NovelToon NovelToon
Tolong Lepaskan Aku

Tolong Lepaskan Aku

Status: tamat
Genre:Action / Romantis / Komedi / Poligami / Tamat
Popularitas:1.4M
Nilai: 4.6
Nama Author: erma _roviko

Suci merupakan wanita dan istri yang baik, tapi di saat hadiah yang di berikan suaminya membuatnya kabur dan pergi dari sisi Zufar.

Mampukah dia menerima hadiah itu?

JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK, VOTE, LIKE, RATE, DAN KOMEN NYA💞🥰LOVE SEKEBON DARI AUTHOR😉

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon erma _roviko, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 9 - Awal baru

Zufar melampiaskan kekesalannya seluruh staf yang tidak bisa bekerja dengan baik, bahkan ada beberapa yang sudah di pecat. "Apa kalian hanya makan gaji buta? Bekerja malas-malasan, tidak ada yang beres satupun. Aku meninggalkan kantor sebentar, tetapi kekacauan di sini membuatku naik darah." Ucapnya yang menaikkan suara satu oktaf. 

Seluruh para staf hanya menundukkan kepala, mereka tak berani membuka suara atau bisa berakibat buruk, yaitu dipecat tanpa pesangon. "Mengapa ini bisa terjadi? Beberapa pemilik saham telah mencabut investasinya" 

"Maaf Tuan, saya sudah mencari di mana letak permasalahannya. Semua ini dilakukan oleh Tuan Mirza," lapor sang asisten yang memberanikan diri. 

"Jadi ini ulah Mirza?" 

"Benar, tuan Mirza menghasut para pemilik saham dan menawarkannya untuk berinvestasi di kantor miliknya, dengan iming-iming hasil yang sangat menggiurkan, keuntungan dua kali lipat." 

Zufar menggepalkan kedua tangannya dengN erat, rahang yang mengeras menandakan kemarahan yang hampir meledak. Dia menggebrak meja dengan sangat erat, membuat semua orang di ruangan itu tersentak kaget. "Kapan anak itu berubah? Selalu saja bersikap seenaknya," gumamnya yang sangat kesal dengan tingkah adik kandung yang hanya terpaut dua tahun saja. 

****

Usai memandikan anak-anak, Suci juga menyiapkan pakaian dan juga memberi makan. Ada rasa bahagia dan ketenangan setelah dia berada di sana, hanya saja menyembunyikan statusnya tidak akan bisa bertahan lama, lambat laun semua orang pasti mengetahui jika dia sudah bersuami. 

Suci melangkahkan kakinya menuju sumur yang di batasi dengan dinding seadaanya, melihat kiri dan kanan untuk memeriksa ada pria asing yang ada di sekitaran. Merasa aman, dia membuka hijab yang setiap saat menutupi rambut hingga ke dada. Tak lupa untuk menggulung lengan baju dan kaki, mengambil wudhu menjalankan perintah Allah SWT. Setiap tetesan air yang mengenai anggota tubuh terasa sangat lega, namun harus berhemat, mengingat situasi yang krisis air bersih. 

Kini dia membentangkan sejadah, memakai mukenah putih yang dia beli sendiri. Ruangan kecil tak membuatnya mengeluh, yang terpenting ada rasa ketenangan setelah menjauh dari suami yang mengkhianatinya. 

Usai sholat fardhu, kedua tangan menadah ke atas, mengadu pada sang Rabb pemilik semesta alam. "Ya Tuhanku…ampuni hamba yang sangat berdosa, menjadi istri durhaka dengan meninggalkan suami tanpa seizinnya. Berikan hamba kekuatan dalam menjalani takdirmu, sungguh…cobaan itu tak bisa di tampung. Ya Tuhanku…tunjukkan hamba jalan yang harus di tempuh, Aamiin." 

Selesai sholat dan berdoa, tak lengkap rasanya jika belum membaca Al-Qur'an. Membukanya dan memilih surah Ar-rahman. Lantunan yang terdengar syahdu di telinga, menarik semua orang yang begitu terpana, takjub dan penasaran siapa yang baru saja mengaji. 

"Shadaqallahul Adzim," Suci menutup Al-Qur'an usai menghabiskan surah Ar-rahman dengan sangat merdu, mencium dan meletakkan kitab di atas lemari atau ketempat tinggi. 

"Masyaallah, suaramu sangat merdu." Puji seseorang membuat Suci menoleh ke belakang. 

