Stefani Agnesia Smith, Dokter cantik berumur 22 tahun yang terlahir dari keluarga terpandang. Memiliki otak super cerdas dan cantik membuat semua pria tertarik kepadanya. Tapi karena sifatnya yang judes dan dingin membuat semua lelaki tidak berani untuk mendekatinya. Hingga ada seorang pria tampan yang merupakan ceo muda dari perusahaan terkenal mendekatinya.
Bisakah sang Ceo menaklukan hati si Dokter cantik?
Tunggu lanjutan ceritanya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Suci Aulia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
"Laki-laki sampah"
"Bagaimana?" tanya Leo pada Jack. ia sudah kembali ke perusahaannya beberapa menit yang lalu.
"Stuard Wishon. Putra sulung dari Jeremy Wilshon, pengusaha batu bara terkenal di negara ini. Stuard juga sedang merintis perusahaan kecil. Dia dikenal sebagai seorang pria yang sering gonta-ganti pasangan. Dia bahkan sering dikabarkan tidur dengan berbagai wanita" jelas Jack.
"Baiklah, kau boleh pergi" ucap Leo. Jack membungkuk hormat dan pergi meninggalkan ruangan Leo.
"Laki-laki sampah" batin Leo sambil menyeringai.
*****
Mansion Keluarga Smith
"Daddy..." sapa Stefani saat melihat daddy-nya sedang bersantai di ruang keluarga.
"Sayang, kemarilah" ucap Alferd sambil tersenyum.
Stefani menuruni tangga lalu duduk disamping daddy-nya.
"Bagaimana pekerjaanmu?" tanya Alferd sambil mengelus kepala putri kesayangannya.
"Lancar kok dad" jawab Stefani.
"Sayang, sebenarnya daddy ingin kamu membantu daddy untuk mengurus perusahaan yang Ada disini. Kakakmu Stevan sedang mengurus perusahaan yang ada di Amerika, dan disini Daddy sangat kerepotan jika tidak ada kakamu" ucap Alferd.
"Tapi dad, aku sudah sangat menyukai profesiku menjadi dokter" ucap Stefani.
"Daddy tidak pernah melarangmu menjadi dokter sayang, tapi bisakah kamu membantu daddy paruh waktu saja" mohon Alferd.
Stefani nampak berfikir sejenak. ia melihat raut wajah Alferd yang penuh harap.
"Hftt, oke. Aku mau, pagi sampai siang aku di rumah sakit. Lalu seterusnya, aku akan membantu daddy" putus Stefani. Senyum merekah di wajah tampan Alferd saat mendengar jawaban putrinya.
"Thank you baby" ucap Alferd sambil mencium puncak kepala putrinya dengan sayang.
Tingg.....ting....
Suara dering telfon menarik perhatian ayah dan anak itu. Ternyata itu berasal dari ponsel Stefani. Tertera nama 'Stuard' disana. Stefani menggeser ikon hijau di layar pipih itu dan sedikit menjauh dari Alferd.
"Hallo"
"Hallo honey, kamu dimana?"
"Di rumah"
"Sibuk nggak?"
"Nggak, kenapa?"
"Kamu bisa bantuin aku nggak, buat bikin proposal perusahaan"
"Kapan?"
"Lusa, di cafe biasa"
"Oke, aku dateng"
"Thank you honey"
" Ya baby"
"Oke, see you"
"Bye"
Sambungan telepon terputus. Stefani kembali duduk di samping daddy-nya.
"Dari siapa sayang?" tanya Alferd.
"Dari Stuard dad"
"Ngapain dia?" tanya Alferd dengan nada tidak suka.
"Dia minta tolong ke aku buat bantuin dia bikin proposal perusahaan" jawab Stefani.
"Segitu nggak becusnya dia ngurus perusahaan sampek² harus minta tolong ke kamu?" sinis Alferd.
"Dad, ayolah. Dia pacar aku. Jadi wajar dong kalo aku bantu dia" jengah Stefani
"Sayang, daddy nggak pernah larang kamu untuk berhubungan dengan pria manapun asalkan dia pria yang baik dan bertanggung jawab. Tapi menurut daddy, Stuard itu bukan pria yang baik. Itu sebabnya daddy melarang kamu untuk berhubungan sama dia" ucap Alferd.
"Tapi daddy kan belum kenal deket sama Stuard. Dia baik kok dad" jawab Stefani.
"Ya terserah kamu. Daddy cuma ngingetin aja" ucap Alferd. ia lalu bangkit dari duduknya meninggalkan Stefani yang masih duduk di sofa.
