NovelToon NovelToon
SAHABATKU MENJADI PENGANTI MAMAKU

SAHABATKU MENJADI PENGANTI MAMAKU

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Penyesalan Suami
Popularitas:1k
Nilai: 5
Nama Author: Daesy.Rf

Selama ini Mamaku nampak sehat-sehat saja, namun hari ke hari tubuh mama nampak kurus dan sakit-sakitan. Entah karena menahan sakit atau karena isu perselingkuhan Papa yang membuat Mama sakit.Tapi Mama tidak tahu siapa selingkuh Papa, yang sebenarnya ada di depan batang hidungku sendiri, ibarat musang berbulu domba itulah yang dihadapi keluargaku, dan aku baru tahu siapa selingkuh Papa setelah Mama tiada.

cerita ini sangat menarik penuh intrik dan pengkhianatan yang tak terduga datang dari orang terdekatnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Daesy.Rf, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 9 DATANGNYA SANG KAKAK BUNGA

Telah tiga hari meninggalnya Buk Bunga, Dinar belum berangkat ke kampus Pasca meninggalnya Mamanya. Siang ini Dinar membantu Bik Ani untuk beres-beres dan masak.

"Assalamu'alaikum"

terdengar suara dari luar pintu rumah.

"Kayaknya ada tamu Non Nanar"

"Iya biar Nanar lihat ya Bik"

Dinar pergi keluar untuk melihat siapa yang datang pagi ini.

"Oh kamu Meta"

"Iya Dinar, kamu apa kabar"

"Aku baik, Alhamdulillah"

"Ini aku bawakan Sup dari Nenek buat kamu dan Dut"

"Aduh kok kamu Repot-repot"

"Ngak kok biasa aja kali"

"Bik.... "

Dinar memanggil Bik Ani dibelakang .

"Ya Non.. "

Bik Ani datang menghampiri Dinar yang sedang duduk dengan Meta diruang tamu.

"Bik ini dari Meta, Nenek memberi Sup buat kita"

"Oh... iya Non"

Muka Bik Ani nampak memerah setelah menerima sup dari Meta tersebut.Ingatan Bik Ani kepada pesan Mama Dinar, Bunga diakhir hayatnya melekat dipikirannya.

"Saya bawa dulu kebelakang ya Non"

"Iya Bik"

Bik Ani lalu membawa sup itu ke dapur, sedangkan Dinar bersama Meta duduk di rung tamu sambil bicara bagaimana kondisi Dinar saat ini.

"Oh Ya Di, skripsi kamu bagaimana? "

"Tinggal pembahasan Meta"

"Syukurlah tahun ini kamu bisa selesai"

"Kamu bagimana Met? "

"Aku masih jauh masih Bab dua"

"Kayaknya kamu duluan wisuda dari aku Dinar"

"Belum tentu juga, sekarang dengan Mama tidak ada aku jadi patah semangat"

"Jangan gitu kamu harus semangat Di"

"iya aku berusaha untuk menata diriku lagi Meta"

"Iya benar kamu harus bisa Di, melewati ini semua"

"Iya Meta makasih atas support nya."

"Iya, aku pamit dulu ya Dinar"

"Baik Meta"

Meta berlalu dan meninggalkan rumah tersebut.

Dinar kembali menuju dapur dimana Bik Ani sedang mencuci piring. Dinar melihat sup yang diberikan oleh Meta berada di tempat sampah.

"Bik.... kok sup nya dibuang! "

"Iya Non, pesan Mama kalian tidak boleh makan apa saja yang diberikan oleh Buk Aini Nenek Meta"

"Apa Bik, Mama pesan seperti itu? "

"Iya Non sebelum Ibuk Meninggal, beliau berpesan seperti itu kepada Bibi"

"Tapi semasa hidup Mama selalu memakan..... "

Mata Dinar terbelalak membesar, atas pesan yang diberikan Mama kepada Bik Ani, jadi Maksudnya?

"Ya Allah, Jangan-jangan"

"Tidak-tidak mungkin"

"Apa Mama keracunan karena memakan lepat poci Meta buatan Neneknya Bik"

"Bibi tidak tahu sayang dan tidak memiliki bukti, jika kita menuduh kita tidak tahu alasan mereka"

"Kalau begitu kita harus hati-hati Bik dan Dinar percaya Mama, kenapa pesan itu ditinggalkan oleh Mama"

"Dinar akan selidiki Bik"

"Kalau begitu jalannya berarti Mama sudah dibunuh secara perlahan-lahan"

"kurang aja kami Meta"

"Non sebaiknya biasa saja dengan Non Meta kita cari informasi dahulu, bagaimananya"

"Baik Bik"

Dinar merasa kecurigaan Mama memiliki alasan, karena Mama adalah perempuan yang selalu hidup sehat dan telaten, tapi tiba-tiba Ginjal dan jantung Mama bermasalah dan darah Mama Menggumpal karena mengandung racun yang diidapnya Selama beberapa bulan. kenapa Mama sampai keracunan.

Dinar pun berfikir kencang, ada apa dengan semua ini. Sahabatnya sendiri apa tega meracuni Mamanya dan ada apa dibalik ini semua.

