UPDATE WARNING ⚠️
baca bukan nya liat doang hheee
btw makasihh ya yang udah mampir ke novel aku hhe
update nya sesuai mood yaa
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DeviPuspitaSari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
episode 9
"Siapa yang nyuruh Lo buat lirik gue hm? Apa gue pernah minta? Dan lu ga usah kepedean jadi manusia diatas langit masih ada langit"! jawab priscilla dingin
"Berengsekkk lo berani lu sama gue hah" murka David
"Kenapa gue harus takut sama lu hm?" Tanya priscilla
"Lu liat aja gue Pastii hari ini lu bertekuk lutut dihadapan gue" ucap David sambil berjalan ke arah Priscilla
Tanpa aba-aba David langsung menyerang Priscilla.
Priscilla yang mempunyai kepekaan yang tinggi sudah bisa membaca pergerakan David.
SYUT BUGH
BUGHhh
BRAK
BUGHhh
BRAK BRAK
Tubuh David terpental kearah meja Narendra
Tidak puas sampai disitu Priscilla berjalan ke arah David dan menginjak dada David dengan sebelah kakinya.
"DENGER GUE BAIK BAIK BAJINGAN JANGAN PERNAH GANGGU GUE KALO GAMAU HIDUP LU SIA SIA! JANGAN PERNAH MERASA MENJADI ORANG YANG SANGAT DITAKUTI DAN JANGAN BERMIMPI SEMUA ORANG AKAN TUNDUK SAMA LO" Ucap Priscilla dingin dengan sorot mata tajam nya yang terus menatap ke arah David.
Hukk hukk
David terbatuk karena dada nya terasa sesak dengan tekanan yang diberikan Priscilla.
"Dasar lemah" Ucap Priscilla sambil menelpon seseorang
"Cepat ke kantin dan bereskan kekacauan ini dan jangan lupa bawa bajingan ini kerumah sakit" ucap Priscilla lalu meninggalkan kantin
Setelah kepergian Priscilla tiba tiba datang beberapa orang berpakaian serba hitam dengan badan kekar nya.
"Ini ganti rugi untuk kerusakan yang dilakukan Queen" ucap salah satu orang tersebut
Semua orang yang disana terkejut mendengar ucapan orang tersebut yang mengucapkan Kata "QUEEN".
Banyak bisikan yang terdengar ditelinga orang berpakaian hitam tersebut.
Salah satu teman mereka membawa tubuh David yang lemah kerumah sakit.
"Sumpah hebat banget si priscilla" ucap rehan
"Gerakan nya lincah dan sulit terbaca" ucap Aldi
"Baru kali ini ada yang berani buat si David lemah tak berdaya" ucap Bima
"Siapa kamu sebenernya? Aku jadi makin penasaran" ucap Narendra dalam hati
"Aku akan mencari tau sendiri " final Narendra.
Meninggalkan kericuhan di kantin, kini Priscilla sedang berjalan menuju kelas nya.
Seperti biasa disepanjang perjalanan banyak yang mencuri pandang ke arah Priscilla.
Brakkkk
Pintu kelas terbuka secara kasar oleh priscilla. Tindakan nya tersebut tentu mengagetkan sejumlah manusia yang berada didalam kelas.
Ingin protes tapi mereka masih sayang nyawa, tidak berani mengganggu priscilla.
Tring! Tring!
Bel masuk mulai berbunyi pertanda jika jam pelajaran segera dimulai.
Segerombolan siswa dan siswi berlari masuk kelas melihat guru menuju kelas nya.
"Selamat siang anak anak" ucap buk Yani
"Siang buk" jawab mereka serempak
"Baiklah kita mulai pelajaran hari ini buka buka halaman 66" ucap buk Yani
Mereka semua fokus pada pelajaran siang hari ini tanpa ada yang berisik.
Masih dilingkungan yang sama namun beda kelas seorang gadis sedang melamun memikirkan apa yang dikatakan Priscilla.
Ya orang itu adalah fani, sedari tadi selesai dari kantin Fani masih terngiang-ngiang dengan omongan Fani semalam.
Arghhhhhh
"Lo kenapa nya?" Tanya indah teman Fani
"Gue gapapa kok" jawab Fani seadanya
"Lo yakin? Kalo ada masalah Lo cerita aja ke kita" ucap Dewi teman Fani
"Iya gue gapapa kok" jawab Fani lagi.
"Kenapa gue kepikiran terus sama omongan cewe itu, arghhhh apa perlu gue cari tau semua ini" ucap Fani dalam hati
Suasana kelas Fani cukup sepi karena guru nya
sedang tidak hadir, jadi sebagian dari mereka ada yang keluar kelas menuju kantin.
"Nanti malam keluar yok guys" ucap Indah
"Iya ayok udah lama juga kita ga keluar" jawab Dewi
"Gimana Lo berdua ikut kan"? Tanya Indah ke Fani dan Siska
"Gue ikut" jawab Siska
"Iya gue juga" jawab Fani
Tring! Tring! Tring!
Setelah melewati beberapa jam akhirnya jam pulang sekolah telah tiba.
"Baiklah anak anak pelajaran cukup sampai disini tolong kerjakan tugas dihalaman 70 Minggu depan kumpulkan" ucap buk Yani sambil mengakhiri pelajaran
Drtttt drttt drttt
Handphone Priscilla berbunyi sangat nyaring sehingga mengalihkan perhatian beberapa manusia yang sedang bersiap pulang, termasuk para most wanted tersebut.
"Hm" jawab priscilla setelah mengangkat telepon tersebut.
"Queen apa anda bisa ke markas sekarang ada 2 paket yang dikirimkan oleh orang tidak dikenal" ucap orang di sebrang sana
"Isinya?" Tanya priscilla singkat
"Yang pertama isi nya bangkai tikus yang telah dimutilasi, yang kedua isi nya boneka yang telah ditusuk jarum" ucap orang tersebut
"Shittt cari tau siapa pengirimnya gue ke markas sekarang" ucap Priscilla langsung mematikan telpon sepihak
Tanpa Priscilla sadari sedari tadi obrolan nya didengar oleh pria tampan yang belum bergerak karna sang tuan masih duduk manis di kursi nya.
"Markas? Maksud nya apa ya"? Tanya Aldi
"Markas apa ya"? Tanya rehan
"Heh peaa gue nanya Lo malah balik nanya" Omel
Aldi
"Ya kalo Lo nanya ke gue, gue nanya ke siapa" Jawab rehan
"Tembok" ucap Aldi asal
"Woi tembok lu tau ga markas yang dimaksud Priscilla tadi apa"? Tanya rehan bodoh