NovelToon NovelToon
Cahaya Cinta Pesantren

Cahaya Cinta Pesantren

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Cintapertama / Contest / Diam-Diam Cinta / Tamat
Popularitas:1.2M
Nilai: 4.8
Nama Author: Mukarromah Isn.

Nazwa Azzahra Dinata anak seorang pengusaha sukses, gadis berhijab dan sedikit nakal, tidak ada yang tau kalau dibalik penampilannya ia adalah seorang penghafal. Hingga kejadian saat membantu sahabatnya keluar dari club karena dijual oleh bapaknya sendiri malah membuat
kedua orang tuanya mengirimnya ke pesantren.

Disinilah Nazwa mengenal kisah cinta dan persahabatan yang berbaur dengan ilmu agama. mampukah Nazwa bertahan dengan ketatnya peraturan pesantren?

Dan apa yang akan terjadi saat dirinya ternyata di cintai oleh dua putra mahkota pesantren sekaligus?

Mohon maaf apabila alurnya tidak sesuai atau banyak typo soalnya ini novel pertama author...🙏🙏🙏

Jangan lupa tinggalkan jejak like, komen dan vote.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mukarromah Isn., isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Layangan

🍁🍁🍁🍁🍁

“Nah ini kamar Nazwa” ummi fatimah membuka sebuah ruangan, ada empat kasur dan empat lemari didalam kamar tersebut.

“dikamar ini ada berapa orang ummi?”

“semula ada tiga, sekarang ada Nazwa jadi empat, oh ya Nazwa bawa hp?"

"bawa ummi"

"hp nya dikumpulkan ya sama ummi"

"tapi nanti kalau Nazwa pengen telpon keluarga Nazwa gimana ummi?"

"Nanti Nazwa minta sama pengajarnya disini kalau Nazwa pengen telpon" dengan berat hati Nazwa menyerahkan handphone keluaran terbarunya pada ummi fatimah

“ya udah, sekarang susun barang-barang Nazwa di lemari ya maaf ummi nggak bisa ngajak Nazwa keliling, ada sesuatu yang harus ummi urus” ucap ummi fatimah dan Nazwa hanya mengangguk

ummi fatimah keluar dari ruangan meninggalkan Nazwa sendirian menyusun barang-barangnya.

“hah” Nazwa menghhembuskan nafas berat. “masa gue cuma disuruh tinggal dikamar ini gedean juga kamar gue dirumah, kasurnya juga kecil amat nggak bisa bebas gerak” gumam Nazwa menghembuskan nafas berat

“Ya allah, bu...ibu kok pakek naruh snack segala sih di koper, banyak lagi kayak orang nggak pernah makan aja gue, pantas nih koper ringan” Nazwa hanya menggelengkan kepala melihat kopernya uang berisi sendal, sepatu, sabun cuci, perlengkaapan mandi, bros jilbab, dan sisanya diisi oleh snack yang begitu banyak.

“taruh dibawah tempat tidur aja kali ya” Nazwa meletakkan koper yang dipenuhi snack dibawah tempat tidur setelah mengambil keperluan lainnya, sedangkan koper yang satunya lagi ditaruh disamping lemari seperti koper teman sekamarnya. Terdengar suara derap langkah kaki mendekat kearah kamar.

“Assalamualaikum” Nazwa yang sedang duduk diatas kasur menoleh melihat tiga santriwati menggunakan sarung batik baju putih panjang dan jilbab putih masuk ke kamar tersebut

“wa’alaikumussalam” Jawab Nazwa

“eh anti santriwati baru ya?”

“iya, baru pindah hari ini”

“oh perkenalkan namaku salwa, ini Nadifa, ini Hana” santri yang menyapa Nazwa memperkenalkan diri dan teman di sebelahnya.

“Nazwa” Nazwa memperkenalkan diri dan menjabat tangan mereka satu persatu.

