NovelToon NovelToon
One Night Stand With TUAN MUDA

One Night Stand With TUAN MUDA

Status: tamat
Genre:Romantis / Perjodohan / Badboy / Nikahkontrak / Tamat
Popularitas:1.8M
Nilai: 5
Nama Author: Wind Rahma

WARNING AREA 21+
HARAP BIJAK MEMILIH BACAAN!
Jian Gabriella.

Wanita berusia 22 tahun itu bekerja di sebuah perusahaan besar milik Ardy Tamajaya. Akibat kecerobohanya dalam bekerja, ia sampai melakukan sebuah keselahan besarnya yang merugikan perusahaan dengan nominal yang tidak sedikit.

Saat mengetahui hal itu, Ardy marah marah besar padanya. Pria itu akan membawa Jian ke jalur hukum. Jian sempat memohon agar dirinya tidak sampai di penjara dengan bersimpuh di kaki pria tersebut. Dan ia rela melakukan apa saja agar dirinya tidak di penjara.

Akankah Jian menuruti syarat yang di ajukan oleh Ardy untuk One Night Stand bersamanya?

Follow ig @wind.rahma

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wind Rahma, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tinggal Bersama

Lift yang di naiki Ardy dan Jian berhenti di lantai 7, mereka segera keluar ketika pintu sudah terbuka. Jian tak henti-hentinya mengedarkan pandangan menatap takjub ke setiap sudut Apartemen. Sebenarnya Ardy memiliki Apartemen yang jauh lebih berkelas, tapi entah kenapa ia memilih tinggal di Apartemen ini yang bukan miliknya.

Jian terus mengekor di belakang Ardy, sampai akhirnya langkah mereka berhenti tepat di depan pintu kamar pria tersebut.

"Ayo, masuk!" ajak Ardy ketika Jian masih fokus mengedarkan pandangan ke sekelilingnya.

"I-iya, tuan," jawabnya sedikit gugup.

Setelah Jian masuk ke Unit Apartemennya, Ardy segera mengunci pintu tersebut agar tidak ada satu orang pun yang mengetahui kalau dirinya tinggal bersama seorang wanita, yaitu Jian. Kemudian ia menaruh barang bawaan di tangannya ke pantry.

Usai menaruh dua kantong plastik hitam besar tersebut, ia kembali ke tempat di mana Jian masih berdiri.

"Itu kamarmu, barang-barangmu sudah ada di sana," kata Ardy seraya menunjuk kamar yang ia maksud.

"Iya, tuan." Jian mengangguk paham.

Ia merasa sedikit lega, setidaknya tidak harus sekamar dengan pria itu. Sebab di dalam Unit Ardy terdapat 2 kamar. Jian sudah bis menebak jika kamar yang satunya lagi pasti kamar pria itu.

Ardy masuk ke kamarnya berniat untuk bersih-bersih badannya yang sudah terasa lengket. Sementara Jian pergi ke pantry guna memasak beberapa bahan masakan yang ia beli tadi, sebab perutnya kini sudah terasa sangat lapar.

Harum semerbak aroma masakan Jian tercium sampai ke kamar mandi yang ada di kamar Ardy. Pria yang tengah melakukan runitisnya sebelum mandi dengan sabun cair, menghentikan gerakannya sejenak.

"Wangi apa ini? Kenapa aromanya mengundang lapar?" Ardy menghirup bnyak-banyak aroma harum yang menusuk hidungnya.

Kemudian dia mempercepat gerakan runitinitasnya agar cepat selesai, untuk mengecek sesuatu yang membuatnya sangat penasaran.

🌷🌷🌷

Ardy sedikit terkejut mendapati masakan yang masih mengepul di atas meja makan persegi berukuran kecil. Aromanya benar-benar menggugh selera makan.

"Dia bisa memasak?" pikirnya.

"Lalu kemana dia?" ia mencari sosoknya saat tidak mendapati Jian di sana. Lalu mempersilahkan Jian duduk menempati salah satu di antara 3 kursi yang masih kosong.

Jian mengangguk. "Ya. Apa kau menyukainya?"

"Ya. Kau harus memasak untukku setiap hari!" Jian terbelalak mendengar permintaannya.

"Kenapa, kau keberatan?"

