NovelToon NovelToon
Suami Yang Kau Dan Keluarga Mu Hina Adalah Pewaris Kaya

Suami Yang Kau Dan Keluarga Mu Hina Adalah Pewaris Kaya

Status: sedang berlangsung
Genre:Crazy Rich/Konglomerat
Popularitas:3.8k
Nilai: 5
Nama Author: Markario Putra

Demi menguji ketulusan, Aldi Pratama menyamar sebagai pria biasa selama dua tahun pernikahan. Namun, Kirana beserta keluarganya yang gila gengsi terus menghina dan merendahkannya. Batas sabar Aldi habis; ia mengungkap identitas aslinya sebagai pewaris tunggal konglomerat raksasa Pratama Group, menceraikan Kirana, dan memiskinkan keluarganya.
Kejatuhan itu seketika menghancurkan hidup Kirana—ibunya meninggal karena syok, adiknya dipenjara, dan ia harus bertahan hidup sebagai pedagang sembako miskin. Di titik nadir inilah Kirana bertobat total dan belajar bersyukur. Takdir kemudian mempertemukan mereka kembali lewat program sosial. Meski dipisahkan jurang kasta yang permanen, Aldi diam-diam memberi perlindungan rahasia karena belum bisa melupakan Kirana sebagai cinta pertamanya, sementara Kirana menjalani takdirnya dengan keikhlasan dan penyesalan abadi.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Markario Putra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

EPISODE 32: Rahasia di Balik Ruang Kerja

Sore harinya, setelah seluruh rangkaian acara di balai warga selesai, suasana di dalam ruang kerja utama lantai eksekutif Pratama Tower tampak begitu sepi. Lampu ruangan sengaja diredupkan, hanya menyisakan cahaya dari lampu meja yang menyinari setumpuk dokumen bisnis.

Aldi Pratama berdiri di dekat jendela kaca raksasa, memandang hamparan kemacetan kota Jakarta di bawahnya. Di tangan kanannya, dia memegang selembar foto lama yang sudah agak usang—foto pernikahannya dengan Kirana di sebuah KUA sederhana dua tahun lalu, foto yang diam-diam dia simpan di dalam dompet khususnya dan tidak pernah dia buang.

Pintu ruangan diketuk perlahan, dan Edi melangkah masuk dengan membawa laporan evaluasi kegiatan yayasan hari ini.

"Tuan Muda," panggil Edi dengan nada sangat hormat. "Ini laporan akhir mengenai penyaluran dua ratus paket sembako di Kelurahan Sukamaju. Mengenai... Ibu Kirana, apakah Anda ingin saya mencabut kemitraan warungnya untuk bulan depan agar tidak mengganggu ketenangan Anda?"

Aldi terdiam cukup lama, tidak membalikkan badannya. Dia perlahan memasukkan kembali foto pernikahan itu ke dalam laci mejanya yang terkunci rapat.

"Tidak, Edi. Jangan dicabut," jawab Aldi, suaranya terdengar sangat parau dan sarat akan beban batin yang teramat berat. "Tetapkan warung Kirana sebagai mitra tetap yayasan untuk wilayah itu secara permanen. Tambahkan kuota pesanannya menjadi lima ratus paket untuk bulan depan."

Edi sedikit mengernyitkan dahi, merasa heran dengan keputusan tuannya. "Maaf, Tuan Muda... Apakah ini tidak akan membuat Ibu Kirana berpikir bahwa Anda memberikan harapan bersayap atau berniat untuk kembali padanya?"

Aldi membalikkan badannya perlahan, menatap asisten kepercayaannya dengan pandangan mata yang sangat lelah namun tajam.

"Aku melakukan ini bukan untuk memintanya kembali, Edi," bisik Aldi, senyum getir terukir di wajah tampannya. "Pernikahan kami yang hancur karena ego tidak akan pernah bisa diulang dengan cara yang sama. Tapi... Kirana adalah cinta pertamaku. Di dunia ini, dialah satu-satunya wanita yang pernah membuatku meninggalkan seluruh kekayaan ku hanya demi mendapatkan cintanya,aku bahkan menentang kedua orang tua ku demi dia, dan menjadi Aldi yang biasa. Melihat tangannya yang dulu halus kini mengeras karena bekerja kasar demi menyambung hidup setelah kematian ibunya... hatiku tetap terasa sakit, Edi. Aku tidak bisa menutup mata sepenuhnya."

Aldi berjalan kembali ke balik meja kerjanya, duduk di kursi kebesarannya dengan menghela napas panjang. "Biarkan dia mandiri dengan warung kecilnya, dan biarkan aku membantunya dari balik kegelapan seperti ini. Itu adalah batasan terjauh yang bisa aku berikan sebagai pria yang pernah sangat mencintainya. Jangan sampai dia tahu bahwa akulah yang menambahkan kuota pesanan itu. Mengerti?"

Edi melihat ketulusan yang teramat dalam yang masih tersisa di dalam hati sang pewaris tunggal Pratama Group. Dia menundukkan kepalanya dalam-dalam dengan rasa hormat yang luar biasa.

"Baik, Tuan Muda Aldi. Seluruh perintah rahasia Anda akan saya laksanakan dengan tingkat kerahasiaan tertinggi."

Setelah Edi keluar, Aldi kembali membuka laci mejanya, menatap foto Kirana sekali lagi di bawah temaram lampu ruangan.

Takdir mungkin telah memisahkan status mereka sebagai suami istri, namun cinta pertama yang terpatri di dalam hati sang penguasa ternyata tidak akan pernah bisa mati begitu saja, menyisakan sebuah kisah sunyi yang berjalan di jalurnya masing-masing.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!