Tiara seorang anak pembantu yang menyamar sebagai gadis buruk rupa tak menyangka akan berakhir di satu ranjang dengan majikan nya yang di kenal impoten dan benci dengan wanita
Kelvin seorang CEO tampan sekaligus Majikan Tiara di kenal suka tidur dengan wanita untuk menyembuhkan penyakitnya namun salah satu wanita yang pernah tidur dengan nya tak ada satupun yang membuat nya sembuh dari penyakitnya.
Namun pada saat ia mabuk dan tak sadarkan diri tanpa sengaja ia berpasangan dengan Tiara yang hanya memakai handuk saja entah kenapa membuat gairah di tubuhnya bangkit kembali dan membuat nya gelap mata lalu memperkosa Tiara dan membuat gadis itu hamil di luar nikah tanpa sepengetahuannya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Elzaluza2549, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Berhenti Bekerja
“Apa kamu ingin berhenti bekerja di sini Tiara! Kenapa!?Tanya nyonya Anita.
Tiara menundukkan kepala.“Saya tidak tahu nyonya.Intinya saya merasa tidak cocok bekerja di sini sebagai art, terlebih usia saya masih sangat muda.
Nyonya Anita mengangkat Alis,lalu menghembuskan nafas.“Benar sih usia kamu masih sangat muda, tapi saya sangat tidak melepaskan kamu terlebih kerja mu sangat bagus di rumah saya.
Sri yang juga ada di samping Tiara, mendukung saja apa yang di inginkan putrinya, ia juga tak ingin Tiara menghabiskan masa mudanya demi membantu nya sebagai asisten rumah tangga.
“Nyonya saya setuju jika Tiara berhenti bekerja di sini, dia masih sangat muda, seharusnya dia mengejar impian dan masa depannya.”
Nyonya Anita menatap Sri,lalu kembali ke Tiara.“Begini saja,kamu bisa minta kenaikan gaji,Tiara.Bukan hanya gaji kamu tapi gaji ibu mu juga saya naikan lebih tinggi. Atau mungkin kamu ingin liburan yang lebih panjang?”
“Maafkan saya nyonya, maaf saya benar-benar tidak bisa untuk bekerja kembali di rumah nyonya”Kali ini permohonan Tiara terlihat begitu hingga bisa terlihat jika matanya berkaca-kaca.
Nyonya Anita menghembuskan nafas panjang.“Baiklah jika itu keinginan kamu, yah saya tidak bisa memaksa kamu terus berada di sini”Lalu nyonya Anita pun bangkit dari sofa singgasananya.
Nyonya Anita pun berjalan ke arah meja, mengambil sebuah amplop.“Ini gaji kamu dan itu telah saya kasih sedikit bonus untuk mu. Yah semoga kamu bisa memulai hidup baru dengan baik”
Tiara menerima amplop itu dengan tangan yang sedikit gemetar.“Terimakasih nyonya,”
*
*
*
*
*
Kelvin duduk di bar, memesan air mineral sambil menikmati suasana clubbing yang ramai. Dia mengambil rokok dari saku, menyalakan satu, dan menghembuskan asapnya perlahan. Teman-temannya yang sedang asik bersenang-senang di lantai dansa tidak memperhatikan Kelvin yang sedang duduk sendirian di bar.
Seperti biasa Baron menghampiri nya dan menepuk pundak Bahu Kelvin.“Hey Bro! Kenapa duduk sendirian di sini?Kemudian Baron melihat air mineral yang ada di depan Kelvin.“Kamu tidak minum bir,vodka, wine, seperti biasa?”Tanya Baron lagi.
Kelvin kembali menghembuskan asap rokok.“Aku tidak akan minum malam ini, nanti aku bisa kebablasan seperti kemarin”
Baron tertawa.“Hahaha rupanya kamu masih mengingat kejadian kemarin. iya sorry itu memang salah ku mencampuri obat perangsang itu ke dalam minuman mu, dan aku juga tidak menyangka jika kamu melakukan malam yang panjang bersama anak pembantu mu itu"
“Hey! Kecilkan suaramu.Apa kamu mau famor ku turun gara-gara kamu!"Desis Kelvin.
Baron segera menuruni suaranya, kali ini seperti berbisik.“Sorry Vin aku tidak sengaja. tapi aku serius kamu harus bisa melupakan hal itu, lagi pula aku yakin wanita itu sama saja seperti wanita yang aku selalu pesankan untuk mu, tidak bisa menyembuhkan Impoten mu"
kelvin menarik kerah baju Baron.“Lalu bagaimana dengan darah perawan nya! Apa kamu pikir darah itu keluar dengan sendirinya tanpa menggunakan aset ku ini!”Kelvin menatap Baron dengan tajam.
