NovelToon NovelToon
My Queen

My Queen

Status: sedang berlangsung
Genre:Percintaan Konglomerat
Popularitas:6.2k
Nilai: 5
Nama Author: Arisha Langsa

" Boleh kah aku bertanya satu pertanyaan?" Nymera Elvaretta Lennox "

" Katakan?" prince Rafael Benitez"wajahnya dingin, tatapan matanya tajam.

" Tolong katakan apa kurang nya aku kak? sampai kakak tak bisa melihatku sebagai seorang wanita" tatapan matanya sendu.

" karena kau hanyalah gadis manja" .

Perlahan,gadis bernama Nymera Elvaretta Lennox itu melangkah mundur, matanya menatap sendu pria di depan nya,pria yang sejak kecil ia kagumi dan ia tau telah di jodohkan dengan nya.

Dengan bibir tersenyum, bukan senyuman indah dan manis, melainkan senyuman menyakitkan, bahkan bibirnya terlihat sedikit bergetar saat dengan lirih ia berkata " Terimakasih telah menyadarkan ku, selamat tinggal, semoga kakak terus bahagia" masih sekuat tenaga ia mengucapkan kalimat perpisahan.

setelah sedikit membungkukkan tubuhnya, sebagai cara menunjukkan penghormatan kepada keluarga kerajaan,gadis cantik yang akrab disapa Mera itu berbalik dan melangkah meninggalkan pria yang masih menatapnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Arisha Langsa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

09

" Meera...apa yang kau lakukan disini?" Rafael dan dua sahabatnya bertemu dengan Meera yang tengah duduk seorang diri di depan sebuah gedung theater,ia baru saja selesai menonton teman kelas nya yang mengadakan pertunjukan balet.

" Kak Ares,aku sedang menunggu taksi pesanan ku,apa yang kakak lakukan di sini?" setelah menjawab, Meera balik bertanya.

" Aku.. maksudnya kami baru saja....." belum selesai Damares menjawab pertanyaan Meera,dari belakang nya muncul Rafael, Alexander, Camelia dan dua sahabat gadis itu, mereka terlihat dekat,dan semuanya tau bahwa mereka adalah putra-putri dari para pejabat istana.

" Dimana mobil jemputan mu? mengapa memesan taksi?" Rafael yang datang tiba-tiba langsung bertanya,ternyata ia mendengar pembicaraan Meera dan sahabat nya.

" Anak pak Harto tiba-tiba sakit dan harus di bawa ke rumah sakit" jawab Meera menjelaskan " atau aku boleh pulang bareng kakak aja?" tanya Meera pada Rafael.

" Antarkan dia ke kediaman keluarga Lennox" tak menjawab pertanyaan Meera, Rafael justru langsung memberikan perintah pada supir pribadinya yang langsung di angguki patuh.

" Tapi pangeran" salah seorang pengawal khusus nya akan menolak, mengingat bagaimana dengan pangeran nya,namun dengan cepat Rafael mengangkat tangan nya,tanda tak ingin di bantah.

" Aku akan pulang bersama Ares dana Alex" ucap Rafael tegas, matanya menatap tajam pengawal tersebut.

Damares dan Alexander di samping nya saling pandang, mereka tau bahwa Rafael tak pernah mengizinkan wanita manapun menaiki mobilnya, terkecuali Meera.

Tak ada yang menyadari seperti apa ekspresi wajah wanita cantik yang berdiri tepat di belakang Rafael, Camelia menatap tak suka pada Meera, yang di balas senyuman meremehkan oleh Meera.

" Masuk,sopir akan mengantar mu" perintah Rafael tegas pada Meera, wajahnya tak sedikitpun menunjukkan keramahan,namun juga tak menunjukkan kemarahan,wajah calon raja itu begitu minim ekspresi.

Mengangguk patuh,Meera langsung memasuki mobil setelah ia melakukan pembatalan pemesanan taksi melalui aplikasi ponselnya,gadis itu suka sembarangan,ia tak menyadari bahwa bahaya selalu mengancamnya dan hal itu yang selalu Rafael takutkan.

" Dia selalu saja sesuka hatinya,tak pernah menyadari bahwa bahaya selalu mengancamnya" omel Rafael setelah kepergian Meera.

