Hari pernikahan menjadi hari malapetaka yang akan membuatmu menjadi sosok yang begitu mengerikan.
Maria, itu adalah nama wanita itu, dan sang suami bernama Budi. di malam pernikahannya, Budi telah merencanakan sesuatu yang akan membuat kehidupan Maria benar-benar menjadi malapetaka yang begitu luar biasa.
"Kau harus tau, kalau kekasih dan keluarga kekasihmu telah menjualmu padaku!" seru pria yang bernama Alex Juan.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon shafrilla, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Alex yang jatuh cinta
"Apa maksud mbok Darmi?!" seru Alex kepada mbok Darmi.
"Yang aku lihat semakin hari semakin tidak bisa lepas dari Maria, Memangnya Apa yang kau rencanakan. Apakah setelah kau sembuh kau akan mencampakkan maria atau kau akan menyiksanya lagi?" tanya mbok Darmi kepada Alex. tentu saja pria itu menatap mbok Darmi, tatapan matanya begitu tidak suka dengan kata-kata yang diucapkan oleh wanita tua itu.
"Mengapa mbok Darmi mengatakan hal itu?" tanya Alex.
"Coba kau tanyakan pada dirimu sendiri, apa yang telah kau lakukan pada gadis muda itu dulu?" ucap mbok Darmi.
Deg..
"Kenapa kau diam saja, Mengapa kau tidak menjawab. di mana Ke arogansianmu dan kemana sikap angkuh mu itu?!" seru mbok Darmi. Alex terlihat tidak bisa menjawab perkataan mbok Darmi, sesaat kemudian mbok Darmi duduk di samping Alex.
"Saat kau sembuh, aku minta kau ceraikan Maria secepatnya. aku tidak ingin kau menyakiti wanita itu lagi." ucap mbok Darmi.
Deg..
Deg..
Detak jantung Alex terasa ingin pecah karena mendengar kata-kata dari wanita tua itu. memang Alex selalu menyakiti Maria, namun saat pria itu sakit dan dirawat oleh Maria entah Tuhan memberikan mukjizat apa. Alex merasa kalau dirinya benar-benar bisa merasakan ketulusan dari Maria.
"Mengapa mbok Darmi mengatakan hal itu, Mengapa aku harus menceraikannya?!" seru Alex kepada mbok Darmi.
"Lalu Mengapa kau tidak menceraikan nya saja, Apakah setelah kau sembuh kau akan menyiksanya lagi dan meminta keturunan padanya?!" seru mbok Darmi.
Tiba-tiba Alex meneteskan air matanya, pria itu dadanya terasa sakit teramat dalam. Bagaimana tidak, memang benar apa yang dikatakan oleh mbok Darmi. kelakuan kejam yang diperlakukan Alex dulu benar-benar tidak bisa dimaafkan.
"Apakah aku tidak bisa bersama dengan Maria, mbok?" ucap Alex.
"Mengapa kau harus bersamanya, sedangkan kau begitu membencinya dulu." ucap mbok Darmi.
Alex menundukkan kepalanya, sesaat kemudian dia menatap mbok Darmi dengan Tatapan yang begitu pilu.
"Apakah aku salah jika aku merasakan perasaan cinta kepada Maria." ucap Alex salah.
"Kau tidak boleh mencintai Maria." jawab mbok Darmi.
"Kenapa?" tanya Alex.
"Tentu saja jika Maria sudah mengingat semua perlakuan yang pernah kau lakukan padanya, aku yakin wanita itu akan membencimu." jawab mbok Darmi.
Betapa terkejutnya Alex saat mendengar semua jawaban dari mbok Darmi, karena benar apa yang dikatakan oleh wanita tua itu.
"Aku akan berusaha Mbok, aku akan merubah seluruh sikap kasar ku kepada siapapun. biarkan Maria bersamaku mbok, biarkan wanita itu menjadi milikku." ucap Alex.
"Bagaimana mungkin aku bisa percaya dengan kata-katamu, sedangkan kau dulu begitu arogan mengatakan kalau kau tidak akan pernah mencintai wanita itu!" seru mbok Darmi kepada Alex. pria itu mulai berkering dengan kata-katanya sumpah serapah yang diucapkan mbok Darmi,Alex pun juga mengingatnya.