“Hey vin, santai maaf jika aku salah bicara lagi.Oke aku mengerti sekarang jadi kesimpulannya wanita itu berbeda dari segala wanita yang pernah tidur dengan mu"
Kelvin melepaskan kerah baju Baron.“Pastikan kamu tidak akan pernah melakukan nya lagi Baron!"
Tiara terpaksa menyewa kontrakan kecil dengan harga murah sendirian dengan gaji yang telah nyonya berikan padanya.Setidaknya gaji dari hasil kerja kerasnya cukup bagi Tiara untuk h
berhemat dan mengatur keuangan dengan bijak untuk bisa bertahan hidup.
Lalu bagaimana dengan uang 200 juta yang sempat Kelvin tawarkan?
Uang 200 juta yang ditawarkan Kelvin itu menjadi pengingat bagi Tiara tentang kejadian yang lalu. Dia tidak tahu apakah dia harus menerima uang itu atau tidak.
Di satu sisi, uang itu bisa membantu Tiara untuk meningkatkan kualitas hidupnya menjadi lebih baik lagi, bahkan ia bisa menggunakan uang itu untuk membuat usaha dan bisa saja dia menyuruh ibunya berhenti bekerja sebagai art, tapi di sisi lain, dia tidak ingin menjadi orang yang dibayar untuk melupakan kejadian yang lalu.
Tapi akhirnya Tiara memutuskan untuk menolak uang itu, karena dia tidak ingin hidupnya diatur oleh uang dan kejadian yang lalu.
Dia ingin membuktikan bahwa dia bisa sukses dengan usahanya sendiri, tanpa harus bergantung pada uang dari Kelvin. Tiara memilih untuk fokus mencari pekerjaan baru.
selang beberapa lama setelah Tiara selesai memasukkan baju-bajunya ke dalam lemari kecil, Tiara mendapatkan telepon dari ibunya.
“Halo,Bu?"Tiara menjawab telepon dengan nada yang ceriah.
“Hmm pekerjaan ibu hari ini banyak sekali, apa lagi sekarang ibu kesepian tanpa kamu.Tapi tidak masalah asalkan kamu bahagia dengan pilihan kamu sendiri.Terus bagaimana, apakah sekarang kamu sudah mendapatkan kontrakan baru?”
“Bu, aku sudah pindah ke kontrakan sederhana tapi isinya lumayan lengkap ada kipas angin,kasur kecil sama lemari.”Tiara menjawab dengan nada santai.
“Tiara, ibu percaya kamu bisa membuat hidupmu lebih baik.Oh yah seperti nya nyonya Anita akan menambah kan dua pembantu lagi ke rumah ini jadinya ibu tidak terlalu capek bekerja sendirian”
"Bu, itu kabar baik! Ibu tidak perlu bekerja terlalu keras lagi. Aku senang sekali Nyonya Anita mau menambah pembantu baru," Tiara menjawab dengan nada yang gembira. “Ibu, pokoknya aku janji jika aku sukses aku akan jemput ibu dan ibu tidak perlu lagi bekerja sebagai art di sana"
Sri tersenyum, "Ibu percaya kamu akan dapat pekerjaan yang bagus, Nak. Jangan lupa makan yang teratur dan jaga kesehatanmu."
Tiara menjawab, "Ibu juga harus jaga kesehatan, ya.Aku sayang ibu!"
Setelah itu Tiara dan ibunya saling mengucapkan selamat malam menutup telepon masing-masing.
Kelvin telah kembali ke kamarnya.Dia melemparkan jaket Hitamnya ke atas tempat tidur dan berjalan menuju jendela, menatap keluar dengan pandangan yang jauh.
Kelvin begitu heran pada gadis buruk rupa itu,dia ternyata benar-benar pergi dari rumahnya bahkan wanita itu juga menolak uang 200 juta dari dirinya. Kelvin mengira jika Tiara adalah wanita yang sombong karena telah menolak uang sebesar itu.
“Aku heran kenapa wanita itu sangat berbeda dengan wanita lain, sebenarnya apa yang istimewa darinya sehingga hanya dia lah yang mampu menyembuhkan penyakit ku"Kelvin berkata pada dirinya sendiri masih menatap keluar jendela.
Pada akhirnya Kelvin membuyarkan lamunan nya sendiri.“Ayo lah Kelvin untuk apa lagi kamu memikirkan sih buruk rupa itu, mungkin saja penyakit ku ini sudah sembuh, dan dengan wanita buruk rupa itu pastilah hanya sebuah kebetulan. Sudahlah cukup Kelvin yang terpenting wanita itu tak ada lagi di kehidupan mu"