NovelToon NovelToon
Aku Dikhianati Pacarku Dan Mendapat Yang Lebih Baik

Aku Dikhianati Pacarku Dan Mendapat Yang Lebih Baik

Status: sedang berlangsung
Genre:Diam-Diam Cinta / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:1k
Nilai: 5
Nama Author: Hitomaa

hari itu ketika aku berjalan pandangan ku tertuju pada gadis yang merupakan pacar ku tapi dia berjalan dengan pria yang tidak ku kenal.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hitomaa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kencan sebelum melapor

Aidan yang sudah selesai berlari kembali kerumahnya, Aidan yang kecapean memilih beristirahat sambil menonton ibunya yang sedang menyiram tanaman.

" ibu dan ayah siang nanti mau ke rumah nenek kamu mau ikut?" ibunya bertanya

" siang ini tidak bisa aku ada rencana, ibu ajak saja kakak "

" haaahh... Kakak mu itu mana mau keluar dari rumah " ibunya menghela nafas

Aidan hanya tertawa kecil mendengar jawaban ibunya

Kemudian Aidan masuk kedalam rumah, mengambil pakaian bersih lalu pergi ke kamar mandi, Aidan kembali ke kamar setelah selesai mandi dia merapikannya rambutnya dan segera pamit ke ibunya.

" ibu aku mau keluar dulu "

" iya hati hati dijalan "

Aidan kembali meninggalkan rumahnya dan menuju rumah yang ada di samping rumahnya.

Aidan menekan bel sampai akhirnya melin muncul

" tunggu sebentar " melin berjalan cepat dia kemudian membukakan pintu gerbang untuk Aidan dan menyuruh masuk

" permisi " Aidan melihat sekeliling rumah yang sering dia kunjungi ketika masih berpacaran dengan mori tidak terlalu banyak yang berubah.

" oh Aidan lama sudah tidak ketemu " suara itu milik ayahnya mori dan melin

" halo om " Aidan menyapa

" kemana saja kamu sudah jarang mampir "

" maaf, soalnya belakangan ini aku agak banyak urusan "

" yaudah kalau begitu sini duduk, melin buatkan minuman buat Aidan "

Aidan duduk di sebelah ayah melin yang sedang menonton berita di televisi.

berita itu sedang menampilkan kasus perselingkuhan artis.

melin datang sambil membawakan minuman untuk Aidan

" silahkan menikmati, kamu tunggu sebentar ya aku mau siap-siap dulu "

" kalian mau pergi bareng? " ayahnya bertanya

" waktu kemarin aku minta tolong Aidan buat bantu aku di cafe soalnya pemiliknya ada urusan "

setelah itu melin pergi meninggalkan Aidan dan ayahnya.

Aidan kembali mengobrol bersama ayahnya melin.

jarum jam sudah ada di angka 9, melin yang sudah bersiap berpamitan kepada ayahnya dan langsung meninggalkan rumah bersama Aidan.

****************

Sabtu pagi Inda yang sudah sembuh kembali menjalani aktivitasnya dengan normal.

Inda sedang menelepon pacarnya Keiza

" nanti siang kamu temenin aku lapor kekantor polisi oke "

" iya, nanti aku temanin, ngomong-ngomong sebelum pergi ke kantor polisi kita jalan-jalan dulu yuk " Keiza menanyakan dengan antusias

" boleh, mau kemana? "

" mall mau? "

" ayo gas, kamu langsung kesini sekarang aku akan siap-siap"

Inda menutup telponnya dan melompat kegirangan.

Inda membuka lemari pakaiannya memilih gaun yang dimilikinya, setelahnya bel rumahnya berbunyi Inda melihat Keiza sudah datang.

" ibu aku pergi dulu mau ke kolam renang "

Inda keluar rumah dan menghampiri Keiza

" terima kasih sudah menunggu "

" kamu terlihat makin cantik pakai gaun itu " Keiza mencoba menggoda Inda

" gak usah gombal ayo cepetan berangkat "

Mereka berdua menaiki bus duduk bersebelahan sambil mendengarkan bersama.

Setelah sampai Inda dan Keiza turun tak jauh dari tempat bus berhenti tujuannya sudah terlihat.

Inda dan Keiza melihat-lihat kedalam toko pakaian Inda memilihkan baju dan celana untuk Keiza.

" yang ini kelihatan lebih cocok " Inda terus meminta Keiza mencoba pakaian yang dipilih olehnya

Setelah selesai memilih Inda menuju ke meja kasir untuk membayar.

" semuanya jadi ×××.××× "

" uwah mahal juga "

" kan sudah kubilang jangan belanja terlalu banyak "

" gak apa apa lagian kita udah lama gak jalan bareng "

Keiza dan Inda mengeluarkan dompet mereka masing-masing.

