pernikahan yang tidak didasari sama-sama mencintai akan lah sulit untuk kita.
begitu pun dengan Myranda, awalnya dia sangat bahagia menikah dengan lelaki cinta pertama nya, Namun Afandy tidak pernah mencintai nya. pernikahan mereka terjadi karena perjodohan kedua orangtua mereka. akankah Afandy membuka hatinya untuk myranda??
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon myranda, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
EPISODE 10
tiba-tiba satpam datang menghampiri Andrew,
" nak Andrew sedang apa malam-malam kesini" kata satpam
" barang saya tadi pak ketinggalan pak, jadi saya datang untuk ngambilnya" kata Andrew berbohong
" ini mobil, mobil siapa nak" kata satpam
" saya juga tidak tahu pak, itu yang saya sedang perhatikan" kata Andrew
"ya sudah kalau begitu bapak pergi lagi untuk keliling ya nak ndre" kata satpam itu
" iya pak, saya juga mau pulang ini" kata Andrew masuk ke dalam mobilnya
" ya udah,, nak Andrew hati-hati di jalan" kata satpam itu
Andrew langsung pergi meninggalkan lokasi kampus, namun di perjalanan hatinya tidak tenang, akhirnya dia memutar balik mobilnya ke arah kampus.
Andre melihat pintu gerbang sudah terkunci, Andrew bimbang di dalam hati Andrew antara pulang dan tidak.
akhirnya dia menelepon satpam kampusnya tersebut.
" halo pak ini saya Andrew, bapak bisa ketemu saya di gerbang kampus enggak pak sekarang?" kata Andrew
" ada apa lagi nak? bapak barusan saja pulang, kalau begitu tunggulah sebentar lagi bapak kesana" kata satpam itu
tidak beberapa lama satpam itu sudah sampai di gerbang kampus.
" ada apa nak Andrew memanggil saya" kata satpam itu
" ada yang harus saya periksa ke gudang pak, bisa saya pinjam kunci gudang pak?" kata Andrew
" ada apa rupanya dengan gudang nak, tadi juga saya melihat pintu gudang terbuka, tapi saya sudah menguncinya memang" kata satpam tersebut
" apa bapak tidak melihat seorang perempuan di sana?" kata Andrew
"tidak ada siapa-siapa tadi di sana, tapi memang bapak tidak memeriksa ke dalam" kata satpam itu sambil terkejut
" cepat bukakan pintunya pak" kata Andrew yang sudah panik
setelah satpam itu membuka pintu gerbang, Andrew langsung berlari menuju gudang. dia menggedor-gedor pintu gudang dari luar.
" Mira..... apa kamu ada di dalam?"
" kamu bisa dengar suaraku nggak?"
" Mir.... kamu masih di dalam ngk?" kata Andrew
namun tidak ada suara, Andrew sudah sangat panik. akhirnya dia mendobrak pintu gudang tersebut. dan tidak berapa lama pintu gudang tersebut sudah rusak.
Andrew berlari masuk ke dalam gudang, dia menghidupkan senter hp nya. Andrew sangat terkejut melihat Mira yang tergeletak di sana.
" Mira....."
" mir lho bangun mir,,,, Mira,,,,," kata Andrew berusaha membangunkan Mira. namun badan Mira sudah dingin.
Andrew memegang nadi Tangan Mira, di sana denyut nadi Mira sangat lemah, Andre menekan-nekan dada Mira, namun Andrew tidak berhasil, akhirnya tanpa sadar Andrew memberikan nafas buatan kepada Mira.
dan tidak lama kemudian Mira bergerak, Andrew langsung menangis memeluk tubuh Mira.
" syukurlah kamu tidak apa-apa," kata Andrew
dan pada saat itu juga satpam sudah sampai membawa kunci gudang.
" ya Allah,,,, ternyata ada orang terkunci di dalam" kata satpam itu
Andrew langsung menggendong tubuh Mira pergi meninggalkan gudang tersebut. dia membawa Mira ke rumah sakit.
sepanjang perjalanan Andrew sangat merasa menyesal. tidak beberapa lama kemudian mereka sudah sampai di rumah sakit.
dan kini dokter sedang memeriksa keadaan Mira.
" syukurlah,,, dia tidak apa-apa, pasien phobia dengan keadaan yang gelap" kata dokter
Andrew merasa bersalah, dia tidak seharusnya menghukum Mira dengan seperti itu, seandainya tadi dia mendengarkan kedua temannya ,ini tidak akan terjadi pada Mira.
Andrew memandang Mira yang terbaring di tempat tidur dengan keadaan lemah. dan Andre duduk di samping Mira.
Tapi seru kok cerita y. Makasih da menyuguhkan cerita ini jak author