"Melati?" Suci segera melepaskan mukena dan melipatnya. "Masuklah!" 

"Aku hampir menangis mendengar suaramu, sangat indah." 

Suci tersenyum, merendahkan diri agar dijauhi dari sifat sombong. "Jangan terlalu memuji, bagaimana dengan anak-anak?" 

"Mereka sudah berada di kamar masing-masing, dan juga beberapa relawan menjaga tempat itu untuk menemani mereka. Kasihan, pasti mereka sangat takut dan juga trauma akibat serangan bom yang membunuh keluarga anak-anak itu." 

"Aku salut dengan mereka, bisa melewati hari-hari dengan sangat baik."

Melati termenung, menatap ke samping. "Mereka lebih kuat dari yang kita bayangkan!" lirihnya yang mengingat masa lalu yang sangat menyakitkan tiba-tiba terlintas di pikirannya. 

Suci melihat wanita yang ada di hadapannya, dia menebak jika Melati mempunyai masalah berat hingga membawanya ke sini. "Aku belum mengelilingi tempat ini." 

"Astaghfirullah, hampir aku melupakannya. Ayo, aku bawa kamu berkeliling ke tempat ini!"

Suci menganggukkan kepala dan tersenyum, menyetujui hal itu agar bisa melupakan masalah. Di sepanjang kaki melangkah, Melati terus berceloteh menjelaskan setiap ruangan. Hingga mereka melihat seorang pria mengenakan sorban yang menutupi wajah, hanya memperlihatkan mata birunya. Zaid tengah duduk di kursi, duduk termenung dalam kesunyian malam. 

Zaid tersenyum saat melihat dua orang di hadapan dan segera menghampiri mereka. "Ini sudah malam, mengapa kalian masih berjalan-jalan?" 

"Hanya ingin mengetahui ruangan agar tidak tersesat," jawab Suci.

"Hem, baiklah." 

"Tuan masih disini?" tanya Melati mengerutkan kening.

"Aku ingin memastikan tempat ini aman atau tidak," jawab Zaid. 

Suci tak ingin menatap pria asing di hadapannya, memilih untuk menundukkan pandangan. "Kami pergi dulu!" ucapnya segera menarik tangan Melati, karena merasa risih. 

Zaid tersenyum menatap kepergian dua orang wanita, dan segera bergegas pergi. "Semoga orang-orang di sini tidak mengenaliku!" gumamnya yang memastikan wajah terus tertutup sorban. 

1
Yudith Lahay
sangat bagus
Siti Maskanah
hukumanmu zufar .
Ida Naurah
yaaaahhhh knpa g bkin suci hamil dulu Thor biar ada penerus
Ida Naurah
Luar biasa
Ida Naurah
ko sizufar aneh ya bisa dikibulin sama orang,,,,giliran sisuci prgi kmna aja tau
Alfi Wang
Luar biasa
Nie
pastikan mereka brdua meninggal jgn sampe kecolongan lg
Nie
Alhamdulillah zaid udh msk islam dan semoga istiqomah ya zaid,tinggal disunatnya nih,siap² ondangan wkwkkwk
Nie
jgn² asisten doni kakanya suci
Nie
si felix itu pasti
Nie
kayanya siska jg tau penyakit zufar makanya dia begitu semangat menyingkirkan suci agar dia dpt warisan dr zufar
Nie
nah loh,anakmu sdh kecewa zufar makanya dia enggan untuk dilahirkan...rasakan penyesalanmu itu..lebih bagus lg kalo suci pergi
Nie
ga ush mikirin zufar lg,bahagiakan dirimu sendiri suci,biar saja nanti zufar menyesal
Nie
akhirnyazaid datang...
Nie
lah iki piye...ga bener ini dokternya juga,ini zufar bener² bego ya masa ga tau kalo pas lg usg kan dia slalu nemenin masa iya ga ngeh 🤦🤦
Nie
tuhkan,udh jls zufar tuh ga bener..
Nie
semoga mereka bertemu suci dan bersatu
Nie
sungguhaku berharap suci pisah ma zufar,dan zaid msk islam dan bs bersatu ma suci...rumah tangga kalo udh ada orang ketiga ga bakal bener,apalagi satu rumah
Nie
berharap anak siska bukan anak zufar
Nie
laki² egois,giliran suci ada malah mesra²an ma istri kedua ...mdh²an aja zufar ga nemuin kamu suci,gedeg aku ma laki² model gini
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!