hanya kisah sederhana tak ada yang istimewa kehidupan yang di barengi suka dan duka memang begitu adanya..
bukan kisah baru hanya kisah lanjutan..
kehidupan yang di iringi dengan kasih sayang akan membawa pada kebahagiaan , tak peduli sulit nya ujian yang datang menyapa akan terlewati dengan sempurna .
cinta keluarga adalah salah satu obat untuk semua luka .
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon fellaini kim, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bagian 8
selamat menikmati dan maaf kalau typo
Author pov
hari pun berganti gavin sudah berada di kantor karena sedang menangani project baru wajah tampan itu terlihat serius memeriksa beberapa lembar laporan , bahkan tadi pagi dia tak sempat mengantarkan si kembar jadi ayah nya yang mengambil alih tugas itu .
Tok
Tok
terdengar seseorang mengetuk pintu
" masuk . " ucap gavin
lalu seorang perempuan manis masuk kedalam ruangan gavin mendongkak kenapa wajah ini tak asing .
" halo kak apa kabar? " gadis itu membungkuk memberi salam
gavin masih memperhatikan mencoba mengingat siapa gadis di depan nya
" kaka lupa pada ku? ish jahat sekali . "
" winter? ini kamu kan? " tanya gavin
" iya ini aku masa lupa . " protes winter
" maafkan aku sungguh kau terlihat sangat berbeda , dengan siapa kemari ayo duduk . "
" dengan papi tapi dia pergi membeli kopi , sekalian akan memberikan proposal pada mu lalu aku ikut saja bosan di rumah . " winter pun duduk
" bagimana kabar mu? bahkan aku belum sempat bertemu dengan aunty yerin , kalian ikut ke sini bagaimana dengan sekolah mu? " tanya gavin
" kabar ku baik kalau begitu mainlah kerumah jika ada waktu kak , kemungkinan aku akan pindah sekolah . "
mereka pun lanjut mengobrol dan ares baru saja tiba di kampus hari ini dia masuk kelas siang pria itu berjalan menuju ke kelasnya , tapi melihat seseorang yang sedang melamun sambil duduk di bangku taman sendirian .
" jangan melamun nanti ke sambet . " ucap ares
kedatangan ares yang tiba-tiba membuat yena terkejut
" ish ku pikir siapa ! " yena memukul bahu saudara nya
" sedang apa di sin? melamun seperti orang tak punya kerjaan , kaka tidak ada kelas? atau sengaja ingin bolos ya . " ares pun duduk di samping yena
" ya diam saja memang nya tidak boleh? aku baru selesai jam pertama , sembarangan membolos apanya kamu kenapa tidak masuk? " tanya yena
" kaka sedang ada masalah? aku masih mempunyai waktu jika memang ingin bercerita , biasa kelas siang karena hari ini hanya ada satu 1 kelas saja . "
si tampan membuka tas nya dan mengeluarkan 2 kotak susu dan memberikan satu untuk yena .
" aku sedang bingung karena meyukai seseorang . " ujar yena
" aku jadi penasaran siapa siapa sih yang kak yena sukai? " ares pun meminum susu nya
" kak gavin aku menyukai kaka mu . "
" uhuk.." seketika ares langsung tersedak mendengar itu
yena menepuk punggung kokoh itu dan kini mereka saling menatap ares benar2 sangat terkejut banyak sekali pertanyaan yang berputar di kepalanya .
