NovelToon NovelToon
Ratu Tersembunyi Sang Lord

Ratu Tersembunyi Sang Lord

Status: tamat
Genre:Romantis / Misteri / Cinta Murni / Fantasi Wanita / Tamat
Popularitas:10.2M
Nilai: 4.9
Nama Author: Defri yantiHermawan17

SEQUEL DARI ❤JERAT CINTA SANG PLAYER❤

Diasingkan keluarganya sendiri karena cacat, bagaimana nasibnya saat bertemu dengan seseorang yang dia kenal hanya sebagai pengawal?

Dua tubuh dua jiwa, namun nasib memperlakukan keduanya berbeda

Satu di puja dan satunya tidak diinginkan

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Defri yantiHermawan17, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ada Kelebihan Disetiap Kekurangan

Sheena tersenyum tipis saat merasakan rambut panjangnya tengah di otak atik oleh Bibi Jumma. Pagi ini Bibi Jumma membawakan sarapan berupa roti isi dan segelas susu hangat. Wanita yang sudah menjadi pengasuh Sang Putri dari bayi itu terlihat senang, karena Sheena baru pertama kali ini meminta padanya.

Biasanya Sang Putri akan memakan apa pun yang di bawakan olehnya, entah ada angin apa gadis bermata sebiru lautan itu meminta menu baru darinya.

"Sudah selesai, lihat- anda begitu cantik Tuan Putri. Bahkan Cleopatra pun akan iri saat melihat kecantikan anda,"

Sheena tersenyum tipis mendengar pekikan kecil Pengasuhnya. Cantik? benarkah dia sangat cantik? bagaimana rupa wajahnya?

Tanpa sadar Sheena meraba wajahnya sendiri, senyuman tipis nan pasrahnya kembali terbit. Didalam hatinya terdalam Sheena ingin sekali bisa melihat, tapi apa lah daya- tidak ada orang yang mau membantunya.

Bahkan keluarganya yang kaya raya ini mengabaikannya. Sang Tuan Alfuttain pernah berkata padanya, keluarga bangsawan Alfuttain tidak akan mempermasalahkan kalau pun mereka hanya miliki satu orang Putri Mahkota.

Pernyataan itu membuat Sheena berpikir kalau keluarganya memang tidak menginginkannya, sama sekali. Bahkan untuk mencarikan donor kornea mata saja, keluarga Alfuttain terlihat abai. Mereka beralasan kalau mencari donor mata itu tidak mudah, terlebih lagi sang pendonor mata untuk Sheena harus benar benar cocok.

Hingga akhirnya, keluarganya menganggap dia beban dan noda di keluarga Alfuttain yang begitu sempurna. Lalu mengasingkannya dari istana utama, agar tidak ada keluarga bangsawan lain yang mengetahui ke cacatan yang dimiliki keluarga bangsawan Alfuttain.

"Sayangnya aku tidak bisa melihat wajah cantik ku ini, Bibi," ucapnya terdengar begitu pasrah.

Senyuman di bibirnya tidak pernah surut, senyum yang selalu membuat orang lain berspekulasi kalau Sang Putri baik baik saja. Sementara Bibi Jumma, wanita itu menatap sendu pada Sheena. Jumma tahu kalau Sheena hanya ingin membuatnya merasa tidak bersalah, dengan senyumannya.

"Ayo! aku ingin bermain biola. Bibi bisa mengambilkannya untuk ku," pinta Sang Putri.

Bibi Jumma menyeka air matanya kasar, wanita itu mengangguk pelan- lalu bangkit dan berjalan menuju lemari penyimpanan alat musik kesukaan Sang Princess.

Jumma menghela napas pelan, sebelum dia membuka lemarinya. Wanita itu belum menyangka kalau Sheena bisa begitu mahir dalam memainkan benda ini. Padahal Sang Putri tidak pernah berguru pada siapa pun, sejak balita Sheena sudah ditempatkan di gedung tua ini. Tidak ada yang bisa dia lakukan, bahkan untuk membaca dan menulis saja- Jumma mengajarinya dengan susah payah.

Jumma membeli beberapa buku khusus untuk Sang Putri, seiring berjalanya waktu- Sheena perlahan bisa mengeja dan membaca, bahkan berhitung juga. Sheena belajar cepat, bahkan kekurangan yang dimilikinya tidak membuat Sang Princess menyerah.

