NovelToon NovelToon
Mengejar Cinta Pak Duda

Mengejar Cinta Pak Duda

Status: tamat
Genre:Duda / Angst / Tamat
Popularitas:854k
Nilai: 5
Nama Author: Kacan

TAMAT



Karna ayah yang sedang sakit-sakitan membuat Putri Mentari harus menikahi seorang duda beranak satu yang merupakan dosen mata kuliah umum di fakultasnya.

"Kamu jangan berharap lebih dengan pernikahan ini! Aku pastikan pernikahan ini tidak bertahan lama!" - TAMA BATARA

"Ya ampun Pak... Jangan galak-galak napa. Entar makin nambah loh keriputannya." - PUTRI MENTARI.

Tama yang masih mencintai mendiang istrinya membuat pernikahan yang dijalani wanita yang akrab dipanggil Tari itu terasa berat.

Tari yang ceria terus berusaha mendapatkan cinta sang suami.

Akankah pernikahan yang berat ini berubah menjadi pernikahan bahagia?



fb : Kacan
=> Mari follow akun Noveltoon Othor Kacan🤗🙏

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kacan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Una Sayang Mama

Di meja makan, keluarga Batara tampak asik menikmati makanan yang sudah tersaji di hadapan mereka.

Pak wahyu selaku ayah Tari tampak bahagia melihat tawa putri semata wayangnya yang tengah asik menyuapi Aruna.

"Ma, Una besok mau diantel sekolahnya sama Mama. Una mau pamel ke temen-temen kalau Una juga punya Mama kayak meleka." Aruna berceloteh dengan mulut yang penuh dengan nasi serta lauk.

Bocah berusia lima tahun itu tampak antusias berbicara panjang lebar semenjak kehadiran Tari. Bahkan, Aruna yang biasanya menempel terus pada Sang Papa. Kini, malah beralih pada Tari.

"Iya sayang, Mama yang anter Una besok ke sekolah ya. Tapi... Kunyah dulu dong nasinya, pipi kamu makin bulet jadinya. Mama kan bawakannya jadi pingin mentoel pipi kamu terus." Tari terkekeh geli melihat raut kesal Aruna ketika dirinya memainkan pipi gembil nan putih itu.

Semua orang yang berada di meja makan tersenyum lebar melihat interaksi ibu dan anak itu. Walau pun keduanya tidak sedarah, namun kasih sayang yang tulus tercurah begitu saja tanpa ada kepura-puraan.

Namun, semua itu tidak terlihat demikian di mata salah satu orang yang juga sedang berada di meja makan. Dia berdecih di dalam hati melihat kedekatan Tari dengan Aruna, baginya semua itu hanyalah taktik Tari untuk menarik semua perhatian orang-orang.

Tama lebih banyak diam. Sebenarnya ia memang tidak banyak bicara sedari dulu, hanya ke pada mendiang istri dan buah hatinya ia banyak bicara. Bahkan Tama selalu memberikan senyum hangatnya ke pada mendiang istrinya, sangat berbanding terbalik dengan perilakunya sekarang terhadap Tari.

"Tari, kamu kapan masuk kuliah?" tanya Mama Widi.

Tari yang sedari tadi hanya fokus makan sembari menyuapi Aruna, kini mengalihkan pandangannya ke pada mama mertua.

"Tiga hari lagi, Ma. Tari lihat di kalender akademik kampus sih begitu."

"Em kamu gak mau nambah libur? Kan kamu baru pulang dari honey moon. Apa gak capek?"

"Tari gak capek kok, Ma. Masak baru libur semester Tari lanjut libur lagi. Nanti bisa-bisa Tari melampaui batas absensi. Tari pingin cepat-cepat wisuda biar bisa mengurus Una 24 jam." Tari menatap Una yang duduk di sebelahnya dengan sayang.

"Tidak salah Papa milih kamu sebagai mantu. Yakan, Ma." Papa Adam memerkan senyumnya.

Tama merasa tidak suka kala mendengar papa nya mengunggulkan Tari. Dia merasa mendiang istrinya sudah dilupakan di sini.

"Iya Pa. Tari ini paket komplit. Udah cantik, baik, penyayang, masih muda tapi udah jago masak. Semua ini tidak lepas dari didikan Pak Wahyu."

Pak Wahyu yang sedari tadi diam menikmati pemandangan keluarga hangat di kediaman Batara sambil menikmati makanannya kini ikut bicara.

"Tari ini memang sudah mandiri sejak kecil. Saya tidak melakukan banyak hal," jawab Pak Wahyu.

"Ih ayah.... Siapa bilang ayah tidak melakukan banyak hal. Ayah yang banting tulang untuk biaya sekolah Tari, ayah yang ngucirin rambut Tari setiap mau pergi ke sekolah, ayah selalu ngerawat Tari dengan sabar. Sangking banyaknya hal hebat yang ayah lakukan untuk Tari, sampai-sampai Tari gak bisa nyebutinnya satu-satu." Tari menyela ucapan ayahnya dengan mata berkaca-kaca.

