NovelToon NovelToon
Prince Bodyguard

Prince Bodyguard

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:3.8M
Nilai: 4.8
Nama Author: pera

Letizia Philip dari kecil hingga dewasa mendapat perlakuan buruk terhadap Ibu tirinya, karena tidak mau membuat cemas dan khwatir Ayahnya di tutupinya semua dan menerima semua perlakuan ibunya. Hari-harinya di jalani seperti biasa senyumnya yang indah menjadi obat baginya mengurangi tekanan hidupnya yang begitu pahit, mungkin sebagian orang-orang melihatnya dia wanita yang beruntung justru kebalikannya, Letizia sesekali mengunjungi tempat favoritnya yaitu Panti Asuhan di sana Letizia menghabiskan masa kecilnya bersama anak-anak Panti dan menemukan seorang sahabat yang baik Yana Rich, keluarga Letizia tidak ada yang tahu selama ini Letizia bermain di Panti Asuhan bahkan disana dia sesekali mengajari anak-anak Panti. Para pekerja panti sangat senang melihat Letizia yang begitu baik dan tidak mau mamandang status bahkan Letizia sesekali membawa makanan lebih dari restoran Ayahnya untuk dibawanya. Tidak terasa kebiasaan Letizia tercium oleh ibunya dan melarangnya untuk kembali Panti......

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon pera, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

10

Tina kaget bukan kepalang mengetahui Reza adalah anak pengusaha ternama di Negri ini.

"Serius kamu Za...?", suara Tina meninggi

"Tina maksud kamu apa sayang?", tanya Hendra Cull.

"Maaf Tina...", ucap Reza sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal. Hendra Cull mengajak Reza masuk ke rumah, Tina masih tidak percaya apa yang di dengarnya barusan dan mengikuti Ayah dan ibunya dari belakang.

"Cih..dasar Ayah tadi menyeramkan lihat sekarang begitu hangat dan aku...Putrinya di abaikan", ucap Tina dalam Hati. Mereka Semua duduk di Ruang tengah dan tidak lama Maid datang mensajikan makanan ringan dan teh.

"Papah...Kenal sama keluarga Reza?"

"Iya sayang, Papah Reza itu Temen Ayah?"

"Owh...Za, kenapa sih Lho bohong?", tatapan mata Tina sedikit tajam melihat Reza.

"Maaf Tina, gue lakuin itu karena menjaga Privasi, lagian ntar lho ngak bakalan mau temen sama gue", ucap Reza dan terseyum Menggoda.

"Cih, dasar...", tidak terasa obrolan mereka Reza pamit untuk pulang.

"Hmmp...keluarga baik, aku suka", gumam Reza dan terseyum menuju ke teras depan.

"Apa yang baik...?", tanya Tina

"Tidak...Hmmmp, kamu itu cantik Tina", canda Reza pipi Tina langsung memerah.

"Dasar...", Tina mencubit lengan Reza dan Mereka pun tertawa.

"Om, Tante, Reza pamit", sambil mencium punggung tangan Hendra dan Santi, sebelum masuk Reza melirik Tina dan terseyum.

Di sepanjang perjalanan Reza kembali memikirkan Letizia, khawatir, takut bercampur bahkan sesekali Reza hampir menabrak pengendara lain. Sesampainya diperumahan mewah Reza berlari ke dalam karena sudah dua hari ini dia tidak bisa membuka Laptop dan ponselnya karena ketinggalan ketika menjemput Tina dan belum sempat membuka File yang di kirim Rom Pamannya, tanpa sadar Ayah dan bundanya melihat tingkah Putra semata wayangnya.

"Pah...Putra kita?", tunjuk Rita Wibowo

"Iya...kenapa itu bocah...?"

"Ngak biasanya...?", ucap Jaya Lin sambil meminum Kopi.

"Pah...mamah naik ke atas dulu, mau lihat Reza?"

"Hm...", Jaya Lin kembali membaca koran. Di kamar Reza menghidupkan Laptopnya dan tidak sabar melihat File yang di kirim Rom di kutak katiknya dan tangan Reza berhenti lalu bergetar hebat, jantungnya berdegub nafasnya bahkan seperti berhenti.

"Oh My God..."

"Bagaimana mungkin?", tanyanya sambil memegang mulutnya tidak percaya apa yang di lihatnya jelas di vidio detik-detik pembunuhan Alm. Paul Philip terdapat lima orang bermain di dalam.

"Tok... tok... tok..."

"Reza, Apa boleh bunda masuk sayang"

"Ceklekkk....", pintu terbuka dan menghampiri Reza.

"Bunda...", Reza terkejut dan membanting Laptopnya sangat keras.

"Ayah...memanggil kamu sayang", Rita memeluk Putranya sangat erat.

"Hmmmp...iya bunda", jawab Reza tenang dan dia tidak mau bundanya khawatir.

"Baiklah bunda turun, kamu harus cepat sepertinya Ayah ada sesuatu yang mau di bilang sama kamu"

"Iya bunda segera", akhirnya Rita turun. Reza kembali bernafas lega dan di bukanya kembali Laptopnya dan alangkah terkejutnya File yang di kirim Rom hilang bahkan layar Laptonya retak.

"Sial...ini pasti karena gue banting tadi, bagaimana ini, di raihnya ponselnya dan menghubungi Rom.

"Paman...", Reza menceritakan semuanya, tapi sayang seribu sayang foto copy File yang di pegang Rom tidak ada karena menurutnya file yang di kirim ke Laptop Reza menurutnya sudah aman, kesal kecewa bercampur aduk di dadanya.

1
©heezyyy ®ich
/Chuckle/
Lynz Alarick
thor.. william kan tau kalo mark itu adiknya letizia.. knp william ga nanya ama mark yah 🙄
Lynz Alarick
bagus koq
ummah ahmarla
🤣🤣🤣🤣sama kayak suamiq anti pizza
🇲🇾WatiAsahi
author...aku tak paham dengan Zia..Zia bila dengan William sangat kasar...sangat garang...tapi bila dengan ibu tiri dan Maya sangat lemah sampai pingsan..adakah Zia seorang pengecut..???
Murni Ulina Boru Aritonang
salah paham dah ini
Igusti Nyoman Nadi
tambah seru lo ceritanya
Igusti Nyoman Nadi
awal baru baca ceritanya bagus lo. semangat ya bikin nulis novel saya sangat suka membaca terimakasih
SuNenti TeRsana
$
Dona
baru lihat profil langsung link semoga sukses Thor 👌👌👌
pera: Sukses juga buat mu kak 😘
total 1 replies
Kenzi Kenzi
calon bini
Kenzi Kenzi
ikatan bathin sama papi nya
Sri Utami
kartunya.... kartunya Thor kok blm kasih ya William ke letizia
💥Meg🔥
ceitanya membingungkan. alurnya gak jelas...
Amrih Ledjaringtyas
gitu dong sedikit gebrakan💪💪
Amrih Ledjaringtyas
oon bangeeetttt🤣🤣🤣
Amrih Ledjaringtyas
letizia ama william bar" bnget,to giliran ama maya& mak tiri kaga berani lawan. payahh
Amrih Ledjaringtyas
bar"nyaaa
Amrih Ledjaringtyas
hahaha
Amrih Ledjaringtyas
muter" y
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!