“Nazwa anti pindahan dari ponpes mana?" Hana bertanya pada Nazwa

"bukan ponpes sih gue eh aku eh ana pindahan SMA Negeri Nusa Bangsa” jawab Nazwa memukul mulutnya pelan membuat temannya tersenyum

"entar kalau udah sering terbiasa kok" Salwa menepuk pelan pundak Nazwa dan Nazwa hanya mengangguk

"wah pasti murid disana ganteng-ganteng ya kayak pangeran, teman SMP ku yang sekolah di kota katanya siswa nya ganteng-ganteng" Nadifa heboh sendri membuat temannya tepuk jidat dan Nazwa hanya mengaruk tengkuk kepalanya.

"fotokopi si Yolan nih" ucap Nazwa dalam hatinya

"Heh, Nadifa Nur Asma pikiranmu nggak bisa banget jauh dari kata ganteng" Hana memukul pelan kepala Nadifa dengan tangannya dan Nadifa hanya cengir.

"oh ya Nazwa kita ajak keliling ponpes yuk, anti pasti belum sempat keliling" Salwa mengajak Nazwa keliling dibalas anggukan oleh Nazwa

⚘⚘⚘⚘⚘

Mereka keluar dari ruangan berjalan bersama, Nazwa memperhatikan sekeliling ternyata pesantren ini sangat luas.

"emm disini juga ada TK ya?" tanya Nazwa

"TK nggak ada, cuma MI, MTs, sama MA, tapi ada juga ngaji sore sama pengajian bagi anak-anak desa yang mau tiap hari minggu sama jum'at" jelas Nadifa dan Nazwa hanya mengangguk sebagai jawaban

"kejar layangannya" tiba-tiba segerombolan anak kecil berlari menabrak mereka, Nazwa sampai berputar sambil berpegangan pada pundak Salwa, sedangkan Nadifa dan Hana terjatuh.

"Aduh...nih bocah-bocah nggak ada kerjaan lain apa?" Nadifa berdiri dibantu Nazwa sambil terus mengomel sedangkan Hana dibantu oleh Salwa

"emang dipesantren boleh main layangan ya?" tanya Nazwa

"nggak dibolehin sama pak kyai, mungkin anak desa yang lagi main sekitar pesantren " jawab Salwa

"kak...kakak tolong layangan ku putus hosh...hosh" Aziz datang menghampiri Nazwa dan temannya yang masih berdiri di tempat tadi

"loh...Azis yang punya layangan putus?" tanya Hana

"iya tadi aku main layangan dirumah tapi layangannya putus" ucap Aziz

"oalah...di rumah tadi ada gus fatih nggak?" tanya Nadifa yang malah membahas hal lain

"ada kok kak, paman baru pulang sekolah" jawab Aziz

"gus fatih siapa?" tanya Nazwa bingung

"itu loh anak bungsu ummi fatimah namanya muhammad fatih al hasani" jawab Hana dengan heboh dan Nazwa hanya ber oh saja

"huuu...nuduh ana aja yang suka ganteng anti pun sama" ucap Nadifa menoyor kepala Hana

"Gus Fatih kan beda" ucap Hana tak mau kalah

"sama aja gus fatih juga manusia" ucap Nadifa balik menimpali

"beda"

"sama"

"beda"

"cepetan kak bantu aku kejar layangan" Aziz yang mulai kesal karena santriwati dihadapannya malah membicarakan pamannya yang menjadi idola seantero pesantren

"ayo...bantu kejar cepat, seperti kita mengejar cinta gus fatih yang belum pasti" jawab Nadifa dengan semangat dan tanpa aba-aba menarik tangan Nazwa untuk ikut berlari, Hana pun tak kalah semangat dengan menarik tangan Salwa untuk ikut berlari juga. Nazwa yang ditarik sempoyongan dengan cepat ia mengatur langkahnya agar tak terjatuh dan langsung berlari mengikuti yang lain, jangan tanyakan kecepatan Nazwa yang sudah seperti atlet lari, mengangkat gamis yang dikenakan tinggi-tinggi untungnya ia memakai jeans hitam yang tidak ketat didalam. sedangkan temannya sedikit kesusahan berlari karena masih memakai sarung.

