NovelToon NovelToon
Kekasihku Seorang Intel Dan COO

Kekasihku Seorang Intel Dan COO

Status: sedang berlangsung
Genre:Trauma masa lalu / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:2k
Nilai: 5
Nama Author: Wisye Titiheru

Lusia Irene seorang dokter yang sedang sekolah spesialis onkologi di salah satu rumah sakit polisi. Karena dokter pembinanya adalah seorang polisi. Di usianya yang sudah dua puluh tujuh tahun Lusia belum perna membuka hatinya buat hadirnya seorang laki - laki. Karena traumanya atas rumah tangga orangtuanya yang berpisah karena adanya orang ketiga. Papanya berselingkuh di usianya sudah enam belas tahun. Apakah Lusia Irene bisa merasakan cinta hadir di kehidupannya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wisye Titiheru, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Korea

Sementara itu, Agus sedang menghubungi Lusi pura - pura menitip parfum di pusat penjualan kosmetik di kota Seoul tepatnya dekat dengan myeongdong pusat perbelanjaan populer untuk produk kecantikan, pakaian, dan jajanan kaki lima (street food). Sementara Gio sedang mencari tiket ke Korea, dia harus menjelaskan semuanya ini kepada Lusi kekasihnya.

"Sayang kamu kenapa?" Agus kaget melihat istrinya pulang dengan raut wajah sedih.

"Mas, Lydia jahat, dia merekam bagaimana Gio mengurusnya saat sakit dan vidio itu dia kirim kepada Lusi."

"Terus terang perasaan cinta sudah tidak ada kepadanya ketika aku tangkap sendiri perselingkuhannya dengan Zero. Murni tadi aku menolong dia karena kita perna kenal, perna satu sekolah. Hanya itu." Gio membela diri, agar sahabat - sahabatnya tidak berprasangka buruk atasnya.

Akhirnya Gio mendapat satu sit penerbangan ke Korea kelas ekonomi. Dia langsung ambil tiket itu dan dengan persiapan seadanya malam itu jam tujuh dia berangkat ke Korea. Bagi anak orang kaya seperti Gio tidak susah dia berangkat ke Korea atau ke negara mana pun. Sebenarnya dia bisa menggunakan pesawat jet pribadi keluarganya. Namun saat ini, pesawat itu sedang menemani papinya Samuel Abraham perjalanan bisnis ke eropa. Mungkin pulang dua tiga hari saat dia mau pulang baru bisa menumpangi pesawat jet pribadi kelaurga, yang akan mengantarnya ke Jakarta.

Kurang lebih enam jam penerbangan Gio lalui. Ini kali pertama baginya naik pesawat komersil di kelas ekonomi. Gio sudah mendapat informasi keberadaan Lusi di hotel mana dan aktivitasnya. Kemarin itu, waktu di bohongi oleh Gio, dia menangis seharian di kamar hotel. Membalas pesan dokter Agus dalam keadaan menangis. Hari ini, dia rencana mau membeli pesanan dokter Agus dan istrinya. Sekalian ucapan terima kasih karena sudah membimbingnya. Jam tujuh pagi waktu korea bel kamar hotelnya berbunyi.

Lusi berusaha mencari tahu siapa yang bertamu, namun Gio bersembunyi dibalik petugas kebersihan hotel. Waktu pintu dibuka dengan cepat Gio masuk dan menutup pintu kamar hotel kembali. Dia langsung memeluk kekasihnya. Terus terang Lusi masih marah, namun dia tidak menyangka Gio akan terbang ke Korea menyusulnya. Di peluk erat tubuh kekasihnya.

"Mohon maaf. Mas bisa jelaskan. Tidak ada maksud mau membohongi kamu sayang." Kembali air mata Lusi mengalir membasahi pipinya.

"Mas harus jelaskan." Lusi kembali pura - pura tegar. Dia dengan cepat menghapus air mata itu. Namun terlambat Gio sudah melihat. Gio mencium kedua mata kekasihnya. Dan memohon maaf lagi. Lusi memperlihatkan vidio yang dikirim oleh Lydia.

"Betul mas ke kosannya karena dia telepon dia sakit. Dan memang betul dia sakit. Mas ngak tahu kalau dia menjebak mas."

"Masa lulusan intelejen terbaik ngak bisa membaca situasi."

"Dia kan bukan musuh."

"Iya dia mantan pacar mas." Gio dengan cepat membawa tubuh kekasihnya itu lagi kedalam pelukannya.

"Hanya mantan."

"Kenapa mas ngak perna cerita kalau mas perna pacaran dengan dokter Lydia."

"Ngak penting buat mas. Karena mas sudah menganggap dia teman hanya teman karena kita perna satu sekolah."

"Mas mau tunangan kan."

"Direncanakan, dan mas sendiri yang membatalkan rencana itu didepan orangtuanya."

"Satu lagi pertanyaan buat mas." Gio langsung menyela sebelum Lusi mengutarakan pertanyaannya.

"Kalau soal Lydia, mas tidak ada perasaan cinta kepadanya. Semua perasaan cinta mas sudah buat kamu."