Setelah selesai belanja mereka berniat menonton film.

Film sudah diputar Inda menonton dengan serius begitu juga dengan Keiza.

layar menampilkan adegan sedih yang membuat Inda menangis, tak lama filmnya selesai membuat Inda kembali ke kenyataan.

" akhir yang sangat mengharukan bukan begitu " Inda mencoba membahas film yang tadi ditonton dengan Keiza

" setuju, apalagi music yang diputar sangat cocok dengan adegannya" Keiza mengangguk setuju dengan perkataan Inda

pukul 11 siang Inda dan Keiza berniat makan siang dulu sebelum melapor ke kantor polisi,

Mereka memesan dua porsi nasi dan ayam goreng.

****************

disisi Aidan dan melin sedang menyiapkan peralatan yang ada di dapur, pelanggan pertama datang dilayani oleh Aidan

" selamat datang, mau pesan apa " ada melayani pelanggan pertamanya

" aku mau pesan yang ini " pelanggan itu menunjuk papan menu yang dibawa oleh Aidan

" baik, tunggu sebentar "

kemudian melin menyiapkan minuman yang dipesan dan Aidan memberikannya kepada pelanggan.

hari ini keadaan cafe cukup sepi hanya ada beberapa pelanggan sampai jam 4 sore kemudian teman melin datang berkunjung.

" hai melin, Keiza "

" hai juga Eliza lama gak ketemu"

" halo kak Eliza "

kemudian melin dan temannya berpelukan mereka berdua duduk.

" kamu mau minum apa " tanya melin kepada temannya yang bernama Eliza

" nanti aja aku nunggu pacarku dulu "

melin sedikit berbincang dengan temannya, menanyakan kabar, dan sedikit bercanda soal hubungan asmara mereka.

Pintu cafe kembali terbuka, pacarnya Eliza yang Aidan juga kenal.

" loh Aidan kamu kerja disini? " tanya pacarnya Eliza yang ternyata Reza

" ah halo kak Reza, aku nggak kerja disini cuman lagi bantu bantu selama akhir pekan "

"kalian saling kenal " tanya Eliza pada Reza

" dia pacarnya adikku kebetulan kami mari berkenalan kemarin waktu dia waktu berkunjung "

Mendengar itu melin dan Eliza menatap wajah Aidan menunggu jawaban Aidan.

" kami belum berpacaran, kemarin kebetulan kami ada urusan bareng karna hari udah terlalu gelap aku mengantarnya " jelas Aidan

" belum?, tuh kan kalian memang berniat pacaran " ucap Reza

" tapi bukankah Aidan sedang berpacaran dengan adikmu melin "

melin terkejut dengan pertanyaan yang tertuju padanya.

" ehh.. sepertinya mereka sudah putus beberapa waktu yang lalu bukan begitu Aidan"

" iya " Aidan hanya menjawab singkat sambil mengangguk mencoba mengakhiri pertanyaan soal dirinya.

Jam 4 sore Inda dan Keiza sedang berdiri didepan kantor polisi, mereka sedang menyiapkan mental sebelum akhirnya masuk kedalam.

Didalam ada beberapa polisi yang sedang bertugas.

" permisi pak... Kami mau melapor " tanya Inda kepada salah satu polisi

" silahkan duduk dulu, mau melapor soal apa?" jawab salah satu anggota polisi bernama harnes

" ini pak, salah satu murid dan guru disekolah saya terlibat kasus serius tentang... prostitusi" jelas Inda kepada pak harnes

" kalian ada bukti? " tanya pak harnes kepada Inda

" ada rekaman cctv, waktu kemarin dia mencoba macam-macam dengan pacar saya dan juga ponsel miliknya " kali ini Keiza yang ikut menjelaskan

" boleh saya ambil ponselnya untuk barang bukti?"

Inda kemudian mengeluarkan ponsel milik Reval yang sengaja dia bawa.

" ini pak ponselnya " Inda memberikan ponsel itu kepada pak harnes

" terima kasih, kalian sudah melakukan hal yang benar jadi tenang saja kami akan menangani kasus ini dengan serius dan kalian siap jadi saksi kan? "

" kami siap pak " Keiza berteriak

" apapun akan aku lakukan yang penting dia di hukum " Inda menjawab dengan penuh semangat

" oke, sekarang kami akan mencatat laporan kalian dan akan segera menyelidiki lebih baik kalian pulang terlebih dahulu sebelum sibuk menjadi saksi "

" terima kasih pak polisi " Inda dan Keiza sama-sama mengucapkan terima kasih

Setelah melapor Inda dan Keiza kembali kerumah mereka masing masing bersiap untuk kasus yang akan datang.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!