NovelToon NovelToon
Gadis Hina

Gadis Hina

Status: sedang berlangsung
Genre:Idola sekolah / CEO / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:537
Nilai: 5
Nama Author: KheyraPutri

Reina Wulandari,seorang gadis yang terpaksa harus menjual dirinya untuk memenuhi kebutuhan hidupnya dengan sang nenek. Dia anak yang pintar namun sayang kepintarannya tidak dia manfaatkan dengan baik dan justru harus terjerumus ke dalam hal yang tidak seharusnya dia lakukan. Bagaimana kisahnya mari ikuti ceritanya.
( Hanya cerita fiktif belaka jadi tolong jangan hina karyaku ya 🙏 tolong komentar dengan bijak dan ambil hal yang baik saja ).

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon KheyraPutri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bertemu

Setelah sarapan Reina berangkat,sebelum itu dia berpamitan dengan neneknya terlebih dahulu.

" Reina berangkat dulu ya nek,nanti kalau nenek mau belanja hati-hati ya" Ucap Reina sambil menyalami tangan neneknya.

" Iya nduk,udah cepet berangkat...belajar yang rajin ya, hati-hati bawa motornya jangan ngebut" Ucap nenek Sri memperingati Reina.

" Iya nek... assalamualaikum" Ucap Reina lalu berlalu pergi menaiki motornya dan meninggalkan pelataran rumah.

Reina berhenti di depan rumah Shasa dan memanggil Shasa.

" Shasa ayo berangkat" Teriak Reina dari luar gerbang rumah Shasa.

" Oh nak Reina,masuk dulu nak Shasa masih sarapan" Ucap ibu Shasa yang keluar menghampiri Reina.

" Makasih Tante,Reina tunggu di sini saja" Ucap Reina sopan.

Tidak lama Shasa pun keluar dengan membawa roti isi di tangannya. " Ayo Re" ucap Shasa menghampiri Reina. " Buk Shasa berangkat dulu ya, bye" Ucap Shasa mencium pipi ibunya lalu naik ke motor Reina.

" Ayo Re buruan" Ucap Shasa dengan memakan rotinya.

Reina pun mengikuti Shasa dan berpamitan ke ibu Shasa. Reina meninggalkan rumah Shasa dan berangkat ke sekolah.

Sesampainya di sekolah Reina dan Shasa lali turun sesudah memarkirkan motornya. Mereka langsung menuju ke kelasnya dan berjalan berdampingan.

Ryan yang juga baru datang dan ingin menuju kelasnya tidak sengaja berpapasan dengan Reina. " pagi Re" Sapa Ryan dengan tersenyum manis.

" Pagi kak" Jawab Reina menunduk. " Duluan ya kak" Ucap Reina lalu menyeret tangan Shasa pergi dari hadapan Ryan takut akan menimbulkan masalah.

Sampai di kelas Reina ingin duduk namun di atas kursinya ada kotak warna merah. Reina melihat kanan kiri karena takut itu bukan buatnya.

" Haloooo ini kotak punya siapa ya ?" Teriak Reina sambil mengangkat kotak berwarna merah itu tinggi-tinggi.

Teman-teman satu kelas Reina tidak menjawab hanya menggelengkan kepalanya.

" Mungkin dari penggemar rahasia kamu x Re" Ucap Shasa yang sudah duduk di bangkunya. " Buka Re aku pingin lihat apa isinya ?" Ucap Shasa yang penasaran dengan isinya.

Belum sempat Reina membuka guru pun datang memasuki kelasnya. Reina pun menyimpan kotak itu di bawah kolong meja.

***

Di rumah Bramasta sudah siap untuk berangkat ke kantor. Saat menuruni tangga dia melihat ibunya yang menyiapkan sarapan.

" Sarapan dulu nak,ibu masak nasi goreng kesukaan kamu" Ucap Rita tersenyum.

" Tapi aku udah telat ma" Ucap Bramasta yang memang sudah telat karena sebentar lagi harus meeting.

" Kalau gitu bawa ini,mama sudah menyiapkan bekal buat kamu...jangan telat makan nak" Ucap Rita memberikan kotak bekal ke Bramasta.

" Iya ma,ya udah aku berangkat dulu ya" Ucapnya pamit lalu mencium pipi mamanya.

" Iya hati-hati jangan ngebut" Ucap Rita yang mengantarkan Bramasta sampai teras. Rita pun melambaikan tangannya saat mobil Bramasta keluar dari halaman rumah.

" Bi Inah nanti temani saya belanja ke minimarket ya" Ucap Rita berbicara dengan pembantunya yang sedang membersihkan ruang tamu.

" Iya nyah" Ucap bi Inah lalu melanjutkan pekerjaannya.

Rita duduk di meja makan sendirian. Ada rasa hampa,dia merasa kesepian karena di rumah sebesar ini dia sendirian tidak ada teman makan,tidak ada teman ngobrol. Punya suami pun dia sudah seperti tidak mempunyai suami karena jarang pulang dan tidak sehangat dulu lagi rumah tangganya.

Rita pun tidak jadi memakan sarapannya dia lebih memilih masuk ke dalam kamar dan berganti pakaian. Lebih baik dia keluar untuk mencari udara segar sambil belanja kebutuhan dapur. Rita hanya berdandan sederhana,dia tidak suka mencolok seperti memakai perhiasan atau baju yang terbuka.

