transmigrasi seorang anak yang rajin
yang ingin menjadi seorang dokter hewan,tapi karna kecelakaan dia terbunuh,lalu dia terlempar ke dunia dimana para penjinak monster ada.
sketika kerajinannya berubah menjadi malas,dia tidak mau adanya masalah
apakah dia berhasil menjadi tamer terkuat dengan sifat malasnya, atau dia akan terus bermalas-malasan?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sang Penguasa Langit Malam, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Perang panjang
*TAMER MONSTER*
Saat mereka berdua masih terantai, gue melempar Serigala Malam dan Singa Awan ke bawah.
"Hahaha, kalian berdua mau gue sunat atau tunduk, hahaha?" ucap gue sambil membentuk pisau kecil dari api di ujung jari.
Singa Awan dan Serigala Malam langsung panik. Bulunya berdiri, ekornya ngibas-ngibas gak jelas.
"Haha, panik ya, hahaha," ucap gue mendekat selangkah demi selangkah.
Namun saat jarak tinggal 1 meter, tiba-tiba dari samping tubuh gue terpental keras. Debu berhamburan.
"Ajir, siapa itu?" ucap gue sambil mengusap dagu yang hampir benjol.
Di sana berdirilah sosok bison raksasa. Tubuhnya sebesar rumah, tanduknya berlumur tanah dan darah. Aura raja-nya menekan sampai dada gue sesak.
*Nama*: Bison Tanah
*Kualitas*: Raja
*Bintang*: 3 Hitam
*Level*: 10
*Skill*:
*Tandukan Tanah*: Menyerang lawan dengan tandukan sekeras batu gunung.
*Debu Galian*: Bison menghentak kaki, memunculkan debu pasir yang bikin lawan bingung arah.
*Batu Lancip*: Hentakan kaki memunculkan puluhan batu tajam dari tanah. Serangan dahsyat, tapi nguras tenaga.
*Perisai Batu*: Bison berteriak, lalu batu di sekitarnya berubah jadi perisai. Pertahanan naik, damage masuk berkurang.
*Kelemahan*: Air, mata, dan perut bawah.
*Status*: Marah. Sangat marah.
"Wih, sekarang muncul banteng. Hahaha lumayan, bisa makan daging sapi," ucap gue.
Sekejap gue melesat. Pedang api gue menebas ke arah kepalanya. Bison itu cuma mengangkat kepala. _Klang!_ Pedang gue terpental balik.
Bison itu nyengir. Lalu menyeruduk ke depan, tanah retak sepanjang 5 meter.
"Bison kan sejenis banteng ya, hahaha," ucap gue sambil mengeluarkan kain merah dari inventory.
"Para pengunjung lihatlah! Ladies and gentlemen, kita akan melakukan kegiatan banteng gila!" ucap gue sambil mengibaskan kain merah di depan matanya.
Dan benar saja. Bison itu berhenti. Matanya merah fokus ke kain itu. Insting banteng langsung aktif.
"Banteng besar, lihat ini!" ucap gue memprovokasi. Gue ayunkan kain ke kiri. Bison menyeruduk. Gue tarik ke atas. Bison melesat dan _BRAK_ menabrak pohon tumbang.
Gue pindah ke kanan. Bison langsung banting setir. Seruduk lagi.
"Hahaha ini seru!" ucap gue terus mengulang gerakan. Debu galian Bison bikin arena jadi kuning. Netizen di live streaming gue meledak.
*Live Chat Meledak:*
> Itu bison bukan banteng, kok bisa dia berubah jadi maestro banteng sialan. Tapi itu menarik, monster tingkat hitam jadi hiburan hahaha. Kaisar Api yang sial, lanjutkan!
> Bison itu kasian, tapi jadi imut.
> Heh, darimana sisi imutnya dasar gadis bego. Kalian, banteng itu imut lho, lihat kebodohannya.
> Tamer itu berubah-ubah ya. Tadi jadi Kamen Rider, sekarang jadi maestro taman hiburan hahaha.
