NovelToon NovelToon
Penyesalan Suami Kejam

Penyesalan Suami Kejam

Status: tamat
Genre:Romantis / Patahhati / Balas Dendam / Obsesi / Cinta Seiring Waktu / Dendam Kesumat / Tamat
Popularitas:13.5M
Nilai: 4.8
Nama Author: Rosma Sri Dewi

Ruby, gadis cantik berusia 27 tahun terpaksa harus menikah dengan seorang pria dingin dan kejam bernama Arkana Rafassya, pria yang memiliki paras yang sangat tampan dan idaman para kaum hawa. Arka, begitulah dia biasa dipanggil, sebenarnya sudah memiliki seorang kekasih yang juga sangat cantik jelita seperti namanya, yaitu Jelita. Arka sangat mencintai Jelita, tapi karena sebuah insiden di mana dia ditemukan sedang berduaan di sebuah kamar dengan Ruby, terpaksa dia harus menikah dengan gadis itu dan berpisah dengan Jelita. Arka menuduh insiden itu adalah rencana licik Ruby agar bisa menikah dengannya, karena dia yakin kalau Ruby itu wanita yang haus akan kekayaan dan ingin hidup mewah. Karena alasan itu, membuat Arka sangat membenci Ruby dan sama sekali tidak pernah menghargai wanita yang sudah menjadi istrinya itu. Pria itu bahkan masih berharap ingin kembali pada Jelita. Bagaimana kelanjutannya? apa benar Ruby seperti yang dipikirkan oleh Arka?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rosma Sri Dewi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ditinggal

Mobil yang dikemudikan oleh Arka berhenti di depan sebuah butik, tempat di mana Ruby, sedang bersiap-siap.

Arka menundukkan kepalanya, untuk melihat apakah Ruby sudah keluar atau belum.

"Arghh, di mana sih wanita itu? kenapa belum keluar juga? aku tidak mungkin menjemputnya ke dalam," Arka menggerutu, dengan perasaan yang sangat dongkol.

Kemudian, pria itu merogoh sakunya dan mengeluarkan handphonenya dari dalam.

"Kamu di mana? apa belum selesai juga? aku sudah menunggumu di luar!" Arka langsung memulai panggilan secara sepihak tanpa menunggu jawaban dari Ruby.

Tidak perlu menunggu lama, tampak Ruby keluar dari dalam butik bersama dengan seorang wanita yang tidak lain adalah Tiara.

Untuk sejenak, Arka terpaku melihat penampilan Ruby yang benar-benar sangat berbeda dari biasanya. Terakhir kali pria itu melihat Ruby berdandan cantik, ya di hari pernikahan mereka. Dan karakter hari itu, adalah hari yang paling sial pada Arka, kecantikan Ruby menjadi tertutup di matanya.

Tin tin!

Arka membunyikan klakson mobil dengan sedikit kencang, memberikan isyarat agar Ruby masuk ke dalam mobil. Pria itu benar-benar kesal melihat Ruby yang masih menyempatkan waktu untuk tetap berbicara dengan Tiara.

"Duduk di depan! aku bukan supirmu," ucap Arka, ketika Ruby membuka pintu belakang mobil.

"Lama sekali kamu? apa kamu kira aku akan berbaik hati turun, menjemputmu ke sana dan membukakan pintu untukmu? jangan mimpi kamu!" Arka langsung marah-marah,tanpa henti begitu Ruby membuka pintu dan duduk di samping Arka.

"Maaf,aku __"

"Udah, tidak perlu kamu jelaskan lagi! aku tidak butuh penjelasanmu!" potong Arka sembari melajukan mobilnya.

"Ya,Tuhan! kenapa semua yang aku lakukan selalu salah? Bukannya tadi dia yang bertanya? tapi, kenapa ketika aku ingin menjelaskan, dia tidak mau mendengar penjelasanku? kalau aku diam, dia juga pasti akan marah, menganggap aku kurang ajar. Benar-benar serba salah," Ruby menggerutu di dalam hati.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Acara pesta kolega Arka, akhirnya berakhir. Arka mengembuskan napas lega, karena terlepas dari kepura-puraan bersikap mesra dengan Ruby sepanjang pesta berlangsung.

