NovelToon NovelToon
Celia

Celia

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Cintamanis / Nikahmuda / Tamat
Popularitas:861k
Nilai: 5
Nama Author: MeeGorjes

Sejak kecil Celia selalu dilimpahi cinta dalam keluarganya. Sehingga ia rasakan proteksi yang berlebihan dari ayah serta yang lainnya hingga ia sulit untuk menemukan pasangannya.

Pada akhirnya Celia jatuh cinta pada lelaki yang merupakan teman kecilnya. Karena jarak yang terpisah jauh dan hubungan masa lalu yang kompleks antara orangtuanya dan juga orang tua Collin menjadikan ia harus rela melakukan hubungan cinta itu secara diam-diam.

Apa yang terjadi jika ayahnya menentang hubungan itu dan menyediakan calon lain sebagai suaminya ?

Ini hanya cerita 2 manusia yang memperjuangkan cinta mereka.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon MeeGorjes, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Setelah Kata Perpisahan

Selamat membaca ♥️

Collin duduk tepat di sebelah jendela pesawat, Menarik nafasnya dalam sembari melihat ke arah luar jendela berharap dapat menangkap keberadaan Papanya tapi itu tak mungkin tentu saja. Jarak pesawat dan ruang tunggu penumpang cukup jauh. Collin tersenyum walaupun tak bisa melihat wajah sang Papa, dalam hatinya ia sangat bersyukur karena dokter Jamie mau mengerti tentang keadaannya.

Pesawat telah dipenuhi oleh para penumpang, di depan sana seorang pramugari tengah memberikan pengarahan tentang cara menggunakan sabuk pengaman dan apa-apa saja yang harus dilakukan dalam keadaan darurat. Suara mesin menderu hebat, perlahan namun pasti pesawat mulai terasa bergerak mengitari landasan pacu bersiap untuk mengudara. "Sayang aku datang," gumam Collin begitu pesawat lepas landas.

***

Celia terbangun dengan basah di ujung matanya. Sudah berlalu tiga hari dari saat ia memutuskan hubungannya dengan Collin. Ia yang memilih untuk berpisah namun dirinya juga yang merasa begitu kesakitan. Sudah dua pagi ini ia terbangun dalam keadaan menangis, emosinya sungguh tak terkendali.

Kemarin ketika bertemu dengan kedua kakak sepupunya untuk membahas pekerjaan, Celia harus mengenakan make-up tebal agar sembab di wajahnya tersamarkan hingga calon klien mereka beberapa kali melihat ke arahnya.

Celia ingat ketika Dareel menggeserkan kursinya hanya untuk berbisik. " Princess, what happened to you ?" (Putri, apa yang terjadi padamu?) tanyanya sembari mengernyitkan dahi karena terheran melihat Celia dengan foundation tebal dan lipstik warna merah menyala. Padahal Celia sengaja melakukan itu agar orang-orang yang melihatnya fokus pada bibirnya saja, todak pada matanya yang masih saja memancarkan kesedihan.

"Aku lagi nyoba trik make up baru," jawab Celia bohong dan Dareel hanya tertawa mendengarnya. "Well, jangan mencobanya lagi, kamu terlihat seperti anak 5 tahun yang sedang mencoba alat rias mamanya " sahut Dareel tersenyum. Ia memang seperti itu, sangat terbuka dan tanpa basa-basi. Celia yang mendengar itu segera memberikan cubitan kesal di pinggang sepupunya itu hingga Dareel mengaduh kesakitan.

Berbeda dengan sang adik, Davin lebih kalem dan lembut terhadap perempuan mungkin karena traumanya dulu melihat Papanya, Sakti pernah menyakiti ibunya yang sangat Davin sayangi. Ia masih bisa mengingat bagaimana Papanya berselingkuh dan berbuat kasar pada ibunya nya. Walaupun Davin telah mengikuti terapi untuk mengobati traumanya tapi pengalaman itu membentuk dirinya saat ini. Ia tak ingin menjadi lelaki seperti Papanya hingga Davin tumbuh menjadi seorang lelaki yang lembut dan setia.

"kamu terlihat cantik, princess... tapi to be honest ( sejujurnya) aku lebih suka riasan mu yang biasanya karena itu lebih pas untuk mu. Percayalah...," ucap Davin sembari berbisik dan tersenyum penuh arti.

Sedekat itu Celia dengan kedua sepupunya, seperti tak ada batasan. Meskipun keduanya memiliki sifat yang sangat bertolak belakang tapi Celia sangat menyayanginya.

Celia bangkit dan dudukan tubuhnya di sisi ranjang sembari menatap ke depan di mana ada cermin besar di sana. Rambutnya acak-acakan, matanya sembab dan bibirnya pucat. Ia terlihat sangat kacau saat ini. "Kenapa patah hati begitu merepotkan ?" keluhnya kesal. Dan tak mungkin baginya untuk kembali mengenakan riasan tebal seperti kemarin. Beruntung saat itu Fabian sedang keluar kota, karena kalau daddy nya tahu tentunya ia sendiri yang akan menghapus riasan dari wajah putri kesayangannya itu.

