Entah apa yang Alice pikirkan, sungguh dia sadar dengan apa yang dia perbuat dan bahkan tau seluruh dunia dan alam semesta pun menentangnya.
Tapi Alice tidak peduli, karena hatinya selalu tenggelam dalam cinta.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mika, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
JANJI
Sudah 2 tahun mereka bersama keluarga baru mereka.
" apa kalian yakin ?? "
" iya ibu kami yakin, lagi pula kami harus belajar mandiri untuk hidup kami.. "
" tapi nak "
Ibu tampak khawatir.
" ibu tenang saja, kami pasti bakal sering mengunjungi ibu "
" baiklah anak ku jika itu mau mu, jagalah diri kalian baik - baik dan jadi lah orang yang bahagia disana.. ? " ucap ayah.
" tentu ayah.. "
" kakak jangan lupakan Herla ya.. "
Herla tampak sedih.
" iya sayang, kakak pasti tidak akan melupakan Herla "
Mereka berdua pun berpelukan.
>>>>>>>>>>>>>>
Pesawat bersiap untuk terbang.
" Cloud apakah tidak apa - apa meninggalkan mereka ? "
" kamu jangan khawatir Alice, semua akan baik - baik saja, lagi pula kita masih bisa berkunjung kesana kapan pun "
" iya "
Alice dan Cloud memutuskan untuk pergi ke paris, mereka masuk ke perguruan tinggi yang cukup terkenal di sana, itu karena mereka masih butuh pengetahuan yang lebih luas dari kehidupan manusia.
Berbeda dengan manusia, daya pikir dan ingatan mereka lebih kuat, jadi mereka bisa langsung loncat kelas dan masuk ke perguruan terkenal manapun dan tentunya yang membiayai dan menyediakan kebutuhan mereka semua adalah negara.
Bahkan mereka menjadi murid terbaik dan termuda lalu menjadi perwakilan negara mereka untuk bidang apapun di panca negara.
...****************...
" akhirnya sudah sampai "
Alice langsung terkapar di kasur.
" aku capek sekali... "
Mereka membeli rumah di paris rumahnya cukup mewah dan besar, sebenarnya jika masalah uang bukan masalah buat mereka karena dengan sihir mereka bisa memunculkan apapun yang mereka mau.
" hei Cloud apa kau tidak lelah.. ?? "
Cloud hanya tersenyum lalu tiba-tiba dia meloncat ke kasur dan memegang dagu Alice.
" tentu saja aku lelah sayang ku " ucap Cloud dengan tersenyum nakal.
" Cloud apa yang kau lakukan.. ?? "
" oh Alice, betapa aku merindukan saat - saat ini hanya kita berdua, selama di rumah aku benar - benar harus menahannya, kamu tidak tau betapa tersiksanya aku.. "
Cloud memeluk Alice dan bertingkah sangat manja.
" hmmm Cloud jangan nakal ya.. ! "
Alice menjitak kepala Cloud dan melepaskan tangannya, dia bangkit dari kasur.
Tiba - tiba Cloud menahan tangan Alice dan ikut bangkit dari kasurnya.
" kau mau kemana ?? "
" mandi.. "
" kau tidak mengajak ku ?? "
wajah Cloud memelas sampai Alice tak tahan melihatnya, dia seperti anak kecil yang manis.
" Cloud jangan menatap ku seperti itu, aku tak tahan melihatnya.. "
" kenapa ? "
" kau imut sekali Cloud.. "
Alice mencubit kedua pipi Cloud, dia agak kesakitan tapi Alice tak peduli.
" ih gemes...gemes.. "
" aaauuuhhh sudah.. sudah... sakit. "
Alice hanya tertawa.
Cloud tiba - tiba berubah jadi serius dan memegang wajah Alice dengan lembut.
" Alice aku mencintai mu... "
" aku juga mencintai mu Cloud.. "
Sungguh Alice merasakan kenyamanan karena cinta dan sayang Cloud.
" aku mandi dulu... "
" eemm baiklah.. "
Selesai mandi mereka langsung tertidur pulas karena mereka cukup lelah dan besok harus berangkat ke kampus baru mereka.
...****************...
Keesokan harinya, mereka sudah bersiap-siap untuk pergi ke kampus.
Sesampainya di sana.
" waaahhh dia keren sekali... "
" dia cantik sekali... "
" siapa mereka ? "
" waaaahhh... waaahhhh... "
Alice terheran.
" eemmm Cloud.. apa ada yang salah dengan penampilanku ?? kenapa semua orang melihat kita.. "
Cloud memang yang dasar sifat nya tidak peduli, merasa masa bodo dengan lingkungan sekitar.
" tidak sayang, lagian aku juga tidak mau tau "
Cloud berjalan di depan Alice, mereka masuk kelas yang sama.
" hari ini ada mahasiswa baru, kalian perkenalkan diri kalian.. "
" salam nama ku Alice.. "
" aku Cloud "
" mereka pindahan dari Korea Selatan dan mereka adalah murid terbaik perwakilan dari sana "
" waaaaaahhhhhhhhh..... "
Terlihat semua yang di kelas itu sangat kagum.
" silakan duduk "
Mereka berdua duduk dan pelajaran pun berlangsung.
Tiba - tiba waktunya istirahat datang dan ada yang menghampiri bangku Alice.
wkwkwkwk
maap aku gemer halu