Banyak orang yang memuji kecantikan Ruby malam itu, dan Arka tidak menyangkalnya. Namun, ada hal yang membuat Arka kesal, di mana ada seorang pria yang merupakan teman Ruby sewaktu SMA. Pria itu secara terang-terangan, mengungkapkan kalau dirinya dulu memiliki perasaan pada Ruby dan tanpa takut juga mengatakan kalau seandainya Ruby belum menikah, dia berencana menjadikan Ruby istrinya.

"Kamu sepertinya merasa sudah menjadi wanita tercantik ya, di acara tadi? kamu sepertinya merasa bangga, mendengar ucapan teman SMA-mu tadi, iya kan?" sindir Arka, dengan nada kesal.

Ruby sama sekali tidak menanggapi ucapan Arka, karena menahan sakit di perutnya akibat berdiri terlalu lama selama di dalam gedung.

"Hei! kamu mendengarkan aku tidak?" bentak Arka, semakin merasa kesal. Dia merasa seperti dianggap tidak ada oleh Ruby.

"Aku mendengarkan-mu kok. Tapi, emangnya aku harus menjawab? bukannya tidak ada gunanya kalaupun aku melakukan pembelaan?"

"Oh,kamu sepertinya sudah berani ya melawanku? apa kamu sudah bosan hidup?" ujar Arka dengan sorot mata yang sangat tajam, bak pisau belati yang siap menghujam jantungnya.

"Bukan seperti itu! aku hanya mengatakan fakta. Lagian, tidak mungkin kan aku melarang orang-orang untuk kagum padaku? yang penting, aku tidak menanggapinya sama sekali," sahut Ruby, memberanikan diri melakukan pembelaan.

Arka tiba-tiba menghentikan laju mobilnya dengan mendadak, hingga membuat kepala Ruby hampir terbentur ke dashboard mobil dan perutnya semakin keram, karena goncangan mobil yang cukup keras. Namun, Ruby berusaha untuk tidak menunjukkan rasa sakit yang dia rasakan agar Arka tidak curiga.

"Turun kamu!" titah Arka dengan nada dingin.

"Turun?" Ruby mengrenyitkan keningnya.

"Iya, turun! kamu masih punya telinga kan? turun sekarang!" suara Arka, mulai meninggi.

"Tapi, Mas, ini sudah larut malam dan di sini sangat sepi. Aku pulang dengan apa?" Ruby mulai terlihat ketakutan.

"Apa kamu kira aku peduli? kamu mau pulang jalan kaki sekalipun, aku sama sekali tidak peduli. Keluar sekarang!"

"Tapi, Mas, aku lagi ...."hampir saja, Ruby mengatakan kalau dirinya sedang hamil, tapi dia urungkan ketika mengingat ancaman pria itu.

"Hei,kamu budek ya! turun sekarang!" suara Arka terdengar menggelegar.

Sembari menahan sakit di perutnya, Ruby akhirnya memutuskan untuk keluar dari dalam mobil.

Begitu wanita itu turun,Arka dengan cepat melajukan mobilnya dengan kecepatan yang tinggi. Pria itu benar-benar tidak mengerti, kenapa dia bisa semarah itu, melihat ada pria yang secara terang-terangan mengaku menyukai Ruby.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Ruby, mencoba menyusuri jalan, sembari memegang perutnya yang rasa sakitnya semakin terasa. Bahkan dari tadi, wanita itu sudah melepaskan sepatunya, sehingga dia berjalan tanpa alas kaki. Wanita itu, berniat untuk menghubungi Tiara, tapi dia urungkan mengingat kalau ini sudah larut malam.

