NovelToon NovelToon
Love Scandal 2

Love Scandal 2

Status: sedang berlangsung
Genre:Diam-Diam Cinta / Cinta Seiring Waktu / Kehidupan Tentara
Popularitas:14.9k
Nilai: 5
Nama Author: Bojone_Batman

Seorang gadis polos kehilangan harta warisannya akibat kelicikan saudara tiri, ia dipaksa menikah dengan seorang pria dari keluarga perwira tinggi, namun pria tersebut pergi di hari pernikahan hingga akhirnya adik pria tersebut yang notabene seorang duda harus menyelamatkan nama besar keluarga dengan menyembunyikan identitas aslinya. Ayah gadis itu pun seorang tentara tapi seolah tak pernah menyayanginya.

Saat tau kabar kabur tentang identitas pria tersebut. Ibu tiri gadis itu menyesal dan iri setengah mati.

Kesakitan yang di alami gadis itu membuatnya trauma hingga sangat waspada dan sulit percaya. Kini pria tersebut harus berjuang sekuat tenaga untuk menembus tembok pertahanan hati istrinya yang selalu berpura-pura di balik tingkah randomnya, padahal ia tidak tau.. siapa pria yang bersamanya saat ini.

SKIP bagi yang tidak tahan dengan KONFLIK.
.
.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bojone_Batman, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

9. Sekelebat kisah masa lalu.

Usai makan malam dengan capcay Pak kumis, Bang Reigar dan Jilly tidur pulas dalam satu tempat tidur meskipun jarak mereka berdua masih berbatas guling.

***

Pagi hari. Bang Reigar mengajak Jilly melihat lingkungan sekitar. Sabtu pagi terasa menyejukan bagi Bang Reigar tapi tidak dengan Jilly yang menggigil kedinginan. Udara masih pekat tertutup kabut.

"Disini dingin sekali, Om."

"Batalyon ini berada di perjalanan antara puncak dan kaki gunung. Jelas saja sangat dingin." Kata Bang Reigar sambil kembali menghisap rokoknya. "Tadi saya sudah bilang, jangan keluar rumah dulu, kabut disini sangat tebal."

Beberapa orang sudah berlalu lalang mengisyaratkan bahwa hari memang sudah cukup siang disana.

Jilly melirik pria perokok berat di sampingnya, tak paham kenapa kini ia melihat suaminya itu begitu maskulin.

"Selamat pagi, Danton. Selamat pagi, ibu. Ijin..!!!!" Sapa para anggota.

"Pagii.." Jawab Bang Reigar sambil mencolek Jilly agar istrinya itu ikut menjawab.

"Selamat pagi, Om." Jilly pun ikut menjawabnya.

"Yang begini di panggil Om juga, masa nggak ada bedanya sama saya?" Gumam Bang Reigar pelan.

"Apa Om bilang??" Tanya Jilly yang sempat samar mendengar.

"Nggak.. Kamu mau nasi kuning pagi, atau nasi uduk?? Disana juga ada nasi pecel. Di depan Batalyon ada yang jual." Kata Bang Reigar.

"Mau nasi uduk." Jawab Jilly.

"Ya sudah, ayo kesana..!!" Ajak Bang Reigar.

~

Sampai di depan warung tenda itu, Bang Reigar bertemu dengan Reina, mantan istrinya. Kemudian menyusul dibelakangnya ada Pratu Alfred.

"Selamat pagi, Danton. Ijin." Sapa Pratu Alfred. Pria itu sedikit menunduk memberi salam pada Jilly. "Selamat pagi, Ibu."

"Selamat pagi, Om."

Reina tak banyak bicara, tapi ia pun ikut menyapa Jilly. "Selamat pagi, Bu Reigar."

"Selamat pagi juga, Bu......." Jilly menoleh pada Bang Reigar seolah meminta bantuan untuk memperkenalkan wanita yang sedang hamil besar di hadapannya.