Suara gemericik air dari balik kamar Jian membuatnya berpikir mungkin wanita itu sedang mandi. Ia menarik kursi dan menjatuhkn tubuhnya di sana. Ia memilih untuk menunggu Jian terlebih dahulu.

Lima belas menit kemudian Jian memutuskan kembali ke meja makan dengan membawa perut yang sudah tidak sabar untuk segera di isi. Ia di kejutkan oleh pria yang tengah menyantap masakannya dengan begitu lahap. Seperti orang kelaparan.

"Ekhem ..."

Suara dehaman Jian sekejp menghentikan aktivitas makan Ardy. Pria tersebut menileh dengan memperlihatkan kedua pipinya yang terisi penuh oleh makanan. Merasa malu, dengan cepat ia kunyah makanan di dalam mulutnya.

"Apa kau yng memasak semua ini?" tanya Ardy usai mengunyah makanannya.

Jian menggelengkan kepalanya dengan cepat. "Ti-tidak."

"Bagus. Kalau begitu, makanlah! Aku sudah selesai dan harus kembali ke kemar." Ardy beranjak dari kursi setelah meminum saru gelas penuh air putih.

Jian memandang punggung Ardy sampai pria tersebut hilang dari dari balik pintu. Ia masih tidak percaya jika pria itu akan menyukai masakannya. Padahal ia hanya memasak semur jengkol dan beberapa potong tempe goreng. Dan lihatlah! Semur jengkolnya tak tersisa, hanya menyisakan sedikit airnya dan tempe gorengnya pun tinggal 2 potong lagi.

Bersambung...

___

Sudah lihat Visual Ardy di YouTube, belum??

Jangan lupa untuk:

👍Tinggalkan Like

📝Komentar

❤Masukan rak buku favorit

📦Beri Hadiah

Jangan lupa untuk follow akun media sosialku:

IG: wind.rahma

1
Darma Wangsah
hei,kenapa pembaca dibawa2 .
Ani Kurniati
bagus
Nimas Kartika
Luar biasa
falea sezi
mending dipenjara lah bdoohh
Gina Savitri
Karma mella tragis banget, dulu nuduh jian jual diri di klub ternyata anaknya sendiri yg jual diri 😏
Gina Savitri
Hadeuh bisa2nya adik kecilnya ardy berdiri di rumah sakit lagi keadaan gawat 😅
Gina Savitri
Jian bodoh mau nyomblangin alana bukan ngomong jadinya daven salah paham di kira jian suka 😏
Eva
Luar biasa
Raka Santhi
seru
semoga lebih hot dan menantang
Nora♡~
Semangat terus thor... dan teruslah berkarya... lanjuutt...
Tira Aneri
bagus..suka👍
Sugiarti
ok
Jihan - polosiyo
bagus
Sunarmi Narmi
Aku aja sore mau lahiran mlm nya msih main jungkat jungkit..aman thor ngak usah puasa lama...
Sunarmi Narmi
So swettt Ardi ❤️Jian 😘😘😘😘😘
Sunarmi Narmi
Kamu sdh besar Jian...sama ibu tiri direndahkan kok mau..ngak pantas seorang ibu bilang sprti itu pda anaknya walau itu anak sambung / tiri..lawan dong..J...I....A...A...gedek aku di dunia halu ada jg 😬😬
Sunarmi Narmi
klo hbs makan jengkol minumnya kopi putih/ hitam...tak jamin ngak bau dn air seni jg ngak bau pesing jengkol
Sunarmi Narmi: Ada...luwak white kopi,cofimix,top kopi...itu nanti pas pipis bau nya kopi boleh di coba
total 2 replies
Sunarmi Narmi
Ok
Jian..saranku..krn kau wanita kuat..lebih baik kau pergi dri kehidupan Bosmu..dan Daven..krn klo ini berlnjut kau akan hamil dn hidupmu rumit..klo kau dgn devan kasian sahabatmu ...dan kau kan sdh main jungkat jungkit dgn bosmu sehrsnya Bosmu yg bertanggung jawab bukan Daven...saran sih..tpi ya tetep manut Mak Thor nya alur nya 🤣🤣🤣🤣
Efi
ketemu jodoh nih si daven...
Efi
tuh kan bapaknya daven
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!