"awas bocil" teriak Nazwa pada anak-anak yang ikut mengejar layangan, layangan tersangkut diatas pohon mangga dengan sigap Nazwa langsung memanjat dan meraih benang layangan. Tanpa rasa takut sedikit pun ia meloncat dari pohon mangga yang cukup tinggi.

"wah kakak hebat" ucap Aziz kagum melihat aksi Nazwa

"ini pegang layanganmu yang erat seperti engkau memegang janji pada pasanganmu kelak jangan biarkan ia terputus dengan janjimu yang omong kosong" ucap Nazwa menyerahkan layangannya kepada Azis sedangkan anak-anak yang lain langsung bubar dengan perasaan kecewa

"Hah...maksudnya kak?" Aziz bingung mendengar kata-kata yang keluar dari mulut Nazwa

"ah...sudahlah aku saja tak paham apalagi kau yang bocil, itu caption ig teman kakak sepertinya sedang galau"

jelas Nazwa mengibas-ngibaskan jilbabnya karena kelelahan berlari

"galau itu apa kak?" tanya Azis lagi yang masih bingung

"haah...pokoknya itu lah" ucap Nazwa yang tidak tau cara menjelaskannya

"tapi tadi kakek keren banget kayak di film-film itu loh" Aziz bertepuk tangan melihat aksi Nazwa tadi, bahkan Nazwa sampai tak sadar telah menjadi pusat perhatian semua santri yang ada di lapangan

"hosh...hosh...hosh" Salwa, Nadifa dan Hana lansung mengatur nafas setelah sampai didepan Nazwa

"gila hosh anti larinya hosh cepet banget hosh Nazwa" ucap Hana sambil terus mengatur nafasnya

"iya, cepet banget keringet ana bahkan sampai sebesar biji salak karena lari kencang" ucap Nadifa ikut menambahi

"ish, ana malu banget liat deh semua orang pada liatin kita" ucap Salwa sambil menutup muka dengan telapak tangannya. Nazwa yang mendengarnya langsung menatap sekeliling dan ternyata semua santri yang ada di lapangan sedang memperhatikan mereka

🌷🌷🌷🌷🌷

Mohon maaf kalau alurnya gak nyambung atau banyak typo 🙏🙏🙏🙏🙏

1
Ndari Assufi
/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Ndari Assufi
kocak, buat ilangin kepenatan
Ndari Assufi
bagus
juwita
mampir
sesya dirara edeline
𝘴𝘢𝘬𝘪𝘵 𝘱𝘦𝘳𝘶𝘵 𝘱𝘢𝘳𝘵 𝘪𝘯𝘪 𝘺𝘢 𝘢𝘭𝘭𝘢𝘩 🤣🤣🤣
Lenny Setiamuni
ngeprank malaikat Izrail🤣🤣🤣
mimma
Luar biasa
kasyah said
alur cerita nya bagus dan seru.
Queen Sha
Efek habis minum teh sariharum ini kayaknya😂
Nafisatun Najah
hhh ternyata, pasangan konyol 2
Nafisatun Najah
hhh ngakak cerita nya,
Hali Matuz
ini kok aku gregetan ya
Pudji Lestari
bagus
Tria Wahid
Luar biasa
Surati
bagus ceritanya. Sangat suka dgn cerita yg sarat dgn ilmu agama🥰🥰🥰
karyaku
hi kk mendadak menjadi istri ustadz jangan lupa mampir y
karyaku
hi kk mendadak menjadi istri ustadz jangan lupa mampir y kk
༻♛A̷͙ͭͫ̕ḑ̴̞͛̒ỉ͔͖̜͌r̴̨̦͕̝a̤♛༺
lumayan seru author 🙂
karyaku: hi kak mendadak menjadi istri ustadz jangan lupa mampir y kk
total 1 replies
Zuny Achmad
emng kalau udh jodoh pasti ngrasa bnget ya kak 😂😂
karyaku: hi kak mendadak menjadi istri ustadz jangan lupa mampir y kk
total 1 replies
Nurgusnawati Nunung
Terimakasih Thor
karyaku: hi kk mendadak menjadi istri ustadz jangan lupa mampir y kk
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!