NovelToon NovelToon
Move On

Move On

Status: tamat
Genre:Komedi / Cintapertama / Tamat
Popularitas:155.3k
Nilai: 5
Nama Author: Gresyst_lee

TAMAT
Kisah ini bercerita tentang seorang wanita yang ditinggal pergi oleh kekasihnya untuk selama-lamanya tepat seminggu sebelum pernikahan mereka.

5 tahun berlalu, seorang pria datang kedalam hidupnya.

Mampukah pria itu membuatnya melupakan kekasih masa lalunya?

Karena nyatanya bersaing dengan orang yang masih hidup terasa lebih gampang daripada bersaing dengan kenangan indah yang ditinggalkan oleh orang yang telah tiada.

Pict from pinterest

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Gresyst_lee, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 10

‘’Mau kemana Vi? Kok pake bawa-bawa koper segala? Kamu nggak punya niat buat kabur dariku kan?’’

Vio hanya bisa memutar jengah bola matanya. Pria itu benar-benar ya.

‘’Ray, bisa diam nggak?’’

‘’Bagaimana bisa diam kalau rasa penasaranku belum terjawab. Nih,’’ tunjuk Rayn pada koper Vio. ‘’sebenarnya kamu mau kemana?’’

‘’Sulawesi tengah’’ jawabnya singkat.

‘’Ngapain kesana?’’ Rayn menyusul Vio yang sudah keluar dari lift. Mereka sudah sampai di lobby apartemen.

Vio melihatnya sekilas. Sungguh dia sangat terganggu dengan kehadiran Rayn. Lagian untuk apa juga pria itu mengikutinya, mengganggu saja. Vio semakin mempercepat langkahnya.

‘’Ray!’’

‘’Kenapa teriak-teriak sih Vi. Aku nggak budek.’’

‘’Makanya stop ngikutin aku.’’

‘’Ya suka-suka aku dong. Kakiku ini.’’

Vio mendesah. Tidak ada gunanya berbicara dengan pria keras kepala itu. Vio pun kembali meneruskan langkahnya dan langsung menghentikan satu taxi yang kebetulan lewat di depannya. Wanita itu bernafas legah, saat tidak lagi melihat Rayn.

Di pesawat, Vio duduk di samping jendela. Wanita itu tersenyum, melihat ke arah luar. Memperhatikan beberapa pesawat yang masih terparkir di bandara. Vio mengambil ponselnya, saat tiba-tiba ponsel itu membunyikan notifikasi chat.

‘’Ngechat siapa?’’ Rayn tiba-tiba muncul dan mengintip ponsel Vio. Wanita itu sedang asyik mengirim chat dengan beberapa anggota timnya.

‘’Kamu.’’ Vio setengah kaget. Sama sekali tidak menyangka Rayn akan mengikutinya bahkan sampai dalam pesawat. Lucunya lagi, pria itu bahkan duduk di sampingnya. Entah bagaimana caranya sampai dapat tiket tepat di samping Vio, yang jelas Vio yakin kalau Rayn pasti menggunakan uangnya. Maklumlah, kebiasaan orang kaya.

Rayn tersenyum pada Vio sedang wanita itu buru-buru menonaktifkan ponselnya. Menyandarkan tubuhnya dengan mata yang sudah dipejamkan. Sungguh sepertinya perjalan kali ini akan sangat membosankan untuk Vio.

Membutuhkan waktu 2 jam 45 menit untuk sampai di bandara tujuan, bandara Mutiara SIS Al Jufri, palu. Dari bandara, Vio langsung menuju kecamatan Kulawi. Kecamatan ini terletak di Kabupaten Sigi. Dibutuhkan waktu 2 jam 30 menit untuk sampai.

‘’Ngapain kamu?’’ Vio menatap horor Rayn yang tiba-tiba masuk ke mobil yang sama dengannya.

‘’Mana bisa aku biarin kamu pergi sendirian. Kamu mau kemana sih, sebenarnya?’’

‘’Keluar deh Ray. Aku nggak punya waktu buat main-main.’’

