NovelToon NovelToon
Aku Bukan Siapa-siapa

Aku Bukan Siapa-siapa

Status: tamat
Genre:Contest / Keluarga & Kasih Sayang / Pernikahan Kilat / Ibu Mertua Kejam / Penyesalan Suami / Tamat
Popularitas:16.1M
Nilai: 4.8
Nama Author: Trianti Fersa

Haii Readers...

Ini karya Ku yang ke empat semoga kalian suka...

"Dasar wanita ja**ng, aku menyesal menikahimu." Abbas menarik rambutku.

Ppllaakk.
Abbas menampar ku hingga bibir ku mengeluarkan darah segar.

"Mas, maafkan aku. Aku sangat mencintaimu." Aku memegangi lutut suami ku.

"Cepat kamu ceraikan dia, Mommy ngga sudi mempunyai menantu miskin, ja**ng dan mandul seperti dia." Usir Mommy mertua ku.

Air mata ku mengalir deras, Daddy mertua ku hanya diam saja.

Bagaimana kelanjutannya kisahnya?
Kisah ini diambil dari seorang sahabat, bukan plagiat ini kisah nyata. Semoga kalian menyukainya...

Jangan lupa Vote, like dan komentarnya...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Trianti Fersa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Fitting Baju Pengantin

Pagi-pagi Abbas sudah datang kerumah Alsava, dia tidak peduli akan dimarahi Bang Alvan. Bagi dia terpenting adalah ketemu Alsava, tidak ketemu Alsava semalam. Berasa bertahun-tahun pikiran Abbas.

Entah apa Abbas sampai mencintai Alsava seperti itu, padahal dulu ia seorang playboy yang setiap hari selalu ganti-ganti pacar dan melepaskan bila sudah merasa bosan. Para cewek walau sudah di sakiti Abbas, mereka tetap mencintai. Sampai-sampai ada yang gila akibat tidak mendapatkan Abbas.

"Loe Asbax pagi-pagi udah nongol di rumah gue, pengen numpang makan. Heran orang udah tajir melintir tetap aja menumpang makan di rumah orang." Omongan Alvan menusuk di hati Abbas. Alvan masih curiga dengan Abbas yang tiba-tiba mencintai Alsava dan sekarang malah buru-buru nikah dengan Alsava, ia takut adik tercintanya di permainkan. Alvan tau betul sifat Abbas, karena dulu waktu SMA Abbas terkenal playboy, suka mabuk-mabukan, suka berantem sifat Abbas itu membuat dirinya tidak naik kelas dua kali bahkan jadi seangkatan dengan Alsava. Alvan dan Abbas teman sekelas, mereka memang tidak pernah akur. Bagai Tom and Jerry.

"Bilang aja loe sirik, bentar lagi gue bakalan nikah sama adik loe. Sedangkan loe masih saat ini masih aja jomblo." Balas Abbas kepada Alvan.

"Aduh! pusing dech melihat kalian yang ngga pernah akur, ayok. Yank, berangkat sekarang dari pada kalian nanti ribut mulu." Kata Alsava yang baru turun dan langsung menarik tangan Abbas.

"Pah, Mah dan Bang Alvan. Aku pergi dulu, Assalamualaikum." Alsava mencium punggung tangan orangtuanya dan Bang Alvan. Abbas mengikuti Alsava juga mencium punggung tangan calon mertua, tapi tidak untuk Bang Alvan.

🌸🌸🌸🌸

Sampai di butik Mami Siska sudah menunggu dengan wajah tidak suka.

"Masya Allah Jeng, itu calon menantu kamu. Cantik banget pantas aja Abbas buru-buru minta married takut ada yang ngambil." Kata Tante Nia, ia pemilik butik sekaligus teman dekat Mami Siska.

"Biasa aja, udah jangan lebay. Cepat ukur sana." Mami Siska ketus, karena tidak suka berlama-lama dengan Alsava. Ia sangat membencinya, Karena Alsava tergolong orang tidak berpunya. Bagi Mami Siska Alsava itu bukan tipe menantu ideal.

"Ih! Jeng ketus banget." Bisik Tante Nia, ketika Abbas dan Alsava mendekat.

"Assalamualaikum." Serentak.

"Wa'alaikumsalam." Yang jawab salam hanya Tante Nia.

Abbas melihat Maminya yang buang muka, merasa geram. Ia tau hanya Mami Siska yang tidak merestui hubungan ia dengan Alsava.

"Abbas dan kamu, yuk. Ikut Tante untuk mengukur badan kalian." Tante Nia mulai berbicara agar menghilangkan rasa canggung.

"Baik, tante. Sayang kamu ikut Tante Nia dulu nanti aku akan menyusul nanti." Bisik Abbas.

"Iya, Yank." Alsava mengikuti Tante Nia menuju ruangan Tante Nia, ia tidak merasa curiga apapun terhadap Abbas.

Setelah Alsava pergi, Abbas mulai pembicaraan kepada Maminya.

"Mi, kenapa Mami tadi ngga ikut jawab salam Alsava dan malah membuang muka." Abbas berada di samping Mami Siska.

"Mami tetap ngga suka, dia itu sangat kampungan dan akan mempermalukan keluarga kita, Bas. Dia juga pasti hanya akan menyusahkan keluarga kita." Mami Siska Marah.

"Mi, sudah aku bilang Alsava bukan wanita seperti apa yang Mami pikirkan. Nanti dengan berjalannya waktu, Mami pasti mengerti pilihan ku menikah dengan Alsava adalah tepat." Kata Abbas membujuk Mami Siska untuk merestui hubungannya dengan Alsava.

.

.

.

.

.

Hai Guys!!!

Jangan Lupa like, vote, komentar dan beri hadiahnya ya... Terimakasih...

.

.

.

1
Noerlina
Biasa
Noerlina
Kecewa
Reni Ajja Dech
Tadi di jelasin kembar 4.kenapa di bilang twins
Reni Ajja Dech
Lebih cantik Reina daripada Alvana
Reni Ajja Dech
Kasih jodoh yg lebih baik thorrr
Nawalia Mohdlekat
cerita kurang menarik
Lasmi Dewina Wati Siregar
ganti peran cewek nya , yg lebih cantik, menawan dan lembut
Asih Prawawati
Sejauh ini berarti Abbas blm tahu bahwa dia yg sebenarnya bermasalah dgn alat reproduksi nya...bahwa dia yg mandul ...
Ririn Santi
Abbas sungguh bodoh, dia yg ngejalang lalu kenapa Al yg dituduh jalang?
Ririn Santi
aseeek...gaaaas plototin terus tuh isi ATM😁😁😁
Ririn Santi
syukurnya papa mario msh realistis
Ririn Santi
mmg karakter aslinya gak bs hilang, tukang main perempuan . syukur deh lgsg talak 3. ntar nyesel nyesel deh sono
Sue Salmi
Wellcome to*
Soraya
menurutku yg slh itu bukan Abbas klo dri awal Alsava sm Mario jujur ceritanya beda lagi ya thor
Soraya
katanya orang terkaya no dua di dunia ms kulkas nya sampe kosong 🤔
Soraya
lah Mario juga aneh bukannya jujur sama Abbas eh malah ditinggal pergi
Soraya
mengejar cinta Alsava butuh waktu empat thn, nikah baru satu tahun dh cerai
Soraya
jgn ada kata untuk kembali bersama ya thor
Soraya
baru komen, hehehe Alsava cari penyakit sendiri
Soraya
mampir dulu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!