Tali persahabatan yang begitu erat terjalin antara Tania dan sahabatnya harus dipertaruhkan.
Karena setitik noda dan penghianatan seorang sahabat.Rasa sakit yang teramat sangat dihatinya bak di iris-iris ribuan pisau.
karena begitu besar rasa sayang dan cintanya pada suami serta sahabatnya, bukan kebahagian malah rasa sakit yang dia terima.
Bagaimanakah Tania menyikapi suami dan sahabatnya yang telah berselingkuh dibelakangnya.
Apakah Tania mampu bertahan dengan keadaan ini? yuk ikuti terus kisahnya..?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ida Kitty, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
PART 09
Tania menghela nafas panjang, berusaha menyembunyikan kesedihannya karena teringat dengan ibunya.
"Jadi janji ya, gak bakalan bolos lagi." ucap Tania
"Iya aku janji, aku juga akan berusaha lebih baik lagi mulai sekarang. Tapi aku butuh support dari kamu Tania." ucap Aldi sambil mendekati Tania, menyentuh dagunya, lalu mendekatkan bibirnya ke bibir Tania.
Terlihat bibir Tania bergetar, wajahnya tiba-tiba nampak pucat. Aldi tau kalau Tania merasa takut, karena seumur hidup Tania belum pernah dicium seorang cowok. Aldi jadi tidak tega melihatnya.
"Tania, aku tidak akan mencium mu kalau memang kamu belum siap. maafkan aku sudah membuat mu takut." ucap Aldi
"Inilah salah satu alasan Tania mencintai mas Al, mas Al selalu sabar, lembut menghadapi Tania. Dan tidak pernah sekali pun memaksa Tania. Jadi mulai sekarang, hati dan cintaku sepenuhnya untuk mas Al." ucap Tania sambil memeluk Aldi dengan penuh gairah.
Aldi pun memeluk Tania dengan erat. Lalu dia berbisik lembut di telinga Tania.
"Beri aku semangat Tania, aku mohon."
"Iya mas, Tania akan kasih semangat mas Al." jawab Tania sambil memejamkan kedua matanya. Lalu dengan lembut Aldi mencium bibir Tania. Dan dengan perlahan Tania pun membalasnya. Lalu keduanya pun berciuman mesra.
"Terimakasih Tania, bagiku kaulah penyemangat hidupku, belahan jiwaku. Aku sangat mencintaimu Tania. Jangan pernah tinggalin aku ya. Aku benar-benar gak bisa hidup tanpamu." ucap Aldi sambil terus memeluk Tania dengan erat.
"Iya mas, Tania gak akan pernah tinggalin mas Al. Bagi Tania mas Al cinta pertama dan terakhir, yang gak akan pernah bisa tergantikan oleh pria manapun. Tapi bisa gak Tania minta satu hal sama mas Al,"
"Minta apa Tania, semua yang kamu minta pasti aku turuti. Asal jangan minta aku mejauhimu. Karena aku benar-benar gak bisa jauh darimu."
"Tania minta lepasin dulu pelukan mas Al. Mas Al erat banget peluknya, Tania jadi susah bernafas ni." ucap Tania.
Bukannya melepaskan pelukannya, Aldi malah memeluk Tania sambil menciumi Tania dengan penuh nafsu. Karena gak mau Aldi kebablasan, Tania berusaha menyadarkan Aldi dengan cara menggelitiknya.
"Aw..aw...geli Tan," ucap Aldi menggeliat sambil melepaskan pelukannya.
"Mas Al sih, gak bisa dibilangin,"
"Maaf ya, aku berlebihan tadi. Ehm, jadi pengen papamu cepat pulang,"
"Emang kenapa kalau papa pulang?" tanya Tania.
"Mau minta restu, biar bisa cepat-cepat nikahin kamu,"
"wong edan, udah ah, mending mas Al pulang. Udah malam nih. Gak enak sama tetangga,"
"Gak pa-pa, biar digrebek terus dinikahin," ucap Aldi bercanda.
"Ih.. mas Al, makin ngelantur deh ngomongnya," ucap Tania menggerutu
"Iya-iya aku pulang. Tapi nanti hari Minggu kita ke rumahku ya. Aku mau kenalin kamu sama orang tuaku,"
"Tapi Tania malu mas,"
"Gak usah malu, aku yakin mereka pasti senang ketemu kamu. Mau ya..." ucap Aldi memohon.
"Iya sayangku..." jawab Tania
Lalu Aldi berpamitan pulang, sebelum keluar rumah Aldi lagi-lagi memeluk dan mencium Tania. Sepertinya dia tidak mau pulang. Rasanya dia ingin menginap dirumah Tania. Tapi jelas saja itu sesuatu yang tidak mungkin. Bisa-bisa dia babak belur di hajar warga satu RT. Belum lagi kalau ketahuan papa Tania, bisa digorok lehernya.
"Aku pulang dulu ya sayang," ucap Aldi sambil mencium kening Tania.
"Iya sayang, hati-hati ya. Jaga mata dan hatimu." ucap Tania
"Iya sayangku... Tania Richard."
Aldi menghidupkan motornya dan menjalankan motornya dengan lambat, agar suaranya tidak berisik supaya tidak menggangu tetangga Tania.
Terimakasih kak othor atas pelajaran yang bisa diambil dari cerita ini.
SEMANGAT Thor 🤗
SEMANGAT Thor 🤗
SEMANGAT Thor 🤗
SEMANGAT Thor 🤗
SEMANGAT Thor 🤗
SEMANGAT Thor 🤗
pantesan si Merri kasih izin Aldi pulang ke Tania karena dia juga lagi seneng2 sama temen2nya.
SEMANGAT Thor 🤗
SEMANGAT Thor 🤗
wes Tania ada saatnya nanti tangismu akan jadi bahagia untukmu.
SEMANGAT Thor 🤗