Setelah siap Rita pun keluar dari kamarnya dan memanggil bi Inah.

" Ayo bik berangkat" Panggil Rita mengajak bi Inah.

" Sebentar nyah biar saya menyimpan ini dulu ke belakang" Ucap bi Inah mengembalikan peralatan bersih-bersihnya ke belakang dan mencuci tangannya terlebih dahulu lalu menghampiri majikannya yang menunggu di teras rumah.

" Mari nyah" Ucap bi Inah mengajak majikannya mempersilahkan untuk berjalan lebih dulu.

Rita pun berjalan menuju mobil,pintu mobil pun di bukakan dengan sopir yang akan mengantarkan kemana pun perginya majikannya.

" Kita ke minimarket ya pak," Ucap Rita memberi tau sopirnya.

" Baik nyah." Ucap sopir yang bernama Dadang.

***

Di sekolah Reina hanya mendapatkan 1 mata pelajaran dan di pulangkan lebih awal karena gurunya akan ada rapat. Reina keluar dengan Shasa menuju parkiran motor.

" Gue di jemput bokap tu,duluan ya" Ucap Shasa menunjuk ayahnya yang berada di depan gerbang.

" Ok,bye" Ucap Reina melambaikan tangannya dan Shasa pun pergi menjauh.

Reina langsung memakai helm'nya dan mengeluarkan sepeda motornya dari parkiran lalu pergi keluar meninggalkan halaman sekolah. Reina berbelok ke minimarket yang tidak terlalu jauh dari sekolahnya. Ia pun memarkirkan motornya dan masuk ke minimarket untuk mencari kebutuhannya yang habis.

Saat menuju ke tempat sabun mandi Reina tidak sengaja bertemu dengan Rita. Reina ingin mengambil sabun dan Rita pun juga.

" Oh, Tante duluan saja," Ucap Reina sopan mempersilahkan Rita untuk mengambil sabun terlebih dahulu.

" Makasih nak." Ucap Rita tersenyum namun sesudah mengambil sabun itu tiba-tiba Rita jatuh pingsan.

Reina yang mengetahui saat Rita akan terjatuh dia pun langsung menangkap tubuh Rita dan mendudukkan dirinya di lantai dengan memangku kepala Rita.

" Tolong !! tolong !!" Teriak Reina mencari pertolongan.

" Nyonya...kenapa ini dek majikan saya ?" Ucap bi Inah yang tergopoh menghampiri majikannya,tadi dia di suruh mencari pasta gigi di sebelah tempat sabun dan mendengar teriakan.

" Nggak tau bu,tadi dia ingin mengambil sabun mandi dan setelah itu dia tiba-tiba jatuh pingsan." jawab Reina menjelaskan pada bi inah.

" Kalau begitu saya keluar dulu ya dek tolong jagain majikan saya,saya ingin memanggil sopir saya dulu." Ucap bi Inah lalu pergi keluar.

Reina pun bingung harus bagaimana,dia mencoba menggoyang-goyangkan tubuh Rita siapa tau Rita akan sadar namun tidak.

Saat Reina bingung karena bibi tidak kunjung kembali ponsel Rita berdering. Reina pun mencari keberadaan ponsel Rita yang ada di dalam tasnya Rita.

" Maaf ya Tante aku hanya ambil ponsel." Gumamnya lirih.

Reina agak ragu-ragu saat membuka tas Rita,namun dia bingung dan harus mencari pertolongan siapa tau yang menghubunginya keluarganya.

Reina mengangkat panggilan telepon dari Bramasta. " Halo... Halo mas tolong ibunya sekarang pingsan di minimarket." Ucap Reina gugup langsung memberi tau penelpon.

" Apa ? Di minimarket mana ?" Tanya Bramasta kaget.

" Dii minimarket jalan xxx mas tolong cepat ke sini ya karena tadi bibinya tidak kunjung kembali" Ucap Reina.

" Iya,10 menit saya sampai" Ucap Bramasta yang langsung mengakhiri panggilan teleponnya.

Di minimarket itu banyak orang yang berkerumun menatap Reina dan Rita. Mereka ingin menolong namun takut.

Bramasta pun langsung pergi meninggalkan lestoran tempatnya meeting dengan client. Kebetulan tempatnya tidak jauh dengan minimarket tempat ibunya berada. Bramasta meninggalkan pelataran lestoran itu dan menancap gasnya dengan kencang.

Tidak lama Bramasta pun sampai di minimarket. Beruntung tidak macet dia pun langsung masuk dan mencari keberadaan ibunya. Bramasta pun menuju ke tempat sabun.

" Mama,apa yang terjadi...tolong bantu saya bawakan tas ibu saya ke mobil." Ucap Bramasta meminta tolong tanpa melihat Reina. Bramasta pun langsung membopong ibunya menuju mobil. Reina hanya mengikuti Bramasta di belakang.

--->>>

1
hanawati sumaharjana
bafhs utk mengusi wkt
hanawati sumaharjana
menarik utk trs diikuti smp tamat nih
Dewi KheyraPutri: terimakasih
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!