‘’Nggak! Aku ikut denganmu.’’ Rayn bersikeras. Ngotot sekali dia ikut bersama Vio. Vio pun membiarkan. Mungkin saja pria itu berguna, nantinya.

Akhirnya, Vio dan Rayn bisa bernafas legah. Mereka sampai juga di desa tujuan. Tadi, ada beberapa jalan rusak, keduanya sedikit takut. Rayn bahkan menyesali keputusannya yang tadinya bersikeras untuk ikut dengan Vio.

‘’Tatapan kamu Ray. ingat, kamu sendiri yang bersikeras ikut kesini.’’ Vio menegur saat Rayn melemparkan tatapan kesalnya. Rayn lantas berdecak, sedangkan Vio sudah melangkah, menghampiri beberapa ibu-ibu yang tengah berkumpul.

Belum sempat Vio bertanya dan para warga sudah memberikannya banyak pujian, tentu saja Rayn juga sama. Para warga memuji ketampanan dan kecantikan muda mudi itu yang katanya mirip artis korea. Penampilan modis mereka juga mendapatkan decak kagum dari para warga.

‘’Ah, ibu-ibu tau aja yang bening-bening.’’ Inilah gunanya Rayn. Pria itu sangat gampang berbaur dengan siapapun. Rayn bahkan sudah berkenalan dengan para ibu-ibu. Vio hanya bisa tersenyum, karena Rayn baru saja mendapat informasi tentang letak pembuatan kain yang dia inginkan.

‘’Ibu Ike? Saudaranya Ike Nurjana bukan?’’ Rayn sedikit bercanda. Si ibu yang disebut pun langsung tersenyum malu.

‘’Ah si ibu pake malu-malu segala,’’ ucap Rayn yang bikin tertawa para ibu-ibu. Rayn mengobrol selama kurang lebih setengah jam, sebelum pamit karena Vio yang ingin segera melihat cara pembuatan kain Vuya.

*****

Malam ini, Vio dan Rayn menginap di rumah salah satu warga. Keduanya duduk dan mengobrol santai di teras rumah.

Baru jam setengah 7 dan sudah tidak ada seorang pun yang berlalu lalang. Suasana sepi itu bikin Vio dan Rayn ngantuk. ‘’Aku tidur duluan ya Ray,’’ pamit Vio yang hendak berdiri.

‘’Bareng bisa nggak?’’

Melotot dong Vio, mendengar candaan Rayn. ‘’Kamu tuh kalau ngomong ….’’ Vio berdecak dan kembali meneruskan niatnya yang hendak memasuki kamar. Hanya Vio yang tidur di kamar, sedangkan Rayn harus tidur di depan kamar Vio dengan beralaskan karpet.

*****

‘’Vi, badanku sakit semua.’’ Rayn merasa pegal di mana-mana. Semalam dia juga tidak bisa tidur. Tipisnya karpet bikin badannya sakit ditambah dia juga merasa kedinginan, karena sama sekali tidak diberi selimut oleh yang punya rumah.

‘’Vi, kita masih lama nggak disini?’’

‘’Hhmm, sebulan lagi kayaknya.’’

‘’Jangan gila Vi. Aku bukannya seorang pengangguran.’’

‘’Siapa suruh kamu ikut’’ Vio nampak cuek, tapi sebenarnya dia juga kasihan. Apalagi saat melihat wajah kusut Rayn yang tidak tidur semalaman.

‘’Buk, disini ada yang jual selimut nggak ya?’’ tanya Vio pada pemilik rumah.

‘’Ada. Maaf ya, saya nggak punya banyak selimut dirumah ini.’’ Vio menggeleng cepat. Bukan maksudnya menyinggung si pemilik rumah. Dia hanya ingin membelikan selimut untuk Rayn. Sebenarnya juga ingin bali kasur, tapi diurungkan, karena takut pemilik rumah akan lebih tersinggung.

‘’Nih.’’ Vio melempar selimut yang baru dia beli untuk Rayn.

‘’Ini apa?’’