Ya...

Fabian memang se-extrim itu. Pernah pada suatu waktu, Celia dan teman kampusnya melakukan tarian konyol dalam sebuah video dengan pakaian yang sedikit terbuka dan mengunggahnya ke sosial media seperti yang para anak muda lakukan saat ini.

Bagi Celia itu hanya bersenang-senang saja, tapi tidak untuk Fabian. Ia membelalakkan matanya ketika melihat Celia melakukan tarian itu. Lekuk tubuhnya terlihat jelas saat meliuk-liuk mengikuti irama padahal ia tak sendirian.

Saat itu juga ia memanggil Celia dan memintanya untuk menutup akun. "Ayah mana yang rela anak perempuannya jadi tontonan," Hardik Fabian waktu itu.

"Ini hal biasa Daddy !! hampir semua gadis muda melakukannya dan orang tua mereka tidak apa-apa," bela Celia.

"Aku tidak peduli, Princess !! siapapun boleh melakukannya tapi tidak dengan anakku ! Aku tak rela putri kesayanganku ditonton dan dikomentari banyak orang terutama laki-laki yang melihatmu dengan cara negatif. Trust me, Daddy ini laki-laki."

Seperti biasa, keputusan Fabian tak bisa ditawar. Celia pun menutup akunnya dan teman-temannya selalu takut bila berkunjung ke rumahnya. Mereka selalu mengatakan jika Daddy Celia sangatlah galak.

Dan sekarang pun keputusan sang Daddy masih tak bisa ditawar. Ia harus memutuskan hubungannya dengan seseorang yang paling dicintainya dari hati.

Padahal dia bukanlah lelaki acak seperti yang Celia bilang, tapi dirinya pun tak kuasa mengatakan jika lelaki itu adalah Collin. Putra semata wayangnya dokter Jamie yang merupakan kerabat Daddy dan bagian dari masa lalu Mommy.

"Aarrrggggghhhh... kenapa sih gak seperti banyak orang. Ketemu, jatuh cinta dan menikah !! sedangkan aku....," keluh Celia sembari menghentak kakinya dengan kasar ke atas lantai hingga ia pun mengaduh kesakitan.

Kemudian Celia tersenyum pada bayangan sendiri di dalam cermin. Tak hanya dirinya yang diperlakukan seperti itu tetapi Cinta Shakira Nugraha juga. Gadis berusia 16 tahun dan merupakan anak bungsu Papa Sakti.

Tadi malam, gadis yang masih duduk di bangku SMA itu mengirimkan Celia pesan yang berisikan sebuah keluhan. "Ya Tuhan... Aksa sudah seperti tukang pukul saja !! Tak ada anak lelaki yang mau mendekati aku !!"

Cinta dan Aksa adik Celia memang berada dalam satu sekolah yang sama. Seperti dirinya dan kedua kakak sepupunya dulu.

"Para lelaki di keluarga Nugraha memang menyebalkan." balas Celia. Ia bisa merasakan penderitaan sang adik sepupu.

"Ayo bangkit Celia !!" gumamnya pelan. Cukup untuk dirinya melamun di pagi ini. Celia pun berjalan gontai menuju kamar mandi untuk membersihkan diri dan bersiap untuk pergi ke kantor.

***

Pukul setengah 9 pagi Celia sudah tiba di kantornya dengan diantarkan seorang supir tentu saja. Jika Fabian pergi keluar kota, ia akan diantar supir kemanapun padahal Celia sudah bisa menyetir sendiri kendaraannya.

Celia melangkahkan kakinya yang berbalut Stiletto hitam dengan anggun. Rok pencil berwarna hitam beserta blazernya yang senada membalut tubuhnya yang ramping dengan sempurna. Rambutnya yang panjang dibiarkan tergerai indah dan ikut bergerak seiring langkahnya.

Beberapa orang yang berpapasan dengannya mengangguk hormat dan Celia membalasnya dengan sebuah senyuman. Meskipun ia berusaha untuk menutupi rasa hatinya yabg tengah hancur agar terlihat baik-baik saja, tapi sorot matanya tak bisa berbohong. Kesedihan masih bergelayut manja di sana, apalagi hari ini ia tak lagi menggunakan make up tebal seperti dua hari kemarin.

"Nona Celia ?" tanya seseorang yang hendak memasuki lift seperti dirinya.

"iya... dan anda ?" tanya Celia.

"Saya asisten Pak Fabian yang baru, perkenalkan Rian," jawabnya ramah.

"ooh," sahut Celia mengangguk paham. Pak Hendrik yang dulu menjadi asisten setia Fabian kini telah memasuki masa pensiun dan ia tak menyangka jika Daddy nya memilih asisten yang berusia jauh lebih muda dari asistennya yang dulu.

"Kalau anda asistennya Daddy, kenapa berada di sini ? Daddy kan sedang berada di luar kota,"

"Pak Fabian masih didampingi Pak Hendrik, saya ditugaskan untuk membantu Pak Davin dulu di sini," jawabnya sembari mengikuti Celia memasuki lift.