"Bukan tentang Lydia."

"Lalu tentang apa."

"Kenapa mas nekat terbang ke Korea, gimana kalau ada tugas mendadak yang mengharuskan mas melaksanakannya."

"Karena hati mas hancur dimarahi kekasih mas, nomor telepon mas di blokir. Kamu bisa tanya hal ini kepada Agus dan Desy."

Akhirnya Lusi tahu, bahwa dokter Agus yang mencari informasi keberadannya agar Gio bisa ke Korea menyusul.

"Mas di kamar berapa?"

"Mas sekamar sama kamu."

"Mas...."

"Kenapa lagi sayang."

"Kita berdua belum menikah, apa kata orang - orang nanti."

"Mereka tidak tahu kalau kita ini pacaran, karena mas mengaku suami kamu di resepsionis."

"Mas....."

"Mas ngak akan menyentuh kamu jika kamu tidak mengijinkan. Kecuali jika kita berdua sama - sama khilaf."

Ini kali pertama Lusi sekamar dengan laki - laki lain dengan kekasihnya. Karena Gio adalah cinta pertamanya.

Saat mendapat kasur dan bantal, Gio memang tertidur. Sampai bunyi telepon dari tadi tidak dia hiraukan. Sekarang dia sedang tidur dalam pelukan Lusi kekasihnya.

Jam dua belas siang baru Gio bangun, karena dia dan Lusi mau mencari makan dan jalan - jalan belanja. Kebetulan hotelnya dekat dengan pusat perbelanjaan dan jajanan Korea.

Niko dan Agus yang menghubungi Gio dari tadi. Karena ada informasi penting yang harus Gio tahu dari kesatuannya. Ternyata Gio ada tugas penting dua hari lagi. Jadi hari ini dan besok dia harus puas - puas jalan - jalan di Korea bersama kekasihnya dokter Lusia Irene.

Sementara Lusi sedang belanja, Gio menghubungi papinya karena tadi papinya menghubunginya.

"Kamu sudah di Korea dek."

"Sudah pi."

"Besok papi transit Korea. Jika kamu mau balik Jakarta bisa bersama papi."

"Gio tidak sendiri, ada kekasih Gio."

"Ya ngak masalah. Kan papi bisa kenal juga."

Tumpangan ke Jakarta sudah aman, sekarang masalahnya apa Lusi mau pulang bersama dia ngak. Rancana nanti di hotel baru dia beritahukan. Ternyata di tinggal telepon, belanjaan Lusi hanya sedikit. Namun oleh Gio dibelikan semua skincare yang dia gunakan. Kebetulan sudah di tokonya. Gio juga membeli suncream dan sunblock yang biasa dia gunakan. Selesai belanja mereka masih jalan - jalan ke Namsan Seoul Tower sebuah Menara ikonik di atas Gunung Namsan yang menawarkan pemandangan panorama kota dan area gembok cinta. Dan diakhiri dengan mengunjungi Sungai Han tempat favorite warga lokal maupun turis menikmati matahari terbenam sambil minum kopi dan makan cemilan. Hal ini dilakukan oleh Gio dan Lusi. Selain itu juga, Gio mengabadikan kekasihnya lewat kamera kesayangannya. Selesai makan malam, mereka kembali ke hotel sambil menenteng barang belanjan.

"Dek, kamu mandi duluan. Ingat bawa baju gantinya kalau lupa jangan marah jika mas Khilaf."

"Mas kamu sudah janji ya."

"Iya sayang, mas bercanda." sementara Lusi mandi, Gio merapikan belanjaan kekasihnya, agar nanti mau pulang pakingnya gampang.

"Sayang kamu rencana balik Jakarta kapan."

"Lusa hotel ini selesai. Tetapi aku belum dapat tiket pulang."

"Sama mas aja pulangnya lusa."

"Lusa penerbangan full mas. Ini adek ada cek." Gio yang selesai mandi langsung duduk di samping kekasihnya yang harumnya nagih.

"Kita bareng sama papiku."

"Papi mas ada di Korea."

"Besok dia ada urusan disini. Dari perjalanan eropa, dan lusa ke Jakarta. Jadi kita pulang sama jet pribadi saja."

"Emang ade di ijinkan."

"Jelas. Kamu ini calon menantunya keluarga Abraham."

Malam ini, Gio tidur sekamar dengan Lusi, namun dia tidur disofa. Karena badannya yang tinggi, sofa di kamar hotel tidak bisa menampung tubuh kekasihnya.

"Mas kamu bisa bobo disini denganku." Gio tersenyum. Dia tahu bahwa kekasihnya tidak akan membiarkan dia menderita.

"Terima kasih sayang." Gio buru - buru ke tempat tidur.

"Janji ngak macam - macam mas."

"Iya." Gio langsung mengendong tubuh kekasihnya dibawa ke bawah selimut tebal yang ada di kamar hotel . Mereka pun tidur bersama.

1
r111
lanjut
Ceisye: ok. terima kasih sudah membaca karyaku. kritik dan sarannya silahkan🙏🙏🙏
total 1 replies
serana
👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!