Damares dan Alexander menanggapi nya dengan anggukan kecil,mereka juga tau bahaya seperti apa yang Rafael maksudkan,tak hanya karena Meera adalah putri tunggal seorang pengusaha terkemuka,publik juga mulai mengetahui tentang perjanjian pertunangan nya dengan pangeran Rafael,entah darimana publik bisa mengetahui sesuatu yang termasuk masih di rahasiakan oleh kerajaan.

Dan Rafael yakin ada salah satu dari orang dalam kerajaan yang berkhianat ,mencoba memberikan ancaman pada Meera,di pastikan ada beberapa dari mereka yang tak menyetujui tentang perjanjian perjodohan itu,mereka beralasan karena Meera bukan berasal dari keturunan bangsawan kerajaan,ia hanya rakyat biasa yang terlahir dari keluarga kaya raya dan terpandang,hanya saja ia tak memiliki darah bangsawan.

" Seperti nya itu karena dia terlalu di manjakan" komen Camelia bernada biasa saja,seakan ia tak mengetahui tentang status Meera.

Tak ada respon apapun dari Rafael,ia justru melangkah mendekati mobil Damares, melihat pergerakan nya,Ares yang paham langsung membuka kunci mobilnya, begitupun dengan Alexander yang ikut melangkah memasuki mobil Ares,ia memilih duduk di samping kemudi sedangkan Rafael sudah pasti duduk di bangku penumpang bagian belakang,Ares yang menjadi supir.

Camelia menghentakkan kakinya marah setelah kepergian mobil Ares,ia mengumpat kesal dalam hati nya,kedua sahabatnya yang mengetahui tentang perasaan gadis cantik itu langsung bertindak memberikan semangat.

" sepertinya kamu harus bertindak lebih cepat,bocah itu tak memiliki potensi apapun untuk dapat mengalahkan mu, yang dia miliki hanya wajah cantik dan lumayan pintar,tapi semua tau bahwa ia tak memiliki bakat apapun" ucap salah satu dari sahabat Camelia dan di angguki setuju oleh sahabat satunya lagi, mereka adalah Julia dan Alin.

Di lain tempat,tepat nya di kediaman keluarga Lennox,Meera baru saja turun dari mobil milik Rafael,ia menunduk hormat mengucapakan terimakasih kepada supir pribadi Rafael.

" Terimakasih banyak paman, berhati-hati lah saat berkendara" ucap Meera lembut,nada bicaranya selalu sopan dan ramah, wajahnya tersenyum lembut.

" Baik nona " jawab supir tersebut tak kalah sopan,ia tau tentang kedekatan Meera dan Rafael,bukan baru sekali ia mengantarkan Meera menggunakan mobil tuan mudanya itu.

Meera memasuki kediaman keluarga nya setelah melihat mobil Rafael telah keluar dari gerbang rumahnya,ia bersenandung kecil dengan langkah ceria memasuki rumah,hal itu menjadi perhatian beberapa pelayan, mereka merasa bahagia saat melihat nona mudanya tak berwajah murung.

Di mobil Ares, Rafael memejamkan matanya,ia belum mengeluarkan sepatah katapun sejak memasuki mobil Ares.

" Kenapa kau tak ikut bersama mobil mu saja?" tanya Alex tiba-tiba, bertujuan untuk Rafael,saat bertiga seperti itu mereka memang berkomunikasi layak nya sahabat.

" Bahkan sudah hampir dua tahun kami tak pernah lagi se mobil saja masih juga berbagai berita muncul tentang kedekatan kami,dan aku juga tak ingin dia terlalu banyak berharap" jawab Rafael berat.

" Lalu apa rencana mu selanjutnya? ancaman itu semakin besar" tanya Ares penasaran.

" Sepertinya aku harus memutuskan untuk mengakhiri nya,itu akan lebih baik dan ia tak harus menanggung risiko yang bahkan mungkin tak pernah kita duga" jawab Rafael yakin.

" Kau yakin itu akan baik-baik saja? aku khawatir itu justru akan mengubah segalanya, terutama tentang kalian " tanya lagi Ares.

" Jika itu lebih baik,maka sudah waktunya semua tentang kami harus berubah,dia harus bisa menyadari bahwa ia tidak akan bisa dan pantas menjadi ratu di negara ini,ia tak akan mampu menghadapi seluruh rakyat negara ini saat waktunya tiba nanti" jawab Rafael yakin.

