti juga.”

Ucapan Alya sukses membuat seluruh pandAngan di ruangan itu tertuju padanya.

“Apa kalian mau?” tanyanya.

Adrian langsung duduk tegak lagi dengan mata berbinar.

“Lah pake nanya…”

Ia nyengir lebar.

“Ya mau lah!”

Tanpa banyak bicara, Alya langsung berdiri lalu berjalan menuju kopernya.

Beberapa pasang mata langsung mengikuti gerakan Alya saat ia berjalan menuju kopernya.

Beberapa detIk kemudian, barang-barang di dalamnya mulai ia keluarkan satu per satu.

Dua kantong sereal ukuran besar.

Dua kotak susu ukuran besar.

Dan beberapa bungkus roti.

Seketika ruangan kembali dipenuhi keheningan.

Rizki bahkan Sampai menatap semua itu dengan ekspresi tak percaya.

“Anjirr…”

Ia menggeleng pelan sambil tertawa.

“Sereal mahal coii…”

Kemudian Rizki menoleh ke arah yang lain dengan ekspresi yang masih sama.

“Hahaha… akhirnya ngerasain juga sarapan ala-ala orang kaya dulu.”

Mereka pun mulai makan dengan tenang, sesekali diselingi candaan ringan dari beberapa orang yang kembali mencairkan suasana.

Di sela itu, Arga sempat melirik ke arah Alya. Ada sedikit senyum tipis di wajahnya, nyaris tak terlihat.

“ternyata nona kota ini bisa juga diandalkan,” pikirnya singkat.

Ia kemudian mengalihkan pandangan, sedikit penasaran. “Entah apa lagi yang ada di dalam kopernya itu.”

Setelah mereka selesai makan, beberapa anak mulai bersiap untuk mandi bergantian. Suasana kembali sedikit sibuk, ada yang membawa handuk, ada yang sudah mulai antre di depan kamar mandi sederhana di belakang rumah.

Sementara itu, Alya memilih duduk santai di sudut ruangan. Karena tidak ingin menunggu terlalu lama, ia mengeluarkan ponselnya dan mulai menonton drakor yang sudah ia unduh sebelumnya.

Sesekali terdengar tawa kecil darinya, membuat beberapa orang melirik heran sekaligus penasaran.

Adrian yang melihat itu langsung bersandar santai sambil tersenyum kecil.

“Gila… dia kayaknya benar-benar enjoy di sini,” gumamnya.

Reza ikut menimpali pelan sambil terkekeh, “Iya, gue kira hari pertama aja dia bakal nangis minta pulang. Ternyata malah dia yang paling santai.”

Di sisi lain, Arga sempat melirik sekilas ke arah Alya yang sedang tertawa kecil sendiri menatap layar ponselnya. Namun ia cepat mengalihkan pandangannya lagi, berpura-pura tidak terlalu memperhatikan.

Meski begitu, pikirannya sempat terlintas singkat.

“Nona kota ini… ternyata kuat juga.”

Ia kemudian menarik napas pelan, kembali fokus pada urusannya sendiri, meski sesekali pikirannya masih kembali ke arah yang sama.

Sementara itu, Alya sama sekali tidak menyadari tatapan kecil yang sempat singgah ke arahnya. Ia hanya tenggelam dalam layar ponselnya, sesekali menyamakan ekspresi dengan adegan di drakor yang sedang ia tonton, seolah dunia di sekitarnya benar-benar berhenti sejenak.

Di sudut lain, Nadia duduk dengan wajah sedikit mengeras. Matanya sesekali melirik ke arah Alya yang masih asyik dengan ponselnya, tertawa kecil tanpa memedulikan keramaian sekitar.

Ia menghela napas pelan, lalu bergumam dalam hati, merasa Alya terlalu ingin menarik perhatian orang-orang di sekitarnya.

“Caper banget…” pikirnya kesal, meski ia tidak mengucapkannya keras-keras.

Nadia kemudian memalingkan wajah, memilih sibuk dengan urusannya sendiri, tapi raut tidak sukanya masih jelas terlihat.

1
Aylnn_
...
Aylnn
Bagus Sekali..
Aylnn
bagus kak..
cintaa
lanjut thor🙏🙏
Aylnn_: Besok sy update yah Kak..🙏🥰
total 1 replies
cintaa
ditunggu kelanjutannyaa 🙏💪
Aylnn_: Sudah update yaa kak..
total 1 replies
cintaa
lanjut thorr tapi banyakin yaa maaf kalo ngelunjakk🙏🙏🙏
Aylnn_: Sudah Update yaa kak, itu saya buat kan 3 bab yahh kak semoga suka🥰
total 1 replies
cintaa
hmm... mana yaa kak lanjutannya🙏🙏
Aylnn_: sudah update ya kak, maaf kemarin² saya sibuk🙏🥰
total 1 replies
cintaa
lanjut thorr💪💪💪💪
Aylnn_: Oke besok pagi yaa kk..
total 1 replies
Muh Adhil
hahah author nya tega banget sama alya 🤣
Aylnn_: Yaa Ampunn..
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!