Aruna yang melihat mata Tari berkaca-kaca, turun dari duduknya dan berusaha naik kepangkuan Tari.Tari yang melihat pergerakan Aruna, segera mendudukkan bocah imut itu ke pangkuannya.

"Huaaaa.... Mata Mama kenapa ada ail nya. Mama mau nangis ya, Una selalu nangis kalau Una lagi sedih pingin punya Mama. Apa mama juga sedih? Makanya ail matanya mau kelual."

Semua orang yang mendengar perkataan yang diiiringi isak tangis milik Aruna merasa terenyuh, termasuk Tama.

Tama tau kalau anaknya itu merindukan sosok ibu, Aruna menjadi piatu ketika umurnya masih dua tahun. Jadi, Aruna tidak pernah ingat akan wajah sang ibu kandung.

"Mama gak sedih sayang. Kan sekarang Mama udah punya Una yang lucu dan baik." Tari mengelus punggung Aruna, ia merasa terharu pada anak sambungnya yang begitu peka terhadapnya.

Tama melirik Tari dengan pandangan tidak suka. Tidak ada yang menyadari tatapan tajam itu, karna semua perhatian mereka tertuju pada Aruna dan Tari.

Tangan besar itu mengepal kuat. Dia semakin merasa mendiang istrinya dilupakan oleh kelurganya.

Dasar bocah sableng, kau baru hadir sebentar di sini. Tapi, dengan liciknya kau bisa membuat keluargaku dekat denganmu! Sepertinya aku harus mengingatkan di mana posisi mu! Geram Tama dalam hati.

Tenang sayang, aku tidak akan membiarkan bocah licik ini merebut hatiku. Hanya kamu pemilik hati ini.

`

`

`

Terserah lo deh Tama. Heran deh othor liat babang ganteng yang satu ini😴.

Udah dua hari othor gak up. Othor baru pulang dari pantai. Capek atuh liburan di pulau kapuk mulu, sekali-kali liat yang bening-bening😂 sapa tau ada yang cakep yekan, biar othornya ga jones lagi😂

1
Nurul Aisyah
fajar sadboy 😢
Inooy
baru awal udh senyum senyum nih aq 😁

mantap kaka pantun nyaaa 👍👍😄
Katherina Ajawaila
jadi suami terlalu bego makan tuh cinta sm org yg udh ngk ada, jd di manfaatin. sm mantan mertua yg ujung2 nya ya uUD. biar tau rasa pada dosen. 🤷‍♂️
Katherina Ajawaila
ketahuan pasti punya wanita iblis, manta mertua Tama
Katherina Ajawaila
di toko foto copy ada CCTV kan, liat donk sebab musababnya knp 🙈
Katherina Ajawaila
dasar wanita iblis tau diri anakmu udh mampus juga msh maksain kehendak, kamu itu cuman mantan, ngarti ora son
Katherina Ajawaila
seperti nya Tama junior muncul tuh di rahim Tari, makanya Tari mau nya nempel terus
Katherina Ajawaila
demam nyosor sih Tama akhirnya di sosor soang mmg enak 🤭
Katherina Ajawaila
Tari bego kamu hanya buat tempat cuci botol dosen mu, karna dia msh di kendalikan sm mantan mertuanya
Katherina Ajawaila
Tari mmg bego du jadi im. pemuas nasu donk.minumpil habis itu di tunggangin sprt anjing aja kamu? bego amat. ya,
Katherina Ajawaila
lebh baik urus ortu dr pd suami yg munafik hanya ambil keuntungan dr kamu tari. males amat liatnya 🤬
Katherina Ajawaila
gemes liat tari pin2bo
Katherina Ajawaila
tari jgn mau kamu hanya di buat tempat buang lendir nya, makanya jadi wanita itu pinter donk. dikit udah kuliah pasti pelajaran sek dpt di sklh, jgn mau di budakin laki2. pengen tonjok. aja liat Tama sm mm nya Manda 😡kawinin aja itu nenek2menijikkan
Katherina Ajawaila
pasti mmnya Tari yg donor ginjalnya buat mm Widi ya thour 😭
Katherina Ajawaila
seratus buat Fajar, aku dukung. 🌹
Katherina Ajawaila
Tari. jgn terlena, ribet ngurus yg ngk jelas dan tdk di. hargain, balik kanan, mending ikutin fajar, toh. mah ori. kamu, rugi. amat
Katherina Ajawaila
mestinya I kill you Tari. suami robot ini
Katherina Ajawaila
cabut dr rmh rasa neraka, bego aja tari
Katherina Ajawaila
orang udh mati di prioritas, mati aja Tama biar sama. sekalian
Katherina Ajawaila
semoga suami Robot liat ya ada Fajar yg jemput, biar jantungan trus nyusul. Manda kan kesayangannya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!