"Berikan aku kesempatan Mbok, berikan aku kesempatan untuk mencintai Maria. biarkan aku berubah menjadi pria yang lebih baik, aku ingin mempunyai keluarga aku ingin merasakan cinta dari seorang wanita." ucap Alex yang menggerakkan salah satu tangannya. terlihat wanita tua itu hanya menghela nafasnya, menatap dengan Tatapan yang begitu ibah, seorang pria yang telah dia besarkan semenjak kecil.
"Entah mengapa aku belum bisa mempercayai kamu Alex." ucap Mbok Darmi.
"Apa yang harus aku lakukan, mbok?" tanya Alex.
"Tunjukkan semua keinginanmu itu, buat aku agar tidak akan mencegahmu untuk mencintai Maria. namun jika suatu saat Maria mengingat semua kekejamanmu.. kau harus bisa menerima semua itu." ucap Mbok Darmi yang luluh dengan permintaan seorang pria yang dari bayi dia yang merawatnya.
"Aku akan merubah sikapku, mbok. aku akan melakukan apapun untuk bersama dengan Maria." ucap Alex dengan begitu yakin.
Akhirnya Mbok Darmi mau tidak mau antara percaya dan tidak dengan perkataan Alex, wanita tua itu membiarkan Alex untuk merubah dirinya sedikit demi sedikit menjadi pria yang lebih baik.
"Bu Sudah dari tadi di tempat mas Alex?" tanya Maria kepada Mbok Darmi.
"Tidak, barusan Ibu baru masuk mendengar Alex terus teriak-teriak memanggil namamu." jawab Mbok Darmi.
"Memangnya ada apa Mas?" tanya Maria kepada Alex.
"Mas ingin menunjukkan sesuatu." jawab Alex.
"Memangnya ada apa?" tanya Maria.
"Lihatlah tangan mas bisa bergerak sedikit demi sedikit." jawab Alex yang membuat Maria langsung menatap tangan suaminya itu. betapa bahagia Maria saat melihat salah satu tangan Alex bisa bergerak, Hal itu membuat Maria langsung memberikan pelukan yang begitu hangat kepada Alex.
"Maria seneng deh Mas, semakin hari semakin baik." jawab Maria yang kemudian memberikan kecupan di pipi sang suami.
Mbok Darmi menatap sepasang manusia itu, memang hatinya masih merasakan kebencian terhadap perlakuan Alex kepada Maria. namun terlihat Alex benar-benar ingin merubah dirinya menjadi pria yang lebih baik.
Dari hari kehari Maria selalu merawat Alex dengan baik, Dokter Johan pun merasa terkejut saat melihat kondisi Alex yang maju pesat bahkan. kesembuhannya bisa dibilang begitu cepat. 1 lebih tahun Alex sudah bisa menggerakkan seluruh tubuhnya, bahkan pria itu juga telah melakukan terapi.
3 bulan kemudian
"Sayang cepatlah, Aku ingin kau ikut denganku ke perusahaan!" seru Alex kepada Maria.
"Iya sebentar." jawab Maria.
"kau sedang berdandan seperti apa sih?" tanya Alex.
"Memangnya aku pernah berdandan?" tanya Maria balik.
Tentu saja Alex tahu kalau Maria adalah seorang gadis yang berusia mudah, sekarang Maria sudah berusia hampir 20 tahun. wanita muda itu selalu terlihat sederhana dengan pakaian yang sederhana pula.
Alex telah menunggu Maria di kamarnya, terlihat pria itu sangat tidak sabar menunggu sang istri yang berganti pakaian.
"Sayang ayo!" seru Alex.
Tak lama kemudian terlihat Maria telah keluar dari ruang ganti. tatapan mata Alex menatap Maria yang begitu cantik dengan make up yang natural.
"Memangnya Mas Mau apa sih, kok minta aku ikut Mas ke perusahaan?" tanya Maria.
"Tentu saja Mas ingin selalu dekat denganmu," jawab Alex yang kemudian memeluk sang istri untuk mengajaknya ke perusahaan.
** bersambung **