> Bocah itu gila banget. Monster sejenis bencana alam di tangannya jadi banteng. Sial, gak logis. Ucap Huroi dari keluarga Agena di live streaming.
> Woh, meledak. Tuan Muda Huroi mampir. Mantap, kasih saweran dong! Ucap pemilik streaming.
> Bisa diatur. Jangan pindah dari ni Tamer aja, gue bakal kasih saweran. Ucap Huroi.
*POV GUE*
Di hutan itu gue terus main-main sama Bison. Sambil nunggu dia capek, gue makan pisang santai. Pas pisangnya habis, kulitnya gue buang ke bawah.
Apesnya, pas gue menghindar, kaki gue nginjak kulit pisang itu.
_Gedebuk..._
"Waduh, sial. Sakitnya," ucap gue terjatuh.
Belum sempat berdiri, Bison itu langsung nyundul dari belakang. Tubuh gue terpental menabrak pohon. Kepala gue berdentang.
"Haduh sialan, siapa yang buang kulit pisang anjing. Gue sumpahin diseruduk ni bison," ucap gue kesal.
Dan seketika kejadian. Bison dari belakang langsung nyeruduk gue sampai kepala gue mentok ke batang pohon.
"Waduh, kok gue jadi sial," ucap gue sambil ngusap benjol.
_Hahaha... yang buang kulit pisang itu tuan rumah sendiri, eh malah nyumpahin diri sendiri diseruduk banteng. Kejadian kan, wahahaha,_ ucap Sistem ngak di kepala gue.
*Chat Netizen Banjir:*
> Dia bodo atau gimana sih. Dia yang buang malah dia yang marah. Mampus kena seruduk bison.
> Hahaha, kalau gue ketemu dia gue bakal traktir makan Pop Mie.
>pop mie apa anak nya
>mending gule bapak gw jualan,mau beli
>malah promosi dagangan,kalau lu jualan gule,gwe jualan apa
>lu jualan hati aja,wkwkkk
> Kekocakan yang hakiki. Lu tau gak, tadi dia minta Garuda Emas buat bikin dia malas tapi skill Garuda Emas gak ngefek. Wahaha, kuat tapi males, sungguh kombo wombo gila.
>itu kejadian yang bikin gw ngakak,hahaha
>tpi yang lebih gila lagi,pisang yang dia makan malah ke injak sendiri,wahahaha
>kejadian itu bikin gw ngakak parah
>bang huroi kasi kita THR dong
Live streaming itu makin booming. Follower-nya tembus 17k penonton.
"Gila, dalam sejarah gue live streaming, baru kali ini dapat penonton sebanyak ini," ucap Syukur Jauhet, nama pemilik streaming.
_Ding... Selamat. Anda dapat julukan: Kaisar Api yang Malas._
_Julukan ini punya efek: saat malas, Anda akan menarik perhatian dan membuat Anda tidak malas. Kasian banget lu tuan rumah. Julukan ini juga bisa dinonaktifkan, hahaha,_ ucap Sistem.
"Julukan ampas lagi. Jangan bilang..." gue lihat ke atas tapi gak nemu drone.
Di sisi lain, Syukur Jauhet menghela napas. "Untung gue suruh drone sembunyi."
"Padahal gak ada drone tapi julukan ampas muncul terus," ucap gue makin kesal.
Saat gue lihat Bison itu lagi, darah gue mendidih. Gue kayak gila. Gue spam Bola Matahari terus-terusan. _Duar duar duar!_ Api menghantam tubuh Bison tanpa henti sampai dia lemas, lututnya bergetar.
"Bajingan," ucap gue sambil menghajar telak perut bawahnya. Kelemahannya.
_Ding... Anda mendapatkan julukan lagi: Kaisar Api yang Gila._
_Julukan ini meningkatkan kekuatan atribut api. Serangan atribut api akan membuat musuh 100% terkena luka bakar. Selamat tuan rumah dapat julukan gila, efeknya juga gila. Karena tuan rumah jadi gila, hahaha,_ ucap Sistem.
Gue tertawa sambil napas ngos-ngosan. Aura api merah di tubuh gue membakar tanah jadi kaca.
.........bersambung.......