"Bu Alfred. Namanya Bu Alfred." Kata Bang Reigar.

"Salam kenal ya, Bu Alfred." Sambung Jilly.

"Siap ibu.." Reina nampak menyembunyikan wajahnya dari Bang Reigar.

Bang Reigar menuju lapak ibu pedagang nasi kuning dan membiarkan Jilly berbincang sejenak dengan dua orang di hadapannya.

~

Seakan tak peduli dengan apapun, Bang Reigar menyuapi Jilly. Hal yang memang beberapa hari ini sudah biasa Jilly dapatkan.

"Jangan terlalu besar suapannya." Protes Jilly.

"Biar cepat kenyang kau, dek. Saya sudah habis dua piring, kau setengah saja belum dapat. Kalau di medan perang, kau bisa kena incar lawan hanya karena urus perut." Kata Bang Reigar.

"Tapi Jill hanya istri tentara, bukan tentara. Makan bukan perlombaan, bagaimana kalau tersedak??" Balas Jilly.

Bibir Bang Reigar terbungkam. Memang susah kalau sudah berhadapan dengan istri kecilnya. Tak ada jawaban lagi, Bang Reigar tetap menyuapi Jilly dengan sabar.

Dari sudut lain, Reina menatap keduanya dengan pandang yang sulit di artikan dan Pratu Alfred bisa menangkap hal itu.

"Kamu tidak suka lihat kedekatan Danton dan istrinya?" Tegurnya.

"Kenapa kamu mikir begitu?" Tanya Reina.

"Ekspresi wajahmu seperti tidak ikhlas." Jawab Pratu Alfred.

"Bukan itu. Dulu saat bersamaku, Reigar terlalu dingin, dia kaku dan kasar. Tidak pernah dia selembut itu. Sekarang kau lihat saja, Mas. Perempuan itu terlihat terlalu muda, terlihat bod*h dan hanya mengekor di balik punggung Danton mu. Makan saja tidak cekatan, jalannya lambat, tidak ada ketegasan sebagai ibu Danton." Ujar Reina.

"Rasa suka, sayang dan cinta itu tidak bisa di tebak darimana asalnya. Seperti saya yang khilaf mencintaimu, saya tidak paham alasan kenapa saya begitu kagum sama kamu. Mungkin salah satunya karena kamu wanita yang tegas dan punya pendirian sendiri."

"Kesetaraan laki-laki dan perempuan itu sama. Tidak ada tunduk atau lebih rendah. Aku juga ingin memutuskan apapun yang terbaik dalam hidupku. Coba lihat itu, Mas. Sebagai istri Danton, dia sama sekali tidak anggun. Pasti dia hanya ingin mendompleng nama besar dan meraup harta Danton sebanyak-banyaknya, dasar penjilat. Mana mungkin dia tidak tau siapa Letnan Reigar. Tambang batu bara keluarga, dia pemilik sah terbesar, pusat pertokoan di kota, beberapa hotel juga restoran. Apalagi coba niatnya???"

Pratu Alfred menggeleng kemudian menghabiskan nasi pecel di piringnya. Sedikit banyak ia mengerti, terkadang di dunia ini ada banyak hal tersembunyi. Seperti Letnan Reigar yang memiliki sifat yang sangat keras, dingin, kaku dan posesif tapi seakan tak bisa berkutik di hadapan istrinya yang nampak 'bod*h', sedangkan dirinya memang sangat menyukai wanita 'tegas' yang tau banyak hal.

...

Jilly melihat beberapa orang anggota mengangkut barang dari sebuah rumah dinas ke sebuah truk dinas. Kemudian di belakangnya datang sebuah pick up yang berisi beberapa barang namun terlihat padat.

"Ada yang pindah??" Tanya Jilly.

"Itu rumah kita. Saya baru buang barang lama." Kata Bang Reigar.

"Kenapa harus di buang?? Semua masih bagus, kalau tidak suka kenapa tidak di berikan pada orang yang butuh??"

