Bagaimana jika Cinta pertama yang kamu pendam selama ini, Tiba-tiba menjadi saudara tirimu?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon My. dark, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
GiLa.
"Bik, Mana Biru? " tanya Arga yang belum melihat Biru di meja makan.
"Den Biru demam Tuan, " jelas Asih dengan jujur, yang saat ini sibuk menyiapkan sarapan pagi mereka.
"Bik, siapkan sarapan buat Biru, biar Senja yang bantu mengantarkan, " jelas Mira yang saat ini mengambilkan makanan untuk suaminya Arga.
"Tapi Ma..!! " protes Senja, yang langsung mengingat kejadian tadi malam.
"Senja...!!! " ucap Mira yang tidak suka di protes.
"Tolong ya Senja, Bik Asih masih sibuk, " sela Arga dengan kata lembut nya.
"Baik Pa...!! " jawab Senja pasrah.
Dengan perlahan Senja mengetuk pintu Biru, jantung nya mulai berdetak dengan cepat.
"Masuk aja Bik, " teriak Biru dengan suara seraknya.
Senja masuk dengan perlahan, dia menaruh sarapan Biru di meja.
"Aku taruh di meja," ucap Senja dengan canggung.
Mendengarkan suara Senja, Biru langsung membuka matanya. Mata mereka saling bertemu dan saling mengunci, hanya saja Biru yang segera mengalihkan pandangannya, lalu membelakangi Senja.
"Selain Bik Asih, Lu nggak ada hak masuk ke kamar gue, " ucap Biru dengan suara seraknya.
"Bukannya Kak Biru juga se'enaknya sendiri keluar masuk kamar ku, " jawab Senja agak kesal.
"Ini rumah gue, " ucap Biru yang bangun dari tidurnya, dan menatap Senja dengan tatapan dinginnya.
"Rumah Papa Arga," jawab Senja dengan berani.
Biru berdiri dengan senyuman smirknya lalu berjalan mendekati Senja. "Gue hampir lupa kalau Lu anak si Jalang itu, " sindir Biru dengan tatapan mengejek.
"Kak Biru boleh hina aku, tapi tidak dengan mama, " ucap Senja dengan berani, dan saat ini dia mendongak sambil menatap Biru dengan tatapan yang menantang.
Lagi lagi, Biru tersenyum remeh di hadapan Senja, "Oh ya, Mana janjimu? " tanya Biru penuh intimidasi. Melihat gerakan mata Senja yang sedikit bingung, Biru langsung mencengkram rahang Senja. "Janji yang Lu bilang mau tebus dosa wanita Jalang itu, " jelasnya sambil menatap Senja dengan amarah.
Senja dengan sekuat tenaga berusaha melawan Biru, "Le-passs...!! " ucap Senja tertahan, sambil menahan tangan besar Biru.
"Gue mau Lu tebus mulai hari ini, " Ucapnya lalu melumat bibir Senja, dengan agresif, Senja berusaha terus menerus melawan Biru, tetapi Biru makin memperdalam ciuman nya, dengan terus menerus mendorong kepala Senja.
Tangan kecil Senja bertubi-tubi memukul dada bidang milik Biru. "Arrggh Ssstt...!!! " desis Biru sambil mengelap bibirnya yang mengeluarkan darah, efek dari gigitan Senja.
Kilatan amarah terlihat jelas di mata Senja, yang saat ini di iringi oleh bulir-bulir air mata, nafasnya yang terengah-engah menatap Biru dengan penuh kebencian. "Gila..!!" kata yang mampu terucap dari bibir Senja, lalu berlari dan keluar dari kamar Biru.
"Kamu kenapa? " tanya Mira sedikit bingung dengan raut wajah Senja saat ini.
"Gapapa, aku berangkat Ma, " ucap Senja lalu berlari keluar rumah, dengan air mata yang nggak sanggup untuk di bendung lagi.
"Senjaa...!!! " teriak Mira yang berusaha mengejar Senja.
"Ada apa? " tanya Arga yang menyusul Mira.
"Nggak tau Mas.. " jawab Mira dengan jujur.
"Pasti berantem sama Biru, nanti biar aku yang tegur Biru, " jelas Arga yang memenangkan Istri nya.
"Nggak usah Mas, gapapa, " jawab Mira tersenyum tulus ke arah Arga. "Nanti Senja juga akan terbiasa dan menerima sifat Biru, " imbuhnya lagi. "Biar aku nanti yang bilang ke Senja, untuk memahami keadaan kita, " jelasnya lagi.
"Makasih sayang, kamu udah sabar banget sama kelakuan Biru, " jelas Arga sambil mengecup kening Mira.
...----------------...
"Semoga Suka Ya☺"
semangat 🙏😍