‘’Selimut.’’

‘’Untuk aku?’’

Bukannya menjawab, Vio malah melangkah pergi. Lagian kenapa Rayn harus bertanya lagi? Sudah jelas bukan kalau selimut itu untuknya?

‘’Makasih ya Vi.’’ Vio hanya melirik dengan ujung mata. Rayn sudah berjalan di sampingnya.

‘’Makasih Ay.’’

Rayn tertawa girang dan langsung lari meninggalkan Vio. Ditempatnya Vio langsung mengerang kesal.

5 hari sudah Rayn dan Vio di Kulawi. Keadaan Vio masih baik-baik saja, tapi berbeda dengan Rayn. Pria itu sedikit tidak bersemangat. Maklumlah, hampir setiap malam dia tidak bisa tidur. Selimut yang diberikan Vio sama sekali tidak membantu ternyata. Apa gunanya menghalau dingin kalau badannya masih pegal-pegal?

‘’Vi, kita jadi pulang hari ini kan?’’ Rayn memastikan. Kemarin Vio sempat mengatakan kalau mereka akan kembali hari ini. Rayn tidak sabar saja untuk segera pulang dan kembali merasakan tidur nyenyak di kasur empuknya.

‘’Iya Ray.’’

*****

Akhirnya mereka tiba juga di Jakarta. Rayn menyasa nyawanya kembali terkumpul.

‘’Lain kali jangan sok sokan lagi.’’ Vio berbisik sambil tertawa lalu melangkah mendahului Rayn.

‘’Kenapa lagi Ray?’’ decaknya saat melihat Rayn masuk di taxi yang sama dengannya.

‘’Satu tujuan Vi.’’

*****

‘’Ah segarnya.’’ Vio berada di balkon. Dia merentangkan tangannya. Tanpa tahu seseorang sedang mengambil fotonya diam-diam.

‘’Cantik juga pacar si bos.’’

‘’Jangan macem-macem kamu. Si bos marah, habislah kita.

4 bulan berlalu, Vio sangat sibuk bahkan beberapa hari terakhir dia tidak pulang dan menginap di kantor. Hari pelaksanaan fashion show tidak sampai 2 minggu lagi. Vio ingin mempersiapkan semuanya dengan baik agar tidak mengecewakan semua pihak yang telah percaya padanya.

Bersambung .....

1
Susi Yanti
vio belagu bgt deh
Eko Wisnu
mantap
Intan Putri
Bagus bagettt
Intan Putri
terima kasih thor , cerita nya menarik dari awal baca udah buat penasaran makanya di tunggui sampai up lg terus tamat biar gak penasaran hahah loveyoufull buat thor
Realpcy_Cyl
terimakasih juga kak karena selalu ngikutin Ryan sama Vio🤗
Sunarti Sunarti
makasih Thor kayak LG d kejar aja Thor ngetiknya tp ak suka Krn sehari g cm 1xup tp lebih dan trimksh lngsng ending yg happy
Realpcy_Cyl
Hehehhehe iya kak.
Sunarti Sunarti
lanjut hrp d maklumi y Thor ,soalnya dah tenggelam LM jd mungkin SDH PD out .ak aja klo g msk favoritingkin g tau
Sunarti Sunarti
lanjut
Sunarti Sunarti
kirain hilang d telan bumi
Intan Putri
akhirnya muncul dari peradaban setelah terkubur lama hilang tampah jejek thor
Realpcy_Cyl: iya kak, lagi tahap revisi juga sekarang heheh
total 1 replies
Soir Ahmed
cepat napah thoooor
Soir Ahmed
cepet toooor
Nunu Nanu
lanjut thor
Efvi Ulyaniek
mana kelanjutan nya....jgn digantung Napa...
dyz_be
Gas keun Ray, jangan mo ngalah.
Cinta harus diperjuangkan & diperjelas 😎😎
dyz_be
Bingung mo komen apa 😕😕
dyz_be
😐😐😐😐😐
dyz_be
😶😶😶
dyz_be
Dilema
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!