"Memang masih bagus, tapi tidak layak. Kamar selalu di pakai sholat, berselimut do'a, ranjang tempat 'ibadah' yang halal, menjadi haram saat di pergunakan oleh orang-orang yang tidak tepat. Biar saja di buang, biar dosanya tidak sampai pada orang yang tidak bersalah. Saya tidak mau, apa yang saya 'tumpahkan' membuat.... Kamu tidak nyaman."

Jilly menunduk mendengarnya. Suara Bang Reigar lembut, tapi kata-katanya cukup tajam penuh penekanan. Ingin rasanya bertanya tapi ia terlalu takut. Apalagi saat itu, Bang Reigar langsung memakai kacamata hitamnya menuju rumah dinas miliknya dulu.

"Sudah selesai di cat??" Sapa Bang Reigar pada para anggotanya yang sedang ramai keroyokan menangani rumahnya.

"Siap, sudah." Jawab anggota remaja disana.

Menyusul di belakangnya, Jilly yang berjalan berhati-hati ikut masuk ke dalam rumah.

"Selamat pagi, Ibu." Sapa para anggota.

"Selamat pagi, Om." Jawab Jilly dengan senyum ramah. "Saya boleh pinjam tembakan itu??" Tanya Jilly pada salah seorang anggota.

Bang Reigar langsung menoleh dan melepas kacamata hitamnya. Lirikan mata elang itu begitu tajam menatap sang istri, tangannya menyambar lengan Jilly. "Nggak ada main tembak-tembakan, itu BOR. Jangan lancang pakai barang laki, bahaya..!!!!!"

"Jill berani."

"Saya yang nggak berani. Kau kira itu pistol air??" Jawab Bang Reigar.

.

.

.

.

1
Tanti
suka deh....mba Nara pst suka bikin teka teki...👍👍👍makin tambah penasaran
dyah EkaPratiwi
apa benar anak papa rinto
Tanti
Reina...reina...tobato yoooo
Bang Huda sabar yaaa...
Tanti
weesss no coment bang🤭🤭
Maysuri
bang huda..... 💪💪💪
Maysuri
hhhhhhhhhh
dyah EkaPratiwi
nggak bener ini reina udahlah bang Huda di kasih lampu hijau tu
Ana
Mantap kali Maju bang Huda semoga dapat perempuab yg baik😄

bang rakit semoga kau juga dapa wanita yg sholeha..amin🙏

dosa klo cinta sm istri abang sendiri🙏
Maysuri
🤣🤣
Tanti
sabar Bang....harap dimaklumi🤭🤭
dyah EkaPratiwi
salah mu sendiri bang reigar, ngerjain istri
Tanti
Dirimu Jiiilll TV segede gaban dipsg dikamar....g bs bayangin itu kamarnya segede apa itu mba Nara???blm prnh bertamu di asrama, mskpn rmhq deket asrama🤭🤭😄
Tanti
Bang Reigar: "apa sih yang nggak buat kamu Jill..."/Kiss/
Jilly : ( pipi udah semerah tomat) 🤣🤣🤣🤣🤣
bayangke sambil ngekekkk/Kiss//Kiss/
Tanti
Mantapp Bang Reigarrr...tnyt dy jg seorang sultan🤭
lanjt mba Nara👍👍👍
dyah EkaPratiwi
🤣🤣 love sekebon bang reigar 😍😍
Maysuri
jill ...tenang saja,masalah pasti terselesaikan,percaya deh am suamimu pasti akan aman dan terkendali....semangat💪💪
dyah EkaPratiwi
semangat Jill percaya sama bang reigar
Esti 523
mancap guliccap ka,abang ganteng gentle bgt aq suja aq suka
Tanti
kok kamu sensi banget sih Jill??🤭🤭
kyknya ada tanda-tanda nih dr Jill... ati² ya Bang Reigar🤭🤭🤭
dyah EkaPratiwi
🤣 semangat bang reigar 🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!