" kaka tid-ak bercanda kan? " tanya ares
" aku serius ares..lalu sekarang aku harus bagaimana? berikan pendapat mu . " yena menangkup pipi ares
ares masih terdiam mencerna semua nya
" haha konyol sekali ya . " yena tertawa miris
" terobos saja pepet sampai dapat ! " ares berucap semangat
" hah? maksu-d mu? " gadis cantik itu terlihat bingung
" kalau suka ya sudah terus nunggu apa? lagian kalian tak ada ikatan darah . "
" kau setuju? lalu bagaimana dengan dad juga mom akan hal ini , juga apa tanggapan orang lain dan yang lebih penting aku tidak tau bagaimana perasaan kak gavin untuk ku . " yena berucap pelan
" tentu aku setuju urusan dad dan mom itu gampang jalani saja dulu..apa guna nya mendengar ucapan tak penting mereka , akan ku bantu kita akan tau perasaan nya tanpa memberi tau terlebih dahulu bagaimana perasaan mu percayakan pada ku . " ares memegang bahu yena
" bagaimana cara nya ares? "
" tenang kaka hanya tinggal menurut kalau begitu kita bertemu setelah makan siang ya , sekarang aku harus pergi ke kelas sampai bertemu nanti kak yenaaa . "
sedangkan mark turun dari mobil dia kini sudah sampai di studio musik yang besar di sana kita bisa menyewa tempat untuk latihan band , ada juga tempat untuk kursus berbagai alat musik bahkan bisa untuk mengadakan acara sekalipun dia pun masuk dan melihat pemilik tempat ini ada di sana .
" Na.." panggil mark pada seseorang
seorang pria tampan menoleh ke arah belakang
" ada tamu rupanya . " jaemin berjalan mengahampiri nya
studio itu milik jaemin dia berhasil membangun tempat ini dari nol sampai bisa sebesar ini dan adalah hasil dari jeripayah nya tidak sia-sia .
" apa aku mengganggu waktu mu? " tanya mark
" tentu saja tidak aku merindukan muuuuuuu.."
jaemin langsung menerjang mark mereka benar2 tak berubah mereka pun langsung pergi keruangan milik jaemin , mark tersenyum ketika melihat photo2 di sana kenangan selama kuliah terpajang apik bahkan momen wisuda mereka juga ada .
" ayo duduk akan ku buatkan kopi untuk mu . " ucap jaemin
" iya bagiamana kabar istri mu? " mark pun duduk
" dia baik-baik saja dan semakin cantik tentu nya , kalau bisa tolong jangan tanyakan kabar si pembuat onar pada ku . "
" haha ulah apalagi yang jaewu lakukan? "
" bahkan kepala ku sakit jika mengingat kelakuan nya di rumah selalu berisik , bahkan aku tak mengerti kenapa dia hoby berteriak . " jaemin membawa 2 cangkir kopi
" hey tolong berkaca jika berbicara bagaimana dengan ku? dari masa kuliah harus mendengar teriakan mu , nikmati saja itu adalah balasan untuk mu kau sama saja dengan jaewu tak ada bedanya ! " ujar mark
" kekacauan itu semakin sempurna ketika dia bertemu dengan seorang bocah bernama vinson xavier wu ! kau pikir dia bibit siapa? , jadi titisan mu ikut berkontribusi membuat kepala ku sakit rasanya jika mereka sedang main kerumah suara bising bertambah menjadi 100 kali lipat ! " omel jaemin
" sudahlah Na mereka hanya anak-anak usia itu sedang aktif2 nya kau harus mengerti . " mark meneguk kopinya
" iya mau bagaimana lagi..ada apa? pasti ada hal yang ingin kau katakan . "
" aku sedang bingung dan tidak tau harus bagaimana sekarang . "
" apa yang membuat mu bingung? ada masalah dengan kerjaan? " tanya jaemin
" bukan itu yena sedang jatuh cinta sekarang . " mark menatap pada sahabat nya
" yena jatuh cinta itu wajar dan kenapa kau yang bingung? kamu tak setuju apa kekasih putri mu itu orang yang jahat? "
" di jatuh cinta pada gavin . "
seketika mata jaemin membulat dan sangat terkejut mendengar penuturan dari mark
" sungguh? apa gavin tau? " rentetan pertanyaan langsung menyerbu
" yena belum mengatakan apapun padanya..aku takut hanya dia yang memiliki rasa itu lalu berakhir terluka , aku tau bagaimana sakit nya jika itu sampai terjadi bahkan dulu hampir membuat ku gila mengetahui orang yang sangat ku cintai tidak pernah memiliki perasaan yang sama . " ujar mark
" lalu apa yang kau katakan pada yena? "
" aku memberitau padanya itu hanya perasaan sesaat karena memang dari dulu gavin yang selalu ada untuk nya , dan aku menyuruh melupakan rasa itu bukan apa-apa aku tak ingin dia tersakiti orang tua mana yang tega melihat putri nya terluka? aku sangat menyayangi nya.. "
" kau sudah menjalakan tugas mu sebagai seorang ayah mark tetapi semua keputusan ada pada yena kita tidak bisa memaksa , teruslah dukung apa yang menjadi pilihan putri mu tetapi aku mempunyai feeling yena akan berhasil dan tidak akan menjadi sad boy seperti mu . " jaemin mengusap punggung mark
" sialan kau Na kenapa malah mengejek ku ! " protes mark
" memang kenyataan mau bagaimana? sudah jangan galau lihat hari semakin siang , kita makan siang bersama ayo berangkat aku yang traktir. " jaemin berdiri dan menarik tangan mark
kedua sahabat itu pun pergi ke caffe yang ada di dekat studio jaemin mereka masih sering bertemu dan tempat saling berbagai cerita .
