NovelToon NovelToon
Snow In Paris

Snow In Paris

Status: tamat
Genre:Ibu Mertua Kejam / Tamat
Popularitas:79.7k
Nilai: 5
Nama Author: Irma

Snow Tierra Arashi, seorang host terkenal yang menikah dengan seorang arsitek muda bernama Panutan Aaric Semesta.

Tak pernah terbayangkan sebelumnya, jika kehidupan pernikahannya ternyata jauh dari kata bahagia, lantara ibu mertua dan adik iparnya selalu ikut campur dalam persoalan rumah tangganya.

Akankah Snow akan bertahan dengan rumah tangganya atau ia justru akan kembali pada Calla Nirwana, mantan kekasihnya yang masih begitu mencintai Snow?

Selengkapnya hanya di novel Snow in Paris.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Irma, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

CHAPTER - 09

Satu bulan menjalani program kehamilan, Snow masih belum merasakan tanda-tanda kehamilan, meskipun saat pemeriksaan pada bulan lalu, semua hasil pemeriksaannya bagus.

"Byy, waktunya test pack," Aaric menyodorkan dua buah alat pemeriksaan kehamilan pada istrinya.

Dengan ragu-ragu, ia pun menerimanya dan meminta Aaric menunggunya di luar kamar mandi. "Mas tunggu di sini sebentar ya mas," ucap Snow. Ia masuk ke kamar mandi dan menutupnya dari dalam.

Lama ia memandangi dirinya di depan cermin, ia takut membuat suaminya kecewa karena usaha yang mereka lakukan belum membuahkan hasil. Dengan tangan yang gemetar Snow memberanikan diri untuk menggunakan alat test pack tersebut.

Negatif.

Sesuai dengan firasatnya jika dirinya belum berbadan dua. "Semoga mas Aaric tidak kecewa," gumam Snow. Ia menghela napas beratnya sebelum akhirnya ia keluar dari kamar mandi, lantaran Aaric sudah sedari tadi mengetuk-ngetuk pintu.

"Bagaimana hasilnya byy?" tanya Aaric penasaran.

Tanpa menjawab pertanyaan Aaric, Snow mengulurkan test pack tersebut. Ada raut kekecewaan dari wajah Aaric melihat hasil negatif pada test pack yang ada di tangannya, namun kemudian ia mencoba untuk tersenyum kepada istrinya. "Enggak apa-apa, kita coba lagi ya. Mungkin Allah masih mau ngasih waktu kita berduaan dulu sebelum nanti kita punya anak," hibur Aaric. "Lagian usia pernikahan kita belum ada satu tahun," Aaric memeluk istrinya dengan hangat.

"Lalu bagaimana dengan mommy?" Snow sudah bisa membayangkan wajah menyebalkan dan mulut pedas ibu mertuanya, di tambah adik iparnya yang membuat suasana lebih panas lagi.

"Tentu mommy akan memakluminya," ucap Aaric optimis. "Mommy pasti mengerti sebab waktu program kehamilan Lentera pun tak langsung berhasil. Sudahlah kamu jangan berpikir yang negatif terus mengenai mommy, beliau wanita yang sangat baik dan hebat. Buktinya beliau bisa membesarkan dan mendidikku hingga menjadi seperti ini."

Snow tak menanggapi ucapan suaminya, karena faktanya ibu mertuanya tak pernah berlaku baik kepadanya dan selalu menggap dirinya hanya orang lain yang menumpang hidup di rumahnya.

"Ya sudah, kita sarapan dulu yuk," ajak Aaric.

Snow menggelengkan kepalanya. "Aku tidak lapar," tolaknya. "Mas saja yang sarapan, nanti aku menyusul setelah mas selesai." ia sedang tak ingin bertemu dan mendengar ocehan ibu mertuanya.

"Ayolah Snow," bujuknya. "Bagaimana kau bisa hamil kalau kau sendiri malas makan, tubuhmu butuh asupan makanan yang bergizi untuk mempermudah program kita."

"Iya nanti saja mas," tolaknya.

"Pasti karena mommy, sudah ku katakan mommyku tidak seburuk yang kau pikirkan. Sudahlah ayo!!" Aaric menarik tangan Snow keluar dari kamarnya, ia terus memaksa istrinya untuk sarapan bersama keluarganya.