Sheena pun secara otodidak bisa memainkan biola, hanya lewat suara yang dia dengar dari ponsel Bibi Jumma. Sebenarnya benda itu bukan milik Jumma, melainkan milik salah satu penjaga yang di pinjamnya.

Bahkan biola usang yang Sheena miliki saat ini adalah pemberian sang penjaga. Entah karena iba atau memang pria berkepala botak itu peduli pada Sang Putri yang di jaganya selama ini- dia dengan suka rela mencarikan alat musik itu.

"Tuan Putri ingin bermain dimana?"

Bibi Jumma meraih benda itu dengan hati hati, memperlakukan biola usang itu seperti benda yang sangat berharga. Tapi memang itulah kenyataanya, biola ini begitu berharga untuk Tuan Putrinya.

"Aku ingin bermain didekat jendela. Apa boleh? apa Ayah dan Ibu akan marah kalau aku bermain di dekat jendela?" tanyanya penuh harap.

Bibi Jumma mendekat, satu tangannya terulur untuk mengusap lembut pucuk kepala Sheena dengan sayang.  Sang Putri bahkan sangat takut kalau kedua orang tuanya akan marah, hanya karena dia bermain biola di dekat jendela menara.

"Bibi akan memastikan kalau tidak akan ada orang asing dari luar istana ini, yang melihat atau mendengarnya. Ayo, Tuan Putri jangan khawatir," ujar Jumma meyakinkan.

**WAJAHNYA ADEM YA

HOLLA MET PAGI EPRIBADEH

JANGAN LUPA LIKE VOTE KOMEN HADIAH DAN FAVORITNYA

SEE YOU NEXT PART MUUUAACHH**

1
Allfa Rizky
cinta pada pandangan pertama,, secinta cintanya lord erkan sama sheena
Sri Utari
ya Allah thooorrr,,, otak ku dah gak suci lagiiii😭
Henny Saraswati
ya Allah Thor,,,,dari awal baca gak berhenti ketawa 🤣🤣🤣😄😄😄
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
happy ending.👍👏
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
hmmm.. rumit cinta Liara Simba, karna Liara dengan egonya yang tinggi dari awal suka tapi mulutnya kasar dan cemburu kalau Simba ada yang deketin...terus Simba yang ngerasa rendah diri karna hanya seorang bawahan sejak di ambil oleh Elvier walaupun dia suka sama Liara justru menahannya.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
jangan sampe kayak bapaknya harus keluar di dalam mobil.🤭🤭🤭
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Liara bongsor kah Thor, umur 12 tahun tapi tinggi badannya sudah 158cm.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Noh sekarang apa yang kalian lontarkan dan perbuat pada Sheena sekarang berbalik ke diri kalian keluarga Alfuttain... dulu malu karna menganggap Sheena aib kalian sekarang Sheera merasakan aib itu sendiri.👏👏👏
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
seorang Permaisuri Alfuttain hanya jadi pajangan saja... ga berguna sama sekali.🤭🤭🤭
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Hmmm hukum alam sedang berkerja pada keluarga Abraham dan Alfuttain
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Hayo Loohh giliran Sheera dan Hisham merasakan bagaimana sakitnya seperti perbuatan mereka di tangan besannya sendiri.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
kamu juga bakal merasakan yang sama dengan Kazier, Sheera jangan pongah.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
🤣🤣🤣 biar Mommy Yasmin yang meneruskan perannya Erkan duel dengan musuh lamanya.🤣🤣🤣👍
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Permaisuri Alfuttain munafik bukan terlalu lemah karna kalau memang Dia memiliki belas kasih sama Sheena mungkin dia akan merengkuh si sulung meski harus menentang suaminya diam² sambil mencari jalan keluar untuk menolong Sheena dari istana yang penuh neraka.

Laahh ini malah bisanya cuma mewek ga bertindak apapun untuk Sheena malah bibi Jumma yang hanya seorang Art mengambil alih dan berani mengambil sikap.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
senjata makan tuan kan... emang enak Sheera.🤣🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
untung Sheena inget batasan dan nyadarin Erkan.👍
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
El ga hilang² cemburuannya... anakmu musuh bebuyutanmu.🤣🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Kacau kalau sudah kumpul... 🤣🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
lagi melow ada² yang bikin ngikik denger obrolan Erkan Elvier.😄😄
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
satu persatu sang Tetua berpulang.😥
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!