Lagi-lagi Celia mengangguk paham dan hanya ber-oh ria saja. Lalu keduanya tak saling bicara lagi saat Dareel ikut masuk ke dalam lift dan merangkul pundak Celia gemas lalu berdiri diantara keduanya agar Rian tak berdiri dekat dengan sepupunya itu. Dareel sedang dalam model bodyguard saat ini. "Morning Princess, you look so beautiful today," ( Pagi tuan putri, kamu terlihat sangat cantik hari ini ) ucapnya dengan jelas. Ia katakan itu karena Celia tak lagi bermake-up tebal.

"Thank you," balas Celia sembari membalas rangkulan itu dengan rengkuhan di pinggang Dareel.

Tak hanya Dareel yang berpendapat seperti itu Rian juga memiliki pendapat yang sama. Ia tak menyangka jika anak majikannya ternyata sangat cantik dan mempesona.

"ah...," Celia mendesah kesal karena ingat sesuatu yang tertinggal di dalam mobil padahal ia baru saja melangkahkan kakinya keluar dari lift.

"kenapa ?" tanya Dareel.

"Berkas, dan yang lainnya tertinggal dalam mobil,"

"Telepon pak Wito untuk mengantarkannya ke sini," sahut Dareel. Celia pun menurutinya dan sang sepupu itu masih menunggunya di sana menemani.

"Ah gak diangkat, aku turun aja !"

"Ayo aku temani," sahut Dareel.

"Gak usah, aku saja ! aku cuma mau ke tempat parkir bukan ke tempat yang lainnya," sahut Celia kesal karena begitulah sang sepupu rasa pengawal.

Dareel tertawa karena berhasil membuat adik sepupunya menekuk muka karena kesal "Ok, tapi cepat kembali !" ucapnya ketika Celia hampir menghilang di balik pintu lift dan gadis itu hanya mengangguk saja.

"Dia itu kesayangan Pak Fabian, jangan macam-macam dengannya !!" Dareel memberikan peringatan pada Rian si assiten baru.

Rian mengangguk paham, dan menolehkan kepala ke arah lift sembari tersenyum penuh misteri.

***

Celia melangkahkan kakinya dengan tergesa, ia ingin segera mengambil barang-barangnya yang tertinggal. Tapi langkahnya itu terhenti saat suara berat dan bergetar memanggil namanya.

"Princess Celia,"

Celia tolehkan kepala dan dunianya berhenti untuk seketika. Matanya langsung mengembun, kedua tangannya menutup mulutnya yang terbuka karena tak percaya..

Walaupun tak pernah bertemu secara langsung, tapi ia tahu siapa yang berdiri di sana. Lelaki yang Celia cinta dengan sepenuh hati.

Tanpa kata-kata, keduanya berlari kecil untuk saling mendekati dan menghambur dalam pelukan bagai 2 buah magnet yang saling menarik satu sama lain. Dan cinta lah yang menjadi magnet bagi keduanya.

"Collin....," bisik Celia lirih dalam pelukan lelaki itu.

"Princess Celia.... aku datang untukmu," balasnya seraya mengeratkan pelukannya.

to be continued ♥️

thanks for reading ♥️

maaf baru update yaa

1
This Is Me
Kaya nya yg harus ke psikiater tuh daddy Fabian deh
Mandha Bawell
seharusnya dari awal gini datang kerumah celia bicara sama ortunya bukan malah ajak celia ketemu diam" pada malam hari
Mandha Bawell
bukan nya deketin ortunya, ini malah ajak anaknya kluar malam" sebelum ketemu ortunya, udah salah langka duluan.
Puspitasari Tiara
yg judulnya terikat dusta
Melarusi Rusi
aaaaaa
This Is Me
Cerita dokter Jamie di novel yg judulnya apa ya?
aira aira
bagus
Katherina Ajawaila
bagus thour ceritanya. sukses dan semangat y
Katherina Ajawaila
Collin mau ngalahin mertua y
Katherina Ajawaila
Collin pasti langsung tanya dokter kandungan
Katherina Ajawaila
ngk diam juga Celia baru sekali keluar dr Indonesia loh
Katherina Ajawaila
itu mm sambung nya Colin y
Katherina Ajawaila
sakit Jiwa Rian
Katherina Ajawaila
mertua edan, masa begituan harus di cerita in. otak nya gesrek
Katherina Ajawaila
ribet Febian, kaya ngk pernah ngerasain, udh tua aja msh tetap minta jatah 🤭🤭🤭
Katherina Ajawaila
kuat juga y Collin tahan nya udh ada tempat buat salurin tapi tetap bertahan. hebat keren😜😜😜
Katherina Ajawaila
dady posesif amat. ribet
Katherina Ajawaila
bagus tapi banyak tegang nya thour, maaf y
Katherina Ajawaila
Renata jadi ibu juga plinplan. dulu aja udh punya kel msh aja nyosor sm dr Jimmi🤭🤭🤭
Katherina Ajawaila
Fabian dady apa, dulu aja mau ceraiin istri. udh tua tapi ngk tau tempat kasmaran di meja makan. apa pantes
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!