"Morning mom," sapa Aaric sembari duduk di meja makan bersama istrinya. "Loh daddy mana? Bukankah semalam sudah pulang?" tanyanya heran, padahal tadi malam ia baru saja ngobrol panjang bersama daddynya.

"Sudah terbang lagi ke Singapore," jawab Astrid sembari menghela napas berat. "Katanya ada meeting penting yang harus ia hadiri."

Aaric mengangguk, daddynya memang seorang workaholic yang tak pernah punya waktu untuk keluarga, terkadang ia merasa kasihan dengan mommynya karena selalu di abaikan oleh daddynya.

"Jadi bagaimana hasil program kehamilan kalian?" tanya Astrid. "Apa kau sudah hamil?" mata Astrid tertuju pada Snow.

"Untuk bulan ini, belum berhasil," jawab Aaric. "Tapi nanti kami akan mencobanya lagi."

"Sudah mommy duga," ucap Astrid dengan wajah sinis. "Sudah hampir setahun kalian menikah, tapi belum juga hamil, ini jelas istrimu ini mandul, Ric. Rahimnya pasti kering karena dia sering mabuk-mabukan saat masih berada di dunia entertainment." Astrid menuding menantunya tak mampu memberikan keturunan pada anaknya.

"Mommy... Istriku tidak mandul, semua hasil pemeriksaan dokter hasilnya bagus, tidak ada masalah lada rahim Snow."

"Berarti ini kutukan dari tuhan, karena prilaku dia yang gatel dan nemplok sana-sini dengan banyak pria. Harusnya kamu tidak menikahi wanita yang berasal dari dunia entertainment," ucap Astrid dengan nada tinggi.

Snow menaruh sendok dan garpunya di atas piring makannya, rasanya ia sudah tak berselera makan mendengar semua tuduhan ibu mertuanya kepadanya. "Aku sudah selesai," ia beranjak dari tempat duduknya kemudian berlari kembali ke kamarnya.

"Snow...."

Aaric langsung mengejar hingga ke kamar. "Snow... Tunggu dulu..."

Snow sudah sangat sakit hati pada ibu mertua, ia benar-benar tak tahan selalu di pojokan dan di hina olehnya. Ia mengambil koper dan membereskan baju-bajunya.

"Snow... Tunggu dulu, kamu jangan pergi!!" cegah Aaric.

"Aku capek mas, mendengar mommymu selalu memojokan dan menghinaku. Jika beliau memang tidak suka denganku lebih baik aku pergi," ia melepaskan tangan Aaric dan kembbali mengambil bajunya di lemari.

"Snow, dengarkan aku dulu!!" Aaric kembali menarik tubuh istrinya menghadap ke arah dirinya. "Mommy bukan tidak suka denganmu, beliau hanya kecewa karena kau belum hamil."

"Tapi memangnya harus dengan menghinaku? Dengan mengatakan aku gatel dan suka nemplok sana sini? meski aku pernah bekerja di dunia entertainment aku bukan wanita murahan mas," buliran-buliran bening mulai jatuh di wajahnya, rasanya terlalu sakit setiap kali ibu mertuanya menganggap dirinya sebagai wanita murahan.

"Snow, mommyku hanya tidak tahu tentang dunia mu yang dulu," Aaric merangkum wajah istrinya dan menghapus air matanya. "Aku yakin setelah beliau tahu, beliau tidak akan menganggapmu seperti itu lagi. Bersabarlah sayang," Aaric menarik tubuh Snow ke dalam pelukannya. "Percayalah padaku, suatu saat mommy pasti akan mengerti. Kita hanya butuh adaptasi saja."

"Aku capek mas, aku sudah tidak tahan lagi."

"Nanti aku akan bicara dengan mommy, aku yakin mommy pasti mengerti dan tidak akan bicara seperti itu lagi kedamu. Percayalah!!" Aaric mengelus punggung Snow dengan lembut.

Aaric terus memohon dengan muka memelas pada Snow agar Snow tak pergi dari kediamannya. "Please jangan tinggalin aku."

Melihat wajah suaminya memelas, membuat hati Snow lagi-lagi luluh, ia pun menganggukan kepalanya.