Sambil berjalan, Ruby sesekali melihat ke arah jalan berharap ada taksi yang lewat,tapi sepertinya Dewi Fortuna sedang tidak berpihak padanya, karena dari tadi tidak ada taksi yang lewat.

..."Ya, Tuhan, sakit sekali. Aku mohon bantu aku w dan selamatkan anak-anakku!" pinta Ruby dengan napas yang tersengal-sengal....

"Ya Tuhan, aku sudah tidak kuat! aku pasrahkan semuanya pada-Mu," Ruby akhirnya memutuskan untuk duduk di jalanan dengan kaki yang berselonjor. Wanita itu, hanya bisa berharap ada seseorang yang muncul dan menyelamatkannya.

Tbc

1
Ratna Ningsih
hahahaha ada kuntilanak Bima malah naik keatas pohon. wkwkwkwk 😀😀😀😀🙈🙈🙈
Ratna Ningsih
otw Hamidun Adel 🤭🤭🤭
Ratna Ningsih
untuk menghadiri acara pertunangan sang mantan kek nya salah gaun deh🙏. lebih anggun gaun Adelia 🤭🤭
Ratna Ningsih
jangan emisi dlu Bima, luruskan permasalahan paham pandu dg mu biar semuanya clear.
Ratna Ningsih
hahahaha 😀😀😀🙈🙈
Ratna Ningsih
itu lah perempuan bodoh, lebih percaya dg org yg baru dikenal dripada org yg udah kita ketahui karakter nya 🙈🙈
Ratna Ningsih
seorang penulis sebelum menuangkan halu nya terlebih dlu akan melakukan riset, lokasi dan sejarah atau ilmiah yg akan dituangkan dalam ceritanya 🤔🤔🤔
Ratna Ningsih
readers hanya menikmati apa yg disuguhkan penulis dan readers ga bisa jdi sutradara 🤭🤭🤭🤞🤞
Ratna Ningsih
arka hilang ingatan alias amnesia 🤔🤔🤔🙈
Ratna Ningsih
makanya bucin boleh tpi logika tetap berjalan, punya kekuasaan dan uang seharusnya di selidiki dlu jngan langsung ambil keputusan. nyesek kan tih🤭🤭🤭🙈🙈
Ratna Ningsih
Lom jadi mertua udah mo ikut campur urusan anaknya 🤔🤔 gimna klo udah jdi mantu, bisa" perusahaan arka dia yg kuasain🙈🙈🙈🤭🤭
Ratna Ningsih
menyesal dibelakang ya vid, klo didepan tuh pendaftaran namanya 🤔🤔 pendaftaran penyesalan wkwkwkwk 🤭🤭😘😘😘
Ratna Ningsih
tugas pintu, apa itu maksudnya 🤔🤔
Ratna Ningsih
anak bodoh, orang tua ga tau diri anak dijadiin mesin pencetak uang. Ruby bodoh banget udah hidup dikhianati bapak sma kakak nya diperas lgi jdi mesin pencetak duit🤔🤔🤔
Ratna Ningsih
ada ya lelaki mulut ember kek gitu🤔🤔 emang cocok sih klo Risa berpasangan dg David mulut ember dan sama" penghianat 🤭🤭🤭🙈🙈
Ratna Ningsih
curiga, sepertinya papa nya ga setuju arka dg jelita makanya dibuatlah scenario untuk memisahkan arka jelita 🤔🤔🤔
Ratna Ningsih
barang jijik tpi dimauin dan dinikmati selama 4 th. ngadepin suami kek gitu Selma itu coz bisa ya🤔🤔🤔
ahyuun.e
siapa lagi itu tasya dan kama thor? perasaan yg lgi di bhas tiara dan panduan suara 🤒🤣
Vita Vita: 🤣😂🤣😂🤣😂🤣🤣🤣👍
total 1 replies
Misaza Sumiati
rajasa mungkin dibunuh mona
Novita Eka Wati
sedih 😭😭😭😭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!