" Sebelum kau benar-benar akan bertindak,aku berharap kau terlebih dahulu memikirkan nya ulang, mengobati luka pada kulit itu mudah,namun mengobati luka hati dan batin itu akan sangat sulit, seperti kita meraba dalam kegelapan malam,itu akan menyakiti dirimu sendiri " nasehat Alexander,pria muda itu memang pandai menasehati.

Ares mengangguk setuju" benar apa yang Alex ucapkan, pikirkan matang-matang dan pertimbangan efek kedepan nya, untuk mu dan dia" tambah Ares bijak.

" Aku sudah sangat lama memikirkan nya,hanya tinggal menunggu waktu yang tepat untuk membicarakan nya pada ibu dan ayah saja, sebelum membicarakan nya dengan keluarga nya" jawab Rafael tegas.

Ares dan Alex bisa dengan jelas melihat keseriusan dari wajah sahabat sekaligus majikan mereka itu,hanya saja ada tatapan keraguan yang begitu kentara terlihat dari setiap ucapan nya,bahkan saat mengatakan tentang apa yang akan ia lakukan, suara Rafael terdengar sedikit bergetar.

1
aleena
bisa jadi mereka hanya orang orang yg dibayar
aleena
heh katanya
eeh katanya tidak cintaa
tpi koq cemburuuu🤣🤣🤭🤭🤭
aleena
sepertinya kamu tertipu oleh sikap camel yang terlihat lemah lembut dan dewasa itu
dia hanya rubah yang licik
Leha Leha
Hari ini Tk up ke sis
KIM TAMIE: saya juga nunggi kak, setiap pagi jam 8an udah siap nunggu othor upload.
semoga othor sehat dan baik2 saja ya, supaya bisa menghadirkan cerita seru buat kita semua
total 1 replies
aleena
oh Gio
apakah kamu penggemar rahasia
KIM TAMIE
makin tegang
aleena
bener bener netizen itu menyebalkan
aleena
bener berarti semua itu adalah ulah pengawal
sebab Iya ingin anaknya masuk dalam kawasan keluarga istana
bukan sekedar pelayan, yang di anggap rendahan🤭😔
aleena
pengagum rahasia
kira kira siapa si dia
bikin penasaran aja
aleena
ooh anak dari pengawal
ngelunjak ya
minta di geprek kau

dan ternyata Dai si penghianat kerajaan
ada disampingmu Rafael
ular kadut
aleena
lalu si camel
apakah dia termasuk anak bangsawan
sampai dgn percaya dirinya
selalu mengincar pangeran
aleena
oh oh siapakah dia
ternyata ada pria lain yang Akan melindungi meera
Putra jomblo
asli yg plin plan itu pangeran Rafael yg tidak bisa meraba perasaan nya sendiri ketika meera terlalu manja dan selalu mengikuti terus dia bilang Meera cuman adek ketika meera nyaman dgn laki2 lain dia cemburu payah dia tak pantas jadi seorang pangeran Meera tinggalin Rafael kamu berhak bahagia 💪💪
aleena
ohhoo camelia jadi orang ketiga rupanya
dan Rafael seolah menerima perjodohan itu
hanya karena ingin menutupi bhubungannya dgn camel🤭🤭

ish is tak patut
tak patut
aleena
sang putry sangat cantik
aleena
mampir 💪💪
KIM TAMIE
Cieeee yg masih ga sadar kl udah kecintaan, main sosor aja anak orang..apalagi ngancam mau diperkosa lagi. Siapa kemarin yg bilang mau mengakhiri pertunangan 🤭🤭
Baru juga lihat Meera ketawa ketiwi sama kaka2 OSIS, udah kebakaran jenggot aja. Gimana kl Gio atau cwo lain bisa deketin Meera ?
ah elah EL EL...gemes pengen cubit ginjalmu EL 😂😂
Leha Leha: Ini yg di katakan mulut ckp lain hati ckp lain
total 2 replies
Leha Leha
Katanye nk putus baru ade org yg dekat dgn meera sudah panas mcm mne klau meera dekat dgn org lain terus pengsan
Leha Leha
Katanye nk putus baru ade org yg dekat dgn meera sudah panas mcm mne klau meera dekat dgn org lain terus pengsan
Khoirun Ni'mah
begitu saja sudah panas ,,,coba jadi Meera yg mendengar berita kamu sama Camelia di sosmed
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!