sedangkan di kampus ares sudah selesai melakukan kelas dia membereskan bukunya dan bersiap bertemu yena sesuai janji , ares setuju saja dengan hubungan mereka kalau memang berjodoh ya sudah lanjutkan saja .
" kita ada rapat dengan kating hari ini . " ujar jinan
" aku tidak bisa tuliskan izin di buku absen . "
" mau kemana? kamu tau sendiri para kating jurusan kita tidak suka jika para anggota tidak ada yang hadir , apa yang harus ku katakan pada mereka jika menayakan mu? " jinan menatap pada ares
" katakan pada mereka aku sedang mencari korban untuk di bedah lalu ku ambil organ nya untuk bahan praktek , aku pergi dulu ya titip absen di rapat nanti maaf merepotkan . "
" ish si tembok berjalan itu kenapa mengerikan sekali ngidam apa dulu mommy kalina . " jinan bergunam sendirian
ares pun menuju tempat tadi pagi dan melihat yena sudah berada di sana buru2 pria itu mengahampiri nya .
" maaf membuat kaka menunggu . "
" tidak papa kita mau kemana? " tanya yena
" kita akan membeli lunch box terlebih dulu , ayo kita pergi ini pakai helm nya . "
yena pun memakai helm nya dan segera naik ke motor sport milik ares lalu keluar dari area kampus untuk membeli lunch box , setelah membeli 3 box makanan ares pergi ke kantor milik seseorang dan kini mereka sudah sampai di sana .
" kenapa malah ke sini? " tanya yena
" kita akan makan siang bersama kak gavin . " ares membantu nya turun
" apa yang kamu rencanakan? aku tid-ak mau masuk , jangan aneh-aneh ares aku belum siap untuk megatakan hal itu pada kaka mu . " yena bersiap pergi tetapi tangan ares menahan nya
" kita hanya akan makan siang aneh apanya? untuk masalah itu aku takan ikut campur kak , ayo masuk tanggung sudah sampai sini masa pulang lagi . "
ares pun menarik tangan yena semua orang menyapa nya siapa yang tak kenal dengan adik dari pimpinan mereka .
Brakk
pintu di buka dengan tak santai membuat si pemilik ruangan terlonjak kaget
" pintu nya bisa roboh nak.." ujar gavin
" maaf tidak sengaja kaka sibuk? kita ingin makan siang bersama iya kan kak yena . " ares melihat pada perempuan yang sedang menunduk
" iy-a jika memang tak sibuk . "
" tentu saja ayo duduk tumben sekali kalian kemari . " gavin berdiri dan sedikit melonggarkan dasinya
mereka pun duduk yena mengeluarkan lunch box untuk segera di makan mumpung masih hangat
" ini untuk mu kak . " ujar yena
" terima kasih princes . "
" sama-sama dan ini untuk mu ares . "
" uuhh terima kasih ka yenaa perhatian sekali..sudah cantik juga sangat baik sampai membelikan lunch box segala . " ares memeluk yena dari samping sambil berucap manja
shit !
gavin melotot melihat sikap ares ada apa dengan si singa ini? yena juga terkejut bahkan ares sendiri yang membeli lunch box nya kenapa berterima kasih pada nya .