"Aku harus menyelidiki semua ini"

sedangkan beratnya berpikir Dinar dengan sejuta pemikiran dikepalanya. terdengar ketukan dari luar rumahnya.

*Assalamu'alaikum... "

"Waalaikum Salam"

Dinar membuka pintu rumahnya.

"Om..... Om Barca.... datang"

Dinar sangat senang Om dan istrinya datang, kakak dari Mamanya. Dinar memeluk Barca dan Hesti istrinya

"Maaf Dinar Om baru bisa datang karena om ke Singapore bersama Tante dan baru dapat tiket semalam, ketika Mama kamu meninggal"

"Ngak apa Om,"

Dinar menangis di pelukan Barca, mata Barca nampak berkaca-kaca melihat ponakan yang kini kehilangan Mamanya, adiknya satu-satunya.

"Antar Om ke kuburan Mama kamu ya Dinar, Om ingin mengunjunginya"

"Baik Om, tapi Om istirahat dulu, Dinar akan siap-siap"

"Iqbal mana, Papa kamu sehatkan Dinar?"

"Iqbal sekolah mulai hari ini Om, dan Papa ke kantor juga baru hari ini"

"Oh gitu"

Dinar mengajak Om nya itu kekamar dimana mereka akan nginap. Bik Ani menyediakan air minum untuk Barca.

"Bik Ani..?

" Iya Den Barca "

Barca menyalami Bik Ani yang dari remaja sudah mengenalnya, Bik Ani dan Pak Sukri yang sebelumnya adalah tetangga sekampung dari Ransano keluarga Barca. Ketika Bunga menikah Bik Ani dan Pak Sukri ikut dengan Bunga.

Bibi sehat"

"Alhamdulillah den"

"Bibi siapkan dibawah dulunya Den,"

"Baik Bik"

Setelah makan siang bersama dan menunggu Dut, Barca dan Hesti akhirnya pergi ke kuburan Bunga. Barca nampak terenyuh melihat kuburan merah adiknya, yang tak disangka pergi selamanya.

kesedihan nampak pada wajah semua yang berada di kuburan tersebut, Dut masih menangis di kuburan Mamanya. Bik Ani juga sedih melihat kedua anak Buk Bunga, Pak Sukri nampak duduk tenang di pusara sambil berdoa bersama Barca dan Hesti.

"Hmm.... apa dekteksi Mama Dinar, kenapa mendadak Mamamu muntah darah dan Kronis jantung dan ginjal."

Barca sebagai dokter nampak penasaran dengan kasus kematian adiknya. Mama keracunan yang tidak nampak selama ini Om.

"Maksud kamu,Mamamu meninggal karena diracun? "

"Dinar ngak tahu Om, tapi awal kerumah sakit Mama sehat semuanya tapi akhirnya Mama periksa darah, disana ada darah Mama dideteksi keracunan Arsenik Om"

"Apa Arsenik"

"Siapa musuh Mamamu?

" Kenapa seperti itu"

"Apa Mamamu punya musuh Dinar?"

"Ngak Om"

"Mama hanya beda dirumah Om tak pernah ke mana-mana mengurus kami"

"Hmm...". jiwa dokter Barca tersentak setelah mendengar cerita ponakannya atas penyebab kematian adiknya.

" Atau Papa kamu bagimana "

Dinar ragu mengatakan sebenarnya apa yang terjadi dalam keluarganya saat-saat terakhir Mamanya sakit sampai menghembuskan nafasnya yang terakhir, ditambah lagi pesan Mama ke Bik Ani, agar kami jangan makan apapun dari Meta atau Neneknya.

"Papa baik- baik saja Om"

Dinar lebih memilih menyembunyikan semua dahulu agar semua jelas setelah diselidikinya.

"Nanti Om akan periksa perjalanan medis Mama kamu dengan dokter yang merawat nya."

"Iya Om"

Setelah dari pemakaman Dinar mengirim pesan kepada Papanya yang mengatakan Om Barca kakak Mama datang bersama istrinya tante Hesti.

Pak Rudiansyah nampak kecut mendengar Nama Barca yang datang ke rumahnya pasca kematian istrinya.

"Hmm aku harus menjaga waktu ku selama Bang Barca dirumahku"

Dia tidak boleh tahu keadaan yang sebenarnya.

"Meta jangan hubungi Mas dulu ya, karena kakak Bunga datang dari Medan, Mas tak ingin dia curiga tentang hubungan kita"

Pak Rudiansyah mengirim pesan kepada Meta agar waspada. dan Meta dilarang ke rumahnya.

Sejak kedatangan Barca nampak. suasana rumah Dinar sedikit tenang, sedangkan Barca berusaha menyelidiki apa yang dikatakan oleh Dinar tentang keracunan yang dialami oleh adiknya secara berlahan-lahan ditemukan racun di darahnya yang merusak organ tubuhnya.

Namun waktu Barca di Jakarta tak banyak cuma Tiga hari, dia menghubungi penyelidik untuk. menyelidik semua dan memberitahu setiap detail perkembangan nya. Namun belum menunjukan hasil yang diinginkan. Barca berjanji tidak akan tinggal diam kenapa adiknya mendadak sakit sepeti ini dan meninggal.

1
Delsi Irma
Hai singgah dinovel perdanaku ya....saling support Sabahat Novel toon semua
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!