"Terima kasih ya, kau masih mau memberi kesepatan padaku. Please, jangan membuatku memilih antara ibu yang sudah melahirkanku dengan kamu, aku menyayangi kalian berdua," ucap Aaric. "Kasih aku waktu untuk mengkondisikan ini semua."

1
Mafaza Nurnadia
bagus
Ersa
👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻
💖🍁K@$m! Mυɳҽҽყ☪️🍁💖
kasih extra part nya ya thor Irma
💖🍁K@$m! Mυɳҽҽყ☪️🍁💖
happy ending ya ahkir nya Snow dapat kebahagiaan yg sesungguh nya
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🍾⃝ sͩᴀᷞᴍͧsᷡʏͣ💘ѕ⍣⃝✰
wow anda gercep sekali pak👏👏👏
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🍾⃝ sͩᴀᷞᴍͧsᷡʏͣ💘ѕ⍣⃝✰
owwwhhhhh co cweet 🥰🥰🥰
💖🍁K@$m! Mυɳҽҽყ☪️🍁💖
mudah"an acara nya berjalan lancar dan sukses sampai hari h nya ya Snow Calla
💖🍁K@$m! Mυɳҽҽყ☪️🍁💖
perjuangan mu sangat luar biasa Calla
💖🍁K@$m! Mυɳҽҽყ☪️🍁💖
apa Calla dan Snow akan bersatu ya??
༄⃞⃟⚡𝐀𝐧𝐠ᵇᵃˢᵉՇɧeeՐՏ🍻¢ᖱ'D⃤☪️
Ternyata hanya sinetron kirain terjadi lagi kepada istri Aaric yang kedua.... Alhamdulillah akhirnya snow hamil dan bahagia.....
༄⃞⃟⚡𝐀𝐧𝐠ᵇᵃˢᵉՇɧeeՐՏ🍻¢ᖱ'D⃤☪️
Akhirnya CLBK lah yang memenangkan hati Snow....setelah penantian panjang Calla....Snow berhasil ada dalam dekapannya ..Indahnya Snow In Paris
¢ᖱ'D⃤ ̐𝙽❗𝙽 𝙶 ᴸᵁᴾᴵ
astaga mulur lentera tetep ya lemes amit😏tampan aja buat apa kalo hanya menyakiti 🤧
cinta akan tetap berpulang pada yang berhak walaupun sudah menikah kalau bukan jodohnya pastinya tetap bercerai juga
¢ᖱ'D⃤ ̐𝙽❗𝙽 𝙶 ᴸᵁᴾᴵ
happy wedding buat snow dan Calla semoga bahagia selalu 😘😘😘😘akhir yang manis sukses selalu untuk karya kak Irma❤️❤️
⏤͟͟͞Rᵇᵃˢᵉ αииα 🅑αbу ՇɧeeՐՏ🍻
tak pikir tadi beneran istri aaric..ternyata cuma film...hadeeehh
⏤͟͟͞Rᵇᵃˢᵉ αииα 🅑αbу ՇɧeeՐՏ🍻
akhir yang membahagiakan buat snow dan calla..
⏤͟͟͞Rᵇᵃˢᵉ αииα 🅑αbу ՇɧeeՐՏ🍻
hhmmm..aku seneng liat snow bisa bahagia bersama calla..mungkin ini sudah jalanya..mengalami penderitaan demi kebahagiaan yang sesungguhnya
⏤͟͟͞Rᵇᵃˢᵉ αииα 🅑αbу ՇɧeeՐՏ🍻
perjuangan calla saat itu juga luar biasa snow..kamu jangan salah paham lagi ya
Ir⍺ ¢ᖱ'D⃤ ̐☪️ՇɧeeՐՏ🍻𝐙⃝🦜
Wah hebat mommy Astrid ternyata pandai berakting juga😊
Ir⍺ ¢ᖱ'D⃤ ̐☪️ՇɧeeՐՏ🍻𝐙⃝🦜
Sudah berpikiran negatif sama mommy Astrid, ternyata ini hanya sebuah adegan dalam film yang diperankan oleh mommy Astrid🤭
Ir⍺ ¢ᖱ'D⃤ ̐☪️ՇɧeeՐՏ🍻𝐙⃝🦜
Semoga kebahagiaan selalu menemani hari² Snow dan Calla. Kekuatan cinta akhirnya mempersatukan dalam ikatan pernikahan. Jodoh memang rahasia 😊
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!