" ah iya kala-u begitu makan ya . " yena di buat gelagapan
" ares ingin di suapi kak yena.." pria itu menatap pada yena
" hah? di suapi? "
" apa kau waras ares wu? atau tadi di kelas kau terbentur sesuatu? " kening gavin mengerinyit melihat kelakuan sang adik fenomena langka macam apa ini
" tentu saja aku waras poko nya ingin disuapi kak yena ! kalau tidak aku tak mau makan . " ares mencebikan bibir nya
hati gavin berdebar melihat tingkah laku adiknya apa yang terjadi? kenapa si tembok berjalan jadi begini haruskah dia menghubungi ibunya , lalu bilang jika ares sedang sakit jangankan bersikap begini bahkan merengek saja tidak pernah hidupnya flet seperti sayur tanpa garam .
mereka melanjutkan makan dengan ares yang di suapi oleh yena setelah selesai gavin kembali berkeja , dan membiarkan kedua adiknya mengobrol lagi pula rapat sudah selesai si presedir membuka kembali berkas nya .
" apa kaka sudah punya pacar? tidak mungkin wanita secantik ini masih sendiri . " ares memainkan jemari lentik yena
" aku belum memiliki pacar . " ucap yena
" benarkah? pasti pria yang di sekitar mu itu bodoh sekali ya mengabaikan gadis secantik ini . " ares mengecup punggung tangan yena
gavin melihat ke arah mereka dan konsentrasi nya sedikit terganggu sejak kapan ares seakrab itu dengan yena , apalagi mereka tak ragu untuk melakukan skin ship itu sangat aneh untuk gavin tapi aneh dari mana nya !
" kau sungguh baik-baik saja ares? " tanya gavin
" iya memang nya kenapa? " ares balik menatap sang kaka
" sejak kapan kalian sedekat ini? "
" bukankah dari dulu kami memang dekat? bersama sejak kecil jadi wajar saja . " lalu ares menarik pinggang yena sambil tersenyum tipis
yena mencoba menebak tatapan ares apa maksud dari semua ini gavin memandang lurus ke depan agak sedikit terganggu , melihat tangan ares yang melingkar di pinggang ramping yena karena dia tau diantara semua saudaranya gadis itu hanya dekat dengan nya .
" apa kaka tidak senang melihat kami dekat? " ares bertanya kembali pada gavin
" apa maksud mu? tentu saja senang jangan berbicara yang aneh-aneh . " jawab gavin
" siapa tau saja lagian jika itu benar apa hak kaka melarang? lagian kak gavin bukan siapa2 kak yena . " ujar ares
ekspresi gavin berubah sepertinya ucapan sang adik sedikit menyinggung perasaan nya wajah yang penuh kehangatan itu , kini terlihat agak dingin yena tertegun pertama kali melihat ekspresi itu dan merasa takut tapi apa penyebab gavin marah? .
" jika memang kalian masih betah disini silahkan saja aku pergi dulu sebentar lagi ada pertemuan , setelah ini langsung pulang jangan kemana-mana . " gavin pun memakai jas nya
" kami pun akan segera pulang karena akan menghabiskan waktu dengan berjalan2 bersama , kalau begitu kita pamit ya kak . "' ares menggenggam tangan yena
" terserah . " gavin berucap datar
ares dan yena pun keluar hari ini gavin di buat jengkel oleh si singa tapi kenapa bisa? apa penyebab hatinya merasa tak nyaman , pria itu bersandar di kursi sambil memijat kening nya mood gavin langsung turun sedangkan ares berjalan ke parkiran seringai licik terlihat di wajah tampan itu .
hai siapa yang minta lanjut? siap laksanakan bos kuhh
selamat beraktivitas dan jangan lupa bahagia love
sampai bertemu di next episod
love u pulll
ah dimana ada awal pasti ada akhir.. alhamdullilah happy ending..
terimakasih yaa untuk novelnya..
ditunggu up buku barunya
love u author 😘😘😘❤❤❤
btw apapun itu terimakasih juga kak Fellaini Kim udah bikin novel sebagus ini ...
ada kata2 yang aku SS tadi hehe 🤗 karena bagus banget 🙏 buat pengingat diri sendiri.
sekali lagi terima kasih kak.. semangat berkarya ❤️❤️❤️👏👏