Stefani menghela nafas panjang. Dari dulu ayahnya memang tak pernah setuju jika dirinya berhubungan dengan Stuard. Padahal hubungannya dengan Stuard sudah berjalan 1½ tahun. Tapi Alferd masih tetap tidak menyukai Stuard.
******
RC Company Corp
Leo sedang fokus berkutat dengan laptopnya. Banyak hal yang harus diurusnya apalagi jika mengingat jabatannya sebagai seorang CEO. ia diharuskan sangat kompeten dan pintar putar otak agar perusahaan ayahnya tetap berada di urutan nomer 1.
Tokk...tokkk
"Masuk!!" seru Leo tanpa tau siapa yang mengetuk pintu.
Lalu masuklah seorang wanita cantik, bertubuh sexy dengan pakaian kurang bahannya berjalan berlenggak-lenggok mendekati Leo.
"Sayang...I'm coming" Seru wanita itu sambil merangkul pundak Leo.
"Shyla, ngapain lo kesini" ketus Leo.
"Ya ketemu kamu lah yang. Aku kangen sama kamu" manja Shyla sambil mengelus rahang kekar leo. Berharap hasrat pria itu terpancing dan dirinya bisa menjadi Nyonya muda keluarga Richard.
"Singkirin tangan kotor lo dari tubuh gue. Dan jangan pernah lo panggil gue dengan panggilan itu. Gue nggak ada hubungan sama lo, dan gue nggak akan sudi punya hubungan sama cewek murahan kayak lo" Tegas Leo sambil menghempas kasar tangan Shyla yang berada di tubuhnya.
"Kok kamu gitu sih, aku kan sa..."
"Pergi atau hidup lp hancur di tangan gue!!!" belum sempat Shyla melanjutkan ucapannya, Leo terlebih dahulu bicara dengan tatapan yang sulit diartikan.
Mendapat tatapan tak bersahabat dari Leo membuat nyali Shyla menciut. ua lalu beranjak pergi dari kantor Leo dengan perasaan kesal.
"Suatu saat gue bakal buat lo bertekuk lutut di hadapan gue Leo Richard" batin Shyla.
**Shyla Angelia Miguel**
Putri tunggal dari pasangan Dion Miguel dan Liandra Miguel. Keluarganya adalah pemilik perusahaan terbesar di negara ini. Yang pastinya tidak sebesar SMITH COMPANY CORP dan RC COMPANY CORP. Sebenarnya Shyla itu cantik, tapi sayang sifat agresifnya membuat banya pria ilfeel padanya termasuk Leo. Shyla sudah lama mengincar Leo. Karena menurutnya, menikah dengan Leo pasti bisa membuat hidupnya sejahtera dan brrgelimang harta. Tapi sayang, Leo sama sekali tidak pernah memandangnya sedikitpun. Wakau begitu, Shyla terus mendekati Leo dengan berbagai cara. Meski garus dengan cara kotor sekalipun.
Setelah kepergian Shyla, Leo menjadi tidak mood untuk bekerja.
"Gara² cewek sialan, ancur mood gue" gerutu Leo.
"Mending gue ngerjain masa depan ahh. Pasti seru" tambahnya sambil tersenyum jahil.
*********
Smith's Mansion
Stefani tengah bersiap untuk kembali ke rumah sakit. Hari ini dia sudah mengabari Vanya jika dia akan berangkat siang. Saat tengah menata tas, tiba² ponselnya berdering. Chat masuk dari orang yang tidak dikenal.
🗨+62........
~Save
🗨*Stefn_AgS
~Who??
(Send)
🗨+62......
~Masa depanmu. 😘
.🗨Stefn_AgS
~Gila Lo!!!!
(Send*)
Leo terkekeh saat membaca balasan chat dari Stefani.
🗨+62......
~*Iya aku emang gila, dan itu semua karena kamu.
🗨Stefn_AgS
~Kalo nggak penting, gue Blok
🗨+62.....
~Ck iya iya. Ini gue, Leo.
🗨Stefn_AgS
~Sialan lo, darimana lo dapet nomer gue?
🗨Lele PEA
~Dari suratan takdir. 😂.
🗨Stefn_AgS
~Gaje*
Stefani lalu mematikan ponselnya tanpa menunggu jawaban dari Leo. ia lalu segera tancap gas menuju SEA Hospital.
**Tandai typo.....jangan lupa like, coment and vote ya guys. Mampir juga ke "Beautiful Bad Girl"
Happy Reading 😘**